Anda di halaman 1dari 22

K O N T R A K

NOMOR
: 26.06.001/PPK/SPK/2015
TANGGAL : 26 JUNI 2015

ANTARA
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN
BADAN PUSAT STATISTIK
KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

DENGAN

CV. AGAPE
UNTUK

PEKERJAAN
PEMAGARAN GEDUNG KANTOR

TAHUN ANGGARAN 2015

K O N T R A K
NOMOR : 26.06.001/PPK/SPK/2015
TANGGAL : 26 JUNI 2015

PEKERJAAN
PEMAGARAN GEDUNG KANTOR
TAHUN ANGGARAN 2015
Pada hari ini Senin tanggal Tiga bulan Juni tahun Dua Ribu Lima Belas, kami yang bertanda tangan
dibawah ini :
1.

N AMA
JABATAN
ALAMAT

: ALBERTH CHRISTIAN LULAN,S.ST,M.Si


: Pejabat Pembuat Komitmen Badan Pusat Statistik Kab. TTS
: Jl. Proklamasi No. 06 Soe-TTS
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Badan Pusat Statistik
Kabupaten
Timor
Tengah
Selatan
berdasarkan
Surat
Keputusan ......................... Tahun 2015 tanggal .................. untuk
selanjutnya disebut Pengguna Barang/Jasa.

2.

N AMA
JABATAN
ALAMAT

: SEMUEL S. NATU
: Direktur CV. AGAPE
: JL. Raya NiKi-niki KAB. TTS
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama CV. AGAPE sesuai
Akte pendirian Perusahaan Nomor : 23 Tanggal 07 September 1998
oleh Notaris Silvester J.Mambaitfeto, SH, untuk selanjutnya disebut
Penyedia Barang/Jasa.

Bahwa Pengguna Barang/Jasa dan Penyedia Barang/Jasa sepakat untuk mengadakan perjanjian
Pekerjaan Pemagaran Gedung Kantor, dengan ketentuan sebagai berikut :

Pasal 1
LINGKUP DAN JANGKA WAKTU PEKERJAAN

1.

Lingkup pekerjaan adalah Pemagaran Gedung Kantor yang terdiri dari :


a.
PEKERJAAN PERSIAPAN
b.
PEKERJAAN PAGAR TEMBOK BIASA
c.
PEKERJAAN PAGAR TEMBOK BIASA KOMBINASI BESI HOLLOW
d.
PEKERJAAN LAIN-LAIN
Dalam jangka waktu 90 ( sembilan puluh ) hari kalender terhitung sejak ditanda tanganinya Surat
Perintah Mulai Kerja (SPMK) sebagaimana diatur dalam Syarat Umum Kontrak dan Syarat
Khusus Kontrak.

2.

Penyedia Barang/Jasa menyatakan sanggup melaksanakan pekerjaan sesuai dengan lingkup dan
jangka waktu yang ditetapkan sebagaimana pada ayat (1).
Pasal 2
PEMBAYARAN

Untuk pelaksanaan tugas tersebut pada pasal 1 (satu), maka Pengguna Barang/Jasa akan membayar
kepada Penyedia Barang/Jasa atas pelaksanan pekerjaan tersebut dengan syarat syarat pembayaran
sebagaimana diatur lebih lanjut dalam Syarat Umum dan Syarat Khusus Kontrak.
Pasal 3
HARGA KONTRAK
Harga Kontrak disetujui sebesar Rp 199,400,000,- (Seratus Sembilan Puluh Sembilan Juta Empat
Ratus Ribu Rupiah) sudah termasuk PPN .
Pasal 4
PENAFSIRAN
Semua kata kata dan ungkapan dalam Kontrak ini telah ditafsirkan bersama oleh Pengguna
Barang/Jasa dan Penyedia Barang/Jasa.
Pasal 5
PEMELIHARAAN/PERBAIKAN
Penyedia Barang/Jasa harus memperbaiki atau mengganti semua hasil pekerjaan tanpa adanya
penambahan biaya dan waktu terhadap kerusakan atau cacat tersembunyi atas pekerjaan yang telah
dilaksanakan selama masa pelaksanaan sampai dengan masa pemeliharaan.
Pasal 6
DOKUMEN KONTRAK

Syarat Umum dan Syarat Khusus Kontrak serta dokumen dokumen lain yang menjadi lampiran
Kontrak ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan merupakan satu kesatuan.
Pasal 7
BERLAKU KONTRAK
Kontrak ini dinyatakan berlaku terhitung sejak Kontrak ditanda tangani oleh Pengguna Barang/Jasa
dan Penyedia Barang/Jasa.
Demikian Kontrak ini dibuat dan ditanda tangani pada hari Senin tanggal Satu bulan Juni tahun Dua
Ribu Lima Belas seperti tersebut diatas, di Soe dalam rangkap 07 (Tujuh), 2 (dua) asli masing
masing untuk Pengguna Barang/Jasa dan Penyedia Barang/Jasa dibubuhi meterai pada bagian
yang ditandatangani, sedangkan rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi meterai.

PENYEDIA BARANG/JASA

PENGGUNA BARANG/JASA

CV. AGAPE

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN


BADAN PUSAT STATISTIK KAB.TTS

SEMUEL S NATU
DIREKTUR

ALBERTH CHRISTIAN LULAN,S.ST,M.Si


NIP. 19720210 199203 1 002

MENGETAHUI
KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK KAB.TTS

Ir. P. DIKSON BALUKH


NIP. 19671215 1994 02 1 001

SYARAT UMUM KONTRAK


BAB I
PENGERTIAN PERISTILAHAN ( DEFINISI )
Pasal 1
Dalam Kontrak ini pengertian peristilahan yang digunakan harus diartikan sebagai berikut :
a.

Kontrak adalah perjanjian yang dibuat oleh Pengguna Barang/Jasa dan Penyedia Barang/Jasa
sebagaimana yang dituangkan dalam Perjanjian Pekerjaan Pemagaran Gedung Kantor, yang
ditanda tangani oleh Pengguna Barang/Jasa dan Penyedia Barang/Jasa terdiri dari Bentuk
Kontrak, Syarat Umum dan Syarat Khusus Kontrak beserta semua Lampiran dan Dokumen yang
menjadi bagian dari sebagaimana disebutkan dalam perjanjian.

b.

Harga Kontrak adalah harga yang tetap dan pasti yang harus dibayarkan oleh Pengguna
Barang/Jasa kepada Penyedia Barang/Jasa.

c.

Pengguna Barang/Jasa adalah Badan Pusat Statistik Kabupaten Timor Tengah Selatan dalam
hal ini diwakili oleh Pejabat Pembuat Komitmen Badan Pusat Statistik.

d.

Penyedia Barang/Jasa adalah CV. AGAPE dengan NPWP 016461410922000

e.

Pekerjaan Tambah/Kurang adalah suatu pekerjaan yang terjadi karena kondisi lapangan dan
pelaksanaan pekerjaan yang tidak diperhitungkan dalam rencana (tak terduga) akan terjadi, dan
tidak dapat dielakkan dalam rangka penyelesaiam pekerjaan pemborongan/pembelian semula,
sehingga mengakibatkan bertambah/berkurangnya volume pekerjaan yang tercantum didalam
kontrak.

f.

Syarat Khusus adalah ketentuan yang bersifat khusus dan/atau lebih rinci dan/atau spesifik
yang apabila terjadi perbedaan dengan Syarat Umum Kontrak, maka Syarat Khusus Kontrak
lebih mengikat dari Syarat Umum Kontrak.

g.

Keadaan Kahar adalah kondisi diluar para pihak yang menyebabkan terhambatnya pelaksanaan
kewajiban para pihak yang disebabkan karena badai, banjir, gempa bumi, perang,
pemberontakan, pemogokan atau kebakaran.

BAB II
KEWAJIBAN, HAK DAN TANGGUNG JAWAB
Pasal 2
SPESIFIKASI TEKNIS DAN GAMBAR - GAMBAR
Pekerjaan yang akan dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa harus sesuai dengan spesifikasi teknis
dan gambargambar yang ditetapkan dalam kontrak.
Pasal 3
PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAK
(1).

Kontrak ini bersifat terbatas dan rahasia. Tanpa persetujuan dari Pengguna Barang/Jasa dan
Penyedia Barang/Jasa dilarang menyebar luaskan kontrak dalam bentuk apapun kepada orang
lain, kecuali jika untuk keperluan pelaksanaan kontrak.

(2).

Kontrak adalah milik Pengguna Barang/Jasa dan apabila diminta oleh Pengguna Barang/Jasa
maka harus dikembalikan kepada Pengguna Barang/Jasa setelah Penyedia Barang/Jasa selesai
malaksanakan seluruh tugas kewajibannya sesuai kontrak.
Pasal 4
JAMINAN PELAKSANAAN

(1).

Untuk menjamin pelaksanaan kontrak, Penyedia Barang/Jasa wajib menyampaikan jaminan


pelaksanaan bernilai 5% dari harga kontrak, yang diterbitkan oleh Bank Umum (tidak termasuk
Bank Perkreditan Rakyat), selambatlambatnya pada saat penandatanganan kontrak, dengan
masa berlaku sampai akhirnya jangka waktu masa pemeliharaan.

(2).

Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal melaksanakan kontrak, maka jaminan pelaksanaan


menjadi milik negara.

(3).

Jaminan pelaksanaan akan dikembalikan oleh Pengguna Barang/Jasa kepada Penyedia


Barang/Jasa setelah selesai pelaksanaan masa pemeliharaan pekerjaan.
Pasal 5
MASA PEMELIHARAAN

(1).

Setelah selesainya pelaksanaan pekerjaan sejak tanggal 01 September 2015 sampai dengan 29
Februari 2016 Penyedia Barang/Jasa berkewajiban untuk memelihara pekerjaan yang telah
dilaksanakan dalam jangka waktu tertentu, yang ditetapkan dalam Syarat Khusus Kontrak.

(2).

Apabila selama masa pemeliharaan tersebut ditemukan kekurangan atau kerusakan terhadap
pekerjaan yang selama ini dilaksanakan yang bukan disebabkan oleh kesalahan Pengguna
Barang/Jasa, maka Penyedia Barang/Jasa wajib memperbaiki dan menyempurnakannya atas
biaya Penyedia Barang/Jasa sendiri.

(3).

Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakan kewajibannya untuk melaksanakan


perbaikan dan penyempurnaan, maka sisa pembayaran sebanyak 5% sebagai jaminan
pemeliharaan tidak akan dibayarkan kepada Penyedia Barang/Jasa dan menjadi milik negara.
Pasal 6
P E M B AYAR AN

(1).

Pengguna Barang/Jasa akan membayar Uang Muka sebesar 20% dari harga kontrak, yang akan
dibayarkan setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan surat jaminan uang muka yang
diterbitkan olah Bank Umum (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat) atau perusahaan
asuransi yang mempunyai program surety bond yang jumlahnya sama dengan jumlah uang
muka yang akan dibayar oleh Pengguna Barang/Jasa.

(2).

Uang muka akan diperhitungkan secara berangsur angsur merata sesuai dengan tahap tahap
pembayaran selanjutnya beserta persyaratanpersyaratan sesuai dengan prestasi phisik yang
telah dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa dengan ketentuan uang muka tersebut telah
lunas selambat lambatnya pada saat pekerjaan mencapai 100%.

(3).

Pembayaran selanjutnya ditentukan dalam Syarat Khusus Kontrak secara bertahap sesuai
dengan prosentase realisasi phisik pelaksanaan pekerjaan dan bila realisasi mencapai 100%
dibayarkan 95% dari harga kontrak sedangkan 5% dibayarkan setelah Penyedia Barang/Jasa
selesai menyelesaikan masa jaminan pemeliharaan dengan baik.

(4).

Apabila dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak dan Data Kontrak, Pekerjaan ini mendapat
penyesuaian untuk fluktuasi harga, maka jumlah yang dibayarkan sesuai Kontrak oleh
Pengguna Barang/Jasa kepada Penyedia Barang/Jasa untuk Mata Pembayaran Utama wajib
disesuaikan sehubungan fluktuasi harga komponen utama dari harga satuan Mata Pembayaran
Utama.
Pasal 7
LARANGAN PENGALIHAN

(1).

Penyedia Barang/Jasa dilarang mengalihkan (mensubkontrakan) seluruh pekerjaan atau


pekerjaan utamanya kepada rekanan lain.

(2).

Pengalihan (mensubkontrakan) sebagian pekerjaan yang bukan merupakan pekerjaan utama


hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pengguna
Barang/Jasa, dan pengalihan tersebut tidak mengurangi tanggung jawab atau kewajiban
Penyedia Barang/Jasa atas pelaksanaan seluruh pekerjaan berdasarkan kontrak.

Pasal 8
KERJA SAMA DENGAN PENGUSAHA EKONOMI LEMAH
(1).

Dalam melakukan pekerjaan ini Penyedia Barang/Jasa wajib bekerja sama dengan Pengusaha
Golongan Ekonomi Lemah.

(2).

Bagi pekerjaan yang akan dilaksanakan bersama dengan Pengusaha Golongan Ekonomi Lemah
tersebut akan ditetapkan lebih lanjut dalam Syarat Khusus Kontrak.
Pasal 9
PENGGUNAAN PRODUK DALAM NEGERI

(1).

Dalam melaksanakan kontrak ini Penyedia Barang/Jasa harus menggunakan barang dan jasa
hasil produksi dalam negeri.

(2).

Apabila sebagian barang dan jasa hasil produksi dalam negeri ternyata tidak dapat dipenuhi,
maka Penyedia Barang/Jasa akan menggunakan barang dan jasa import dengan perbandingan
barang dan jasa produksi dalam negeri tetap lebih besar.

(3).

Apabila sebagian besar atau seluruh kebutuhan barang dan jasa produksi dalam negeri ternyata
tidak dapat memenuhi kebutuhan untuk melaksanakan pekerjaannya, maka Penyedia
Barang/Jasa dapat menggunakan barang dan jasa import.
Pasal 10
JANGKA WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN

(1).

Penyedia Barang/Jasa harus menyelesaikan pekerjaan seluruhnya sesuai dengan jangka waktu
sesuai yang telah ditetapkan dalam kontrak.

(2).

Penyedia Barang/Jasa setelah menyelesaikan pekerjaan juga wajib melaksanakan masa


pemeliharaan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan dalam kontrak.

(3).

Jadwal waktu penyelesaian pekerjaan dan masa pemeliharaan ditetapkan dalam Syarat Khusus
Kontrak.
Pasal 11
AS U RAN S I

(1).

Penyedia Barang/Jasa dengan biaya sendiri harus mengasuransikan seluruh pekerjaan termasuk
material, barangbarang, instalasi dan peralatan lainnya untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai
dengan kontraknya terhadap segala resiko termasuk resiko perang, pemogokan, kerusuhan dan
hurahura, sehingga dapat menjamin Pengguna Barang/Jasa dan dapat menerima hasil
pekerjaan tersebut dengan kondisi baik.

(2).

Penyedia Barang/Jasa harus menutup asuransi tersebut dalam ayat (1), dengan Perusahaan
Asuransi Indonesia yang disetujui oleh Pengguna Barang/Jasa.
Pasal 12
KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

Dalam melaksanakan pekerjaan, Penyedia Barang/Jasa wajib memberikan perlindungan Keselamatan


bagi seluruh tenaga kerja yang bekerja sesuai dengan Undang Undang No. 1 Tahun 1970 tentang
Keselamatan Kerja.
Pasal 13
JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA

Penyedia Barang/Jasa wajib mengikut sertakan semua tenaga kerja yang dipekerjakan dalam rangka
program Jaminan Sosial Tenaga Kerja kepada Perusahaan (Persero) PT. Jaminan Sosial Tenaga Kerja,
sesuai dengan Undang Undang Nomor 3 Tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja
(Jamsostek).
Pasal 14
PAJAK PAJAK DAN BEA
Penyedia Barang / Jasa harus menanggung dan membayar :
a.

Pajak Penghasilan yang Terhutang atas penghasilan yang diterima atau yang diperoleh
Penyedia Barang/Jasa atas pekerjaan yang dilakukannya dalam pelaksanaan pekerjaan ini
sesuai dengan Undang Undang Nomor 7 Tahun 1993 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana
telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang Undang Nomor 10 Tahun 1994 dan
Peraturan Pelaksanaannya.

b.

Semua pajak dan beabea lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku yang berkaitan dengan
pelaksanaan kontrak ini.
Pasal 15
BANTUAN PEMBERI TUGAS DAN KONTRAKTOR

Pengguna Barang/Jasa dalam batas kewenangannya apabila diperlukan akan memberikan bantuan
untuk mengurus penyelesaian administrasi pembayaran pajak, bea dan biaya biaya lainnya yang
harus diselesesaikan oleh Penyedia Barang/Jasa.
Pasal 16
KEADAAN KAHAR
(1).

Penyedia Barang/Jasa akan dibebaskan dari tanggung jawab atas keterlambatan yang
disebabkan oleh keadaan memaksa.

(2).

Apabila terjadi keadaan memaksa selambat lambatnya 14 (empat belas hari) kalender sejak
terjadinya keadaan tersebut, Penyedia Barang/Jasa harus segera memberitahukan secara tertulis
kepada Pengguna Barang/Jasa disertai dengan bukti bukti yang syah dari instansi yang
berwenang menyatakan telah terjadi keadaan memaksa.

(3).

Setelah Pengguna Barang/Jasa menyatakan secara resmi menerima pemberitahuan tersebut dari
Penyedia Barang/Jasa, maka atas dasar pemberitahuan tersebut Pengguna Barang/Jasa
melakukan penelitian dan evaluasi terhadap pemberitahuan tersebut dan apabila alasan dari
Penyedia Barang/Jasa dapat diterima maka kontrak dapat diperpanjang jadwal pelaksanaannya.

(4).

Adanya keadaan memaksa tersebut tidak mengurangi kewajiban Penyedia Barang/Jasa untuk
berusaha menanggulangi sehingga jadwal penyerahan barang yang telah ditetapkan dalam
kontrak dapat dipenuhi.

(5).

Selama adanya penundaan, Pengguna Barang/Jasa dibebaskan dari kewajiban membayar


kepada Penyedia Barang/Jasa karena disebabkan keadaan memaksa tersebut.

Pasal 17
PEKERJAAN TAMBAH / KURANG

(1).

Selama pelaksanaan kontrak bila secara teknis diperlukan pekerjaan tambah/kurang oleh
Pengguna Barang/Jasa, maka Penyedia Barang/Jasa harus melaksanakan dengan tambahan
biaya maksimal 10% dari jumlah harga kontrak.

(2).

Apabila dalam kontrak telah ada harga satuannya, maka harga satuan pekerjaan tambah/kurang
tersebut menggunakan harga satuan dalam kontrak.

(3).

Apabila dalam kontrak belum ada harga satuan pekerjaan tambah/kurang, maka harga satuan
pekerjaan tambah/kurang tersebut harus mengacu pada harga satuan upah materiil dan
peralatan yang telah ada dalam kontrak ini.
BAB III
S A N K S I
Pasal 18
PEMUTUSAN SEPIHAK OLEH PEMBERI TUGAS

(1).

Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakan ketentuan ketentuan sebagaimana diatur


dalam kontrak ini dengan pemberitahuan tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa mengenai
kelalaian
yang dilakukan, maka kontrak dapat diputuskan secara sepihak oleh Pengguna Barang/Jasa
dengan segala resiko ditanggung oleh Penyedia Barang/Jasa.

(2).

Selain dikenakan sanksi pemutusan kontrak sepihak tersebut, Penyedia Barang/Jasa juga
dikenakan sanksi tidak diikutsertakan dalam pelelangan pekerjaan lain yang diadakan oleh
Pengguna Barang/Jasa sampai akhir Tahun Anggaran berikutnya.

(3).

Adanya pemutusan sepihak dan sanksi tersebut tidak membebaskan Penyedia Barang/Jasa
untuk menyelesaikan semua kewajiban sampai dengan saat diterimanya pemberitahuan
pemutusan sepihak.
Pasal 19
PENYEDIA BARANG/JASA MENGUNDURKAN DIRI

Apabila Penyedia Barang/Jasa mengundurkan diri setelah ditanda tanganinya kontrak baik dengan
persetujuan maupun tanpa persetujuan Pengguna Barang/Jasa, maka jaminan pelaksanaan yang telah
diserahkan oleh Penyedia Barang/Jasa kepada Pengguna Barang/Jasa menjadi milik negara dan
dikenakan sanksi tidak diikutsertakan dalam pelelangan pekerjaan lain yang diadakan oleh Pengguna
Barang/Jasa sampai akhir Tahun Anggaran berikutnya.
Pasal 20
DENDA KETERLAMBATAN DAN PENYERAHAN
(1).

Bila Penyedia Barang/Jasa terlambat dalam melaksanakan kewajiban penyerahan pekerjaan


sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dalam kontrak, maka Penyedia Barang/Jasa
dikenakan denda keterlambatan 1/1000 dari harga kontrak untuk setiap hari keterlambatan.

(2).

Setiap denda keterlambatan akan diperhitungkan dengan pembayaran.


BAB IV
PERSELISIHAN

Pasal 21
PENYELESAIAN PERSELISIHAN
(1).

Apabila terjadi perselisihan sehubungan dengan pelaksanaan kontrak ini Pengguna Barang/Jasa
dan Penyedia Barang/Jasa akan menyelesaikan melalui musyawarah.

(2).

Apabila perselisihan tersebut tidak dapat diselesaikan secara musyawarah, maka Pengguna
Barang/Jasa dan Penyedia Barang/Jasa akan melaksanakan melalui Peradilan Umum di
Indonesia yang akan ditentukan lebih lanjut dalam Syarat Khusus Kontrak.
Setiap perselisihan tidak membebaskan Pengguna Barang/Jasa dan Penyedia Barang/Jasa untuk
menyelesaikan hak dan kewajibannya sesuai dengan kontrak.

(3).

BAB V
H U K U M
Pasal 22
HUKUM YANG BERLAKU
Hukum yang berlaku adalah hukum Indonesia, kecuali yang sudah diatur dalam kontrak ini.
BAB VI
PE N G AWAS
Pasal 23
PENGAWAS PEKERJAAN
(1).

Untuk mengawasi pelaksanaan kontrak ini Pengguna Barang/Jasa dapat menunjuk Konsultan
Pengawas Pekerjaan yang akan diberitahukan kepada Penyedia Barang/Jasa secara tertulis
untuk bertindak mewakili Pengguna Barang/Jasa sebagai Pengawas Pekerjaan.

(2).

Pengawas Pekerjaan hanya diberi wewenang untuk mengawasi pekerjaan sesuai dengan
spesifikasi teknis dan gambar yang telah ditetapkan serta memberikan saransaran mengenai
pelaksanaan pekerjaan.

(3).

Pengawas Pekerjaan dalam melaksanakan pekerjaannya apabila menimbulkan dampak


keuangan/pembiayaan maka hal tersebut harus terlebih dahulu mendapat persetujuan Pengguna
Barang/Jasa sebelum dilaksanakan.
BAB VII
KETENTUAN LAIN LAIN
Pasal 24
ADDENDUM

(1).
(2).

Halhal yang belum cukup diatur atau perubahanperubahan dalam kontrak ini akan diatur
tersendiri dalam bentuk Addendum Kontrak yang harus sudah dibuat sebelum kontrak berakhir.
Addendum Kontrak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kontrak ini.

PENYEDIA BARANG/JASA

PENGGUNA BARANG/JASA

CV. AGAPE

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN


BADAN PUSAT STATISTIK KAB.TTS

SEMUEL S NATU
DIREKTUR

ALBERTH CHRISTIAN LULAN,S.ST,M.Si


NIP. 19720210 199203 1 002

MENGETAHUI
KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK KAB.TTS

Ir. P. DIKSON BALUKH


NIP. 19671215 1994 02 1 001

SYARAT KHUSUS KONTRAK


1.

Ketentuanketentuan dalam Syarat Umum Kontrak yang tidak diubah dalam Syarat Khusus
Kontrak ini tetap berlaku.

2.

Pasal 1 (satu) Definisi :


Pengguna Barang/Jasa adalah Badan Pusat Statistik yang dalam hal ini diwakili oleh Pejabat
Pembuat Komitmen Badan Pusat Statistik Kabupaten Timor Tengah Selatan yang diangkat
berdasarkan Surat Keputusan ................ tanggal ......... 2015.

3.

Pasal 5 (lima) pemeliharaan


Pasal 5 (lima) ayat 1 (satu) diganti sebagai berikut :
Sebelum serah terima pekerjaan terakhir, Kontraktor wajib memberikan jaminan pemeliharaan
selama 180 (seratus delapan puluh) hari kalender.

4.

Pasal 6 (enam) pembayaran Kontrak diganti sebagai berikut :


A.

HARGA BORONGAN DAN CARA PEMBAYARAN.

Harga Borongan/Harga Kontrak tersebut Pasal 6 (enam) adalah sebesar Rp 199,400,000,(Seratus Sembilan Puluh Sembilan Juta Empat Ratus Ribu rupiah) sudah termasuk PPN,
termasuk pajakpajak yang harus ditanggung oleh Penyedia Barang/Jasa.
B.

C.

UANG MUKA.
a.

Uang Muka dapat diberikan oleh Pengguna Barang/Jasa kepada Penyedia Barang/Jasa
sebesar 20% (dua puluh persen) dari harga borongan/pekerjaan, atas permintaan
Penyedia Barang/Jasa dan dibayarkan setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan Surat
Jaminan Pembayaran Uang Muka dari Bank Pemerintah atau Lembaga Departemen
Keuangan lainnya dengan nilai sebesar uang muka tersebut diatas yang berlaku selama
jangka waktu kontrak.

b.

Pengembalian uang muka akan diperhitungkan dengan pembayaran angsuran masing


masing.

c.

Nilai jaminan uang muka tersebut setiap kali dapat dikurangi sesuai dengan jumlah
pengembalian yang dilaksanakan.

CARA PEMBAYARAN
Pembayaran harga borongan tersebut diatas akan dibayar oleh KPPN Kupang ke Rekening
Bank NTT Cabang Niki-niki Nomor Rekening 028.01.13.000003-5 Atas nama CV. AGAPE
dengan cara sebagai berikut :
a. Angsuran pembayaran harga borongan ini dilakukan oleh Pengguna Barang/Jasa
kepada Penyedia Barang/Jasa sesuai dengan dana yang tersedia dan dibayarkan secara

b.
c.
d.
e.
f.
g.

5.

6.

angsuran sesuai dengan prestasi fisik/kemajuan pekerjaan yang dicapai serta


dinyatakan dengan Berita Acara.
Pembayaran Angsuran Pertama dilaksanakan setelah fisik mencapai 25 %.
Pembayaran Angsuran Kedua dilaksanakan setelah fisik mencapai 60 %.
Pembayaran Angsuran Ketiga dilaksanakan setelah fisik mencapai 95 %.
Pembayaran Angsuran Keempat dilaksanakan setelah fisik mencapai 100 %.
Pembayaran terakhir sebesar 5 % dapat dilakukan pada saat masa pemeliharaan
berakhir atau penyerahan pekerjaan yang kedua
Pada prinsipnya pemborong boleh atau dapat mengambil atau mengajukan tagihan
sebesar 5% (lima prosen) kurang dari prestasi fisik/kemajuan pekerjaan yang telah
dicapai.

Pasal 9 judulnya diganti kerja sama dengan Pengusaha Golongan Ekonomi Lemah dan Program
Padat Karya.
a. Kontraktor wajib melaksanakan Program Padat Karya dengan menggunakan sebanyak
mungkin tenaga kerja lokal.
b.

Yang dimaksud dengan Golongan Ekonomi Lemah adalah GEL yang tercantum dalam
DRM setempat atau menjadi anggota asosiasi jasa konstruksi yang ada.

c.

Pekerjaan yang dapat diberikan adalah pekerjaanpekerjaan yang sesuai kesepakatan antara
Penyedia Barang/Jasa dengan yang akan disubkontrakan dan diketahui oleh Pengguna
Barang/Jasa, dan dibuat dalam Berita Acara Penyerahan Pekerjaan kepada PIHAK KETIGA
yang ditanda tangai oleh Penyedia Barang/Jasa dan Subkontraktor dan diketahui oleh
Pengguna Barang/Jasa.

d.

Penyedia Barang/Jasa melaporkan kepada Pengguna Barang/Jasa realisasi pelaksanaan


program Padat Karya dan kerja sama dengaan Pengusaha Ekonomi Lemah setiap akhir
tahun.

e.

Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab penuh terhadap pelaksanaan program Padat Karya
dan pekerjaan yang di sub-kontrakkan.

Pasal 11 Jangka Waktu Penyelesaian Pekerjaan


Diganti sebagai berikut :
a.

Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan/penyelesaian pekerjaan tersebut pada pasal 11


ditetapkan selama 90 (Sembilan puluh) hari kalender terhitung saat ditentukan mulai
melaksanakan pekerjaan yang akan diterbitkan kemudian dengan Surat Perintah Mulai
Kerja (SPMK) tanggal 03 Juni 2015 sampai dengan 31 Agustus 2015.

b.

Masa Pemeliharaan.
b.1. Jangka waktu pemeliharaan ditetapkan selama 180 (seratus delapan puluh) hari
kalender terhitung sejak berakhirnya jangka waktu Pemeliharaan sejak tanggal 01
September 2015 sampai dengan 29 Februari 2016.
b.2.

Selama masa pemeliharaan Penyedia Barang/Jasa wajib memperbaiki segala


kerusakan dan atau kekurangankekurangan terhadap pekerjaan yang timbul akibat
kelalaian Penyedia Barang/Jasa.

b.3.

Bila Penyedia Barang/Jasa ternyata tidak bersedia untuk melakukan perbaikan


tersebut dalam jangka waktu 1 (satu) minggu setelah diberitahukan secara tertulis
kepada Penyedia Barang/Jasa oleh Pengguna Barang/Jasa, maka Pengguna
Barang/Jasa dapat secara sepihak menunjuk Penyedia Barang/Jasa lain untuk

melaksanakan perbaikan tersebut dan segala biaya dibebankan kepada Penyedia


Barang/Jasa dimaksud.
7.

Pasal 22 Penyelesaian Perselisihan


Diganti sebagai berikut :
a.

Apabila terjadi perselisihan dalam melaksanakan kontrak ini, maka Pengguna Barang/Jasa
dan Penyedia Barang/Jasa akan menyelesaikan melalui musyawarah.

b.

Jika terjadi yang tidak dapat diselesaikan secara musyawarah, maka perselisihan tersebut
akan diputuskan melalui Badan Abritase Nasional Indonesia (BANI) yang terdiri dari 3
(tiga) orang yaitu :
- Seorang wakil dari Pengguna Barang/Jasa
- Seorang wakil dari Penyedia Barang/Jasa
- Seorang ahli sebagai ketua yang pengangkatannya disetujui oleh kedua belah pihak.

c.

Apabila Dewan Abritase tersebut tidak dapat menyelesaikan perselisihan tersebut, maka
kedua belah pihak sepakat untuk mengajukan perselisihan tersebut pada Pengadilan Negeri
Kls I Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.

PENYEDIA BARANG/JASA

PENGGUNA BARANG/JASA

CV. AGAPE

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN


BADAN PUSAT STATISTIK KAB.TTS

SEMUEL S NATU
DIREKTUR

ALBERTH CHRISTIAN LULAN,S.ST,M.Si


NIP. 19720210 199203 1 002

MENGETAHUI
KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK KAB.TTS

Ir. P. DIKSON BALUKH


NIP. 19671215 1994 02 1 001

SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK)


NOMOR : 05.08.002/PPK/SPMK/2015
Menunjuk Surat Perjanjian Pemborongan (Kontrak) Nomor : 05.05.001/PPK/SPK/2015 Tanggal 03
Juni 2015, dengan ini memerintahkan kepada :
N ama
JABATAN
ALAMAT

: SEMUEL S NATU
: Direktur CV. AGAPE
: Jl. Raya Niki-niki Kab. TTS

Agar memulai Pekerjaan Pemagaran Gedung Kantor dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Waktu pelaksanaan pekerjaan selama 90 (Sembilan puluh ) hari kalender, terhitung mulai
melaksanakan pekerjaan dari tanggal 03 Juni 2015 sampai dengan tanggal 30 Agustus 2015.
2. Syarat-syarat pekerjaan sebagaimana disebut dalam dokumen kontrak dan segala
perubahannya/addendum, wajib dipatuhi oleh Penyedia Barang/Jasa sebagaimana mestinya.
3. Apabila terjadi kegagalan kontrak/pelaksanaan, maka segala akibat yang terjadi sepenuhnya
menjadi tanggung jawab Penyedia Barang/Jasa.
Demikian Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) ini dikeluarkan untuk dilaksanakan dengan penuh
tanggung jawab.
SoE, 03 Juni 2015
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN
BADAN PUSAT STATISTIK KAB.TTS

ALBERTH CHRISTIAN LULAN,S.ST,M.Si


NIP. 19720210 199203 1 002
TEMBUSAN: Disampaikan Kepada Yth :
1. .......................;
2. ......................;

SoE, 02 Juni 2015


Nomor
Lampiran

: ......................
: -

Kepada Yth.
Direktur CV. AGAPE
di Tempat
Perihal :

Penunjukan Penyedia Barang/Jasa untuk Pelaksanaan Pekerjaan


Pemagaran Gedung Kantor

Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran Saudara No.: 05/AGP/V/2015 tanggal 01 Mei
2015 perihal Penawaran Biaya Pekerjaan Pemagaran Gedung Kantor dengan nilai penawaran
setelah dilakukan klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya oleh Panitia Pengadaan
Barang / Jasa Badan Pusat Statistik Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun Anggaran 2015
sebesar Rp. 199.400.000,00 (Seratus Sembilan Puluh Sembilan Juta Empat Ratus Ribu
Rupiah) termasuk PPN, telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Panitia Pengadaan
Barang/Jasa di Lingkungan Badan Pusat Statistik Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun
Anggaran 2015.
Selanjutnya
kami menunjuk
Saudara
untuk
melaksanakan
Pekerjaan
Pemagaran Gedung Kantor dan meminta Saudara untuk menandatangani Surat Perjanjian
paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah dikeluarkannya SPPBJ ini sesuai
dengan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan.
Kegagalan Saudara untuk menerima penunjukan ini yang disusun berdasarkan evaluasi
terhadap penawaran Saudara akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang
tercantum dalam Dokumen Pemilihan.
SoE, 02 Juni 2015
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN
BADAN PUSAT STATISTIK KAB.TTS

ALBERTH CHRISTIAN LULAN,S.ST,M.Si


NIP. 19720210 199203 1 002

BERITA ACARA PENYERAHAN LAPANGAN


Pekerjaan : Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Wuring
Lokasi : Kabupaten Sikka Maumere
Nomor : PC.087/04/01/Ad.MRE-2013
Tanggal : 27 NOPEMBER 2013
Pada hari ini Senin tanggal Dua Belas bulan Nopember tahun Dua Ribu Sepuluh, yang bertanda tangan dibawah
ini :
1. N A M A
JABATAN
ALAMAT

: ROBERT N. ISAK TAIL, S.ST


: Pejabat Pembuat Komitmen Bandar Udara Gewayantana Larantuka
: Jl. Soekarno Hatta No. 77 Larantuka Flores NTT
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Menteri Perhubungan Republik
Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perhubungan KP.547 Tahun 2009
tanggal
17 Desember 2009 untuk selanjutnya disebut Pengguna
Barang/Jasa.

2. N A M A
JABATAN
ALAMAT

: FERDINAND WIJAYA
: Direktur CV. RAJAWALI
: Jl. W.J. Lalamentik No. 6 Kupang
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama CV. RAJAWALI sesuai Akte pendirian
Perusahaan Nomor : 19 Tanggal 13 Oktober 2003 dan Akte Perubahan Perusahaan
Nomor : 23 Tanggal 7 Nopember 2009 oleh Notaris Emanuel Mali SH, untuk
selanjutnya disebut Penyedia Barang/Jasa.

Sesuai dengan Surat Perjanjian Pemborongan (Kontrak) Nomor: PC.087/15/XI tanggal 27 NOPEMBER 2013,
dengan ini menyatakan :
1.

Telah melakukan Serah Terima Lapangan dari PENGGUNA BARANG/JASA kepada PENYEDIA
BARANG/JASA PENGADAAN DAN PEMASANGAN GENSET 50 KVA TERMASUK PANEL
DISTRIBUSI DAN ACOSKabupaten Sikka Provinsi NTT tahun anggaran 2013.

2.

Semenjak serah terima ini dilakukan maka seluruh tanggung jawab disebutkan dokumen kontrak menjadi
kewajiban PENYEDIA BARANG/JASA sampai dilakukan Serah Terima kembali pekerjaan dari
PENYEDIA BARANG/JASA kepada PENGGUNA BARANG/JASA.

3.

PENYEDIA BARANG/JASA wajib menjaga ketertiban dan mengutamakan kepentingan / kelancaran


umum selama pelaksanaan pekerjaan berlangsung.

Demikian Serah Terima Lapangan ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
PENYEDIA BARANG/JASA

PENGGUNA BARANG/JASA

CV. RAJAWALI

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN


BANDAR UDARA GEWAYANTANA LARANTUKA
PELABUHAN MAUMERE

FERDINAND WIJAYA
DIREKTUR

ROBERT N. ISAK TAIL, S.ST


NIP. 19711107 199803 1 010