Anda di halaman 1dari 1

JALAN KESEHATAN SUDAH TIDAK SEHAT LAGI

Jalan Kesehatan adalah sebuah jalan yang terletak antara RSUD Sardjito
dan Kampus UGM klaster Kedokteran. Nama Kesehatan nampaknya sudah pas
disematkan pada jalan itu karena lokasinya membelah dua instansi yang
bergerak di bidang kesehatan. Namun faktanya adalah nama kesehatan yang
diberikan tidak dapat dicerminkan dari lingkungan yang berada di sekitar jalan
kesehatan.
Apa yang salah dengan jalan kesehatan? Walaupun terhitung sebagai jalan
yang sempit, Jalan Kesehatan yang lokasinya berada di tempat yang strategis di
manfaatkan oleh warga sekitar untuk mengais rupiah. Mulai dari angkirngan,
warung makan, toko kelontong, hingga lahan parkir. Mereka semua
menggunakan bahu jalan untuk mendirikan lapak mereka. Entah mereka
mendirikan tempat yang tidak permanen atau sudah semi permanen, yang pasti
lapak mereka terlihat berdiri kokoh dan susah untuk diusik atau dipindahkan.
Lebih dari itu jalan yang sudah menyempit karena sebagian bahu jalan sudah di
gunakan untuk lapak pedangan harus dipersempit lagi untuk digunakan lahan
parkir oleh para pemilik lapak atau tukang parkir dadakan yang mencari
kesempatan dalam kesempitan. Lahan parkir liar yang tumbuh tidak hanya di
satu sisi jalan saja, tetapi di kedua sisi jalan. Dapatkah kita bayangkan? Sebuah
jalan sempit, hampir 4/7 bagiannya di gunakan bukan untuk jalan pada
umumnya.
Lalu, di mana ketidaksehatan Jalan Kesehatan ini? Ketidaksehatan yang
pertama lahir dari angkringan dan warung makan. Mereka