Anda di halaman 1dari 25

Electroanalysis

Zulfikar, Ph.D
Siswoyo, M.Sc, Ph.D

Electroanalysis
3 SKS
2 SKS Perkuliahan
1 SKS Praktikum

Electroanalysis
Nilai :
Tugas
Praktikum
UTS
UAS

KIMIA ANALITIK

Sampel (campuran)

Dipisahkan

Didentifikasi
Dikuaintifikasi

KIMIA ANALITIK
Kuantifikasi sampel

erdasarkan sifat lstrik = Elektroanaly


pectra = Spektrometri
anas = Thermometri

Elektroanalysis
1.Potensiometri
2.Voltametri
1.Amperometri
2.Polarograf

POTENTIOMETRI
Dasar Pemikiran
Jika ada sebuah Logam (elektrode) dimasukan
kedalam elektrolit, akan terjadi pemisahan muatan
yang berada di elektrode dan di larutan, perbedaan
ini yang menyebabkan adanya potensial

Potensial yang dihasilkan adalah


Potensial dari setengah sel
(half cell)
L

L+ + e

Potensial ini tidak dapat diukur secara


Langsung.

POTENTIOMETRI
Dasar Pemikiran
Pengukuran beda potensial dapat
dilakukan dengan menggabungkan dua
kombinasi sel (sel elektrokimia)
Jembatan garam
V
L1

L2

L1
L2+ + e

M1

M2

L2+ + L1

L1+ + e
L2

Half
cell
Half
cell

L1+ + L2
Complete cell reaction

Contoh Sel Daniell


V
Cu2+ + 2e
Zn

Zn

Cu2+ + Zn

Zn2+

Cu
+ 2e

Zn2+ + Cu

1M
ZnSO4

E sel = 1.10 Volt


Jembatan
Garam

Cu
1 M CuSO4

Cu2+ + 2e
Zn

Zn2+

Cu2+ + Zn

Cell Diagram
Zn (s) + Cu2+ (aq)

Cu (s) + Zn2+ (aq)

[Cu2+] = 1 M & [Zn2+] = 1 M


Zn (s) | Zn2+ (1 M) || Cu2+ (1 M) | Cu (s)
anode

cathode

Cu
+ 2e

Zn2+ + Cu

Free Energy

G = nFE
Under standard
conditions,

G = nFE

Ecell = Electromotive force = Emf

Potensial sel
G for a redox reaction can be found by
using the equation
G = nFE
where n is the number of moles of
electrons transferred, and F is a
constant, the Faraday.
1 F = 96,485 C/mol = 96,485 J/V-mol

Free Energy
G = G
G G

+ RT ln Q

E E

This means
nFE = nFE + RT ln Q

Nersnt Equation
nFE = nFE + RT ln K
Dividing both sides by nF, we get the Nernst
equation:

nFE = nFE + RT ln K
RT
E=E
nF

nF

ln K

or, using base-10 logarithms

0.0592
E=E
n

log K

POTENTIOMETRI
Untuk Pengukuran diperlukan peralatan

Alat pengukur Beda Potential


Voltmeter
Reference Elektrode

Indikator Elektrode

POTENTIOMETRI
Merupakan pengukuran beda potential suatu sistem
(larutan/padatan) tanpa ada aliran listrik dalam
sistem tersebut.
Nilai beda potential didapat dari perbedaan dari dua
buah elektroda yang dipergunakan
V

V
V=0
Jika Elektroda sama

V0
Jika Elektroda berbeda

POTENTIOMETRI
Alat Ukur Beda Potential
Bahan Pertimbangan
Pengukuran voltase dalam keadaan zerro
current (tidak ada arus listrik yang mengalir)

V=IR

Jika V konstant maka I berbanding terbalik


dengan harga R

Alat yang cukup ideal adalah Digital Voltmeter (DVM)


karena alat telah dirancang dan precisi arus berkisar =
10-12 A

Elektrode Baku

2 H+

+ 2e

H2 (gas) E = 0.00 V

E= E
Q

- 0.0592 log
n

Eo

H+/H2 = 0.00 V

H2

Pt

L
0,00V

Deret Volta

K, Ba, Ca, Na, Mg, Mn, H2O, Zn, Fe, Ni, Sn, Pb, H, Cu, Hg, Ag, Pt,

Elektrode Acuan (Reference Electrode)

Saturated Calomel Electrode


(SCE)

Pada suhu 25
o
C

0.244 V

Konduktor

H2
Mercuri (Hg)
Inner solution (KCl)
Porous membran

Pt

SCE

Potensial Elektroda SCE vs


SHE

Temperatur

3,5 M KCl

Sat KCl

15 oC

0.254

0.251

20 oC

0.252

0.248

25 oC

0.250

0.244

30 oC

0.248

0.241

35 oC

0.246

0.238

Elektrode Acuan (Reference Electrode)


Perak/Perak klorida
Pada suhu 25
o
C

Konduktor

0.199 V

Silver (Ag)

H2
Silver Chloride
(AgCl)
Inner solution (KCl)

Porous membran

Pt

Perak/
Perak klorida

Potensial Elektroda Ag/AgCl vs


SHE

Temperatur

3,5 M KCl

Sat KCl

15 oC

0.212

0.209

20 oC

0.208

0.204

25 oC

0.205

0.199

30 oC

0.201

0.194

35 oC

0.197

0.189