Anda di halaman 1dari 2

Peta penguasaan faktor produksi dalam masyarakat akan menentukan pola distribusi

pendapatan, dengan demikian distribusi barang dan jasa hasil produksi nasional adalah tidak
meratanya kepemilikan faktor-faktor produksi.
Perbedaan kepemilikan faktor-faktor produksi pada dasarnya adalah suatu hal yang alamiah
dan wajar karena adanya perbedaan kualitas manusiawi, perbedaan kesempatan dan karena
adanya berbagai hal yang berada di luar kendali manusia yang menempatkan masing-masing orang
pada situasi yang berbeda-beda.
Tetapi walaupun demikian perbedaan kepemilikan faktor produksi dalam suatu masyarakat
tidak boleh terlalu lebar. Dan adalah merupakan tugas setiap pemerintah untuk mewujudkan hal
tersebut, bukan diserahkan begitu saja kepada pasar. Pemerintah harus mengoreksi atau
memimpin pasar supaya perbedaan antara mereka yang kaya dan yang miskin tidak terlalu lebar.
Semakin

merata

distribusi

kekayaan

dan

pendapatan

suatu

negara

semakin

stabil

perekonomiannya; karena semakin merata pendapatan masyarakat maka makin kurang fluktuatif
demand atas barang dan jasa.
Sumberdaya manusia adalah faktor produksi yang utama yang dimiliki oleh setiap individu.
Karena itu pemerataan kepemilikan faktor produksi dalam masyarakat harus dimulai dari usahausaha peningkatan kualitas sumberdaya manusia. Memberikan kesempatan dan modal berupa
uang, tanah dan barang-barang, tanpa meningkatkan kualitas sumberdaya manusia mereka justru
akan menyebabkan pemborosan dan kerugian bagi perekonomian nasional. Berapapun banyaknya
uang yang diberikan kepada mereka yang tidak mampu mengelola dan memanfaatkannya dengan
baik, hal itu akan seperti menuangkan air ke atas pasir. Uang dan bantuan tersebut pada akhirnya
akan habis dikonsumsi dan mereka akan segara kekurangan kembali.
Karena itu adalah suatu hal yang cerdik jika pemerintah membelanjakan banyak uang untuk
membangun sumberdaya manusianya. Ada 3 keuntungan ganda yang diperoleh : pembelanjaan itu
akan (1) menstimulasi ekonomi, (2) meningkatkan kapasitas produksi mesin ekonomi nasional dan
(3) memeratakan pendapatan.
Termasuk dalam jenis pembelanjaan ini adalah pemberian beasiswa atau pinjaman lunak
untuk keperluan pendidikan; menyediakan makanan bergizi kepada para siswa sekolah dan anakanak; memberikan kredit murah bersubsidi untuk mendidik dan menghasilkan pengusahapengusaha yang berkualitas. Kewiraswastaan adalah faktor produksi yang sangat penting yang
masih sangat kurang baik dalam jumlah maupun mutunya di negeri ini.
Pada dasarnya peningkatan sumberdaya manusia akan selalu terkait dengan bidang
pendidikan dan pemeliharaan-peningkatan kesehatan masyarakat. Karena itu pembelanjaan
pemerintah dalam bidang tersebut haruslah dimaksimalkan baik dalam jumlah uang maupun dalam
optimimalisasinya. Jangan sampai pembelanjaan tersebut bocor ke kantong-kantong mereka yang
tidak

berhak

Selengkapnya

pendapatan_54ff9832a33311c34f5104cc

http://www.kompasiana.com/ojidnatus/pemerataan-