Anda di halaman 1dari 5

"Penampilan adalah image. Merupakan representasi dari citra diri dan kepribadian seseorang.

Cara berpakaian dan berdandan seseorang juga merupakan cerminan kepribadian dan menjadi
bagian dari pola perilaku seseorang, ungkap Ratna.
Bahkan, imbuhnya, bisa dibilang, penampilan adalah satu bagian penting terkait pembentukan
citra profesional serta memberi rasa kepercayaan diri yang tinggi untuk mengekspresikan
kompetensi yang dimiliki. Artinya, orang akan menilai seseorang pertama kali dari
penampilannya, baru pola pemikiran, perilaku, dan lainnya.
Dari penampilan, orang bisa menilai bagaimana gaya hidup seseorang. Itulah kenapa,
penampilan menjadi hal yang penting dan harus diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari. Baik
di dunia kerja maupun dalam konteks sosial yang lain. Intinya, penampilan itu yang utama. Jika
penampilan keliatan jorok, maka penilaian orang pasti gak baik deh, ucap gadis yang mengaku
akan mengembangkan bisnis salon kecantikan milik orang tuanya ini. (*/sam/ngh)
Penampilan mencerminkan kepribadian seseorang
1. Apakah benar penampilan itu penting dalam hidup seseorang?
Penampilan adalah bagian dari gambaran atau cermin dari kepribadian seseorang. Maka ketika
seseorang berpenampilan rapi dalam berpakaian, hal tersebut menunjukkan bahwa orang tersebut
menaruh perhatian dengan dirinya.
Kebanyakan orang berpakaian kerja di dalam kantornya dengan tidak terlalu mengikuti aturan
atau cara berpakaian kerja pada umumnya. Namun, mereka lebih ke fashionable atau mengikuti
mode yang sedang in karena memang seperti itulah ritme dunianya.
Bagi karyawan atau karyawati dengan jabatan di perusahaan terutama yang selalu berhadapan
dengan customer atau pelanggan, tentu sangat mengutamakan penampilan. Misalnya saja profesi
seperti customer service, teller, kasir untuk di bank. Lain halnya jika bekerja di bidang developer
dan properti, penampilan yang harus diperhatikan adalah bagian sales dan marketing serta public
relations.
Berbeda lagi di perhotelan, yang perlu diperhatikan adalah pada bagian receptionist, food and
beverage, bartender, house keeper dan bahkan chef sekalipun yang terkadang keluar dari ruang
kerjanya yaitu dapur dan akan terlihat langsung oleh tamu.
Jadi sangatlah jelas bahwa didalam kehidupan, tentu saja setiap orang ingin terlihat menarik.
Oleh karena itu, penampilan sangatlah penting dalam kehidupan seseorang, terutama bagi para
remaja.

2. Penampilan Saat Bekerja


PENAMPILAN tak bisa dipungkiri adalah cerminan sosok dan citra diri yang sangat berperan
terhadap penilaian orang lain terhadap seseorang. Bahkan, dalam berbagai hal, penampilan bisa
menjadi 'modal utama' agar tidak dipandang sebelah mata relasinya.
Pentingnya penampilan itulah yang membuat rangkaian menata penampilan menjadi hal yang
harus mendapat porsi perhatian tersendiri oleh setiap orang. Tak hanya dalam kehidupan pribadi
maupun sosial, tapi juga mencakup kehidupan karir seseorang.
Bahkan bisa dibilang, penampilan adalah satu bagian penting terkait pembentukan citra
profesional serta memberi rasa kepercayaan diri yang tinggi untuk mengekspresikan kompetensi
yang dimiliki.
"Penampilan adalah image. Merupakan representasi dari citra diri dan kepribadian
seseorang. Cara berpakaian dan berdandan seseorang juga merupakan cerminan kepribadian
dan menjadi bagian dari pola perilaku seseorang,"jelas S Susilowati, Senior Executive HRD
PT Batamindo Investment Cakrawala Batam.
Itu artinya, orang akan menilai seseorang pertama kali dari penampilannya, baru pola pemikiran,
perilaku, dan lainnya. Bahkan dari penampilan, orang bisa menilai bagaimana gaya hidup
seseorang. Itulah kenapa, penampilan menjadi hal yang penting dan harus diperhatikan dalam
kehidupan sehari-hari. Baik di dunia kerja maupun dalam konteks sosial yang lain.
Walau cara berpakaian atau berpenampilan sangat erat kaitannya dengan pembangunan rasa
kepercayaan diri, tapi rasa percaya diri yang dilandasi penampilan fisik sifatnya hanya sementara
saja. Itu karena, hal tersebut sifatnya ekstrinsic atau dari luar diri.
Orang dengan tipe itu, tidak jarang cenderung memperhatikan penampilannya habis-habisan.
Tujuannya ya untuk menumbuhkan rasa percaya diri. Misalnya lewat pakaian, aksesori, dan
sebagainya. Dan jika sesuatu yang dibanggakan itu tidak ada, maka orang bersangkutan akan
langsung merasa tidak percaya diri atau bahkan menarik diri dari lingkungannya.
Meski cukup banyak orang yang rasa kepercayaan dirinya terdongkrak oleh penampilan, tapi ada
juga orang yang akan tetap merasa percaya diri meski penampilannya seadanya. Itu karena,
sumber kepercayaan diri orang bersangkutan lebih bersifat intrinsic atau dari dalam diri.

Mengingat penampilan erat kaitannya terhadap pembentukan citra diri, setiap orang tentunya
harus mulai memperhatikan penampilan masing-masing. Tak sebatas orang dengan profesi
tertentu saja tapi bagi siapapun yang bekerja maupun tidak bekerja.

3. Sesuaikan Penampilan Dengan Lingkungan Kerja


Itu karena, penampilan menentukan kesan awal yang bakal tertangkap pada diri kita. Jika kesan
awal saja tidak baik, maka tidak tertutup kemungkinan bila kesan berikutnya akan terpengaruh
oleh kesan pertama.
Itulah kenapa front office staff harus lebih memperhatikan penampilan. Sebab, setiap perusahaan
atau kantor pasti ingin memiliki citra atau image positif di hadapan pelanggannya. Jika
penampilan staff nya kurang bagus, terkesan seadanya atau bahkan seenaknya, maka pelanggan
akan menggeneralisir perusahaan juga demikian.
"Atasan atau bawahan sama saja. Artinya aspek penampilan tetap sama-sama harus
diperhatikan. Atasan yang klimis, rapi dan bersih pasti akan menimbulkan perasaan nyaman,
senang dan bangga bagi bawahan atau anak buahnya," ungkap S Susilowati Senior Executive
HRD PT Batamindo Investment Cakrawala Batam.
Coba bandingkan jika atasan kita bau, tidak rapi dan semrawut. Kita sebagai anak buahnya juga
pasti tidak betah berlama-lama bersama atasan. Bukan itu saja, penilaian kita terhadap atasan
juga menjadi berkurang.
"Penampilan mendukung wibawa, meskipun sebenarnya kewibawaan tidak sepenuhnya
ditentukan oleh penampilan. Ada yang sederhana, tapi juga tetap terkesan berwibawa.
Sederhana berbeda pengertian dengan seadanya lho ya ..," ungkap salah satu psikolog yang
kerap disapa Susi ini.

Meski penting, tapi perhatian terhadap penampilan juga harus disesuaikan dengan kewajaran.
Kewajaran disini maksudnya sesuai dengan kondisi serta lingkungan tempat kita bekerja. Sebab,
berpenampilan yang tidak sesuai dengan kondisi atau lingkungan pada akhirnya akan
menimbulkan penilaian tersendiri pada diri kita.
Sebut saja, terlalu banyak memakai aksesoris atau perhiasan akan mengesankan kita sebagai
orang yang senang pamer dan sebagainya. Begitu juga dengan wanita yang suka berpakaian
serba mini, padahal di kantornya banyak karyawan pria. Tindakan itu tentunya akan memancing
perhatian lebih.
"Pandangan orang terhadap penampilan kita apakah negatif atau positif sangat tergantung
cara kita menampilkan diri kita di hadapan mereka. Itulah kenapa kita harus pintar
menyesuaikan penampilan dengan lingkungan pekerjaan.
4. Segarkan Melalui Perubahan Kesan
PENAMPILAN memang erat kaitannya dengan citra diri atau image seseorang. Tapi bukan
berarti, kita tidak boleh melakukan penyegaran terhadap penampilan diri. Itu karena, untuk
menyegarkan penampilan, tidak harus selalu mengubah image.
"Setiap orang memiliki kepribadian khas masing-masing. Khasnya kita itulah yang akan
membentuk image kita. Jadi mengubah image tidak bisa dilakukan secara instant. Gaya
berpakaian atau berpenampilan bisa berubah sesuai dengan tren, tapi image yang sudah
terbentuk tidak dengan mudah bisa diubah," kata S Susilowati, Senior Executive HRD PT
Batamindo Investment Cakrawala Batam.
Sehingga, bagi yang ingin melakukan penyegaran terhadap penampilan bisa 'bermain' melalui
perubahan kesan. Sebut saja, jika biasanya kita memakai baju warna gelap, sekali waktu bisa
diubah dengan kostum berwarna lebih cerah. Perubahan itu akan memunculkan kesannya
berbeda tapi personal imagenya tetap sama.
Permainan warna tersebut juga bisa dilakukan ketika Anda ingin mendapatkan kesan tertentu
ketika menghadiri satu momen penting. Khususnya berkaitan dengan waktu atau biasa disebut
sebagai elemen waktu sebagai penentu penampilan.
Dalam berbusana di sela aktivitas pekerjaan itu sendiri, sebenarnya ada aturan tak tertulis yang
penting untuk dipahami. Yakni berdasarkan waktu, tempat dan jenis acara yang dihadiri.
Pentingnya penyesuaian itu tentunya berkaitan dengan keinginan untuk menghindari kejadian
saltum alias salah kostum.
Meski ada cukup banyak perbedaan gaya berbusana berdasarkan sejumlah faktor, tapi bukan
berarti setiap orang harus memiliki banyak kostum untuk memenuhi 'standar' tersebut. Sebab,
kemampuan padu padan atau mix and match pastinya akan menjadi solusi mengatasi
keterbatasan.

Semoga dengan adanya artikel Pentingnya Penampilan Dalam Kehidupan" ini dapat memberi
motivasi bagi IndiestyleR semua.

Info tersebut disampaikan oleh Indiestyle


Sumber: neisha-diva.blogspot
Suka Komentari Bagikan

Tiga Akar Atu, Andien D'decker, Whyoe De dan 5 lainnya menyukai ini.

Facebook 2012 Bahasa Indonesia


Seluler Cari Teman Lencana Orang Halaman Tentang Buat Iklan Buat Halaman
Pengembang Karier Privasi Kuki Ketentuan Bantuan