Anda di halaman 1dari 78

LATAR BELAKANG

Prevalensi :
1,3-20,9%.
80% terjadi
pada anak <
18 bulan

IDENTITAS

ANAMNESIS

KELUHAN UTAMA

BAB
CAIR

- Ayah buruh
- Ibu sebagai Ibu Rumah
Tangga.
- tinggal bersama keluarga
- Biaya Pengobatan: umum
Kesan : Tingkat sosial
ekonomi cukup

RIWAYAT
IMUNISASI

Kesan : Riwayat imunisasi lengkap

Riwayat Pertumbuhan

BB Lahir : 3000 gram


PB Lahir : 50
BB sekarang : 7 kg
TB sekarang : 72 cm

RIWAYAT PERKEMBANGAN
Motorik Kasar : berjalan dan lari
Senyum-senyum : lupa
Kepala Terangkat : lupa
Duduk
: 6 bulan
Merangkak
: lupa
Berdiri
: 10 bulan
Berjalan & lari
: 12 bulan

Motoik Halus : Memegang spidol dan corat-coret


Bahasa :mama, papa

RIWAYAT PERTUMBUHAN DAN


PERKEMBANGAN

RIWAYAT
MAKAN DAN
MINUM

KESAN :
- ASI sesuai
- PASI sesuai
- Kualitas dan kuantitas cukup

PEMERIKSAAN FISIK
11 Desember 2013 jam 13.00 WIB di bangsal Dahlia RSUD Sunan Kalijaga

-Tekanan darah :
-Nadi :
116x/menit
isi
tegangan
cukup
-RR
:
28x/menit
- Suhu : 36,5 C

Jantung

Paru

Abdome
n

ANGGOTA GERAK
Superior

Inferior
-/-

Akral dingin
-/Sianosis
-/-/Oedem
-/-/Capp. Refill
< 2
< 2
Reflek fisiologis
+N / + N
+N /
+N
Reflek patologis
-/-/ Tonus
+N / + N +N / +N
Klonus - / -

PEMERIKSAAN
STATUS GIZI
Perempuan, BB = 7kg, PB = 72cm,
umur 13 bulan

WAZ = BB median = 7-9.8 = -2.50 (berat badan


rendah)
SD
1,10
HAZ = TB median = 72 75,5 = -1.20 ( normal )
SD
2.90
WHZ = BB median = 7 8.9 = -2.1 (kurus)
SD
0.9

KESAN :
berat badan kurang ,perawakan
normal,, Gizi kurang,

Feses Rutin
10 Desember
2013

Darah Rutin
10 Desember
2013

DAFTAR MASALAH

DIAGNOSA BANDING

DIAGNOSA BANDING

DIAGNOSIS

Diare Akut dengan dehidrasi


Ringan Sedang e.c Infeksi

INITIAL PLAN

INITIAL PLAN Edukasi

TINJAUAN
PUSTAKA

DIARE

Faktor resiko

ETIOLOGI

Enterotoksin

Invasif

Diare karena virus

Tatalaksana Diare
A. Rehidrasi
Rencana terapi A: diare tanpa dehidrasi
Berikan anak lebih banyak cairan daripada
biasanya.
Gunakan cairan rumah tangga yang dianjurkan
seperti oralit, makanan yang cair (seperti sup,
air tajin) sebanyak anak mau
Kalau tidak ada air matang gunakan larutan
oralit untuk anak seperti dijelaskan dibawah.

Beri anak makan untuk mencegah kurang


gizi

B. Dukungan Nutrisi

Makanan diteruskan sesuai umur anak


dengan menu yang sama pada waktu
anak sehat + ASI
C. Suplementasi Zinc
anak dibawah umur 6 bulan : 10 mg (1/2
tablet) per hari
anak diatas umur 6 bulan : 20 mg (1
tablet) per hari
Zinc diberikan selama 10-14 hari berturutturut, meskipun anak telah sembuh.
D. Antibiotik Selektif
E. Edukasi Orang tua

anamnesis, pemeriksaan fisik,


pemeriksaan penunjang, yang
dilakukan
telah
tepat
dan
mengarah ke diagnosis penyakit,
yaitu DADRS
penatalaksanaan yang dilakukan
telah tepat dan sesuai dengan
kepustakaan yang ada.
prognosis
dubia
ad
bonam,
kerena pasien dapat saja kembali
diare dan dapat pula membaik
bila perawatan di rumah baik.

Status gizi secara klinis dan


antopometri (BB/PB atau
BB/TB)

Tatalaksana Perawatan
1. Mencegah dan Mengatasi
Hipoglikemi

2. Mencegah dan Mengatasi


Hipotermia

3.Mencegah dan Mengatasi


Dehidrasi
Beri ReSoMal, secara oral atau melalui NGT,
beri 5 ml/kgBB setiap 30 menit untuk 2 jam
pertama
setelah 2 jam, berikan ReSoMal 510
ml/kgBB/jam selang-seling dengan F-75 dengan
jumlah yang sama, setiap jam selama 10 jam.

Selanjutnya berikan F-75 secara teratur


setiap 2 jam
Jika masih diare, beri ReSoMal setiap kali
diare. Untuk usia < 1 th: 50-100 ml setiap
buang air besar, usia 1 th: 100-200 ml
setiap BAB.

RESEP RESOMAL
ReSoMal mengandung 37.5 mmol Na, 40 mmol
K, dan 3 mmol Mg per liter

Bila larutan mineral-mix tidak tersedia, sebagai


pengganti ReSoMal dapatdibuat larutan sebagai
berikut:

4. Memperbaiki Gangguan
keseimbangan elektrolit

5. Mengobati Infeksi

6. Memperbaiki defisiensi
zat gizi mikro ( min.
Diberikan 2 minggu)

7. Pemberian makan awal untuk


stabilisasi dan transisi (Initial
refeeding)

Cara membuat F-75, F-100

8. Memberi Makanan Untuk


Tumbuh kejar

9. Memberi stimulasi
sensorik dan emosional
untuk tumbuh kembang

10. Pemulangan dan


tindak lanjut

ATELEKTASIS

ETIOLOGI

ETIOLOGI

ETIOLOGI

Gejala Klinis

Tatatalaksana

Tatatalaksana

ARIGATHO
U