Anda di halaman 1dari 9

PENERAPAN MIKROKONTROLER MC 6870503 SEBAGAI TIMER DAN JAM

DIGITAL TERPROGRAM

NIKAM SURBAKTI

Program Studi Fisika


Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Sumatera Utara

PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang Masalah


Melihat kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan khususnya semikonduktor
yang berhubungan erat dengan bidang elektronika digital, maka segala yang
berhubungan dengan masalah digital dapat diselesaikan dengan mudah.
Mikrokontroler adalah single chip microkomputer ( SCM ) yang merupakan
sebuah komputer lengkap yang dipaket dalam sebuah chip ( IC ). Di mana di
dalamnya telah terdapat RAM, ROM, atau EPROM, timer, osilator, ADC, buffer
I/Oport, saluran alamat dan saluran data sehingga dapat bekerja dan mampu
melakukan yang rumit walaupun rangkaian sangat sederhana.
Dengan keserhanaan alat yang menggunakan mikrokontroler ini penulis
mencoba merancang dan membuat suatu alat “ jam Digital Terprogram
menggunakan Mikrokontroler MC 68705U3 “. Adapun alasan pemilihan jenis MC
68705U3 iniadalah sebagai berikut :
¾ Mikrokontroler MC 68705U3 dan buku manualnya tersedia di pasaran.
¾ Mirokontroler mempunyai 3 port yang dapat diprogram sebagai masukan
atau keluaran sehingga dapat dihubungkan dengan display dan unit
memasukkan waktu.
¾ Mikrokontroler mempunyai taimer yang terdiri dari pembagi awal dan
down counter sehingga cocok digunakan sebagai penanda waktu.

DASAR TEORI

II. 1. Mikrokontroler MC 68705U3


Mikrokontroler merupakan chip digital yang terdiri dari microprosesor,
ROM/EPROM, RAM dan komponen I/0 yang dipaketka didalam sutu chip.
Diagram blok dari MC 68705U3 ini ditunjukkan pada gambar 2.1 dan gambar fhisik
beserta pinnya ditunjukkan seperti pada gambar 2.2. Mikrokontroler MC 68705U3
memiliki spesifikasi sebagai berikut :
- Mempunyai CPU 8 bit
- Memiliki memori RAM sebesar 112 byte
- Memiliki memory EPROM intern swbanyak 3777 byte yang merupakan
tempat untuk progra aplikasi.
- Memiliki 3 buah port 8-bit (Port A, B, dan C) yang dapat diatur sebagai
masukan ataupun keluaran dan satu buah port 8- bit yang berfungsinya
sebagai masukan.
- Memiliki timer (penanda waktu) yang terdiri dari pembagi awal (pre-
scaler) 7- bit dan TDR 8-bit yang dapat diprogram.
- Memiliki 4 sumber interupsi, di mana 2 diantaranyan merupakan
interupsi luar yakni INT dan TDR 8-bit yang dapat diprogram

©2004 Digitized by USU digital library 1


- Memiliki clock (clock generator) di mana sumber clock dapat
menggunakan kristal, resistor, atau kawat.
- Pemetaan I/0 merupakan pemetaan memory (memory map)
- Memiliki masukan riset
- Beroperasi dengan satu daya tunggal +5 volt.
- Memiliki program bootstrap pada ROM sebagai penggali pengisian
EPROM-nya.

II. 2 Diagram Blok


Gambar 2.1 menunjukkan diagram blok fungsionil perangkat keras dari MC
68705U3. CPU mengandung ALU (Arithmatic Logic Unit) 8-bit, akumulator, pencacah
progra, register indeks, penunjuk tumpukan, register kode keadaa, pendekode
instruksi, pewaktuan dan logika pengendalian. MC 68705U3 memiliki RAM intern
sehingga mikrokontroler ini beroperasi tanpa memory ekstren.
MC 68705U3 mempunyai I/0 paralel di mana fungsinya dapat diprogram
sebagai masukan atau keluaran. Dengan adanya timer yang terdapat chip
memberikan kemampuan yang lebih unggul. Pencacah 8-bit dan pembagi awalnya
dapat diprogram untuk fungsi-fungsi tertentu.

Gambar 2.1 Diagram Blok Perangkat Keras MC 68705U3

II. 2.1 Saluran Alamat


Saluran alamat ada 12-bit, sehingga jumlahnya lokasi alamat yang dapat
dialamati ada 4096 lokasi, yakni dari alamat 0 hingga 4096 (0000Hs/d OFFF). Unit
I/0 memakai prinsip pemetaan memory yang berarti tidak alamat khusus untuk I/O,
dengan demikian alamat I/0 memakai sebagaian jatah alamat memory atau dengan
kata lain alamat memory tertentu merupakan alamat I/O. Semua alamat telah
dipakai sehingga tidak ada yang keluar dari mikrokontroker.

©2004 Digitized by USU digital library 2


II.2.2 Saluran Data
MC 68705U3 adalah mikrokomputer 8-bit, dimana ukuran data dan CPU
adalah 8-bit. Pin I/O yang terdiri dari 32 buah dikelompokkan menjadi 4 port
masing-masing 8-bit. Tomer dari MC 68705U3 ini, juga 8-bit. Oleh karena jalur data
telah dipakai keseluruhannya di dalam IC, maka pin data pun (saluran data
eksternal) tidak ada. Hubungan mikrokontroler dengan dunia luarnya dilakukaan
melalui I/0 dan pengendalai.

II. 2.3 Memory


Mikrokontroler MC 68705U3 mempunyai 4096 lokasi memory (000H s/d
FFH). Alamat ini pada MC 68705U3 dibagi-bagi untuk alamat I/0, REGISTER, Stack,
RAM, EPROM dan ROM. Pembagian alamat ini (memory map) ditunjukkan pada
gambar berikut :

©2004 Digitized by USU digital library 3


II 2.4 Osilator
Osilator ini terdapat pada MC 68705U3 yang pada dasarnya membangkitkan
clock yang dipergunakan oleh sistem mikrokontroler. Osilator yang digunaka seperti
yang diperlihatkan di dalam gambar 2.4

II. 2.5 Unit timer


Timer ini terdiri dari register MOR (Mask Option Register) 7-bit pembagi awal
(pre–sceler) 8-bit, register pengendali timer (Timer Contol Register ), dan 8-bit
register data timer (Timer Data Register).
MOR mnegizinkan pembagi awal disulut langsung dari pin timer eksternal
atau dari clock dalamn 12. Bilamana sinyal 12 digunakan bila pin timer berlogika
tinggi.

PERANCANGAN

III.1 Diagram blok


Jam alarm yang akan direncanakan ini berbasis mikrokontroler MC 68705U3
seperti yang ditunjukkan pada gambar 3.1

©2004 Digitized by USU digital library 4


III.2 Unit Displai
Unit peragam direncanakan terdiri dari 6 buah 7- segment yaitu untuk detik,
menit, jam masing-masing 2 buah.
Susunan segment dari displai ditunjukkan pada gambar 3.2 dan hubunga
satu displai dengan port B ditunjukkan pada gambar 3.3.

Gambar 3.2 Susunan 7-segment yang digunakan

Gambar 3.3 Onterface MC 68705U3 dengan 1 display

Untuk menampilkan data pada keena displai diperlukan suatu rangkaian


pemultiplex yaitu dekoder 3 ke 8 seperti yang ditunjukkan pada gambar 3.4

©2004 Digitized by USU digital library 5


III.3 Referensi Waktu
Jenis osilator yang digunakan adalah jenis kristal karena mempunyai
frekuensi keluaran yang stabil.

Pada perencanaan ini sebagai frekuensi 1 detik untuk jam berasal dari clock
eksterna yaitu osilator yang terdiri rangkaian R-C dan inverter schmitt-trigger.

III. 4 Interupsi 1 detik


Rangkain timer terdapat dalam MC 68705U3. Pada rangkaian timert, TDR
berkurang 1 seriap mendapat clock dimana clock TDDR diambil dari pembagian
keluaran awal.
Untuk menghitung besarnya frekuensi osilator eksternal yang diperlukan
untuk mendapatkan satu detik ini dapat dibuat dengan cara memilih pembagi dan
TDR diset pada 225.

III. 5 Unit Set Waktu


Unit ini berfungsi untuk mengubah waktu yang telah pada memory dengan
waktu yang diinginkan.Pengesetan ini dilakukan dengan memberi logika yang sesuai
dengan port D seperti pada tabel 3.1.
Unit pengesahan waktu ini ditunjukkan pada gambar 3.6. Pemberian tahanan
pull-up berguna agar masukan port D benar-benar logika 0 tergantung pada saklar.

III. 6 Unit Alatm


Unit alarm dikendalikan oleh port A (PA7) dimana alarm akan bekerja jika
keluaran PA7 logika 1 dan akan padam jika PA7 logika 0. Sumber sinyal untuk
menghidupkan alarm diambil dari osilator (gambar 3.5.b).

III.7 Program Inisialisasi


Program jam alarm iani dimulai dari IF8(h), maka alamat FFE diisi dengan F8
dan alamat FFF berisi 01.
Sesuai dengan rangkaian port dari MC 68705U3 diset sebagai berikut : port
A, port B sebagai keluaran. Dengan demikian DDR A, DDR B dan DDR C diisi dengan
logika 1.
Program pengesetan port ini dilakukan dengan program berikut :

©2004 Digitized by USU digital library 6


Routine Inisialisasi

III. 8 Routine Timer Jam


Setiap interupsitimer terjadi, detik akan bertambah satu 1 (satu). Jika nilai
satuan detik (alamat 20) telah 03 maka satuan detik diset kembali ke 00 dan
puluhan detik (alamat 21) bertambah 1. Jika puluhan detik telah 06 maka puluhan
deti diset ke 00 dan satuan menit (alamat 23) bertambah 1 (satu). Jika puluhan
menit telah 06 maka puluhan menit diset ke 00 dan satuan jam telah 04, nilai
puluhan jam perlu diperiksa apakah telah 02. Jika puluhan jam telah 02 satuan jam
dan puluhan jam (alamat 25) diset 00.

III. 9 Program Utama


Program utama berisikan inisialisasi, mengambil penampilan waktu pada
display, memanggil pembanding set alaram, mendeteksi apakah apakah data
pengesetan waktu.
Program Utama.

©2004 Digitized by USU digital library 7


PENGUJIAN DAN ANALISA

IV.1 Pengisian Program


Pengendalian pengisian ini dilakukan oleh progra Bootstrap yang terdapat
kaki 8 mendapat tegangan 12 volt (minimum 9 volt dan maksimum 15 volt).
Rangkaian pengisi MC 68705U3 terdapat pada lampiran.

IV.2 Pengujian Display


Pengujian displai dilakukan dengan cara hardware dan software. Pengujian
hardware terdiri dari beberaapa tahapan yaitu pengujian multiplexing, pengujian
secara software dilakukan dengan menjalankan proram displai.

IV.3 Pengujian Unit Alarm


Pengujian ini terdiri dari pengujian dari osilator dan rangkain alarm. Untuk
mendapatkan frekuensi bunyi yang yang diinginkan dilakukan dengan mengatur
Trimpot, sedangkan untuk mendapat level bunyi yang lebih kuat dilakukan dengan
menaikkan tegangan colector transistor.

IV.4 Pengujian Timer


Pengujian Timer 1 detik ini dilaksanaka menghidup-padamkan segment a dari
7-Segment digit 0 (nol). Segment akan hidup hidup 1 detik dan padam 1 detik.
Program Pengujian Timer 1 Detik

IV.5 Pengujian Jam Alarm

Program Pengujian jam alarm


Alamat Kode Mnemonic Komentar
170 CD01F8 JSR INITIAL ; Inisialisasi
173 CD0234 JSR SET WAKTU ; Set waktu
176 9A CLI ; Enable interupsi
177 BDD0 JSR TAMPIL ; Tampilkan waktu
179 CC0176 JMP 176 ; Ulangi

Jika program ini dijalankan maka setiap detik tampilan pada displai, detik
akan bertambah dan setiap 60 detik, menit bertambah 1, dan setiap 60 menit, jam
akan bertambah 1.

IV. 6 Pengujian Sistem


Pengujian meliputi program jam digital dan pembandingan waktu pada jam
dengan waktu yang diset untuk menghidupkan alarm.
Waktu pengesetan alarm terdapat pada alamat 90 sampai 9B seperti yang
ditunjukan pada tabel berikut dimana waktu ini diisi bersamaan saat mengisi
program.

©2004 Digitized by USU digital library 8


Tabel Set Waktu
No Waktu Set Isi Memory Kegiatan
1 08.00 90=08 91=00 Masuk
2 10.30 92=10 93=30 Istirahat
3 10.45 94=10 95=45 Masuk
4 12.30 96=12 97=30 Istirahat
5 13.30 98=13 99=30 Masuk
6 16.60 9A=16 9B=00 Pulang

KESIMPULAN
Setelah merencanakan dan membuat jam digital ini dapat diambil beberapa
kesimpulan sebagai berikut :
1. Dengan menggunakan mikrokontroler MC 68705U3 rangkaian jam digital
lebih sederhana dibanding dengan menggunakan komponen digital biasa.
2. Dengan memprogram unit timer mikrokontroler MC 68705U3 sebagai
pembagi frekensi tertuntu waktu 1 detik dapat ditandai.
3. Dengan adanya interupsi timer pada MC 687055U3 maka sinyal timer 1 detik
akan secara otomatis mengakibatkan CPU menambah waktu 1 detik.
4. Adanya bandar yang diset sebagai masukan waktu pada jam digital dapat
disesuaikan dengan waktu sebenarnya atau waktu yang diinginkan.
5. Dengan menggunakan mikrokontroler MC 68705U3 ini waktu alarm bunyi
dapat ditentukan dimana waktu ini disimpan pada memory EPROM.
6. Dengan menggunakan teknik multipexing, data waktu yang terdiri dari 6 digit
dapat kelihatan secara serempak pada peraga walaupun bandar keluarannya
terdiri dai 8-bit. Dimana peragaan ini dilakukan secara bergantian digit demi
digit.
7. Agar penampilan tidak terjadi kedipan maka data waktu harus ditampilkan
minimum setiap 20 mn (50 Hz).
8. Alat ini telah bekerja sesuai dengan yang direncanakan.

DAFTAR PUSTAKA

Panduan Pembuatan Program dan Rangkaian Mikrokontroler MC 68705U3 oleh Ir.


Busono, 1992

Circuit Design for Elektronic Instrumentation by Wobschall, 1987

Microcomputer/ microprocessor User’s Manual by Motorolla Inc., 1983

Microcomputer Interfacing by Harold S.Stone, 1982

Design with Microcontroler by Peatman, 1987

Elektronic Principles and Application by Malvino/Leach, 1986

Digital Technology with MOS Integrated Circuit by Ronald J.Webb, 1988

Micoprocessor and Interpacing Programming and hardware by Douglas V.Hall, 1986

©2004 Digitized by USU digital library 9