Anda di halaman 1dari 47

KESEHATAN

REPRODUKSI REMAJA
Pendidikan Pemeliharaan Organ
Kesehatan Reproduksi
STIKES AISYIYAH YOGYAKARTA

Amelia Anggraini

Ani Herlina

Ameliya Permata Sari

Anik Lia Suryati

Ana Septiana

Ariska Dwi Andari

Anggun Nur Aisyah

Atik Prastiwi

Interkoneksi Ayat Al Quran


Qs Al Baqarah Ayat 222-223: Hukum-hukum yang terkait dengan kebersihan
organ reproduksi saat haidh

PENDIDIKAN PEMELIHARAAN ORGAN


REPRODUKSI REMAJA

Mengapa Remaja???

MENGAPA REMAJA ?

Masa yang paling


indah adalah masa
remaja.
Masa yang paling
menyedihkan adalah
masa remaja.
Masa yang paling ingin
dikenang adalah masa
remaja.
Masa yang paling ingin
dilupakan adalah masa
remaja

Agar memiliki informasi yang


benar mengenai fungsi,peran
dan proses reproduksinya.

Definisi

Kesehatan
reproduksi
remaja
adalah
suatu
kondisi
sehat
yang
menyangkut sistem, fungsi
dan proses reproduksi yang
dimiliki oleh remaja.

Remaja
dalam
pandangan
islam adalah seseorang yang
telah baligh, dimana seseorang
telah
dituliskan
amal
perbuatannya
atau
masa
dimana
seseorang
dikenai
hukuman serta aturan agama

Perawatan organ-organ
reproduksi sangatlah penting.
Jika
tidak
dirawat
dengan
benar,maka dapat menyebabkan
berbagai macam akibat yang
dapat merugikan,misalnya infeksi.
Cara pemeliharaan dan perawatan
alat-alat reproduksi ini ada yang
khusus sesuai jenis kelamin,tetapi
ada juga yang bersifat umum.

KELAMIN

merupakan organ
sistem reproduksi yang sangat
penting fungsinya bagi kita
sehingga harus kita rawat dan
jaga kesehatannya baik di
masa kini dan di masa yang
akan datang. Jika lalai dalam
menjaganya, maka bisa saja
alat kelamin tersebut bisa
terkena
berbagai
penyakit
maupun
gangguan
karena

KEBERSIHAN

merupakan
hal
yang
penting
dalam
pencegahan
berbagai
pengakit infeksi, menjaga kesegaran dan
keindahan tubuh. Menjaga kebersihan
tubuh sangat penting bagi semua orang
terlebih pada remaja dengan banyak
aktivitas gerak dan olahraga. Tubuh cepat
berkeringat dan debu menempel pada
tubuh sehingga perlu dibersihkan dengan
segera.

Cara pemeliharaan organ reproduksi remaja perempuan

Tidak memasukan benda-benda asing ke dalam


vagina.
Menggunakan celana dalam yang menyerap
keringat.
Tidak menggunakan celana yang terlalu ketat.
Pemakaian pembilas vagina secukupnya,tidak
berlebihan.
Cuci Bersih Secara Rutin Alat Kelamin.
Cukur Rambut Kemaluan Secara Rutin/Berkala
Hindari Hubungan Seks Pranikah dan Tetap Setia
Pada Pasangan

PENJELASAN
1.Gunakan Celana Dalam Yang Bersih
Higienis
Ganti celana dalam yang kita pakai minimal dua
kali dalam satu hari jika penggunanya mudah
berkeringat agar tidak mudah ditumbuhi kuman.
CD atau celana dalam yang tidak higienis baik
kotor terkena keringat dan daki serta lembab
akan memudahkan bakteri berkembangbiak
yang bisa mengundang penyakit, bau tak sedap,
biang keringat, dan lain-lain.

2.Cuci Bersih Secara Rutin


Alat Kelamin

Untuk yang perempuan rajinlah


mengganti pembalut saat
haid/menstruasi/datang bulan serta
membiasakan cebok dengan arah
depan ke belakang agar kotoran pup
tidak pindah ke vagina

3.Cukur Rambut Kemaluan


Secara Rutin/Berkala

Bagi yang memiliki rambut kemaluan


panjang sebaiknya melakukan pangkas
rambut kemaluan untuk menjaga tetap
pendek agar tidak banyak ditumbuhi
bakteri.

4. Jauhi / Hindari
Ancaman Berbahaya
Alat kelamin cukup sensitif dengan sinar x
rontgen, sehingga perlu diwaspadai untuk tidak
sering melakukan rontsen. Usahakan ronsen satu
kali saja dalam tenggat waktu 6 bulan. Hindari
pula makanan, minuman dan kebiasaan yang
merusak kesehatan alat reproduksi seperti
minum minuman keras mengandung alkohol,
merokok, menggunakan narkoba, dan lain
sebagainya.

Hindari Hubungan Seks


Pranikah dan Tetap Setia Pada
Pasangan
Dengan alasan apapun jangan melakukan
hubungan seks layaknya suami isteri dengan
pasangan yang bukan pasangan sah kita serta
pilihlah pasangan yang setia dan bebas penyakit
menular seksual (pms). Mengabaikan hal ini akan
beresiko tinggi terjangkit penyakit menular
seksual yang berbahaya sepert HIV AIDS, herpes,
raja singa, kutil kelamin, hepatitis b, dan masih
banyak lagi yang lainnya

Perwatan pada saat


menstruasi
pada saat menstruasi pembuluh
dalam rahim sangat mudah terkena
infeksi.kebersihan harus sangat
dijaga karena kuman mudah sekali
masuk dan dapat menimbulkan
penyakit pada saluran reproduksi.
pembalut tidak boleh di pakai lebih
dari 6 jam atau harus diganti
sesering mungkin bila sudah penuh
oleh darah menstruasi.

PENERAPAN PERILAKU
KESEHATAN REPRODUKSI SEHAT
PADA REMAJA WANITA
Perlindungan
Terhadap Infeksi

Hygiene genital

Genital

Bakteri pada vagina


Vagina merupakan organ
reproduksi wanita yang sangat
rentan terhadap infeksi. Hal ini
disebabkan batas antara uretra
dengan anus sangat dekat.
sehingga kuman penyakit seperti
jamur, bakteri, parasit, maupun
virus mudah masuk ke liang
vagina. Untuk itu, wanita harus
rajin merawat kebersihan wilayah

Penyebab jamur pada vagina


Jamur bisa tumbuh secara alami di
seluruh tubuh, terutama jika
lembab dan gelap seperti di
vagina. Umumnya bakteri baik
(probakteria) terutama
acidophilus berusaha menciptakan
lingkungan yang asam agar jamur
tidak berkembang biak. Tapi jika
acidophilus sedikit dan kadar gula
dalam tubuh tinggi, maka jamur

Kadar estrogen rendah


Estrogen memberi makan bakteri
acidophilus sehingga jamur tidak
mudah muncul, tapi jika kadar
estrogen rendah maka jamur akan
mudah tumbuh. Karena itu
menjelang haid terkadang wanita
bisa terkena infeksi jamur akibat
menurunnya kadar estrogen.

Menggunakan pantyliners
Jika menggunakan pantyliners agar celana
dalam bersih, maka pemikiran yang salah
karena pantyliners menyebabkan iritasi
ringan yang dapat menurunkan kekebalan
kulit dan jamur sangat menyukai
lingkungan yang lembab atau udara
sedikit. Hal ini karena serat sintetis dari
pantyliners menghalangi aliran udara yang
membuat jamur nyaman untuk
berkembang biak.

Cara Pemeliharaan organ Reproduksi Remaja Laki-Laki:

Tidak menggunakan celana yang ketat


yang dapat mempengaruhi suhu
testis,sehingga dapat menghambat
produksi sprema.
Melakukan sunat,untuk mencegah
penumpukan kotoran atau segmen (cairan
dalam kelenjar sekitar alat kelamin dan
sisa air seni)sehingga alat kelamin menjadi
bersih.
Gunakan celana dalam bersih higienis
Tidak memasukan benda-benda asing ke

LANJUTAN

Cuci bersih secara rutin alat kelamin


Cukur rambut kemaluan secara berkala
Hindari ancaman bahaya
Jaga kelembapan
Tidak membiasakan memegang
kemaluan
Jaga Suhu Pada Bagian Alat Kelamin
Hindari Hubungan Seks Pranikah dan
Tetap Setia Pada Pasangan

Perilaku Kesehatan Reproduksi Sehat


pada Remaja Laki-laki

PENJELASAN

1.Jaga Suhu Pada Bagian Alat Kelamin


Jika bekerja di luar ruangan atau terbiasa bekerja di
udara terbuka, suhu yang panas akan membuat
testis merasa panas atau gerah, sehingga testis
tidak mampu bekerja secara maksimal apabila di
sekitar alat vital anda terganggu hanya karena suhu.
Testis setiap saat menghasilkan sperma. Untuk itu
cobalah anda memakai bahan pakaian dalam yang
terbuat dari bahan katun dan tidak terlalu ketat agar
mampu menyerap keringat dengan baik

2.Tidak memasukan benda-benda asing ke


dalam

CONTOH :MASTURBASI.
Pria yang suka melakukan
masturbasi atau onani, akan
berdampak buruk pada penurunan
jumlah sperma yang dimilikinya,
sehingga memunculkan sperma
yang tidak normal. Selain itu dapat
berakibat pada masalah ejakulasi
dini.

3.Memakai
celana dalam
yang ketat

Jangan memakai celana dalam atau celana


jeans yang ketat juga dapat menyebabkan
jumlah sperma menurun. Selain itu membuat
penis anda seperti terjepit, sehingga membuat
kerja testis atau penis terasa panas dan juga
membuat gerak penis dan sperma kurang baik.

4.Gunakan
celana dalam
bersih higienis
Ganti celana dalam yang kita pakai minimal dua
kali dalam satu hari, jika penggunanya mudah
berkeringat agar tidak mudah ditumbuhi kuman.
Celana dalam yang tidak higienis atau kotor
terkena keringat dan daki, serta lembab, akan
memudahkan bakteri berkembang biak yang bisa
mengundang penyakit, bau tak sedap, biang
keringat, dll.

5.Cuci bersih
secara rutin
alat kelamin
Siram dan bilas dengan air bersih hingga
bersih setelah buang air kecil dan air besar
agar tidak ada sisa air seni atau air kencing
yang menempel pada kulit kelamin. Untuk
laki-laki yang tidak disunat dan penis masih
memiliki kulup penutup, maka wajib
membersihkan bagian dalam kulup (kepala
penis dalam) hingga bersih setiap hari untuk
menghindari kanker.

6.Hindari
ancaman
bahaya

Alat kelamin cukup sensitif dengan sinar x


rontgen, sehingga perlu diwaspadai untuk
tidak sering melakukan rontgen. Usahakan
rontgen satu kali saja dalam tenggat waktu
enam bulan. Hindari pula makanan,
minuman dan kebiasaan yang merusak
kesehatan alat reproduksi seperti minum
minuman mengandung alkohol, merokok,
menggunakan narkoba, dsb.

7.Cukur rambut
kemaluan secara
berkala

Bagi yang memiliki rambut


kemaluan panjang sebaiknya
melakukan pangkas rambut
kemaluan untuk menjaga tetap
pendek agar tidak banyak ditumbuhi
bakteri.

8.Jaga
kelembapan

Jika alat kelamin pria/laki-laki berada dalam


lingkungan panas, maka sperma yang
dihasilkan akan menurun kualitasnya.
Sehingga bisa jadi tidak akan mampu untuk
membuahi sel telur istri. Oleh sebab itu
hindarilah menggunakan pakaian yang
ketat yang berbahan panas kurang ventilasi
serta jauhi kebiasaan yang meningkatkan
suhu alat kelamin seperti memangku laptop
di paha dekat alat kelamin.

Menjaga Kesehatan Organ


Reproduksi
Organ reproduksi memang kurang
diperhatikan sebab di dalam budaya kita,
orang merasa kurang nyaman membicarakan
masalah seksual. Padahal, organ tersebut
sangat membutuhkan perhatian, terutama
kesehatan dan kebersihannya.
Tidak hanya mencakup organ alat vital saja,
yang dimaksud dengan organ reproduksi
juga mencakup semua organ genital,
termasuk saluran-saluran sperma dan sel
telur.

Akibat tidak menjaga organ


reproduksi

CA
SERVIKS

2.IMS

GEJALA

rasa nyeri pada perut bagian bawah,


pengeluaran lendir pada vagina/alat kelamin,
keputihan berwarna putih susu, bergumpal dan disertai rasa
gatal dan kemerahan pada alat kelamin atau sekitarnya,
keputihan yang berbusa, kehijauan, berbau busuk, dan gatal,
timbul bercak-bercak darah setelah berhubungan seksual,
bintil-bintil berisi cairan,
lecet atau borok pada alat kelamin.

DAMPAK

- Gangguan organ
reproduksi
- tidak produktif

Macam-macam IMS

1.
2.
3.
4.
5.

Herpes
Shypilis
Infeksi Jamur
Gonorrhea
Vaginitis

Herpes

syifilis

GONORRHEA

Perawatan alat reproduksi mempunyai tujuan, antara lain :

1. Menjaga kesehatan dan kebersihan


vagina.
2. Membersihkan bekas keringat dan bakteri
yang ada di sekitar vulva di luar vagina
3. Mempertahankan Ph derajat keasaman
vagina normal, yaitu 3,5 sampai 4,5.
4. Mencegah rangsangan tumbuhnya jamur,
bakteri, protozoa.
5. Mencegah munculnya keputihan dan virus


Manfaat Perawatan Alat Reproduksi Eksternal

a. Alat reproduksi merupakan salah satu


organ tubuh yang sensitif dan
memerlukan perawatan khusus.
Pengetahuan dan perawatan yang baik
merupakan faktor penentu dalam
memelihara kesehatan reproduksi
b. Menjaga vagina dan daerah sekitarnya
tetap bersih dan nyaman
c. Mencegah munculnya keputihan, bau
tak sedap dan gatal-gatal
d. Menjaga agar Ph vagina tetap normal
(3,5 4,5)

REFERENSI
BKKBN, Z. A., Raharjo. J., 2007. Kesehatan
Reproduksi Panduan
Bagi Perempuan. Ujung
Pandang: Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia
Bekerja Sama dengan The Ford Foundation.
Caesarina,
Ancah.
2009.
Kespro
disampaikan pada Seminar Nasional

Remaja,

Seksualitas dan Kesehatan Reproduksi Remaja di PP.


Nuris. Juni 2009. Jember-Jawa Timur.

Eriyani, Linda Dwi. 2009. Kesehatan Reproduksi


Remaja: Menyoal Solusi, disampaikan pada Seminar
Nasional Seksualitas
dan Kesehatan Reproduksi
Remaja di PP. Nuris, Juni 2009. Jember-Jawa Timur.
Hurlock, E.B. 2008. Perkembangan Anak. Jakarta:
Erlangga.
Widyastuti, Yani, dkk. 2009. Kesehatan Reproduksi.
Yogyakarta:
Fitramaya.

WASSALAMUALIKUM
WR.WB