Anda di halaman 1dari 5

SATUAN ACARA PEMBELAJAN (SAP)

DIARE DAN DEMAM

A. Topik penyuluhan
Tempat
Sasaran
Hari/tanggal
Waktu

: Diare dan demam pada anak


: rumah Ny. N
: Klien dan keluarga
: Selasa, 12 Agustus 2014
: 25 menit

B. TUJUAN
1. TIU (Tujuan Intrasional Umum)
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan selama 1X 30 menit diharapkan klien
mampu menjelaskan tentang penyakit diare dan demam.
2. TIK (Tujuan Intrasional Khusus)
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan selama 1 X 30 menit diharapkan klien
mampu :
a. Menyebutkan pengertian diare dan demam
b. Menyebukan penyebab diare dan demam.
c. Menjelaskan tanda dan gejala diare dan demam.
d. Menyebutkan penanganan pada demam dan diare.
C. METODE
1. Ceramah
2. Tanya jawab
3. Diskusi
D. MEDIA
Leaflet

E. PROSES KEGIATAN PENGAJARAN


N Tahapan
O kegiatan

Kegiatan
Perawat

metode
Klien

media

Pembukaan

Salam terapetik
Menjelaskan tujuan
Kontrak waktu
Apersepsi (umpan balik)

Menjawab salam
Mendengarkan
Mendengarkan
Menjawab

Ceramah
Ceramah
Ceramah
Diskusi

Kegiatan

Menyampaikan materi :
Pengertian
Tanda gejala
Pencegahan

Mendengarkan

Ceramah

penutupan

Memberikan pertanyaan
tentang materi yang
sudah dijelaskan
Menyimpulkan dan
meminta klien
mendemonstrasikan
tentang diare dan demam

Menjawab
pertanyaan

Diskusi

Mendengarkan
Mendemonstrasik
an

Ceramah

Menjawab salam

Ceramah

Leaflet

F. EVALUASI
1. Sebutkan pengerian diare dan demam ?
2. Sebukan penyebab diare dan demam?
3. Sebutkan tanda dan gejala diare dan demam?
4. Sebutkan pencegahan diare dan demam?

MATERI PENYULUHAN
I.

Pengertian dan penyebab diare.


Diare adalah buang air besar encer lebih dari 3 kali sehari dengan/tanpa darah dan
atau lendir dalam tinja.
Penyebab diare adalah sebagai berikut :
1.

Infeksi : virus, bakteri, parasit.

2.

Makanan : basi, beracun.

3.

Gangguan penyerapan makanan.

4.

Sistem kekebalan tubuh menurun.

5.

Psikologis : rasa takut dan cemas.

II.

Tanda dan Gejala Diare


Awal : cengeng, gelisah, suhu badan mungkin meningkat, napsu makan berkurang

atau tidak ada, timbul diare. Tinja menjadi cair, bisa mengandung darah dan/atau lendir,
anus dan sekitarnya lecet.
Muntah dapat terjadi sebelum dan/atau sesudah diare. Bila banyak kehilangan cairan
dan elektrolit terjadilah dehidrasi. Berat badan menurun, pada bayi ubun-ubun besar
cekung, tonus dan turgor kulit berkurang, selaput lendir mulut dan bibir kering, mata
cekung, denyut nadi sangat cepat.
III. Tindakan Bila Anak Diare.
Diare tanpa dehidrasi/kekurangan cairan tubuh :
1.

Berikan banyak cairan dari biasanya. Gunakan


cairan rumah tangga (CRT) seperti oralit, makanan cair (sup, air biasa, air tajin) atau
larutan gula garam.

a. Kebutuhan oralit sesuai kelompok umur


Umur

Setiap

(tahun)
<1

Mencret disediakan
gelas 400 ml/hari (2

14
5 12

Dewasa

Oralit

yang

1 gelas

bungkus)
600-800 ml/hari

11/2

(3-4 bungkus)
800-1000

gelas

ml/hari

3 gelas

bungkus)
1200-2800
ml/hari
bungkus)

(4-5

(6-10

Catatan: 1 bungkus oralit = 1 gelas = 200 ml.


Perkiraan oralit untuk kebutuhan 2 hari.

b. Cara memberi oralit :


Berikan sesendok teh tiap 1-2 menit untuk
anak < 2 tahun, anak lebih tua berikan

beberapa teguk. Bila anak muntah, tunggulah 10 menit, kemudian berikan cairan
lebih sedikit.
c.

Larutan gula garam.


Dibuat dengan cara air matang sebanyak 5 gelas dicampur dengan 8 sendok teh gula
dan sendok teh garam.

2. Berikan larutan ini sebanyak anak mau.


3. Teruskan hingga diare berhenti.
4. Beri makanan untuk cegah gizi : teruskan ASI atau susu yang biasa diberikan :
a.

untuk anak < 6 bulan dan belum


mendapat makanan padat, diberikan susu selama 2 hari.

b.

Untuk anak > 6 bulan atau telah


mendapat makanan padat :
-

berikan bubur dengan kacang-kacangan, sayur, daging atau ikan.

Berikan sari buah segar atau pisang halus

Berikan makanan yang segar, masak dan haluskan atau tumbuk.

Dorong anak makan, sedikitnya 6 kali sehari

B. Segera bawa ke petugas kesehatan bila anak tidak membaik dalam 3 hari atau menderita
sebagai berikut :
1. Buang air besar cair sering kali
2. Muntah berulang-ulang
3. Sangat haus sekali
4. Makan atau minum sedikit
5. Demam
6. Tinja berdarah
IV. Bagaimana Cara Mencegah Diare.

1.

Pemberian ASI saja sampai dengan 4-6 bulan.

2.

Mencuci tangan.

V. Demam Pada Anak.


Demam seperti halnya diare membuat anak kehilangan cairan tubuh. Anak bila suhu
tubuh di atas 380C dan pada umumnya merupakan tanda infeksi. Dimulai dengan
menggigil. Hati-hati karena demam yang tinggi menyebabkan kejang. Oleh karena itu
sangat penting untuk mengetahui cara mengukur suhu secara benar, apa yang harus
dilakukan untuk mengurangi demam dan bilamana segera ke pelayanan kesehatan.
VI. Menangani Demam Pada Anak.
1.

Istirahat yang cukup.

2.

Anjurkan untuk minum air yang cukup untuk mencegah


dehidrasi.

3.

Berikan kenyamanan dengan ekstra selimut selama masa


menggigil.

4.

Berikan kompres dingin bila anak merasa panas.

5.

Pertahankan udara kamar/ruangan dingin atau gunakan kipas


angin.

6.

Ukur suhu tiap jam untuk bayi dan anak-anak.


Bila suhu di atas 390C, ,maka segera menghubungi pelayanan kesehatan.