Anda di halaman 1dari 23

BERCAK MERAH DAN BERSISIK

STEP 1
Central healing : benjolan tengahnya warna terang karena
penyembuhan dan tepinya berwarna gelap
Polisiklis : lesi berbentuk lingkaran(banyak) dan saling
menyambung
Eritromatosa : kelainan kulit yang ditandai warna merah karena
vasodilatasi
STEP 2
1;
2;
3;
4;
5;
6;
7;

Mengapa timbul bercak merah,bersisik yang tepinya


meninggi dan gatal pada telapak kaki?
Mengapa gatal semakin mengganggu jika berkeringat
dan memakai sepatu?
Apa yang menyebabkan bercak merah tersebut
meluas?
Mengapa pada px. Didapatkan lesi bentuk polisiklis?
Apa diagnosis pada gejala tsb?
Bagaimana penatalaksanaan dari diagnosis tsb?
Mengapa terdapat papul dan vesikel?

STEP 3
1;

Mengapa timbul bercak merah,bersisik yang tepinya


meninggi dan gatal pada telapak kaki?
Karena merupakan gejala inflamasi yang ditandai rubor
calor tumor dll. Dari rubor menjelaskan erimatosus
Kalor tingginya metabolisme memperbaiki jaringan
rusak
Tumor
Dolor mediator prostaglandin,leukotrien dan
penekanan pada tumor ke syaraf sekitar jaringan
Fungsiolusa bag meradang menjadi bengkak dan
sakit,sehingga tidak bs digunakan dgn baik,seharusnya
bag yg meradang diistirahatkan
Jamur menyerng stratum korneum. Sehingga menyebar
ke samping shg bag tengah datar

2;

3;

4;
5;
6;

Mengapa gatal semakin mengganggu jika berkeringat


dan memakai sepatu?
Refleks garuk pori2 membesar. Fungsi kulit ekskresi
garam. Ketika pori2 membesar keringat masuk shg
meneyebabkan semakin gatal dan perih
Keringatproduksi zat dari jamur lebih efektif(krna
lembab)
Jamur lebih suka di daerah lipatan(menyebabkan kaki
lembab)
Apa yang menyebabkan bercak merah tersebut
meluas?
Inflamasi krna jamurberkembang biak n menyebarkan
hifaarea inflamasi meluas. Selain itu krn afaktor
penggarukan. Semakin digaruk area merah inflamasi
semakin meluas
Mengapa pada px. Didapatkan lesi bentuk polisiklis?
Mengapa terdapat papul dan vesikel?
Infeksigataldigarukinflamasipapul dan vesikel
Apa dd pada gejala tsb?
Dermatomikosis
Klasifikasi/bentuk klinis :
a; Mikosis Superficialpenyakit jamur yang menyerang
bag luar cnth kuku,kulit dan rambut
- Dermatofitosispenyakit jamur yang menyerang
jaringan yg mengandung zat
tanduk(kuku,rambut,epidermis kulit) krna jamur
dermatofitan
Tinea korporis : menyerang wajah,tubuh,dan
ekstremitas
Tinea kapitis : menyerang kulit kepala dan
rambut
Tinea kruris : menyerang lipat paha,lipat
perut bag bawah
Tinea barbae : menyerang dagu,jenggot
Tinea pedis et manum : menyerang kaki dan
tangan
Tinea unguinum : menyerang kuku
Tinea imbrikata : meyerang seluruh
permukaan tubuh
- Non dermatofitosispenyakit jamur superficial yang
kronis yg menyerang seluruh badan yg disebabkan
oleh jamur non dermatofitan

Tinea nigia palmaris


Otomikosis
Piedra primer
Pitiriasis versikolor(panu)
Mikosis Intermediet
Kandidiasis
Mikosis profundabiasanya menyerang alat dibawah
kulit,ex:otot,tulang dan susunan syaraf sentral
Misetoma : penyakit kronik karena bakteri
aktinomises . gejalanya bisa berupa
pembengkakan,abses,sinus
Sporotrikosis : penyakit kronik yg disebabkan
sporotricium schenkii. Ditandai pembesaran
KGB

b;
c;

Diagnosis :
Dermatomikosis superficial(tinea pedis et manum)
Etiologi : kontak secara langsung atau tidak dengan
epidermophyton,tricophyton,microsporum dan C.albicans
Manifestasi klinis :

7;

Tipe papulo-skuamosa hiperkeratikonik


Jarang ada vesikel dan pustul. Sering dijumpai pd tumit
dan tepi kaki kadang2 smpai ke punggung kaki
Tipe intertrigenosa kronik
Fisura pada jari2. Sering pd jari IV dan V. Basah dan
maserasi disertai bau tidak enak
Tipe sub-akut
Berupa lesi intertrigenosa berupa vesikel/pustul. Ke
punggung kaki dan tumit dgn eksudat jernih
Tipe akut
Gambaran lesi akut eritem edema berbau. Lbh sering
menyerang pria
Bagaimana penatalaksanaan dari diagnosis tsb?
Obat topikal derivat imidazol dan derivat alilamin
Sistemik griseofulfin dan ketokonazole

STEP 4
Mapping

Bercak merah,bersisik+central healing

Dermatomikosis

Superficialis
profunda

intermediate

Dermatofitosis
- kandidiasis
sporomitasis
- Tinea kapitis
- Tinea korporis
- Tinea pedis(diagnosis)
Non dermatofitosis

Px.

Terapi (topikal lokal dan sistemik)

prognosis

STEP 5
STEP 6
STEP 7

1;

Mengapa timbul bercak merah,bersisik yang tepinya


meninggi dan gatal pada telapak kaki?
a; Karena ada infeksi jamur dermatofit lalu terjadi inflamasi ditepi dan
terlihat lebih nyata
b; Bersisik : karena dermatofit mencerna keratin
Bercak merah krn metabolik jamur
(Mikrobiologi buku 2)
-

2;

Tepi meninggi karena biasanya jamur itu menuju ke tepi


luka tersebut. Di tepi terdapat makanan yang bisa berupa
keratin, dan bersisik karena pada luka akan mengalami
seperti penyembuhan di tengah (central healing) dan
mengering sehingga terlihat bersisik.
Gatal : merupakan bentuk dari ujung2 syaraf pada lapisan
kulit sebagai pengalihan perhatian dari efek sakit tersebut.
(patofisiologi, Sylvia A Price. Edisi 6)
Tinea corporis dapat bermanifestasi dalam bermacam
efloresensi,berbatas tegas dengan konfigurasi anular,
asinar atau polisiklis, serta bagian tepilebih aktif (tanda
peradangan lebih jelas). Secara umum, lesi bermula
sebagaimakula eritematous, plaque bersisik yang secara
cepat dapat memburuk danmelebar. Kemudian diikuti
dengan central healing, dan lesi dapat menjadi
bentukanuler. Akibat inflamasi, dapat terjadi skuama,
krusta, papula, vesikel danbahkan bula.
http://www.scribd.com/doc/76981113/lapsus-kulit

Mengapa pada px. Didapatkan lesi bentuk polisiklis?


Gejala subjektif berupa keluhan gatal terutama jika berkeri
ngat.Kelainan yang dilihat dalam klinik merupakan lesi bulat atau
lonjong, berbatas tegas terdiri atas eritema, skuama, kadang
kadang dengan vesikel dan papuldi tepi. Lesi dengan tepi aktif
dengan penyembuhan sentral. Daerah
tengahnya biasanya lebih tenang. Kadang kadang terlihat
erosi dan krusta akibatgarukan. Lesi lesi pada umumnya
merupakan bercak bercak terpisah satudengan yang lain.
Oleh karena gatal dan digaruk, maka lesi akan
semakinmeluas, terutama pada daerah kulit yang lembab.
Sehingga kelainan kulitdapat pula terlihat sebagai lesi-lesi
dengan pinggir yang polisiklik, karena beberapa lesi kulit menjadi
satu.
http://www.scribd.com/doc/54912997/Case-Dania-Tine-Kruris-EtKorporis

3;
4;

Mengapa terdapat papul dan vesikel?


Apa dermatomikosis?

Dermatomikosis : Berbagai jenis jamur dapat berkembang biak di kulit, semua penyakit
jamur yang menyerang kulit.

Dermatofitosis : merupakan penyakit yang disebabkan oleh golongan


jamur dermatofita.5
Dermatofita merupakan golongan jamur yang gemar mencerna jaringan
yang mengandung zat tanduk (keratin), misalnya stratum korneum pada
epidermis (kulit ari), rambut, dan kuku.
5;

Klasifikasi?

. Mikosis profunda
. Mikosis superficialis
Terbagi atas:
a

Dermatofitosis

Adalah penyakit pada jaringan yang mengandung zat tanduk


seperti stratum korneum,rambut,kuku,yang disebabkan
jamur dermatofita(golongan jamur ini bersifat keratofilik)
Golongan jamur ini yaitu Trichophyton sp, Epidhermophyton,
Microsporum.
Berdasarkan lokasi dibagi atas:
Tinea Kapitis
Tinea barbe
Tinea kruris
Tinea pedis et manum
Tinea ungulum
Tinea korporis

Nondermatofitosis

Pitiriasis versikolor
Pitirosporum Folikulitis
Piedra
Tinea Nigra Palmaris
Otomikosis
Keratomikosis

Dermatomikosis profunda
Menyerang dibawah kulit ex : respiratory, GIT
b Dermatomikosis superficialis
Menyerang epidermis (kulit luar)
- Dermatofitosis
- Non Dermatofitosis
c Mikosis intermediet : p. Jamur yang disebabkan oleh candida yang
dapat bersifat akut dan subakut, menyerang mulut, vagina, kuku,kulit
dan paru-paru
Klasifikasi
Terdiri dari dermatofitosis dan non dermatofitosis
1 Mikosis profunda : menyerang alat di bawah kulit misalnya traktus
intestinalis,traktus respiratorius, traktus urogenitalis, susunan
kardiovaskular, susunan saraf sentral, otot,tulang. Klasifikasinya :
- Aktinomikosis
- Nokardiosis
- Antinomikosis misetoma
a

- Blastomikosis
- Parakoksidiodomikosis
- Lobomikosis
- Koksidiodomikosis
- Histoplasmosis
- Histoplasmosis afrika
- Kriptokokosis
- Kandidosis
- Geotrikosis
- Aspergillosis
- Fikomikosis
- Sporotrikosis
- Maduromikosis
- Rinosporidiosis
- Kromoblastomikosis
- Infeksi akibat jamur dematiaceae
Mikosis superfisialis : menyerang kulit, dibagi : dermatofitosis dan
non dermatofitosis
Ilmu penyakit kulit dan kelamin.edisi kelima.fk ui

6;

Mikosis superficialis dan klasifikasi?

Mikosis Superfisialis
Mikosis superfisialis adalah penyakit kulit yang disebabkan jamur,
yang mengenailapisan kulit paling atas (epidermis). Penyakit ini
dapat menyerang kulit, rambut, atakuku. Mikosis superfisial
digolongkan menjadi dua :
1.Dermatofitosis a d a l a h p e n y a k i t p a d a j a r i n g a n y a n g
m e n g a n d u n g z a t t a n d u k , m i s a l n y a s t r a t u m k ro n e u m
p a d a e p i d e r m i s , r a m b u t , ku ku y a n g d i s e b a b k a n o l e h
j a m u r g o l o n g a n dermatofita.
Contoh : Tinea Kapitis, Tinea Kruris, Tinea Korporis, Tinea Pedis,
Tinea Ungunium,Tinea Barbae
2.Non Dermatofitosis adalah penyakit yang disebabkan oleh
jamur yang bukan golongan dermatofita.
Contoh : Tinea Versicolor, Tinea Nigra Palmaris, Piedra,
Trichomycosis, Otomikosis
http://www.scribd.com/doc/74685164/MIKOSIS-SUPERFISIALIS
a; Menurut SIMINS dan GOHAR (1945), berdasarkan bagian tubuh

yang di serang :
- Dermatomikosis, trikomikosis, onikomikosis
b; Berdasarkan lokasi :
- Tinea kapitis kulit dan rambur kapala
- T. Barbe dagu + jenggot
- T. Kruris sekitar anus, bokong, perut bawah.
- T. Pedis et manum kaki + tangan
- T. Ungium kuku
- T. Korporis bagian lain, selain di atas.
Ada juga :
- T. Imbrikata

T. Favosa
T. Fasialis
T. Sirsinata
Sumber : FK UI ilmu penyakit kulit dan kelamin ed. 5

a; Dermatofita
b; Nondermatofita penyakit jamur superfisial yang kronik, biasanya

tidak memberikan keluhan yang subyektifberupa bercak


berskuama halus.macam-macam :
- Pitiariasis versikolor : infeksi jamur kronik biasanya tidak
memberikan keluhan yang subyektif
- Pitirosporum folikulitis : pada flikel sebaseae karena spesies
pitirosporum
- Piedra : infeksi jamur pada rambut berupa nodul sepanjang
rambut
- Tinea nigra palmaris : berupa makula tengguli sampai
hitam
- Otomikosis : infeksi jamur kronik/subakut pada liang telinga
luar atau lubang telinga luar
- Keratomikosis : infeksi jamur pada kornea mata
menyebabkan ulserasi dan inflamasi setelah trauma.
Sumber : FK UI ilmu penyakit kulit dan kelamin ed. 5

7;

Dermatofitosis dan jamur penyebab?

Peradangan oleh infeksi jamur dermatofita yang gemar memakan


atau mencerna keratin, dengan enzim keratinase yaitu jamur
golongan:
Trichopiton sp.

Microsporum

Epydermophyyton

ETIOLOGI

Penggunaan
antibiotic
spectrum
luas
>>
ganggu
keseimbangan flora >> fungistatis hilang >> tidak
terkendali >> infeksi
Imunosupresan berlebihan >> imunitas turun >> infeksi
oportunistik
Penggunaan hormone kelamin seperti pil KB

8;

Perbedaan dermatofitosis dan non dermatofitosis?

9;

Predisposisi mikosis superfisialis?

Berdasarkan lokasi :
- Tinea kapitis kulit dan rambur kapala
- T. Barbe dagu + jenggot
- T. Kruris sekitar anus, bokong, perut bawah.
- T. Pedis et manum kaki + tangan
- T. Ungium kuku
- T. Korporis bagian lain, selain di atas.
- Sumber : FK UI ilmu penyakit kulit dan kelamin ed. 5
10;

Jlskn tinea kapitis,pedis,unguium?

Tinea capitis
Adalah kelainan kulit pada daerah berambut yang disebabkan oleh jamur
golongan dermatofita
Etiologi : Trichophyton sp dan Microsporum sp
Gambaran Klinik : Sering terjadi pada anak-anak , yang dapat ditularkan
dari binatang peliharaan misalnya kucing dan anjing. Timbul bercak pada
kepala dan sering disertai rontoknya rambut di tempat lesi tersebut
Gambaran Klinis

Lampu wood (berfluoresensi kehijau-hijauan)


KOH akan tampak spora di luar rambut (ektotrics) dan di dalam rambut
(endotrics)

Tinea corporis
Adalah infeksi jamur dermatophyta pada kulit halus di daerah muka,
badan, lengan , dan glutea
Etiologi adalah T.rubrum dan T. mentagrophytes
Gambaran klinik ditandai dengan lesi berbatas tegas,bagian tepi lebih
aktif dengan tanda peradangan yang jelas. Daerah central biasanya
menipis dan terjadi penyembuhan sementara di tepi lesi makin meluas ke
perifer. Kadang bagian tengahnya tidak menyembuh dan tertutup skuama
sehingga menjadi bercak yang besar
Gambaran klinik
Kerokan kulit dengan mikroskop langsung dengan larutan KOH 10-20 %
terlihat hifa atau spora jamur

Tinea unguinum

Kelainan kuku yang disebabkan oleh infeksi jamur dermatofita


Etiologi : T. mentagrophytes, T.rubrum
Gambaran Klinik : Biasanya menyertai tinea pedis atau tinea manus. Kuku
rusak, warna suram.
Gejala klinis
Keroka kuku dengan KOH untuk mnemukan elemen jamur

Tinea Manus et pedis


Adalah penyakit yang disebabkan oleh jamur dermatofit di daerah kulit
telapak tangan dan kaki, jari-jari tangan dan kaki, serta daerah interdigital
Etiologi :T.rubrum, T.mentagrophytes, E.floccosum
Gambaran klinik
Kerokan kulit dengan KOH yang menunjukkan elemen jamur

Tinea kruris
Adalah infeksi jamur dermatofita di daerah lipat paha, genital, sekitar
anus, yang dapat meluas ke bokong dan sekitar anus
Etiologi : E.flococsum, kadang-kadang oleh T.rubrum
Gambaran klinis biasanya berupa lesi simetris di paha kanan dan kiri.
Mula-mula lesi ini berbentuk bercak eritematosa dan gatal yang lamalama meluas sehingga meliputi skrotum, pubis , glutea
Gambaran klinis yang khas
Ditemukan elemen jamur pada pemeriksaan kerokan kulit dengan
memakai KOH 10-20%

Tinea imbrikata
Adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur dermatofita yang
memberikan gambaran khas berupa kulit bersisik yang melingkar-lingkar
dan terasa gatal

Etiologi : jamur dermatofita T. concentricum


Gambaran klinik : menyerang seluruh permukaan kulit halus sehingga
sering digolongkan sebagai tinea korporis. Lesi bermula sebagai makula
eritematosa yang gatal kemudian timbul skuama yang agak tebal dan
terletak konsentris dengan susunan seperti genteng, makin lama makin
melebar dengan tanpa penyembuhan di bagian tengah
Gambaran klinis yang khas berupa lesi konsentris

TINEA KAPITIS (Scalp ring worm ;Tinea Tonsurans)


Biasanya penyakit ini banyak menyerang anak-anak dan sering ditularkan
melalui
binatang- binatang peliharaan seperti kucing, anjing dan sebagainya.
Berdasarkan bentuk yangkhas Tinea Kapitis dibagi dalam 4 bentuk :
1. Gray pacth ring worm
Penyakit ini dimulai dengan papel merah kecil yang melebar ke sekitarnya
dan membentuk bercak yang berwarna pucat dan bersisik. Warna rambut
jadi abu-abu dan tidak mengkilat lagi, serta mudah patah dan terlepas
dari akarnya, sehingga menimbulkan alopesia setempat.
Dengan pemeriksaan sinar wood tampak flourisensi kekuning-kuningan
pada rambut yang sakit melalui batas "Grey pacth" tersebut. Jenis ini
biasanya disebabkan spesies mikrosporon dan trikofiton.

Gbr 21. Gray patch. Alopesia, rambut suram dan patah beberapa mm di
atas permukaan kulit
2. Black dot ring worm
Terutama

disebabkan

oleh

Trikofiton

Tonsurans,

T.

violaseum,

mentagrofites. Infeksi jamur terjadi di dalam rambut (endotrik) atau luar


rambut

(ektotrik)

yang

permukaan kulit kepala.

menyebabkan

rambut

putus

tepat

pada

Ujung rambut tampak sebagai titik-titik hitam diatas permukaan ulit, yang
berwarna kelabu sehingga tarnpak sebagai gambaran back dot".
Biasanya bentuk ini terdapat pada orang dewasa dan lebih sering pada
wanita. Rambut sekitar lesi juga jadi tidak bercahaya lagi disebabkan
kemungkinan sudah terkena infeksi penyebab utama adalah Trikofiton
tonsusurans dan T.violaseum.

Black dot
3. Kerion
Bentuk ini adalah yang serius, karena disertai dengan radang yang hebat
yang bersifat lokal, sehingga pada kulit kepala tampak bisul-bisul kecil
yang berkelompok dan kadang-kadang ditutupi sisik-sisik tebal. Rambut di
daerah ini putus-putus dan mudah dicabut. Bila kerion ini pecah akan
meninggalkan suatu daerah yang botak permanen oleh karena terjadi
sikatrik.

Bentuk

ini

terutama

disebabkan

M.gipseum , T.tonsurans dan T. Violaseum.

oleh

Mikosporon

kanis,

Gbr 22. Kerion. Massa tumor dengan pustul pustul dan alopesia

KERION
4.Tinea favosa
Kelainan di kepala dimulai dengan bintik-bintik kecil di bawah kulit yang
berwarna merah kekuningan dan berkembang menjadi krusta yang
berbentuk cawan (skutula), serta memberi bau busuk seperti bau tikus
"moussy odor". Rambut di atas skutula putus-putus dan mudah lepas dan
tidak mengkilat lagi. Bila menyembuh akan meninggalkan jaringan parut
dan alopesia yang permanen.
Penyebab utamanya adalah Trikofiton schoenleini, T. violasum dan T.
gipsum. Oleh karena Tinea kapitis ini sering menyerupai penyakit-penyakit
kulit yang menyerang daerah kepala, maka penyakit ini harus dibedakan
dengan penyakit-penyakit bukan oleh jamur seperti: Psoriasis vulgaris dan
Dermatitis seboroika.

Tia en panal o Tinea Favosa (Favus)

Tia en panal o Tinea Favosa (Favus)


Penatalaksanaan
Perlu dilacak dan eradikasi sumber penularan yang mungkin dari binatang
peliharaan atau orang lain yang terinfeksi. Griseofulvin 10-20 mg/kg berat
badan per hari selama 6 sampai 8 minggu.
Untuk mempercepat eradikasi jamur dan mencegah penularan perlu
ditambahkan penggunaan sampo antijamur, misalnya selenium sulfida
1,8%, ketokonazol 2% setiap hari.

Obat alternatif: itrakonazol 100-200 mg/ hari atau terbinafin 62,5 mg-250
mg /hari bergantung pada berat badan anak.

Sumber : Ilmu penyakit kulit dan kelamin,FKUI


1

TINEA PEDIS

Gbr 20. Tampak maserasi pada sela jari kaki IV-V

Tinea pedis disebut juga Athlete's foot = "Ring worm of the foot". Penyakit ini sering
menyerang orang-orang dewasa yang banyak bekerja di tempat basah seperti tukang cuci,
pekerja-pekerja di sawah atau orang-orang yang setiap hari harus memakai sepatu yang
tertutup seperti anggota tentara. Keluhan subjektif bervariasi mulai dari tanpa keluhan sampai
rasa gatal yang hebat dan nyeri bila ada infeksi sekunder.
Ada 3 bentuk Tinea pedis
1. Bentuk intertriginosa
keluhan yang tampak berupa maserasi, skuamasi serta erosi, di celah-celah jari terutama jari
IV dan jari V. Hal ini terjadi disebabkan kelembaban di celah-ceIah jari tersebut membuat

jamur-jamur hidup lebih subur. Bila menahun dapat terjadi fisura yang nyeri bila kena sentuh.
Bila terjadi infeksi dapat menimbulkan selulitis atau erisipelas disertai gejala-gejala umum.

2. Bentuk hiperkeratosis
Disini lebih jelas tampak ialah terjadi penebalan kulit disertai sisik terutama ditelapak kaki,
tepi kaki dan punggung kaki. Bila hiperkeratosisnya hebat dapat terjadi fisurafisura
yang dalam pada bagian lateral telapak kaki.

3. Bentuk vesikuler subakut

Kelainan-kelainan yang timbul di mulai pada daerah sekitar antar jari, kemudian meluas ke
punggung kaki atau telapak kaki. Tampak ada vesikel dan bula yang terletak agak dalam di
bawah kulit, diserta perasaan gatal yang hebat. Bila vesikelvesikel ini memecah akan
meninggalkan skuama melingkar yang disebut Collorette.
Bila terjadi infeksi akan memperhebat dan memperberat keadaan sehingga dapat terjadi
erisipelas. Semua bentuk yang terdapat pada Tinea pedis, dapat terjadi pada Tinea manus,
yaitu dermatofitosis yang menyerang tangan.
Penyebab utamanya ialah : T .rubrum, T .mentagrofites, dan Epidermofiton
flokosum.

Sumber : Ilmu penyakit kulit dan kelamin,FKUI


1

TINEA UNGUIUM (Onikomikosis = ring worm of the nails)

Gbr 26. Lempeng kuku distrofik, infiltrate eritematosa dan edema jaringan sekitar

Penyakit ini dapat dibedakan dalam 3 bentuk tergantung jamur penyebab dan permulaan dari
dekstruksi kuku. Subinguinal proksimal bila dimulai dari pangkal kuku, Subinguinal distal
bila di mulai dari tepi ujung dan Leukonikia trikofita bila di mulai dari bawah kuku.
Permukaan kuku tampak suram tidak mengkilat lagi, rapuh dan disertai oleh subungual
hiperkeratosis. Dibawah kuku tampak adanya detritus yang banyak mengandung elemen
jamur.

Onikomikosis ini merupakan penyakit jamur yang kronik sekali, penderita minta pertolongan
dokter setelah menderita penyakit ini setelah beberapa lama, karena penyakit ini tidak
memberikan keluhan subjektif, tidak gatal, dan tidak sakit.
Kadang-kadang penderita baru datang berobat setelah seluruh kukunya sudah terkena
penyakit.
Penyebab utama adalah : T.rubrum, T.metagrofites
Diagnosis banding:
1. Kandidiasis kuku
2. Psoriasis yang menyerang kuku
3. Akrodermatitis persisten
Penatalaksanaan
Itrakonazol 200 mg per hari selama 3-4 bulan, atau 400 mg per hari selama seminggu tiap
bulan untuk 3-4 bulan, baik untuk penyebab dermatofita maupun kandida. Griseofulvin tidak
lagi merupakan obat pilihan untuk tineunguium karena memerlukan waktu lama, sehingga
kemungkinan terjadi efek samping lebih besar, serta kurang efektif. Obat alternatif untuk
tinea unguium adalah terbinafin 250 mg/hari.
Pengikiran kuku yang rusak disertai pemberian obat topikal, misalnya krim /solusio golongan
imidazol dan cat kuku siklopiroksolamin dapat merupakan alternatif bagi pasien yang tidak
dapat menggunakan obat sistemik. Tetapi cara ini membutuhkan waktu lama dan
efektivitasnya rendah.

Sumber : Ilmu penyakit kulit dan kelamin,FKUI


11;

ptiriasis versikolor?

Definisi :pitiriasis versikolor uyang disebabkan oleh malaizesia fufur adalah


penyakit jamur superficial yang kronik.
Patogenesis : pada kulit terdapat flora normal yang berhubunga dengan pitiriasis
yaitu pityrosporum orbicular ( bulat) dan pityrosporum ovale (oval). Malaizesia
fufur adalah fase spora dan micelium
Definisi :
Banyak kelainan kulit berupa bercak putih (makula hipopigmentasi)
salah satu diantaranya adalah penyakit Pitiriasis Versikolor yang
disebabkan oleh Malassezia furfur / Pityrosporum orbiculare
(P.orbiculare) / P. ovale. Pitiriasis versikolor merupakan penyakit

infeksi jamur superfisial kronis pada kulit yang ditandai dengan


makula hipopigmentasi dan skuama.
Patogenesis :
Tinea versikolor timbul bila M.furfur berbubah bentuk menjadi
bentuk miselia karena adanya faktor predisposisi,baik eksogen
maupun endogen. Faktor eksogen meliputi panas dan
kelembaban(paling banyak dijumpai di daerah tropis dan pada
musim panas di daerah sub tropis). Faktor endogen berupa
malnutrisi,dermatitis seboroik,sindrom cushing,dan riwayat keluarga
yang positif.
Gambaran Klinis :
Lesinya terutama dijumpai di bagian atas dada dan meluas ke
lengan atas,leher,tengkuk,perut atau tungkai atas/bawah. Penderita
pada umumnya mengeluhkan adanay bercak/makula berwarna
putih(hipopigmentasi) atau kecoklatan(hiperpigmentasi) dengan
rasa gatal ringan yang umumnya muncul saat berkeringat. Ukuran
dan bentuk lesi bervariasi bergantung lama sakit dan luasnya lesi.
Makula berbentuk bulat/oval tersebar pada daerah yang terkena.
Pengobatan :
a; Pengobatan topikal
. selenium sulfida 1,8 % dalam bentuk shampoo 2-3 kali
seminggu. Obat digosokkan pada lesi dan didiamkan selama
15-30menit sebelum mandi
. salisil spiritus 10%
. sulfur presipitatum dalam bedak kocok 4-20%
b; Pengobatan sistemik
Pada kasus yang luas dan topikal tidak berhasil.

. ketokonazol 200 mg/hari selama 10 hari

. itrakonazol 200 mg/hari selama 5-7 hari,disarankan


untuk kasus kambuhan atau tidak responsif
dengan terapi lainnya.
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/3417/1/08E00851.
pdf

12;

Etiologi kandidiositis?
Penyakit jamur oleh jamur candida dapat bersifat akut/ menahun
Penyebab utama: Candida albicans, kadang-kadang spesies lain
Candida jamur oportunis
Yang tersering sebagai penyebab ialah Candida Albicans yang dapat diisolasi dari
kulit, mulut, selaput mukosa vagina, dan feses orang normal. Sebagai penyebab
endokarditis kandidosis ialah C. Parapsilosis dan penyebab kandidosis septikemia
adalah C. Tropicalis

Sumber : Ilmu penyakit kulit dan kelamin,FKUI


1

Uk predilepsi kandidiositis?
;
;
;
;
;

Kandidiasis
Kandidiasis
Kandidiasis
Kandidiasis
Kandidiasis

kulit dan kuku


saluran pencernaan
genital
saluran pernapasan
alat lain dan sistemik

Berdasarkan tempat terkenanya CONANT dkk, membaginya sebagai


berikut:
;

Kandidosis selaput lendir


; Kandidosis oral (thrush)
; Perleche
; Vulvovaginitis
; Balanitis atau balanopostitis
; Kandidosis mukokutan kronik
; Kandidosis bronkopulmonar dan paru
Kandidosis kutis
; Lokalisata : daerah intertriginosa dan daerah perianal
; Generalisata
; Paronikia dan onikomikosis
; Kandidosis kutis granulomatosa
Kandidosis sistemik
; Endokarditis
; Meningitis
; Pielonefritis
; Septikemia

Sumber : Ilmu penyakit kulit dan kelamin,FKUI


Px penunjang untk diagnosis?
a; Px langsung : kerokan kulit dgn KOH 10%
b; Px biakan : ditanam dalam agar dekstrousa
saboraud+antibiotik
c; Px pH vagina : pH vagina normal 4-4,5. Jika lebih
maka ada bakterial vaginosis
14; Terapi masing2 mikosis superficialis? Dosis n lamanya pd
anak n dewasa+efek samping?
13;

Pengobatan pada umumnya cukup topical saja dengan obat-obat


anti jamur untuk bentuk interdigital dan vesicular. Lama pengobatan
4-6 minggu. Bentuk Moccasin foot yang kronik memerlukan
pengobatan yang lebih lama, apalagi bila disertai dengan tinea
unguium, pengobatan diberikan paling sedikit 6 minggu dan
kadang-kadang memerlukan anti jamur per oral, misalnya

grisofulvin, intrakonazol, atau terbenafin. Bentuk klinik akut yang


disertai selulitis memerlukan pengobatan antibiotic, misalnya
penisilin V, fluklosasilin, eritromisin atau spiramisin dengan dosis
yang adekuat
Sumber : Nelson ilmu kesehatan anak Ed.15 Vol.3,ECG