Anda di halaman 1dari 3

KATION

Ion merupakan atom yang bermuatan karena diberi muatan listrik Kation adalah senyawa ion
yang bermuatan positif. kation terbentuk dari unsur (monoatomic) maupun dari senyawa (poliatomik).
Kation terbentuk dari reaksi ionisasi.
Contohnya:
1. Atom Kalium melepaskan satu elektron menjadi ion Ka+ (persamaan reaksinya, Ka Ka+ + e-).
2. Atom Pb melepaskan dua elektron menjadi ion Pb2+ (persamaan reaksinya, Pb Pb2+ + 2e-).
Penggolongan
kation
dapat
dilakukan
dengan
beberapa
cara,untuk analisa kualitatif.Sistematika penggolongan kation berdasarkan
p e r e a k s i - pereaksi tertentu diklasifikasikan ke dalam 5 golongan. Pereaksi-pereaksi y a n g
umumnya dipakai untuk memisahkan golongan kation adalah:
1 . Golongan I asam k l o r i d a ( H C l ) .
2. G o l o n g a n I I = h i d r o g e n s u l f i d e ( H 2S ) .
3. G o l o n g a n I I I = a m m o n i u m s u l f i d e ( N H 4)2S.
4. Golongan IV = ammonium karbonat (NH4)2CO3.
5. Golongan V = tidak memiliki pereaksi khas.
Klasifikasi ini didasarkan atas apakah suatukation bereaksi dengan preaksinya ini membentuk
endapan atau tidak.
Jika dilihat dari atom/unsur yang menyusunnya kation bisa dibedakan menjadi 2 yaitu:
1. Kation Monoatomik, yaitu ionnya terbentuk dari satu unsur saja misalnya kation H +, Na+, K+, Pb2+,
Mg2+, Ca2+
2. Kation Poliatomik, yaitu ionnya terbentuk dari beberapa unsur atau atom. Misalnya Kation NH 4+
Berikut ini contoh-contoh Anion dan Kation dalam bentuk tabel Kation
Kation
Rumus
Monoatomik
Kimia
Aluminium
Al3+
Kalsium
Ca2+
Cuprum
Cu2+
Besi (II)
Fe2+
Besi (III)
Fe3+
Seng
Zn2+
Hidrogen
H+
Litium
LI+
Natrium
Na+
Kalium
K+
Rubidium
Rb+
Sesium
Cs+
Fransium
Fr+
Berilum
Be2+
Magnesium
Mg2+
Stronsium
Sr+
Boron
B3+
Indium
In+3
Tembaga (II)
Cu2+
Tembaga (III)
Cu3+
Amonium
NH+4
Timbal (IV)
Pb+4
Timbal (III)
Pb+3
Timah (IV)
Sn+4

Timah (III)
Mangan
Kation
Poloatomik
Ammonium
Hidronium

Sn+3
Mn+4
Rumus
Kimia
NH4+
H3O+

ANION
Anion dan kation bisa terbentuk dari unsur (monoatomik) maupun dari senyawa (poliatomik).
Anion adalah senyawa ion yang punya muatan negatif atau bisa disebut ion negatif. Demikian juga
dengan kation, Anion terbentuk dari reaksi ionisasi. Anion terjadi apabila atom unsur menangkap satu
atau lebih elektron, misalnya, atom klor menangkap satu elektron menjadi ion Cl - (persamaan
reaksinya, Cl + e- Cl-).
Pada umumnya anion dapat digolongkan menjadi 3 yaitu : golongan Sulfat, golongan Halida,
dan golongan Nitrat. Jika dilihat dari atom/unsur yang menyusunnya, anion bisa dibedakan menjadi 2
yaitu:
1. Anion Monoatomik, yaitu ionnya terbentuk dari satu unsur saja misalnya anion Cl 2. Anion Poliatomik, yaitu ionnya terbentuk dari beberapa unsur atau atom. Misalnya anion SO 42Berikut ini contoh-contoh Anion dan Kation dalam bentuk tabel Anion
Rumus
Anion
Kimia
Monoatomik
Anion
Ion Hidrogen
HIon Oksigern
O2Ion Flor
FIon Sulfur
S2Ion Clor
ClIon Nitrogen
N3Ion Brom
BrIon Iodida
IAnion
Poliatomik
Arsenat
Arsenit
Phospat

Rumus
Kimia
Anion
AsO43AsO33PO43-

Hydrogen Phosphat
Dihydrogen Phosphat
Sulfat
Nitrat
Nitrit
Hydrogen Sulfat
Thiosulfat
Sulfit
Perklorat
Iodat
Klorat
Bromat
Klorit
Hipoklorit
Hipobromit
Karbonat
Kromat
Bikarbonat
Dikromat

HPO42H2PO4SO42NO3NO2HSO4S2O32SO32ClO4IO3ClO3BrO3ClO2OClOBrCO32CrO42HCO3Cr2O72-