Anda di halaman 1dari 13

briefcase.yahoo.com/ilmu.

lingkungan
Password: gadjahmada

Biodiversitas dan Konservasi


Kuliah Ilmu Lingkungan
2008

Biodiversitas
Bermacam-macam definisi, a.l dalam:

Convention on Biological Diversity, 1992


International Council for Bird Preservation, 1992
Meffe and Carroll, 1994
Fiedler and Jain, 1992

Semuanya memiliki
kesamaan:
Keseluruhan varietas mahluk
hidup,
Termasuk di dlmnya: variasi
genetis, spesies, dan ekosistem,
Juga proses-proses ekologis
yang melibatkannya.

Tingkatan biodiversitas
1.

Genetik

Variasi genetis dalam individu

2. Spesies

Variasi spesies dalam komunitas

3. Ekosistem/habitat

Kekayaan dan kompleksitas komunitas biologi


(mis. niche, jaring makanan, proses
penangkapan energi, dll)
Asal: interaksi kekuatan geologis dan iklim,
disertai proses-proses biologis, mis: lempeng
tektonik, proses-proses atmosferik, fotosintesis,
respirasi, dll.

Mengapa diversitas genetis penting?


Memungkinkan populasi bertahan dari
penyakit, perubahan iklim, &
perubahan kondisi lingkungan lainnya.
Dasar evolusi dengan seleksi alam

Populasi yang sehat diversitas


genetis tinggi
Contoh:
Diversitas genetis populasi gajah laut
utara.
Diversitas genetis apel.

Mengapa diversitas habitat penting?


Menyediakan berbagai niche bagi
bermacam-macam spesies
Jasa/servis ekologi:
Fiksasi CO2
Kontrol hama
Fiksasi Nitrogen
nutrien
Absorpsi polutan udara

Produksi O2
Pemurnian air
Penyimpanan

Diversitas habitat tinggi div. genetis dan


spesies juga makin tinggi.
Konservasi habitat konservasi diversitas
spesies & genetis juga.

Asal Mula Diversitas Spesies


- Spesiasi: pembentukan spesies baru melalui
seleksi alam, mutasi dan/atau isolasi
Seleksi alam: proses evolusioner, dimana
pembawa suatu gen reproduksinya lebih sukses
daripada pembawa gen yang lain dalam suatu

komunitas biotik.

Mutasi: proses perubahan struktur gen atau DNA.


Jika mutasi yang menyebabkan fitness meningkat,
dapat terjadi spesies baru via seleksi alam.
Isolasi:
Spesiasi Allopatrik isolasi geograpfis; barier fisik
menghalangi aliran gen.
Spesiasi Simpatrik isolasi ekologis atau perilaku.

Beberapa Manfaat Biodiversitas


1. Sumber bahan makanan
2. Sumber bahan obat-obatan
(industri/tradisional)
3. Manfaat ekologis
- kestabilan ekosistem dan jasa ekologis lainnya

4. Manfaat estetis dan kultural


Rekreasi
Nilai spiritual/tradisional (kaitan emosi dan
filosofi)

Ancaman terhadap Biodiversitas


Ancaman terbesar: kepunahan spesies
Kepunahan mrpk proses alami,
tetapi
Manusia mempercepat proses tsb.

Penyebab utama kepunahan: HIPPO


Habitat destruction (kerusakan habitat)

Invasive species (spesies invasif/introduksi)


Pollution (pencemaran)
Population (desakan populasi manusia)
Overharvesting (pemanenan berlebih)

Kekayaan Spesies Dunia


Hingga saat ini: 1,5 juta spesies
teridentifikasi.
Estimasi keseluruhan: 3 50 juta.
Dari yg teridentifikasi:
10-15% ditemukan di Eropa dan Amerika
Utara
Sisanya di wilayah tropis

Konsentrasi spesies ini serta


keterancamannya memunculkan ide
Hotspot Biodiversitas

Hotspot Biodiversitas (1)


adalah wilayah-wilayah di dunia yang
memiliki biodiversitas tinggi dan mempunyai
prioritas konservasi tinggi.
merupakan pendekatan Conservation
International (CI) bagi penetapan prioritas
konservasi.
Prasyarat:
Terdapat min. 1500 spesies tanaman vaskuler
endemik;
Kehilangan min. 70% habitat spesies akibat
deforestasi atau sebab lainnya.

Hotspot Biodiversitas (2)


Berdasarkan assessement CI:
Ditetapkan 34 lokasi hotspots (biodiversitas
tinggi dgn resiko kerusakan tinggi akibat
gangguan manusia)
1,4% wilayah dunia;
tempat spesies mamal, amfibi dan burung yg
paling terancam di dunia;
sp tumbuhan tinggi dunia;
42% keseluruhan vertebrata darat.

Hotspot terkaya: Madagascar, Indonesia,


Filipina.

Pendekatan konservasi lainnya


WWF (World Wide Fund for Nature)
Global 200 Ecoregions

BirdLife
Endemic Bird Areas (EBA)