Anda di halaman 1dari 3

TINJAUAN PUSTAKA

Kelapa Sawit
Kelapa Sawit merupakan tanaman dari famili Palmae, genus Elaeis, dan
memiliki nama ilmiah Elaeis guineensis. Buah terdiri dari tiga lapisan yaitu
eksoskarp, mesoskarp, dan endoskarp. Perkembangbiakan generatif melalui biji
dan jarak tanamnya 9,2m atau segitiga sama sisi. Pemeliharaan standar dan yang
khas dari adalah dalam pengaturan pelepah daun sawit dari satu pelepah jumlah
daun tidak boleh kurang dari 48 dan lebih besar 56.
Tanaman Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) berakar serabut yang terdiri
atas akar primer, skunder, tertier dan kuartier. Akar-akar primer pada umumnya
tumbuh ke bawah, sedangkan akar skunder, tertier dan kuartier arah tumbuhnya
mendatar dan ke bawah. Akar kuartier berfungsi menyerap unsur hara dan air dari
dalam tanah. Akar-akar kelapa sawit banyak berkembang di lapisan tanah atas
sampai kedalaman sekitar 1 meter dan semakin ke bawah semakin sedikit
(Setyamidjaja 2006). Tanaman Kelapa Sawit merupakan tanaman yang
menghasilkan minyak nabati. Kelapa sawit termasuk tanaman daerah tropis yang
umumnya dapat tumbuh di antara 120 Lintang Utara 120 Lintang Selatan. Curah
hujan optimal yang dikehendaki antara 2.000-2.500 mm per tahun dengan
pembagian yang merata sepanjang tahun. Lama penyinaran matahari yang
optimum antara 5-7 jam per hari dan suhu optimum berkisar 240-380C.
Ketinggian di atas permukaan laut yang optimum berkisar 0-500 meter
(Setyamidjaja, 2006). Jenis tanah yang baik untuk kelapa sawit adalah tanah
latosol, podsolik merah kuning, hidromorf kelabu, aluvial, dan organosol/gambut.

Pemeliharaan Kelapa Sawit Belum Menghasilkan (TBM)


Pemeliharaan tanaman pada komoditas perkebunan yang bersifat tahunan,
biasanya dikelompokkan ke dalam tanaman belum menghasilkan atau di singkat
(TBM) dan tanaman menghasilkan disingkat (TM). Tanaman belum menghasilkan
(TBM) pada kelapa sawit adalah masa sebelum panen (dimulai dari saat tanam

sampai panen pertama) yaitu berlangsung 30-36 bulan. Periode waktu TBM pada
tanaman kelapa sawit terdiri dari:
TBM 0 : menyatakan keadaan lahan sudah selesai dibuka, ditanami kacangan
penutup tanah dan kelapa sawit sudah ditanam pada tiap titik panjang.
TBM 1 : tanaman pada tahun ke I (0-12 bulan)
TBM 2 : tanaman pada tahun ke II (13-24 bulan)
TBM 3 : tanaman pada tahun ke III (25-30 atau 36 bulan).
Pemeliharaan tanaman belum menghasilkan (TBM) pada

kelapa sawit

dapat berupa pengendalian gulma. Pengendalian gulma diterapkan pada 3 area


pada kelapa sawit, yaitu area piringan, area gawangan (inter-row), dan area pasar.
Piringan kelapa sawit berupa area radius tertentu dari batang kelapa sawit. Area
piringan yang bebas gulma memudahkan pengamatan brondolan buah masak
yang jatuh dan efektivitas

pemupukan. Area pasar yang bebas gulma

memudahkan untuk pengangkutan pupuk (pasar pikul) dan pengangkutan buah


(Welly 2011).
Pemeliharaan TBM kelampa sawit dapat dilakukan dengan cara membuat
piringan di area tanaman kelapa sawit. Jari-jari piringan tersebut untuk TBM 3
sekitar 1,5-2 meter. Piringan berfungsi sebagai tempat untuk menyebarkan pupuk.
Selain itu, piringan juga merupakan daerah jatuhnya buah kelapa sawit. Karena
itu, kondisi piringan senantiasa bersih dari ganggu an gulma. Pemeliharaan
piringan dan gawangan bertujuan antara lain untuk:

Mengurangi kompetisi gulma terhadap tanaman dalam penyerapan unsur

hara, air,dan sinar matahari.


Mempermudah pekerja untuk melakukan pemupukan dan kontrol di
lapangan

Pemeliharaan piringan dan gawangan bebas dari gulma dapat dilakukan


secara manual atau secara kimia. Pemeliharaan piringan dan gawangan secara
manual yaitu tenaga manusia dengan menggunakan cangkul. Pemeliharaan
piringan dan gawangan secara kimia dapat dilakukan dengan menggunakan
herbisida.

DAFTAR PUSTAKA
[Depdiknas]. 2009. Manajemen Pemeliharaan Kelapa Sawit [Internet]. [diunduh
2015
Maret
23].
Tersedia
pada:
https://www.academia.edu/4695906/MATERI1_MODUL_DIKLAT_PJJ_2_MANAJEMEN_PEMELIHARAAN_TANAMAN_KELAPA_SAWIT
Setyamidjaja, D. 2006. Budidaya Kelapa Sawit. Yogyakarta (ID): Kanisius.
Setyamidjaja D. 2010. Kelapa Sawit Tehnik Budi Daya, Panen, dan Pengolahan.
Yogyakarta (ID): Kanisius.
Welly HD. 2011. Pemeliharaan TBM kelapa sawit [Internet]. [diunduh 2015
Meret
23].
Tersedia
pada:
http://hansdw08.student.ipb.ac.id/files/2011/02/Pemeliharaan-tanamanbelum-menghasilkan.pdf