Anda di halaman 1dari 1

NAMA;EZER LUMBANTOBING

NIM;155120401111045
JURUSAN:ILMU PEMERINTAHAN
KELAS:B-1
ALBERT SPEER
Albert Speer merupakan arsitek dan juga menteri persenjataan hitler,ian bertanggung jawab
agar mesin perang jerman tetap beroperasi.Albert Speer membuat kebijakan perbudakan
missal dengan merekrut pekerja dari negeri lain dan di perlakukan tidak manusiawi dan juga
brutal.Albert speer pun ditangkap ke penjara Numberg karena ia penjahat perang besar.untuk
menaikkan produksi Albert Speer membuat penderitaan bagi jutaan pekerja paksa dengan
cara diperbudak yang mengakibatkan para pekerja menderita luka-luka dan juga mati.pada
saat persidangan jaksa penuntut Robert Jackson dari Amerika Serikat memperlihatkan bukti
documenter kekejaman di kamp pertahanan yang sangat sadis,pada saat siding pembelaan
Albert Speer,ia membuat kejutan dengan berkhianat ia membuat pembelaan bahwa ia
berencana membunuh hitler dengan cara memasukkan gas lewat lubang udara ke bunker
milik hitler,dan juga Albert speer menentang hitler pada saat Hitler kalah perang Hitler
menyuruh agar semua dihancurkan dan hal itu membuat rakyat jerman terpuruk dan Albert
speer tidak sependapat dengan hitler dengan cara menentang hitler dan mengakui pada furher
dan Albert speer bertanggung jawab atas tindakannya bahwa ia menolak rezim hitler,setelah
persidangan yang alot dan mendengarkan pernyataan Albert speer ia di jahuhi hukuman 20
tahun penjara karena menyadari kejahatan rezim hitler dan juga menentang hitler.
Perbandingan ideologi nazisme dengan ideologi pancasila
Nazisme bukanlah sebuah ideologi baru, melainkan sebuah kombinasi dari berbagai ideologi
dan kelompok yang memiliki kesamaan pendapat tentang penentangan Perjanjian Versailes
dan kebencian terhadap Yahudi dan Komunis yang dipercaya berada di balik perjanjian
tersebut. Ideologi Nazi menekankan pada kemurnian ras orang-orang Jerman dan
menyingkirkan kaum yang mereka sebut sebagai Lebensunwertes Leben (di antaranya
Yahudi, orang Slavia) sedangkan ideologi pancasila adalah sebagai sarana pemersatu
masyarakat, sehingga dapat dijadikan prosedur penyelesaian konflik, dapat kita telusuri dari
gagasan para pendiri negara Indonesia tentang pentingnya mencari nilai-nilai bersama yang
dapat mempersatukan berbagai golongan masyarakat di Indonesia.