Anda di halaman 1dari 4

5

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A. Ringkasan Jurnal
1. Dzikir
Dzikir merupakan suatu perbuatan mengingat, menyebut,
mengerti, menjaga dalam bentuk ucapan-ucapan lisan, gerakan hati
atau gerakan anggota badan yang mengandung arti pujian, rasa syukur
dan doa dengan cara-cara yang diajarkan oleh Allah dan Rasul-Nya,
untuk memperoleh ketentraman batin, atau mendekatkan diri
(taqarrub) kepada Allah, dan agar memperoleh keselamatan serta
terhindar dari siksa Allah (Suhaimie, 2005 dalam Sari, 2012).
2. Kecemasan
Kecemasan merupakan respon individu terhadap suatu keadaan
yang tidak menyenangkan dan dialami oleh semua makhluk hidup
dalam kehidupan sehari-hari. Kecemasan merupakan pengalaman
subjektif dari individu dan tidak dapat diobservasi secara langsung
serta merupakan suatu keadaan emosi tanpa objek yang spesifik.
Kecemasan pada individu dapat memberikan motivasi untuk mencapai
sesuatu dan merupakan sumber penting dalam usaha memelihara
keseimbangan hidup (Suliswati, 2005 dalam Sari, 2012).
Kecemasan adalah respon emosi tanpa objek yang spesifik
secara subjektif dialami dan dikomunikasikan secara interpersonal.
Kecemasan adalah kebingungan, kekhawatiran pada sesuatu yang
akan terjadi dengan penyebab yang tidak jelas dan dihubungkan
dengan perasaan tidak menentu dan tidak berdaya (Suliswati, 2005
dalam Sari 2012).
3. Pre Operasi
Operasi adalah suatu tindak pengobatan yang menggunakan
cara invasif dengan membuka atau menampilkan bagian tubuh yang
akan ditangani. Pembukaan tubuh ini umumnya dilakukan dengan
pembuatan sayatan. Setelah bagian yang akan ditangani ditampilkan,

dilakukan tindakan perbaikan yang akan diakhiri dengan penutupan


dan penjahitan luka (Sjamsuhidayat, 1998 dalam Sari, 2012).
Menurut Brunner&Suddarth (2002 dalam Sari 2012) tindakan
operasi diputuskan dengan berbagai pertimbangan, diantaranya
adalah:
a. Diagnostik yaitu operasi yang dilakukan untuk menegakkan
suatu diagnosa, contohnya tindakan biopsi.
b. Kuratif yaitu untuk tujuan pengobatan atau mengambil
jaringan yang sakit, contoh appendiktomi, hernioraphy, eksisi
tumor.
c. Reparatif yaitu operasi untuk perbaikan jaringan, contohnya
debridement luka robek.
d. Kosmetik (rekonstruktif) yaitu operasi yang dilakukan untuk
perbaikan bentuk sesuai lazimnya dengan pertimbangan
aestetis, contoh mammoplasti, face off.
e. Paliatif yaitu operasi untuk menghilangkan nyeri atau
memperbaiki masalah.
4. Kanker Servik
Menurut Depkes RI (2009), kanker adalah pertumbuhan sel
yang tidak normal/ terus menerus dan tak terkendali, dapat merusak
jaringan sekitarnya serta dapat menjalar ke tempat yang jauh dari
asalnya yang disebut metastasis. Kanker serviks adalah keganasan
yang terjadi berasal dari sel leher rahim. Hampir sekuruh kanker leher
rahim disebabkan oleh infeksi Human Papilloma Virus (HPV)/ virus
papilloma pada manusia. Virus ini relatif kecil dan hanya dapat dilihat
dengan alt mikroskop elektron. Ada beberapa tipe HPV yang dapat
menyebabkan kanker yaitu tipe 16 dan 18 (yang sering dijumpai di
Indonesia) serta tipe lain 31, 35, 45, dan lain-lain.
Dari anamnesis didapatkan gambaran klinis kanker serviks
dengan keluhan metroragi, keputihan warna putih atau purulen yang
berbau dan tidak berbau dan tidak gatal, perdarahan pasca koitus,
perdarahan spontan, dan bau busuk yang khas. Dapat juga ditemukan
gejala karena metastasis seperti obstruksi total vesika urinaria. Pada
yang lanjut ditemukan keluhan cepat lelah, kehilangan berat badan,

dan anemia. Pada pemeriksaan serviks dapat teraba membesar,


ireguler, teraba lunak. Bila tumor tumbuh eksofitik maka terlihat lesi
pada porsio atau sudah sampai vagina. Diagnosis harus dipastikan
dengan pemeriksaan histologik dan jaringan yang diperoleh dari
biopsi (Mansjoer, 2000 dalam Sari, 2012).
B. Keterkaitan Sunah Islam
Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu berkata, Rasulullah Shallallahu
Alaihi

wa

Sallam

bersabda,

Mengucapkan

Subhanallah,

Alhamdulillah, Laa ilaha Illallah, dan Allahu Akbar lebih aku sukai
dari semua yang terkena sinar matahari(Bayumi, 2005 dalam Sari, 2012).
Menurut (Bayumi, 2005 dalam Sari 2012), manfaat dzikir
terkandung dalam surat-surat Al Quran meliputi:
a. Surat Al Jumuah ayat 10: Apabila telah ditunaikan sembahyang,
maka bertebaranlah kamu dimuka bumi; dan carilah karunia Allah
dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.
b. Surat An Anfal ayat 45 : Hai orang- orang yang beriman, apabila
kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguhlah hati kamu
dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu
beruntung (berani dan yakin).
c. Surat Ar Raad ayat 28 : (yaitu) orang- orang yang beriman dan
hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah
hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.
d. Surat Al Ankabut ayat 45 : Bacalah apa yang telah diwahyukan
kepadamu, yaitu Al Quran dan dirikanlah sholat. Sesungguhnya
sholat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.
Dan sesungguhnya mengingat Allah (sholat) adalah lebih besar
keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain. Dan Allah mengetahui
apa yang kamu kerjakan.
e. Surat Ali Imran ayat 135 : Dan (juga) orang-orang yang apabila
mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka
ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka
dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah?
Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang
mereka mengetahui.

f. Surat Ali Imran ayat 190 : Sesungguhnya dalam penciptaan langit


dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tandatanda bagi orang- orang yang berakal.