Anda di halaman 1dari 1

SIARAN PERS

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN


Rapat Kerja Pelaksana BPK RI Semester II Tahun 2008

Pemerintah Perlu Segera Menyusun Action Plan


Implementasi Paket UU Keuangan Negara
Jakarta, Senin (22 Desember 2008). Paket UU Keuangan Negara yang terdiri atas UU No. 17 Tahun 2003 tentang
Keuangan Negara, UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, dan UU No. 15 Tahun 2004 tentang
Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, mengamanatkan modernisasi sistem akuntansi,
pembukuan, pengelolaan dan pertanggungjawaban. Namun upaya pemerintah dalam melakukan modernisasi tersebut
masih lambat. Salah satunya belum mewujudkan perubahan basis anggaran dari kas basis ke akrual basis. Dengan
belum terjadinya perubahan basis anggaran, maka masalah penumpukan anggaran pada akhir tahun anggaran belum
teratasi. Hal ini ditegaskan Ketua BPK RI, Anwar Nasution, ketika membuka Rapat Kerja (Raker) Pelaksana BPK RI
Semester II Tahun 2008, di Auditorium Gedung Umar Wirahadikusumah BPK RI, Jakarta (22/12).
Ditambahkan Anwar, BPK RI berinisiatif mendorong pemerintah dalam mengimplementasikan Paket UU Keuangan
Negara. Salah satunya dengan mengagendakan diskusi panel implementasi Paket UU Keuangan Negara bersama
Sekjen Departemen Keuangan, untuk merumuskan rekomendasi agar pemerintah segera menyusun Action Plan
Implementasi Paket UU Keuangan Negara.
Selain implementasi Paket UU Keuangan Negara tersebut, Anwar Nasution juga membahas beberapa hal penting pada
pembukaan acara Raker yang dihadiri oleh para pejabat eselon I dan II BPK RI.
1. Pada Januari dan April 2009, BPK RI akan di-peer review oleh BPK Belanda. Untuk menghadapi peer review
tersebut, BPK telah menetapkan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN), Panduan Manajemen
Pemeriksaan (PMP), Kode Etik, dan pedoman pemeriksaan lainnya.
2. BPK telah membangun dan mengembangkan Sistem Manajemen Pemeriksaan (SMP) yang didukung
dengan Database Entitas dan Aplikasi Pemantauan Tindak Lanjut. Melalui sistem ini, pemantauan atas proses
kegiatan pemeriksaan secara terintegrasi mulai dari perencanaan hingga pelaporan termasuk pemantauan tindak
lanjut hasil pemeriksaan dapat dilakukan. Sistem ini juga dapat digunakan sebagai sumber data dan informasi,
misalnya profil entitas.
3. BPK telah menjalin kerja sama dengan aparat penegak hukum Kejagung, KPK, Kepolisian, dan PPATK.
Selain kerja sama, Direktorat Utama Pembinaan dan Pengembangan Hukum (Ditama Binbangkum) BPK RI juga
menyusun Konsep Juknis Penyampaian Hasil Pemeriksaan yang mengandung Tindak Pidana Korupsi, yang
nantinya menjadi pedoman pemeriksa dalam melaksanakan tugasnya.
4. Krisis global yang terjadi saat ini menuntut pemerintah melakukan upaya penyelamatan anggaran. Kondisi
negara ini membuat Pemeriksaan Tematik dan Isu Strategis sangat relevan. Yaitu meliputi pemeriksaan
Program Jamkesmas, Wajar Dikdas 9 Tahun, Pembangunan Jalan dan Jembatan, serta Dana Dekonsentrasi/Tugas
Pembantuan. Demikian juga dengan pemeriksaan isu strategis yang meliputi penerimaan negara, pengelolaan
hutan, penyelenggaraan Pemilu 2009, dan operasional BPD.
5. BPK telah melaksanakan Program Reformasi Birokrasi. Salah satu wujud nyata dari program ini, BPK telah
membangun Sistem Manajemen Kinerja (SIMAK) yang diterapkan mulai tahun 2008. SIMAK didukung dengan
Sistem Pengukuran Kinerja Individu yang sedang dalam proses penyusunan. Dalam rangka pelaksanaan SIMAK,
pada Raker Semester II Desember Tahun 2007, para pejabat eselon II telah menandatangani Pernyataan
Komitmen Pencapaian Kinerja Satker tahun 2008, meskipun penerapan sistem ini masih dalam taraf uji coba.
Selama penerapan uji coba tersebut, dilakukan evaluasi dan hasilnya antara lain berupa penambahan dan
penyempurnaan beberapa Indikator Kinerja Utama (IKU) Badan. Hal ini agar mulai 2009, SIMAK dapat diterapkan
secara konsisten dan berkelanjutan sebagai sarana pengukuran kinerja satker. Berkaitan dengan hal tersebut,
maka pada raker ini salah satu agendanya adalah Penandatangan Pernyataan Komitmen Pencapaian Kinerja
Satker Tahun 2009 oleh para pejabat eselon II.

BIRO HUMAS DAN LUAR NEGERI

Informasi lebih lanjut:


Plt. Kabag Publikasi dan Layanan Informasi, Heru Cahyono,
Telp. 021 5704395 Ext. 282/214/211
Fax. 021 57950285, Email : ksbhumas@bpk.go.id