Anda di halaman 1dari 21

Kejang demam

Rofik Adnan
Kepaniteraan Klinik Ilmu
Kesehatan Anak
RSUD Sunan Kalijaga Demak

Kejang demam adalah kejang


yang biasa terjadi pada anak usia
6 bulan sampai 5 tahun dan timbul
akibat naiknya suhu tubuh secara
tiba-tiba, di atas 38 derajat
Celcius.

Penyebabnya apa???

Infeksi
radang tenggorok, gondongan
campak
demam berdarah
tipus
dan paling sering disebabkan oleh diare.
Keturunan

Ciri-Ciri Anak yang terkena


Demam
1. kedua kaki dan tangan kaku
disertai gerakan-gerakan kejut
yang kuat dan kejang-kejang
selama 5 menit

2. gigi terkatup

3. muntah

4. bola mata berbalik ke atas

tak jarang si anak berhenti


napas sejenak.
pada beberapa kasus tidak bisa
mengontrol pengeluaran buang
air besar/kecil

Pada kasus berat, si kecil kerap


tak
sadarkan
diri.
Adapun
intensitas waktu kejang juga
sangat bervariasi, dari beberapa
detik sampai puluhan menit.

Macam-Macam Kejang
Demam
KEJANG DEMAM SEDERHANA
Belangsung kurang dari 15 menit
dan tidak berulang pada hari yang
sama.
Kejang menyeluruh.
Tidak ada kelainan saraf
sebelumnya.
Tidak mnyebabkan kelumpuhan

Kejang Demam Kompleks


1. Kejang terjadi hanya pada salah
satu sisi tubuh atau kejang
menyeluruh diawali dari satu sisi dulu.
2. Berlangsung kurang lebih 15 menit
atau berulang 2 kali atau lebih dalam
sehari.
3. Resiko dapat timbul epilepsi
dikemudian hari

Penanganan Kejang

1. Letakkan ditempat yang aman


2. Agar si kecil tidak cedera,
pindahkan benda-benda keras
atau tajam yang berada dekat
anak.

3. Tak perlu menahan mulut si


kecil agar tetap terbuka dengan
mengganjal/menggigitkan sesuatu
di antara giginya.

4. Segera beri obat penurun panas begitu suhu


tubuh anak melewati angka 37,5 C. Jika ada,
berikan obat anti kejang (diazepam) lewat anus.

5. Kompres dengan lap hangat


(yang suhunya kurang lebih sama
dengan suhu badan si kecil).
Jangan kompres dengan air dingin,
karena
dapat
menyebabkan
"korsleting"/benturan kuat di otak
antara suhu panas tubuh si kecil
dengan kompres dingin tadi.

6. Miringkan posisi tubuh si kecil


agar penderita tidak menelan
cairan muntahnya sendiri yang
bisa mengganggu pernapasannya.
7. Jangan
memberiminuman/makanan/obat
karena hanya akan berpeluang
membuat anak tersedak.

Catat lamanya kejang dan apa


yang dialami anak selama
kejang. Catatan ini penting
bagi dokter atau praktisi medis
untuk menilai kejang demam

SETELAH
KEJANG
BERHENTI,
SEGERA BAWA ANAK KE DOKTER,
PUSKESMAS, ATAU RUMAH SAKIT
TERDEKAT.

Pencegahan

1. Mencegah demam tinggi


2. Berikan obat penurun panas
3. Kompres air hangat
4. Bawa ke pelayanan kesehatan
terdekat