Anda di halaman 1dari 11

MINERAL

1. KUARSA ( SiO2)

Kuarsa adalah salah satu mineral yang umum ditemukan di kerak kontinen bumi. Mineral
ini memiliki struktur kristal heksagonal yang terbuat dari silika trigonal terkristalisasi
(silikon dioksida, SiO2), dengan skala kekerasan Mohs 7 dan densitas 2,65 g/cm. Bentuk
umum kuarsa adalah prisma segienam yang memiliki ujung piramida segienam.
Batu kuarsa paling murni adalah batu kuarsa yang jernih tidak berwarna,
transparan dan kadang agak bersusu. Berbeda dengan batu intan atau berlian,
batu kuarsa tidak memijar cahaya dan tidak seperti batu aquamarine juga batu
kuarsa tidak memancar berbagai cahaya yang berlainan jika dilihat dari sudut
berbeda. Batu kuarsa yang paling besar yang pernah tercatat adalah berberat
48 ton dan panjangnya sekitar 610 cm.

Manfaat : bahan pembuatan industri keramik/gelas, abrasive, bahan imbuhan, industri


kimia.
MONASIT (Ce,La,Y,Th)PO4

Mineral Monasit berwarna coklat kemerahan memiliki sistem kristal monoklin dengan
kekerasan 5-5,5 serta berat jenis 5-5,3. Monasit adalah mineral fosfat mengandung unsur
tanah jarang logam. Sebenarnya ada setidaknya empat berbagai jenis monasit, tergantung
pada komposisi unsur relatif dari mineral.
Monasit merupakan bijih penting untuk thorium, lantanum dan cerium. Hal ini sering
ditemukan dalam endapan letakan. Keberadaan thorium dalam monasit dapat menghasilkan
radioaktif.
Monasit sebagai sumber utama untuk menghasilkan thorium, cerium, dan elemen langka lainnya.
Sebagai bijih logam tanah jarang khususnya thorium, cerium dan Lantanum.

Manfaat : Sebagai zat Radioaktif.

EMAS (Au)

Emas adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol Au (bahasa
Latin: 'aurum') dan nomor atom 79. Sebuah logam transisi (trivalen dan univalen)
yang lembek, mengkilap, kuning, berat, "malleable", dan "ductile". Emas tidak
bereaksi dengan zat kimia lainnya tapi terserang oleh klorin, fluorin dan aqua regia.
Logam ini banyak terdapat di nugget emas atau serbuk di bebatuan dan di deposit
alluvial dan salah satu logam coinage. Kode ISOnya adalah XAU. Emas melebur
dalam bentuk cair pada suhu sekitar 1000 derajat celcius.
Emas merupakan logam yang bersifat lunak dan mudah ditempa, kekerasannya
berkisar antara 2,5 3 (skala Mohs), serta berat jenisnya tergantung pada jenis dan
kandungan logam lain yang berpadu dengannya. Mineral pembawa emas biasanya
berasosiasi dengan mineral ikutan (gangue minerals). Mineral ikutan tersebut
umumnya kuarsa, karbonat, turmalin, flourpar, dan sejumlah kecil mineral non
logam. Mineral pembawa emas juga berasosiasi dengan endapan sulfida yang telah
teroksidasi. Mineral pembawa emas terdiri dari emas nativ, elektrum, emas telurida,
sejumlah paduan dan senyawa emas dengan unsur-unsur belerang, antimon, dan
selenium. Elektrum sebenarnya jenis lain dari emas nativ, hanya kandungan perak
di dalamnya >20%.

Manfaat : sumber logam emas dipakai untuk membuat perhiasa, instreumen-instrumen saintifik,
lempengan elektroda, pelapis gigi dan emas lantakan.

INTAN

Intan adalah mineral yang secara kimia merupakan bentuk kristal, atau alotrop, dari
karbon. Intan terkenal karena memiliki sifat-sifat fisika yang istimewa, terutama faktor
kekerasannya dan kemampuannya mendispersikan cahaya. Sifat-sifat ini yang membuat
intan digunakan dalam perhiasan dan berbagai penerapan di dalam dunia industri.
Intan terutama ditambang di Afrika tengah dan selatan, walaupun kandungan intan yang
signifikan juga telah ditemukan di Kanada, Rusia, Brasil, dan Australia. Sekitar 130 juta
"carat" (26.000 kg) intan ditambang setiap tahun, yang berjumlah kira-kira 9 miliar dollar
Amerika Serikat. Selain itu, hampir empat kali berat intan dibuat di dalam makmal sebagai
intan sintetik.
Manfaat : digunakan dalam industri sebagai alat pemotong kaca, pengasah dipasang pada mata
bor untuk eksplorasi dan dijadikan batu permata.

MAGNETIT (Fe3O4)

Magnetite adalah mineral, salah satu dari tiga yang umum terjadi secara alami oksida
besi (rumus kimia Fe3O4) dan anggota dari kelompok spinel. Magnetite paling banyak
dari semua mineral yang terjadi secara alami di Bumi. buah Tentu magnet dari magnetit,
yang disebut batu magnet, akan menarik potongan-potongan kecil besi, dan ini adalah

bagaimana orang-orang kuno pertama kali melihat properti magnet.


Butiran kecil dari magnetit terjadi di hampir semua batuan beku dan metamorf. Magnetit
hitam atau kecoklatan-hitam dengan kilap logam, memiliki kekerasan Mohs 5-6 dan
beruntun hitam.
Manfaat : Bahan anti-kanker

HEMATIT (Fe2O3)

Hematit adalah bentuk mineral besi(III) oksida (Fe2O3). Hematit mengkristalisasi dalam
sistem rombohedral, dan memiliki struktur kristal yang sama dengan ilmenit dan korundum.
Hematit dan ilmenit membentuk larutan padat pada suhu 950 C.
Hematit merupakan mineral yang berwarna hitam hingga abu-abu perak atau baja, coklat
hingga merah kecoklatan atau merah. Dalam skala kekerasan, hematit berada dalam skala 5
dari 6.
Manfaat: sumber logam besi dan juga digunakan sebagai bubuk pigmen

TEMBAGA (Cu)

Tembaga (daripada Bahasa Sanskrit: tmra) atau kuprum adalah unsur kimia dalam jadual
berkala yang mempunyai simbol Cu dan nombor atom 29. Ia merupakan logam mulur yang
mempunyai kekonduksian elektrik yang sangat baik, dan digunakan secara meluas sebagai
pengalir elektrik, bahan pembinaan.

Manfaat: sumber minor biji tembaga banyak digunakan dalam kelistrikan umumnya sebagai
kawat; dan untuk membuat logam-logam campuran.

PIROLUSIT (MnO2)

Pirolusit (MnO2) merupakan kelompok mineral oksidahidroksida, pirolusit ini dikenal


sebagai mineral utama dalam bijih mangan. Di samping itu bijih mangan terdapat pula pada
mineral manganit (Mn2O3.H2O), psilomelan (MnO.MnO2.2H2O), hausmanit (Mn5O4),
rhodokrosit (MnCO3), dan rhodonit (MnSiO2). Bijih mangan di alam banyak ditemukan dalam
berbagai batuan berbentuk kristal halus. Cebakan sedimen dan residual ditemukan di dasar danau
dan laut dangkal. Tipe lain ditemukan sebagai cebakan hidrothermal.

Manfaat : sumber logam mangan, membuat baja kuat, perunggu dalam propeler kapal, logam
campuran yang bersifat sebagai peredam getaran dan suara, serta sebagai besi tuang
KHROMIT (Mg, Fe)Cr2O4

Kromit merupakan satu-satunya mineral yang menjadi sumber logam kromium. Mineral ini
mempunyai komposisi kimia FeCr2O3. Kromit mempunyai sifat antara lain berwarna hitam,
bentuk kristal massif hingga granular, sistim kristal oktahedral, goresan berwarna coklat,
kekerasan 5,5 (skala mohs), dan berat jenis 4,5 4,8. Komposisi kimia kromit sangat bervariasi
karena terdapat usur-unsur lain yang mempengaruhinya, karena itu berdasarkan nisbah Cr:Fe,
kromit dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu: kromit kaya krom, kaya aluminium, dan kaya besi.
Kromit dapat terjadi sebagai endapan primer, yaitu: tipe cebakan stratiform dan podiform, atau
sebagai endapan sekunder berupa pasir hitam dan tanah laterit.
Potensi kromit di Indonesia cukup besar, hal ini dikarenakan kromit terbentuk pada batuan
induknya yaitu ofiolit, sedangkan penyebaran ofiolit di Indonesia diperkirakan lebih dari 80 ribu
km2. Penyebaran kromit tersebut terdapat di Sumatera Barat, Sumatera Utara, Kalimantan Barat,
Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, dan Papua.

Manfaat : melapisi stainless steel.

KHALKOPIRIT (CuFeS2)

Kalkopirit adalah suatu mineral besi sulfide tembaga yang mengeristal sistem bersudut
empat. Kalkopirit mempunyai komposisi kimia yaitu (CuFeS2). Kalkopirit seperti kuningan
yang mempunyai warna kuning keemasan, dan mempunyai skala kekerasan 3,5 4, Lapisan
nya adalah diagnostik seperti sedikit warna hijau kehitam.

Pada saat kalkopirit berada di udara terbuka maka kalkopirit akan beroksidasi dengan
berbagai oksida, hidroksid dan sulfates. Rekanan Mineral Tembaga meliputi sulfida bornite
( Cu5FeS4), chalcocite ( Cu2S), covellite ( CuS), digenite ( Cu9S5); karbonat seperti
perunggu dan azurit, dan oksida jarang seperti cuprite ( Cu2O). Kalkopirit jarang ditemukan
bersama-sama tembaga murni. Kalkopirit sering diacungkan dengan pirit. Kolkopirit
kristalnya jarang dan lebih sedikit rapuh. Warna kalkopirit kuning gelap dengan sedikit warna
kehijau hijauan dan kilap berminyak diagnostic. Dalam kaitan dengan warna nya dan isi
tembaga tinggi, kalkopirit telah sering dikenal sebagai tembaga kuningan.
Manfaat : Mineral bijih sumber logam tembaga,

TUGAS GEOLOGI

NAMA

: SEFRI DWI RAMAWATI

NIM

: 14080078

PROGRAM STUDI
FAKULTAS

: TEKNIK PERTAMBANGAN
: TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI PADANG