Anda di halaman 1dari 6

GEJALA MEDAN TINGGI

PEMELIHARAAN DALAM KEADAAN


BERTEGANGAN (PDKB)

Disusun Oleh :
Nama

: Hendra Suherman

No. Reg

: 5115127099

Prodi

: Pend. Teknik Elektro Non. Reguler

UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA


DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
2014

Untuk lebih menyukseskan Visi PLN menuju Perusahaan Listrik yang bisa bersaing di
tingkat internasional, maka PLN terus berupaya melakukan perubahan-perubahan ke arah
yang lebih baik agar visi tersebut bisa tercapai terutama dari sisi teknik perusahaan
berupaya terus melakukan perbaikan agar citranya di masyarakat bisa terangkat sehingga
keluhan-keluhan pelanggan selama ini dapat lebih diminimalisir. Salah satu misinya yaitu
dapat mengurangi pemadaman listrik yang terencana dalam melaksanakan pemeliharaan
jaringan dan salah satu teknik yang mendukung solusi tersebut adalah teknik PDKB
(Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan).

Tahun 1984, PLN mengirimkan salah satu pegawai terbaiknya untuk mengikuti pelatihan
PDKB di Perancis dan setelah kembali ke Indonesia dengan berbekal ilmu tersebut di
bentuk tim dari lingkungan beliau bekerja di PLN Udiklat Semarang dan melatihnya
dengan peralatan yang sudah ada.
Tahun 1993 atau tepatnya tanggal 10 Nopember 1993 di PLN Udiklat Semarang
terbentuklah satu tim pertama yang siap dan menjadi cikal bakal terbentuknya PDKBPDKB yang lain di seluruh Indonesia.
Selanjutnya pada tahun 1994 terbitlah SK Direksi Nomer : 057.K/7003/DIR/1994 tanggal
13 Desember 1994 yang merupakan dasar hukum terbentuknya Tim PDKB di PLN.

Organisasi PDKB terbagi menjadi 2 yaitu PDKB Tegangan Tinggi/Tegangan Ekstra Tinggi
(TT/TET) dan PDKB Tegangan Menengah. PDKB TT/TET hingga saat ini baru terbentuk
2 PDKB TT/TET yaitu di PLN P3B Jawa Bali dan PLN P3B Sumatera.
Sedangkan PDKB TM terdapat 31 Unit PLN yang telah melaksanakan PDKB TM yang
terbagi menjadi :
1. Indonesia Bagian Barat: Nangrroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Sumatera
Barat, Riau, S2JB, Lampung.
2. Indonesia Bagian Timur: Kalimantan Selatan & Tengah, Sulawesi Utara dan
Tenggara, Sulawesi Selatan & Barat, Maluku dan Maluku Utara
3. Jawa Bali: Distirbusi Bali, Distribusi Jatim, Distribusi Jateng dan DIY, Distribusi
Jawa Barat & Banten dan Distribusi Jaya & Tangerang

Sedangkan tugas utama PDKB TT/TET di Gardu Induk adalah sebagai berikut:
1. Perbaikan Klem membara
2. Perbaikan / penggantian isolator busbar
3. Perbaikan kawat rantas
4. Perbaikan PMS, LA, CT, PT, PMT
Ketentuan Kerja PDKB TT/TET Petugas PDKB dalam melaksanakan tugas harus dilandasi
dengan SOP operasi sistem, antara lain reclose blok harus dilakukan, prosedur K3, instruksi
kerja (IK) setiap jenis pekerjaan harus dimiliki, hanya diperkenankan mengerjakan off line
20 persen dari seluruh kegiatan dan dalam melaksanakan pekerjaan off line reclose blok
tetap harus dilakukan.

Sumber daya manusia merupakan yang tidak dapat dipisahkan bagi keberhasilan
perusahaan. Visi dan Misi Perusahaan akan tercapai jika memiliki SDM yang mumpuni
yang mampu bekerja dengan profesionalisme tinggi. Perlu pembinaan dan pengembangan
manajemen secara berkelanjutan terhadap peningkatan hard dan soft competency anggota
Tim PDKB agar tujuan yang dicanangkan tercapai sesuai dengan rencana.

Sebanyak 163 pegawai sudah dilatih menjadi anggota Tim PDKB TT/TET. Mereka terdiri
dari pegawai PLN P3B JB sebanyak 97 orang dan sisa PLN P3B Sumatera. Secara rinci di
PLN P3B JB berhasil didik SUPERVISOR PDKB

(10 Orang di tahun 2003/2004),

PELAKSANA PDKB (36 Orang tahun 2003/2004) dan Program DIPLOMA 1 (D1)
PELAKSANA PDKB (51 Orang tahun 2007/2008). Sisa ditempatkan di PLN P3B
Sumatera.