Anda di halaman 1dari 2

Tahap perkembangan janin dimulai pada bulan ke 3 sampai ke 10.

Pada 6 bulan terakhir perkembangan manusia digunakan untuk


meningkatkan ukuran dan mematangkan organ-organ yang dibentuk
pada 3 bulan pertama. Pada saat janin memasuki bulan ke 3,
panjangnya 40 mm. Janin sudah mempunyai sistem organ seperti
yang dipunyai oleh orang dewasa. Pada usia ini genitalnya belum
dapat dibedakan antara jantan dan betina dan tampak seperti betina
serta denyut jantung sudah dapat didengarkan. Pada bulan ke 4
ukuran janin 56 mm. Kepala masih dominan dibandingkan bagian
badan, genitalia eksternal nampak berbeda. Pada minggu ke 16 semua
organ vital sudah terbentuk. Pembesaran uterus sudah dapat dirasakan
oleh ibu.
Pada bulan ke 5 ukuran janin 112 mm, sedangkan akhir bulan ke 5
ukuran fetus mencapai 160 mm. Muka nampak seperti manusia dan
rambut mulai nampak diseluruh tubuh (lanugo). Pada yang jantan
testis mulai menempati tempat dimana ia akan turun ke dalam
skrotum. Gerakan janin sudah dapat dirasakan oleh ibu. Paru-paru
sudah selesai dibentuk tapi belum berfungsi.
Pada bulan ke 6 ukuran tubuh sudah lebih proporsional tapi nampak
kurus, organ internal sudah pada posisi normal.

Pada bulan ke 7 janin nampak kurus, keriput dan berwarna merah.


Skrotum berkembang dan testis mulai turun untuk masuk ke skrotum,
hal ini selesai pada bulan ke 9. system saraf berkembang sehingga cukup
untuk mengatur pergerakan fetus, jika dilahirkan 10% dapat bertahan
hidup.
Pada bulan ke 8 testis ada dalam skrotum dan tubuh mulai ditumbuhi
lemak sehingga terlihat halus dan berisi. Berat badan mulai naik jika
dilahirkan 70% dapat bertahan hidup.
Pada bulan ke 9, janin lebih banyak tertutup lemak (vernix caseosa).
Kuku mulai nampak pada ujung jari tangan dan kaki.
Pada bulan ke 10, tubuh janin semakin besar maka ruang gerak menjadi
berkurang dan lanugo mulai menghilang. Percabangn paru lengkap tapi
tidak berfungsi sampai lahir. Induk mensuplai antibodi plasenta mulai
regresi dan pembuluh darah palsenta juga mulai regresi.