Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN KASUS

RM

: 95.58.43

Nama

: Mario

Umur

: 25 Tahun

Jenis Kelamin

: Laki-laki

Bangsa/Suku

: Indonesia/Batak

Agama

: Protestan

Pekerjaan

: Wiraswasta

ANAMNESIS

: Autoanamnesis

Keluhan Utama

: Bercak bercak merah dan gatal seluruh Tubuh

Riwayat Perjalanan Penyakit : Dialami sejak 1 tahun yang lalu, pada awalnya
os demam kemudian os memakan obat paracetamol,
salbutamol, cefadroxil. Setelah 5 hari kemudian
muncul bercak merah-merah pada kedua tangan
disertai rasa gatal dan panas, kemudian digaruk
yang lama kelamaan menyebar ke muka, badan ,
punggung dan perut. Kemudian os berobat dan di
rawat inap di RS di jakarta 4 hari, kemudian
membaik. Pada bulan 2 tahun 2015 os kembali di
rawat di RSUPM dengan keluhan yang sama. Os di
rawat 7 hari, membaik. Kemudian os dirawat
kembali pada bulan 6 tahun 2015 dengan keluhan
bercak-bercak merah yang gatal dan panas disertai
kulit yang menjadi kering, kasar dan mengelupas

pada seluruh tubuh. Os di rawat di RS Marta Friska


3 hari, membaik. Pada bulan 11 tahun 2015 os
kembali di rawat inap di RSUPM dengan keluhan
yang sama, os dirawat 4 hari, kemudian membaik
dan os berobat jalan ke poli kulit & kelamin
RSUPM. Os mengakui setelah mengkonsumsi
paracetamol untuk menurunkan demam muncul
bercak kemerahan dikulit ditambah belakangan os
jadi sensitif terhadap makanan terutama seafood.
Keluhan timbul bila os demam kemudian menggigil
dan keluhan di perberat bila os terkena cuaca
dingin, capek dan berkeringat. Riwayat alergi obat :
paracetamol.
Riwayat Penyakit Keluarga

: (-)

Riwayat Penyakit Terdahulu : Asma


Riwayat Pemakaian Obat

: paracetamol, salbutamol, cefadroxil,

methylprednisolone
Lokalisasi

: Generalisata

Ruam

: Primer
Sekunder

: Makula - eritema, papul, plak


: Skuama, erosi, ekskoriasi
likenifikasi, fissura, hiperpigmentasi

Pemeriksaan Laboratorium

: (-)

Diagnosa Banding

: 1. Dermatitis Eksfoliativa Generalisata


2. Dermatitis Kontak Alergi
3. Psoriasis

Diagnosa Sementara

: Dermatitis Eksfoliativa Generalisata

Penatalaksanaan

: 1. Umum :

Menghindari faktor pencetus : Obat-obat sebagai pencetus, cuaca ekstrim,

riwayat penyakit eritroskuamous sebelumnya


Perbaiki keadaan umum : pemberian cairan, diit tinggi protein.
Jaga kebersihan tubuh
Jangan Menggaruk Bagian yang gatal
Makan obat teratur
2. Khusus :
-

Inersone 1,5 gr + Acid Salisilat 3% +


Vaseline

Prognosis

Cetirizine 10mg 1x1 tab/oral/hari


Vit C 50mg 3x1 tab/oral/hari

: Que ad vitam

: Bonam

Que ad functionum

: Bonam

Que ad sanationum

: Dubia ad bonam

DISKUSI
Kasus
Jenis kelamin laki-laki

Teori
Jenis kelamin laki-laki 2-3 kali lebih

Bercak-bercak kemerahan seluruh

banyak dari perempuan


Eritema di seluruh/ hampir seluruh

tubuh, disertai kulit bersisik


Os mengeluhkan gatal-gatal setelah

tubuh disertai skuama


Etiologi eritroderma atau dermatitis

minum obat paracetamol oral

eksfoliativa generalisata salah satunya

Hampir seluruh tubuh bewarna merah

akibat alergi obat secara sistemik


Lokalisasi dan efloresensi : seluruh atau

ditutupi sisik halus

hampir seluruh tubuh; eritema dan


biasanya disertai skuama

Bila os demam kemudian os menggigil

Hal ini sesuai dengan kepustakaan yang


menyatakan bahwa eritema berarti
pelebaran pembuluh darah kapiler
aliran darah ke kulit meningkat
kehilangan panas bertambah merasa
dingin dan menggigil
Umumnya terapi eritroderma dengan

Inersone 1,5 gr + Acid Salisilat

kortikosteroid, dosis berkisar dari 4x10

3% + vaseline
Cetirizine 10 mg 1x1

tab/oral/hari
Vit C 50mg 3x1 tab/oral/hari

tinggi protein karena banyak skuama

mg sampai 4x15 mg sehari. Diet perlu


- yang terlepas. Topikal dapat diberikan
emolien lanolin 10% untuk
mengurangi radiasi akibat vasodilatasi

Prognosis baik

oleh eritema
Hal ini sesuai dengan kepustakaan yang
menjelaskan DEG yang disebabkan
karena alergi obat secara sistemik,
prognosisnya baik.