Anda di halaman 1dari 15

PERPINDAHAN

PANAS

KONDUKSI
Present By
Hakimul Amrullah
Adhiim Latifatur R
Meilan Irma Dani
Wulandari S. A

Pengertian
Perpindahan
kalor
secara konduksi ialah
perpindahan kalor secara
hantaran
yaitu
perpindahan kalor tanpa
memindahkan
zat
perantaranya.
Pada
peristiwa
perpindahan
kalor
secara
konduksi
yang berpindah hanya
energi
kalornya
saja.
Umumnya
perpindahan
kalor
secara
konduksi

Hukum Fourier
Hukum Fourier menyatakan
bahwa laju perpindahan kalor
dengan
sistemkonduksi
dinyatakan dengan :
Gradien temperatur dalam
arah-xdinyatakan
dengan,dT/ dx.
Luas perpindahan kalor arah
normal pada arah aliran
kalor,A.

Aplikasi konduksi dalam kehidupan


sehari-hari
1. Memasakairmenggunakanpancilogam
Aliranpanasdariapiakanmerambatmelaluiat
om-atomdalamlogam.
Logam
kemudian
meneruskan panas yang diterimanya dari api
ke molekul-molekul air. Logam merupakan
konduktor panas yang baik sehingga panas dari
api akan cepat di hantarkan dan menyebabkan
air segera mendidih
2. Membuatkopiatauminumanpanas
Ketikakitamembuatkopiatauminumanpanas,
lalukita

3. Membakarbesilogamdansejenisnya
Saatkitamembakarbesilogamdansejenisnya.
Walau
hanyasalahsatuujungdaribesilogamtersebutyan
g
dipanaskan, namun panasnya akan
menyebar ke seluruh bagian logam sampai ke ujung
logam yang tidak ikut dipanasi. Hal ini menunjukkan
panas berpindah dengan perantara besi logam
tersebut.
4. Setrikalistrik
Setrika listrik akan menerima panas dari konversi
energi listrik. Panas dari energi listrik ini akan
diteruskan ke lempengan logam pada setrika, dan
panas akan di teruskan keseluruh permukaan logam
secara konduksi.

5. Solder
Untuk melekatkan komponen elektronika
ke papan rangkaian kita menggunakan
cairan timah dengan menyoldernya.
Solder listrik akan menerima panas dari
konversi energi listrik. Panas dari energi
listrik
ini
akan
diteruskan
ke
ujunglogampadasolder
yang
di
sentuhkan ke timah yang diposisikan
dikaki-kaki komponen elektronika yang
akan di lekatkan.

Konduksi steady state


Steady state merupakan
kondisi ketika
beberapa variabel proses seperti tekanan,
temperatur, letak atau posisi tidak berubah
terhadap waktu yang diberikan . Konduksi
steady state ada beberapa macam , yaitu :
a. Bidang Datar
b. Bidang Datar Berlapis
c. Siilinder
d. Silinder Berlapis
e. Bola

KONDUKSI BIDANG DATAR


Jika
pada
suatu
benda
terjadi
perpindahan
panas
dari
bagian
bersuhu tinggi ke bagian bersuhu
rendah

KONDUKSI
BIDANG DATAR BERLAPIS
Jika dalam suatu sistim terdapat lebih dari
satu lapisan dinding yang terbuat dari
bahan yang berbeda, maka analisa
konduksi
kalor
akan
menjadi
:

KONDUKSI SILINDER
Sebuah dinding satu lapis, berbentuk silinder,
terbuat
dari
bahan
homogen
dengan
konduktivitas termal tetap dan suhu permukaan
dalam dan suhu permukaan luar seragam. Pada
jari-jari tertentu luas yang tegak lurus terhadap
aliran kalor konduksi radial adalah 2rL, dimana
L adalah panjang silinder.

KONDUKSI
SILINDER BERLAPIS
Untuk analisa silinder yang
mempunyai lebih dari satu
dinding, dapat digunakan
konsep tahanan termal.
Sekarang diandaikan suatu
dinding silinder dilapisi
oleh dua lapisan isolasi
untuk
mencegah
kalor
keluar ataupun masuk

KONDUKSI BOLA
Konduksi panas melalui bola dengan
temperatur permukaan dalam dan
luarnya seragam dan konstan

KONDUKSI
UNSTEADY STEAT
Perpindahan panas yang suhunya
berubah karena bahan dipanaskan
atau didinginkan
Prosesnya sangat rumit, yang
melibatkan penyelesaian yang
menggunakan persamaan Fourier
yang ditulis dalam bentuk diferensial
parsial dalam 3 dimensi

ENT
M
M
O
C
!!
NOW

KONDUKSI /
2B