Anda di halaman 1dari 2

DISKUSI DAN PEMBAHASAN

Diagnosis klinis ditegakkan berdasarkan anamnesa dan pemeriksaan fisik. Dari anamnesa
didapatkan bahwa keluhan lemah pada lengan dan tungkai kanan tiba-tiba sejak 1 jam
sebelum masuk Rumah Sakit. Pasien mengatakan kelemahan dirasakan muncul secara
tiba-tiba setelah bangun tidur. Awalnya pasien merasakan lengan dan tungkai kanan terasa
berat saat digerakkan, namun pasien masih bisa berjalan dengan bantuan dan berpegang
pada dinding. Kemudian lama-kelamaan lengan dan tungkai kanan terasa semakin lemah.
Pasien sulit untuk memegang benda dan berjalan dengan menyeret kaki. Keluhan pasien
disertai dengan keluhan mulut mencong atau sudut mulut tertarik ke sebelah kiri.
Dari riwayat penyakit dahulu pasien memiliki riwayat tekanan darah tinggi sejak 1
bulan yang lalu, pasien tidak rutin kontrol dan tidak minum obat antihipertensi.
Dari pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum tampak sakit sedang, tingkat
kesadaran composmentis, tanda rangsangan meningeal dan tanda peningkatan tekanan intra
kranial tidak ditemukan, pada pasien ditemukan gangguan pada N VII yaitu ujung mulut
pasien tertarik kearah kiri Pada pasien ditemukan reflek patologis hofman-tromner negatif,
dan refleks babinski negatif.
Pada penilaian dengan menggunakan gajah mada score didapatkan hasil stroke
iskemik, dan pada penilaian dengan menggunakan siriraj stroke score didapatkan hasil -3
yaitu stroke non hemoragik.
Penatalaksanaan pasien ini secara umum adalah bed rest, IVFD Asering 12 jam/kolf, diet
rendah garam dan rendah kolesterol dan penatalaksanaan secara khusus adalah Citicolin 2 x

500 mg, Piracetam 2 x 1200 mg, Cilostazol 2 x 50 mg, Asam Asetilsalisilat 1 x 80 mg,
Amlodipin 1 x 10 mg + Captopril 1 x 12,5 mg , Simvastatin 1 x 20 mg, Vitamin B Kompleks
3 x 1.

Anda mungkin juga menyukai