Anda di halaman 1dari 36

ANALISIS BUTIR SOAL OBYEKTIF UAS GASAL

KELAS III PADA MATA PELAJARAN IPA TAHUN


PELAJARAN 2012/2013 DI KECAMATAN
GEDANGAN KABUPATEN MALANG

Oleh:
Lilik Eka Wiyanti
100151408568

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
B. Rumusan Masalah
C. Manfaat Penelitian
D. Asumsi Peneliti
E. Ruang Lingkup Pnelitian
F. Definisi Operasional

Latar Belakang Masalah


Tiga komponen utama yang terdapat dalam
pembelajaran yaitu tujuan pembelajaran,
kegiatan pembelajaran, dan evaluasi
pembelajaran.
Mengingat pentingnya evaluasi dalam setiap
pembelajaran, maka diperlukan suatu alat yang
mampu mengukur perolehan hasil belajar
siswa.
Namun pada umumnya dalam pengukuran
hasil belajar masih banyak yang menggunakan
tes.

Latar belakang masalah

(lanjutan)

Berkaitan dengan tes sebagai alat penilaian hasil


belajar, maka pada tanggal 11 Februari 2013 dilakukan
studi pendahuluan ke UPTD Kecamatan Gedangan.
Dari Kepala UPTD kecamatan Gedangan diperoleh
keterangan bahwa hanya 8 dari 35 sekolah (22,85%)
yang mendapatkan rata-rata nilai UAS IPA kelas III yang
mencapai diatas KKM.
Hal ini berarti 77,15% sekolah nilai rata-rata UAS IPA
kelas III masih dibawah KKM.
Selain itu, kepala UPTD kecamatan Gedangan
menjelaskan bahwa soal UAS yang di berikan kepada
siswa belum pernah diujicobakan dengan alasan
keterbatasan waktu.

Rumusan masalah
1. Bagaimana validitas butir soal objektif UAS Gasal kelas III pada
mata pelajaran IPA tahun ajaran 2012/2013 di kecamatan Gedangan
kabupaten Malang?
2. Bagaimanakah reliabilitas soal objektif UAS Gasal kelas III pada
mata pelajaran IPA tahun ajaran 2012/2013 di kecamatan Gedangan
kabupaten Malang?
3. Bagaimanakah tingkat kesukaran soal objektif UAS Gasal kelas III
pada mata pelajaran IPA tahun ajaran 2012/2013 di kecamatan
Gedangan kabupaten Malang?
4. Bagaimanakah daya beda butir soal objektif UAS Gasal kelas III
pada mata pelajaran IPA tahun ajaran 2012/2013 di kecamatan
Gedangan kabupaten Malang?
5. Bagainamakah fungsi distraktor pada butir soal objektif UAS Gasal
kelas III pada mata pelajaran IPA tahun ajaran 2012/2013 di
kecamatan Gedangan kabupaten Malang?

Manfaat penelitian
Bagi Unit Pelaksana Teknis daerah TK dan SD
Bagi Kepala Sekolah
Bagi Guru
Bagi teman sejawat

Asumsi peneliti
Siswa mempunyai kemampuan dasar yang sama dalam
mengerjakan soal karena telah belajar keseluruhan materi pada
SK dan KD IPA kelas III selama satu semester gasal.
Siswa menjawab soal berdasarkan kemampuan yang dimilikinya.
Nilai UAS IPA mencerminkan hasil belajar siswa dalam satu
semester gasal
Instrumen yang tersusun mampu merekam data penelitian yang
dibutuhkan.
Keadaan psikogogis siswa dan suasana ruangan pada saat
mengerjakan soal dianggap tidak mempengaruhi pilihan jawaban
siswa
Validitas butir soal, reabilitas, tingkat kesukaran, daya beda, dan
fungsi distraktor berpengaruh pada kualitas tes yang digunakan

Ruang lingkup penelitian


Analisis butir soal mencakup: validitas butir
soal, reabilitas, tingkat kesukaran sual, daya
beda, dan fungsi distraktor.
Penelitian dilakukan pada alat ukur aspek
koknitif jenis tes tertulis berbentuk soal objektif
yaitu butir soal pilihan tunggal UAS gasal kelas
III pada mata peajaran IPA tahun pelajaran
2012/2013 yang dilaksanakan di kecamatan
Gedangan.

Definisi operasional
Analisis butir soal atau analisis item adalah
pengkajian terhadap soal-soal agar diperoleh
kualitas soal yang baik dan handal.
UAS adalah kegiatan yang dikalukan oleh
pendidik untuk mengukur pencapauan
kompetensi peserta didik di akhir semester
(permendiknas no 20 tahun 2007).
Soal objektif adalah suatu soal yg proses
pemeriksaan jawaban soal tersebut dilakukan
secara objektif.

KAJIAN PUSTAKA

A. Pembelajaran IPA Sekolah Dasar


B. Evaluasi dalam Pembelajaran IPA
C. Karakteristik Tes Yang Baik
D. Analisis Butir Soal
E. Kerangka Berpikir Penelitian

METODE PENELITIAN
A. Rencana Penelitian

Jenis penelitian: deskriptif


Pendekatan penelitian : kuantitatif
B. Kehadiran Peneliti
Sesuai dengan pendekatan dan jenis penelitian,
maka peneliti bertindak sebagai pengumpul data,
penganalisis data, dan sekaligus pembuat laporan
hasil penelitian.

C.Populasi dan Sampel


Populasi
Obyek populasi dalam penelitian ini adalah lembar
jawaban UAS gasal tahun pelajaran 2012/2013 pada
mata pelajaran IPA siswa kelas III SDN di
kecamatan Gedangan Kabupaten Malang sebanyak
480 lembar.
Sampel
Sampel pada penelitian ini adalah lembar jawaban
UAS gasal tahun pelajaran 2012/2013 pada mata
pelajaran IPA siswa kelas III SDN di kecamatan
Gedangan Kabupaten Malang sebanyak 202 lembar.

D. Data dan sumber data


No.

Data

Sumber Data

1.

Validitas butir soal

Lembar jawaban siswa

2.

Re liabilitas

Lembar jawaban siswa

3.

Tingkat kesukaran soal

Lembar jawaban siswa

4.

Daya beda

Nilai UAS, lembar jawaban siswa

5.

Fungsi distraktor

Lembar jawaban siswa

E. Analisis data
Kegiatan analisis data yang dimaksud yaitu mengubah
data menjadi perwujudan yang dapat diukur dengan
cara tertentu sehingga kualitas soal dapat diketahui
dari unsur tingkat validitas butir, reliabilitas, tingkat
kesukaran, daya beda, dan fungsi distraktor.
Tahap persiapan dimulai dengan pengecekan identitas
dan kelengkapan sumber data.
Tahap pengolahan data dilakukan dengan analisis
deskreptif dan analisis statistik.

Validitas butir soal


Pada perhitungan validitas butir ini dicari dengan
menggunakan rumus korelasi point biserial.
Langkah-langkahnya sebagai berikut.

Buatlah tabel sebagai berikut.

Nama
1

3dst

Skor
total

N
p
q

Skor untuk soal

b. Masukan nomor dan nama siswa. Kemudian masukan


nilai jawaban siswa ke kolom butir soal dengan nilai
satu bila benar dan bernilai nol bi la jawabanya salah.
Selanjutnya pada kolom skor total diisi dengan jumlah
benar seluruh soal dari jawaban masing-masing siswa.
c. Mencari mean dari skor total ( ) dengan rumus

d. Mencari deviasi standar total ( ) dengan rumus

e. Mencari
tiap soal dengan menambahkan skor total
yang dijawab betul
f. Buatlah tabel sebagai berikut.
No
soal

interpret
asi

g. Langkah keempat memasukan data ke rumus point


biserial
h. Interpretasikan nilai

reliabilitas

Reliabilitas tes akan dihitung dengan menggunakan rumus Kuder


Richardson (KR-20) sebagai berikut

Langkah-langkah:
a. Buatlah tabel sebagai berikut:
No

Nama
siswa

1.

2.

dst

dst
n=

pi
qi

Skor butir soal no


1

dst

b. Kolom skor butir berisi angka satu (1) bila jawaban


siswa sesuai dengan kunci jawaban dan bila tidak
sesuai dengan kunci jawaban ditulis nol (0).
c.

merupakan jumlah dari skor masing-masing siswa,


sedangkan merupakan kuadrat dari skor masingmasing siswa.

d. Mencari nilai
dengan terlebih dahulu mencari
dimana untuk mencari
menggunakan rumus
e. Selanjutnya memasukkan nilai
rumus KR-20 sebagai berikut

kedalam

f. Interpretasikan nilai dengan ketentuan


sebagai berikut:
Apabila
berarti tes yang dimaksud
mempunyai tingkat reliabilitas yang
tinggi atau reliabel
Apabila
berarti tes yang dimaksud
mempunyai reliabilitas rendah atau
tidak reliabel

Tingkat kesukaran soal


Tingkat kesukaran soal dihitung dengan
menggunakan rumus sebagai berikut:
Adapun langkah-langkah pengerjaanya adalah
sebagai berikut:
a. Menjumlahkan jawaban benar tiap soal
b. Membagi jumlah jawaban benar tiap soal
dengan peserta tes
c. Pengerjaan daya beda soal akan dibantu
dengan tabel berikut

No

Nama siswa

Soal nomor
1

1.

2. dst

B, dst

Jumlah benar (JB)


Jumlah salah (JS)
Kesukaran soal (P)

dst

d. membandingkan nilai kesukaran soal yang


diperoleh dengan kriteria sebagai berikut:
1. apabila skor P 0,30 maka kesukaran soal
termasuk tinggi atau terlalu sukar
2. apabila skor P berada pada 0,31< P 0,70
maka kesukaran soal termasuk satisfactory
atau sedang atau cukup
3. apabila P 0,71 maka kesukaran soal
termasuk rendah atau terlalu mudah
4. apabila pada skor P terdapat tanda negatif (-)
maka kesukaran soal termasuk jelek sekali

Daya beda soal


Daya beda soal dapat dihitung dengan menggunakan
rumus sebagai berikut:

Adapun langkah-langkah pengerjaanya adah sebagai


berikut:

a. Membagi jumlah siswa menjadi 25% kelompok atas


dan 25% kelompok bawah berdasarkan nilai UAS

b. Mencari proporsi peserta kelompok atas yang menjawab soal


dengan benar dan proporsi peserta kelompok bawah yang
menjawab soal dengan benar
c. Mencari daya beda dengan mengurangi proporsi kelompok atas
(PA) dengan kelompok bawah (PB)
d. Membandingkan nilai daya beda yang diperoleh dengan kriteria
sebagai berikut:
1. Apabila skor D < 0,20 maka daya beda termasuk poor atau jelek
2. Apabila skor D berada pada 0,21 < D 0,40 maka daya beda
termasuk satisfactory atau sedang
3. Apabila skor D berada pada 0,41 < D 0,70 maka daya beda
termasuk good atau baik
4. Apabila skor D berada pada 0,71 < D 1,00 maka daya beda
termasuk excellent atau baik sekali
5. Apabila pada skor D terdapat tanda negatif (-) maka daya beda
termasuk jelek sekali.
6. Daya beda soal yang baik diambil yang berkriteria baik atau baik
sekali.

Fungsi distraktor
Fungsi distraktor dicari dengan menggunakan tabel pola
jawaban siswa. Pola jawaban siswa memuat jumlah siswa
yang memilih masing-masing alternatif jawaban yang
telah disediakan.
Distraktor dikatakan telah berfungsi dengan baik apabila
setidaknya telah dipilih oleh 5% dari jumlah peserta tes.
Butir soal
no.
a
1.

Jumlah pemilih jawaban


b

2.
3.

*
*

Tidak memilih

Hasil Analisis
A. Validitas butir soal
Sesuai dengan hasil perhitungan dapat dilihat bahwa
indeks validitas yang didapat sebagian besar melebihi
nilai dari validitas tabel yaitu 0,181. Keseluruhan butir
soal berkategori valit (100%), hal ini berarti bahwa
soal tersebut telah mengukur apa yang hendak
diukur.
Soal dengan kategori validitas cukup mencapai 48,5%
sebanyak 17 soal. Soal yang validitas butirnya berada
pada kategori rendah sebanyak 15 soal atau 42,8%.
Soal berkategori sangat rendah sebanyak 3 soal atau
8,5%.

B. Reliabilitas
Dari analisis tersebut didapat bahwa indeks
reliabilitas yang didapat adalah 0,785 sehingga
reliabilitas menunjukan reliabilitas tinggi.
C. Kesukaran Soal
berdasarkan perhitungan didapat hasil jumlah
soal yang berkategori sedang sebanyak 1 soal
(2,8%), dan soal yang berkategori mudah
sebanyak 34 soal (97,1%)

D. Daya beda
Berdasarkan analisis terhadap daya beda soal pilihan
tunggal, didapat hasil persentase sebanyak 45,7%
berdaya beda jelek, 51,4% soal berdaya beda
sedang, dan 2,8% soal berdaya beda baik.
E. Fungsi distraktor
persentase fungsi distraktor atau pengecuh soal
pilihan tungga UAS Gasal kelas III SDN pada mata
pelajaran IPA tahun pelajaran 2012/2013
dikecamatan Gedangan kabupaten Malang adalah
sebanyak 2,8% berfungsi dengan baik dan 97,1%
tidak berfungsi dengan baik.

Pembahasan
A. Validitas
Berdasarkan hasil perhitungan, penginterpretasian
indeks validitas butir soal dengan cara dibandingkan
dengan harga menggunakan taraf signifikansi 1%
atau dengan menggunakan cara 2, didapat hasil
bahwa keseluruhan soal (100%) telah melebihi
indeks validitas dengan taraf signifikansi 1% , hal ini
berarti indeks validitas hitung tersebut dapat
dikategorikan valid. Dari keseluruhan soal sebanyak
35 butir soal, indeks validitas tertinggi terletak pada
soal no 7 dengan tingkat validitas sebesar 0,545
Sedangkan soal yang memiliki indeks validitas soal
terendah terdapat pada soal nomor 14 yaitu sebesar
0,196

B. Reliabilitas
Hasil terhadap perhitungan tersebut didapatkan
indeks reliabilitas sebesar 0,785. Indeks reliabilitas
tersebut kemudian dibandingkan dengan kriteria
reliabilitas tes yaitu 0,70 yang kemudian
menghasilkan interpretasi bahwa reliabilitas soal
adalah reliabel terhadap nilai tersebut.
C. Kesukaran Soal
Pada perhitungan kesukaran soal, didapat hasil
bahwa 2,8% soal sedang dan 97,1% soal mudah.
Tingkat kesukaran soal UAS gasal kelas III SD
pada mata pelajaran IPA tahun pelajaran
2012/2013 di kecamatan Gedangan Kabupaten
Malang secara keseluruhan mudah.

D. Daya beda soal


Secara keseluruhan, persentase kategori soal yang
mempunyai daya beda rendah mencapai 45,7%(16
soal); sedang/cukup mencapai 51,4%(18 soal); dan
baik mencapai 2,8%(1 soal).
E. Fungsi distraktor
Hasil perhitungan dengan menggunakan bantuan
program Microsoft Office Excel, didapat bahwa
2,8% soal dengan distraktor yang telah berfungsi
dengan baik dan sisanya sebanyak 97,1% soal
dengan distraktor yang belum berfungsi dengan
baik.

Penutup
A. Kesimpulan
. Validitas butir soal objektif UAS gasal kelas III SD
pada mata pelajaran IPA tahun ajaran 2012/2013 di
kecamatan Gedangan kabupaten Malang
berdasarkan kedua cara penganalisisanya adalah
bahwa validitas butir soal sebagian besar berkategori
cukup (48,5%).
. Reliabilitas soal objektif UAS gasal kelas III SD pada
mata pelajaran IPA tahun ajaran 2012/2013 di
kecamatan Gedangan kabupaten Malang telah
reliabel dengan indeks reliabilitas yaitu 0,794.
Reliabel berarti soal telah ajek memberikan data
sesuai dengan kenyataan

Tingkat kesukaran soal objektif UAS gasal kelas III


SD pada mata pelajaran IPA tahun ajaran 2012/2013
di kecamatan Gedangan kabupaten Malang masih
didomonasi oleh soal berkategori mudah. Soal
berkategori mudah mencapai persentase 97,1% .

Daya beda butir soal objektif UAS gasal kelas III SD


pada mata pelajaran IPA tahun ajaran 2012/2013 di
kecamatan Gedangan kabupaten Malang sebagian
besar masih berkategori sedang atau cukup dengan
persentase mencapai 51,4%.

Distraktor pada butir soal objektif UAS gasal kelas III


SD pada mata pelajaran IPA tahun ajaran 2012/2013
di kecamatan Gedangan kabupaten Malang sebagian
besar distraktor masih belum berfungsi dengan baik,
yaitu mencapai ketidakberfungsian sebesar 97,1%

B. Saran
Bagi pembuat soal, sebaiknya soal yang telah dibuat
dilakukan proses ujucoba terlebih dahulu sebelum
digunakan sebagai alat ukur.
Bagi guru, soal yang berkualitas baik dapat digunakan
untuk mengukur hasil belajar siswa dengan tepat.
Soal yang tidak mencapai kriteria tingkat kesukaran
baik, daya beda baik dan distraktornya berfungsi,
sebaiknya diperbaiki untuk dipakai lagi dan atau
dibuang bila memang tidak dapat dipakai lagi.
Soal yang telah mencapai kriteria tingkat kesukaran
baik, daya beda baik dan distraktornya berfungsi, dapat
direkomendasikan untuk dimasukan ke bank soal agar
dapat dipakai lagi pada waktu mendatang.

SEKIAN...IAN