Anda di halaman 1dari 5

MESIR

‫جمهورّية مصر العربّية‬


Jumhūriyat Misr al-Arabiyah

Bendera

Motto: —
Lagu kebangsaan: Biladi, Biladi, Biladi

Ibu kota
Kairo
(dan kota terbesar)
Bahasa resmi Arab
Pemerintahan Republik
- Presiden Hosni Mubarak
- Perdana Menteri Ahmed Nazif
Kemerdekaan
Dari Britania Raya
- Disetujui
- 28 Februari 1922
- Deklarasi
18 Juni 1953
Luas
- Total 997,739 km2 (30)
- Air (%) 0,6%
Penduduk
- Perkiraan 2005 77.505.756 (15)
- Sensus 2004 76.117.420
- Kepadatan 77/km2 (93)
PDB (KKB) Perkiraan 2005
- Total US$282,3 miliar (31)
- Per kapita US$1.350 (115)
Mata uang Pound (EGP)
Zona waktu (UTC+2)
- Musim panas (DST) (UTC+3)
Domain internet .eg
Kode telepon 20

Republik Arab Mesir, lebih dikenal sebagai Mesir, (bahasa Arab: ‫)مصصصر‬
adalah sebuah negara yang sebagian besar wilayahnya terletak di Afrika bagian timur
laut. Dengan luas wilayah sekitar 997.739 km² Mesir mencakup Semenanjung Sinai
(dianggap sebagai bagian dari Asia Barat Daya), sedangkan sebagian besar
wilayahnya terletak di Afrika Utara. Mesir berbatasan dengan Libya di sebelah barat,
Sudan di selatan, jalur Gaza dan Israel di utara-timur. Perbatasannya dengan perairan
ialah melalui Laut Tengah di utara dan Laut Merah di timur.
Mayoritas penduduk Mesir menetap di pinggir Sungai Nil (sekitar 40.000
km²). Sebagian besar daratan merupakan bagian dari gurun Sahara yang jarang
dihuni. Mesir terkenal dengan peradaban kuno dan beberapa monumen kuno
termegah di dunia, misalnya Piramid Giza, Kuil Karnak dan Lembah Raja serta Kuil
Ramses. Di Luxor, sebuah kota di wilayah selatan, terdapat kira-kira artefak kuno
yang mencakup sekitar 65% artefak kuno di seluruh dunia. Kini, Mesir diakui secara
luas sebagai pusat budaya dan politikal utama di wilayah Arab dan Timur Tengah.
POLITIK
Mesir berbentuk republik sejak 18 Juni 1953. Mesir adalah negara pertama
yang mengakui kedaulatan Indonesia. Mohamed Hosni Mubarak telah menjabat
sebagai Presiden Mesir selama lima periode, sejak 14 Oktober 1981 setelah
pembunuhan Presiden Mohammed Anwar el-Sadat. Selain itu, ia juga pemimpin
Partai Demokrat Nasional. Perdana Menteri Mesir, Dr. Ahmed Nazif dilantik pada 9
Juli 2004 untuk menggantikan Dr. Atef Ebeid.
Kekuasaan di Mesir diatur dengan sistem semipresidensial multipartai. Secara
teoritis, kekuasaan eksekutif dibagi antara presiden dan perdana menteri namun
dalam prakteknya kekuasaan terpusat pada presiden, yang selama ini dipilih dalam
pemilu dengan kandidat tunggal. Mesir juga mengadakan pemilu parlemen
multipartai.
Pada akhir Februari 2005, Presiden Mubarak mengumumkan perubahan
aturan pemilihan presiden menuju ke pemilu multikandidat. Untuk pertama kalinya
sejak 1952, rakyat Mesir mendapat kesempatan untuk memilih pemimpin dari daftar
berbagai kandidat. Namun, aturan yang baru juga menerapkan berbagai batasan
sehingga berbagai tokoh, seperti Ayman Nour, tidak bisa bersaing dalam pemilihan
dan Mubarak pun kembali menang dalam pemilu.

DEMOGRAFI
Mesir merupakan negara Arab paling banyak penduduknya sekitar 74 juta
orang. Hampir seluruh populasi terpusat di sepanjang Sungai Nil, terutama
Iskandariyah dan Kairo, dan sepanjang Delta Nil dan dekat Terusan Suez. Hampir
90% dari populasinya adalah pemeluk Islam dan sisanya Kristen (terutama
denominasi Coptic.
Penduduk Mesir hampir homogenous. Pengaruh Mediterania (seperti Arab
dan Italia) dan Arab muncul di utara, dan ada beberapa penduduk asli hitam di
selatan. Banyak teori telah diusulkan mengenai asal-usul orang Mesir, namun tidak
ada yang konklusif, dan yang paling banyak diterima adalah masyarakat Mesir
merupakan campuran dari orang Afrika Timur dan Asiatik yang pindah ke lembah
Nil setelah zaman es. Orang Mesir menggunakan bahasa dari keluarga Afro-Asiatik
(sebelumnya dikenal sebagai Hamito-semitic).
PEMBAGIAN ADMINISTRATIF

GOVERNORAT MESIR

Mesir dibagi menjadi 26 governorat (muhafazat; tunggal – muhafazah):

• Aswan • al-Gharbiyah • al-Qahirah


• Asyut • al-Iskandariyah • al-Qalyubiyah
• al-Bahr al-Ahmar (Alexandria) • Qina
• Bani Suwayf • al-Isma'iliyah • Shamal Sina'
• al-Buhayrah • Janub Sina' • ash-Sharqiyah
• Bur Sa'id • al-Jizah • Suhaj
• ad-Daqahliyah • Kafr ash Shaykh • as-Suways
• Dumyat • Matruh
• al-Wadi al-Jadid
• al-Minufiyah
• al-Fayyum
• al-Minya
AGAMA
Agama memiliki peranan besar dalam kehidupan di Mesir. Secara tak resmi,
adzan yang dikumandangkan lima kali sehari menjadi penentu berbagai kegiatan.
Kairo juga dikenal dengan berbagai menara masjid dan gereja. Menurut konstitusi
Mesir, semua perundang-undangan harus sesuai dengan hukum Islam. Negara
mengakui mazhab Hanafi lewat Kementerian Agama. Imam dilatih di sekolah
keahlian untuk imam dan di Universitas Al-Azhar, yang memiliki komite untuk
memberikan fatwa untuk masalah agama. 90% dari penduduk Mesir adalah penganut
Islam, mayoritas Sunni dan sebagian juga menganut ajaran Sufi lokal. Sekitar 10%
penduduk Mesir menganut agama Kristen; 95% dalam denominasi Koptik (Koptik
Ortodoks, Katolik Koptik, dan Protestan Koptik.

PENDIDIKAN
Secara historis, modernisasi pendidikan di Mesir berawal dari pengenalan
kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi Napoleon Bonaparte pada saat penaklukan
Mesir. Kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi yang dicapai Napoleon Bonaparte
yang berkebangsaan Perancis ini, memberikan inspirasi yang kuat bagi para
pembaharu Mesir untuk melakukan modernisasi pendidikan di Mesir yang
dianggapnya stagnan. Diantara tokoh-tokoh tersebut Jamaluddin al-Afghani,
Muhammad Abduh, dan Muhammad Ali Pasha. Dua yang terakhir, secara historis,
kiprahnya paling menonjol jika dibandingkan dengan tokoh-tokoh yang lain.
Sistem Pendidikan di negara Mesir meliputi:
1. Sekolah Dasar (Ibtida’i).
2. Sekolah Menengah Pertama (I’dadi).
3. Sekolah Menengah Atas (Tsanawiyah ‘Ammah).
4. Pendidikan Tinggi.