Anda di halaman 1dari 2

Komposisi

Tiap takaran untuk dewasa mengandung :


Sari daun Saga (arbrus Precatorius Folia) : 0,167 %.Setara dengan bubuk daun kering
Sari Daun Sirih (Piper Betle Folia) : 1,00 %. Setara dengan daun segar
Sari Akar Kayu Manis (Liquiritiae Radix) : 0,044 %. Setara dengan bubuk akar kering
Mentholum : 0,022 %
Sariawan disebabkan oleh gangguan-gangguan pada alat-alat pencernaan. Obat asli Indonesia masih
banyak yang belum diselidiki meskipun khasiatnya sudah banyak diketahui. Sebagai contoh dapat
dikemukakan daun saga dan akar kayu manis.Keduaobat ini sudah lama digunakan oleh nenek moyang
kita sebagai obat sariawan. Meskipun demikian sampai sekarang orang masih bertanya-tanya zat-zat
apa dan bagaimana bekerjanya zat-zat yang ada dalam kedua bahan ini.Akhir-akhir ini ternyata bahwa
akar kayu manis misalnya, kecuali Glycyrrhizin terdapat suatu zat lain yang bekerja spasmolitik, zat mana
masih harus ditentukan identitasnya. Zat ini ternyata efektif untuk menghilangkan gangguan-gangguan
dalam lambung dan duodenum (usus dua belas jari).Daun sirih terkenal khasiatnya sebagai antiseptikum.
Dalam obat sariawan ENKASARI, antiseptikum ini adalah untuk mencegah superinfeksi, yang mudah
timbul pada radang-radang sariawan di mulut kalau dibiarkan tanpa pengobatan.Mentholum
menyegarkan, menghilangkan bau dalam mulut serta meniadakan rasa nyeri yang disebabkan oleh
radang sariawan. Maka kombinasi daun saga akar kayu manis daun sirih mentholum dalam larutan
optimum sangat baik untuk mengobati sariawan.

Saga (Abrus precatorius Linn)

Gambar 1. Tanaman saga

1. Nama tanaman

Nama lokal: saga

Nama herba: Abri Folium

2. Klasifikasi Tanaman

Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiosperrnae
Kelas : Dicotyledonae
Bangsa : Resales
Suku : Leguminosae
Marga : Abrus
Jenis : Abrus precatorius Linn
(Inventaris Tanaman Obat Indonesia, 1994).

3. Morfologi Tanaman
Daunnya majemuk, berbentuk bulat telur serta berukuran kecil-kecil. Daun Saga bersirip ganjil dan memiliki rasa agak manis. Saga mempunyai buah polong
berisi biji-biji yang berwarna merah dengan titik hitam mengkilat dan licin. Bunganya berwarna ungu muda dengan bentuk menyerupai kupu-kupu, dalam tandan
bunga.

4. Kandungan Kimia
Daun maupun akar mengandung protein, vitamin A,B1, B6, C, kalsium oksalat, glisirizin, flisirizinat, polygalacturomic acid dan pentosan. Daun, batang dan
biji : saponin dan flavonoid. Batang : polifenol. Biji :tannin. Akar : alkaloid, saponin dan polifenol.

Kandungan kimia adalah luteolin, Isoorientin, L-Abrine, Precatorin I, II, III, Abruquinone D, E, F, Abrussaponin I, II (lebih lengkap klik di sini).

Kegunaan dan Khasiat


Berkhasiat sebagai obat sariawan, obat batuk dan obat radang tenggorokan.

Uji Kemurnian:
-Kadar abu tidak lebih dari 6 %
-Kadar abu yang tidak larut asam tidak lebih dari 1,5%
-Kadar sari yang tidak larut air tidak kurang dari 20 %
-Kadar sari yang larut dalam etanol tidak kurang dari 12%
-Bahan organik asing tidak lebih dari 2 %

Kegunaan:
Antisariawan

Kandungan Senyawa:
Isi : Glisirisin tidak kurang dari 15%