Anda di halaman 1dari 39

METODE SAMPLING

BASWARTONO

baswartonobaswoko@yahoo.com

SIMPLE RANDOM SAMPLING


Dengan memberikan suatu nomor yang berbeda

terhadap setiap anggota populasi kemudian


memilih sampel dengan menggunakan angka-angka
random.

Dalam metode ini semua elemen dari kerangka

sampel diperlakukan sejajar dan tidak dilakukan


pembagian atau sub-sub lagi.

baswartonobaswoko@yahoo.com

Keuntungan menggunakan teknik ini peneliti

tidak membutuhkan pengetahuan tentang populasi


sebelumnya, bebas dari kesalahan klasifikasi yang
memungkinkan dapat terjadi; dan dengan mudah
data di analisis serta kesalahan-kesalahan dapat
dihitung.
Kelemahan dalam teknik ini peneliti tidak dapat
memanfaatkan pengetahuan yang dipunyainya
tentang populasi dan tingkat kesalahan dalam
menentukan ukuran sampel lebih besar.

baswartonobaswoko@yahoo.com

Penarikan Sampel Secara Random sistematis


(Systematic Random Sampling)
Teknik ini merupakan pengembangan teknik sebelumnya

hanya bedanya teknik ini menggunakan urutan-urutan yang


alami.
Caranya ialah pilih secara random dimulai dari antara ngka 1

dan integer yang terdekat terhadap ratio sampling (N/n);


kemudian pilih item-item dengan interval dari integer yang
terdekat terhadap ratio sampling.

baswartonobaswoko@yahoo.com

Keuntungan menggunakan sampel ini ialah peneliti

menyederhanakan proses penarikan sampel dan mudah


dicek; dan menekan keanekaragaman sampel.
Kerugian ialah apabila interval berhubungan dengan

pengurutan periodik suatu populasi, maka akan terjadi


keaneka-ragaman sampel.
Salah satu cara penarikan sampel dalam metode ini ialah

misalnya mengambil setiap nama ke 10 dari directori


nomor telepon sehingga penarikan responden akan
mempunyai interval 10. Dalam kasus seperti ini, cara
pemilihan akan menjadi nonprobabilitas kecuali direktori
telepon itu sudah dalam bentuk random.
5

baswartonobaswoko@yahoo.com

Penarikan Sampel Secara Random Bertahap


(Random Multistage)
Cara penarikan sampel dengan teknik ini ialah dengan

memberikan suatu nomor yang bebeda kepada setiap anggota


populasi, kemudian memilih sampel dengan dengan
menggunakan angka-angka random.
Dalam metode ini semua elemen dari kerangka sampel

diperlakukan secara sejajar dan tidak dilakukan pembagian


atau sub-sub lagi.

baswartonobaswoko@yahoo.com

Keuntungan menggunakan teknik ini ialah peneliti tidak

membutuhkan pengetahuan tentang populasi


sebelumnya; bebas dari kesalahan-kesalahan klasifikasi
yang kemungkinan dapat terjadi; dan dengan mudah data
dianalisis serta kesalahan-kesalahan dapat dihitung.
Kelemahan dalam teknik ini ialah : peneliti tidak dapat

memanfaatkan pengetahuan yang dimiliki tentang


populasi dan tingkat kesalahan dalam penentuan ukuran
sampel lebih besar.

baswartonobaswoko@yahoo.com

Penarikan Sampel Probabilitas Proporsional terhadap


Ukuran (probability-proportional-to-size sampling)
Teknik ini merupakan pengembangan teknik sebelumnya

hanya bedanya teknik ini menggunakan urut-urutan


alami.
Caranya ialah dipilih secara random dimulai dari antara 1
dan integer yang terdekat terhadap ratio sampling
(N/n); kemudian pilih item-item dengan interval dari
integer yang terdekat terhadap ratio sampling.
Keuntungan menggunakan sampel ini ialah peneliti
menyederhanakan proses penarikan sampel dan mudah
dicek; dan menekan keanekaragaman sampel.
8

baswartonobaswoko@yahoo.com

Kerugian ialah apabila interval berhubungan dengan

pengurutan periodik suatu populasi, maka akan terjadi


keanekaragaman sampel.

baswartonobaswoko@yahoo.com

10

baswartonobaswoko@yahoo.com

Penarikan Sampel random kesesuaian


Metode penarikan ini akan memilih responden dan

memasukan ke dalam beberapa kelompok dimana pasangan


responden dipasangkan didasarkan berdasarkan beberapa
karakteristik kemudian secara individual dipilih secara
random yang selanjutnya dimasukan ke dalam kelompokkelompok.

11

baswartonobaswoko@yahoo.com

Prosedur menggunakan teknik ini melalui langkah-

langkah sebagai berikut:


Kedua sample yang mempunyai kesamaan atribut atau

variable kemudian diukur dua kali untuk masing-masing


subyek dalam lingkungan yang berbeda.
Teknik ini disebut juga pengukuran yang berulang,

misalnya seseorang disebut berat badannya sebelum dan


sesudah melakukan diet.

12

baswartonobaswoko@yahoo.com

Teknik Penarikan Sampel Secara Random Bertingkat


(Stratified Random Sampling)
Jika kondisi populasi mengandung sejumlah katagori yang

berbeda, maka kerangka sampel dapat diorganisasikan dengan


menggunakan katagori ini ke dalam strata yang terpisah.
Sampel kemudian dipilih masing-masing stratum secara

terpisah untuk membuat stratum berstrata.


Ada dua alasan dalam meggunakan metode ini ialah:
untuk meyakinkan bahwa kelompok-kelompok khusus dalam
suatu populasi secara memadai diwakili dalam sampel dan
13

baswartonobaswoko@yahoo.com

untuk memperbaiki efisiensi dengan memperoleh

kontrol yang lebih besar dalam komposisi sampel.


Dalam kasus kedua, perolehan efisiensi yang utama baik

dengan menggunakan ukuran sampel yang lebih sedikit


atau presisi yang lebih tinggi dapat dicapai dengan cara
membuat variasi fraksi penarikan sampel stratum ke
stratum.

14

baswartonobaswoko@yahoo.com

Ukuran sampel biasanya proporsional dengan ukuran

relatif strata.
Sekalipun demikian semua varian berbeda secara
signifikan diantara strata. Semua ukuran sampel harus
dibuat seara proporsional terhadap standar deviasi
stratum.
Stratifikasi yang tidak proporsional dapat saja
menghasilkan presisi yang lebih baik daripada stratifikasi
yang bersifat proporsional.
Biasanya, strata yang harus dipilih mempunyai rata-rata

15

yang berbeda subtansial satu dengan yang lain dan


meminimalkan varian dalam strata serte memaksimalkan
varian antara strata.
baswartonobaswoko@yahoo.com

Dua tipe sertifikasi dengan cara proporsional dan

disproporsional seperti diterangkan di bawah ini:


Proporsional
Cara penarikan sampel dilakukan dengan menyeleksi
setiap unit sampling yang sesuai dengan menyeleksi
setiap unit sampling yang sesuai dengan ukuran unit
sampling.
Keuntungannya ialah aspek representatifnya lebih

meyakinkan sesuai dengan sifat-sifat yang membentuk


dasar-dasar unit-unit yang mengklafisikasinya, sehingga
mengurangi keanekaragamannya.
16

baswartonobaswoko@yahoo.com

Karakteristik-karakteristik masing-masing strata dapat

diestimasikan sehingga dapat dibuat perbandingan.


Kerugiannya ialah membutuhkan informasi yang akurat

pada proporsi populasi untuk masing-masing strata. Jika


hal tersebut diabaikan maka kesalahan akan muncul.
Disproporsional
Strategi penarikan sampel sama dengan proporsional.
Pembedanya ialah terletak pada ukuran sampel yang
tidak proporsional terhadap ukuran unit sampling karena
untuk kepentingan pertimbangan analisis dan kesesuaian.
17

baswartonobaswoko@yahoo.com

18

baswartonobaswoko@yahoo.com

Teknik Penarikan Sampel kluster


Metode penarikan sampel dengan kluster dapat

digunakan jika terdapat kelompok-kelompok alamiah


dalam populasi.
Populasi keseluruhan dibagi ke dalam beberapa

kelompok atau disebut sebagai kluster dan satu sampel


dalam kelompok-kelompok tersebut kemudian dipilih.
Kemudian informasi yang diperlukan akan dikumpulkan

dari semua elemen dalam masing-masing kelompok yang


terpilih.
19

baswartonobaswoko@yahoo.com

Hal ini dapat dilakukan untuk setiap elemen dalam

kelompok-kelompok ini atau sub-sampel dari semua


elemen dapat diseleksi melalui masing-masing kelompok
tersebut.
Semua elemen dalam suatu kluser harus beraneka ragam

seideal mungkin tetapi harus ada kesamaan antara ratarata kluster.


Masing-masing kluster harus merupakan versi mini dari

populasi total.

20

baswartonobaswoko@yahoo.com

Semua kluster harus exskluisif secara mutual dan tuntas

secara kolektif .
Teknik pengambilan sampel secara random kemudian

digunakan dalam setiap kluster yang cocok untuk


dimasukan ke dalam penelitian yang sedang dijalankan.
Dalam satu tahap penarikan sampel kluser maka semua

elemen dari masing-masing kluster yang dipilih akan


digunakan.

21

baswartonobaswoko@yahoo.com

Sedang dalam dua tahap penarikan sampel kluster, teknik

penarikan sampel secara random diterapkan untuk


semua elemen dari masing-masing kluster yang terpilih.
Perbedaan penting antara metode penarikan sampel

menggunakan kluster dengan sertifikasi adalah dimana


yang pertama diperlakukan sebagai unit penarikan
sampel dengan demikian analisis dilakukan pada populasi
semua kluster; sedang pada metode kedua analisis
dilakukan pada semua elemen dalam strata.

22

baswartonobaswoko@yahoo.com

Selanjutnya dalam metode penarikan sampel stratifikasi,

sampel random ditarik dari masing-masing strata, sedang


dalam metode penarikan sampel kluster hanya semua
kluster terpilih yang dipelajari.
Tujuan pokok menggunakan metode ini ialah untuk

mengurangi biaya dengan cara meningkatkan efisiensi


penarikan sampel.
Salah satu versi metode ini ialah penarikan sampel

didasarkan pada area atau disebut juga sebagai penarikan


sampel kluster geografis.
23

baswartonobaswoko@yahoo.com

Keuntungan dalam menggunakan metode ini diantaranya


ialah:
Paling murah biayanya dibandingkan dengan metode-

metode lainnya
Kerangka sampel hanya diperlukan untuk kluster-kluster
yang dipilih bukan untuk semua populasi.
Sedang kelemahan menggunakan metode ini ialah
kemungkinan terdapat kesalahan yang tinggi dan sulit
untuk diukur.

24

baswartonobaswoko@yahoo.com

Teknik Penarikan Sampel Kluster


Berstrata (Stratified Cluster)
Cara menyeleksi sampel dengan cara memilih kluster-kluster

secara random untuk setiap unit sampling.


Keuntungan ialah mengurangi keaneka-ragaman sampling

kluster sederhana.
Kelemahannya ialah karakteristik-karakteristik kluster bisa

berubah sehingga keuntungannya dapat hilang karena tidak


dapat dipakai untuk penelitian berikutnya.

25

baswartonobaswoko@yahoo.com

Desain Non Probabilitas


Teknik ini berbeda dengan teknik sebelumnya karena

dalam teknik ini tidak menggunakan formulasi statistik


tetapi menggunakan teknik yang dianggap sesuai dengan
tujuan penelitian.
Oleh karena itu teknik penarikan sampel non-

probabilitas tidak dapat digunakan untuk melakukan


inferensi dari sampel ke populasi umum.

26

baswartonobaswoko@yahoo.com

Jika peneliti akan melakukan generalisasi sebaiknya

dengan mempertimbangkan terlebih dahulu apakah yang


bersangkutan benar-benar mempunyai pemahaman
mengenai topik yang sedang dikaji atau tidak.
Jika pemahaman tidak mendalam sebaiknya jangan

melakukan generalisasi hasil penelitian yang


menggunakan sampel yang ditarik dengan menggunakan
teknik non-probabilitas.

27

baswartonobaswoko@yahoo.com

Penelitian (judgment) atau


Purposive Sampling
Teknik penelitian atau dikenal juga sebagai teknik

penarikan sampel purposif ini dilakukan dengan cara


memilih sampel dari suatu populasi didasarkan pada
informasi yang tersedia serta sesuai dengan penelitian
yang sedang berjalan, sehingga perwakilannya terhadap
populasi dapat dipertanggungjawabkan.
Teknik ini digunakan terutama apabila hanya ada sedikit

orang yang mempunyai keahlian (expertise) di bidang


yang sedang diteliti.
28

baswartonobaswoko@yahoo.com

Keuntungannya ialah unit-unit yang terakhir dipilih dapat

dipilih sehingga mereka mempunyai banyak kemiripan.


Kerugian ialah memunculkan keanekaragaman dan bias

estimasi terhadap populasi dan sampel yang dipilihnya.

29

baswartonobaswoko@yahoo.com

Kesesuaian (Convenience) atau


Opportunity Sampling
Penarikan sample menggunakan teknik kesesuaian dilakukan

dengancara memilih unit-unit analisis yang dianggap sesuai


oleh penenliti.
Dalam pemilihan poin-poin sample dari kerangka sampling

dilakukan secara tidak terstruktur dan arbiter.


Teknik ini sering digunakan pada situasi-situasi praktis

tertentu.

30

baswartonobaswoko@yahoo.com

Pemilihan sampel didasarkan pada kemudahan akses,

misalnya teman, teman sekerja, para pengunjung mall


pada saat belanja, dan sebagainya.
Keuntungan ialah dapat dilakukan dengan cepat dan

murah.
Kelemahannya ialah mengandung sejumlah

kesalahansistematik dan variabel-variabel yang tidak


diketahui.
Teknik ini paling sering dilakukan dalam banyak situasi

yang praktis.
31

baswartonobaswoko@yahoo.com

Teknik Bola Salju (Snowball)


Teknik penarikan sampel menggunakan teknik ini

dilakukan dengan memilih unit-unit yang mempunyai


karakteristik langka dan unit-unit tambahan yang
ditunjukan oleh responden sebelumnya, misalnya
responden pertama menunjuk temannya kemudian
teman tersebut menunjuk lagi ke teman lainnya dan
seterusnya.
Keuntungan ialah hanya digunakan dalam siatuasi
tertentu.
Kelemahannya ialah perwakilan dari karakteristik langka
dapat tidak terlihat di sampel yang sudah dipilih.
32

baswartonobaswoko@yahoo.com

Quota Sampling
Dalam teknik Quota sampling, populasi pertama-tama

disegmentasi ke dalam sub-kelompok secara mutually


exclusive, kemudian penilaian digunakan untuk memilih
subjek atau unit dari masing-masing segmen yang
didasarkan pada proporsi yang spesifik.

33

baswartonobaswoko@yahoo.com

Sebagai contoh, pengambilan sample dapat berupa 20

wanita dan 30 pria dengan umur antara 45 sampai 60.


Pemilihan responden tersebut didasarkan pada non

random; oleh karena itu pemilihan sampel seperti ini


dapat di bias karena tidak semua orang mempunyai
kesempatan yang sama.

34

baswartonobaswoko@yahoo.com

Quota sampling bermanfaat apabila waktu terbatas,

kerangka sampling tidak ada, bujet riset terbatas dan


apabila akurasi detil tidak penting.

35

baswartonobaswoko@yahoo.com

Accidental Sampling
Teknik ini merupakan teknik sampling non-probabilitas

yang menyeleksi sampel dari orang-orang atau poin-poin


yang sudah ada dan cocok.
Jika peneliti mengunakan teknik ini, maka yang

bersangkutan tidak boleh melakukan generalisasi ke


dalam populasi karena tidak akan dapat mewakili.
Jenis sampling seperti ini bermanfaat hanya di dalam

pengujian awal.
36

baswartonobaswoko@yahoo.com

Studi Kasus
Jika peneliti menggunakan metode studi kasus dengan

mengkaji satu kelompok kecil, maka sample kecil dapat


digunakan.

37

baswartonobaswoko@yahoo.com

Teknnik ad hoc quotas


Teknik ini menekankan pada kuota, misalnya responden yang

diteliti 65% terdiri dari wanita dan peneliti bebas memilih


responden siapa saja kuota terpenuhi.

38

baswartonobaswoko@yahoo.com

39

baswartonobaswoko@yahoo.com