Anda di halaman 1dari 17

UJI KARAKTERISTIK ORALLY DISINTEGRATING

TABLET (ODT) IBUPROFEN YANG DIFORMULASI


DENGAN PROSES LIOFILISASI MENGGUNAKAN
GELATIN DAN MANITOL
SKRIPSI

OLEH:
DITYA FATMA
NIM 091501005

PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI


FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2013

Universitas Sumatera Utara

UJI KARAKTERISTIK ORALLY DISINTEGRATING


TABLET (ODT) IBUPROFEN YANG DIFORMULASI
DENGAN PROSES LIOFILISASI MENGGUNAKAN
GELATIN DAN MANITOL
SKRIPSI

Diajukan untuk melengkapi salah satu syarat untuk memperoleh


gelar Sarjana Farmasi pada Fakultas Farmasi
Universitas Sumatera Utara

OLEH:
DITYA FATMA
NIM 091501005

PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI


FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2013

Universitas Sumatera Utara

LEMBAR PENGESAHAN
UJI KARAKTERISTIK ORALLY DISINTEGRATING TABLET (ODT)
IBUPROFEN YANG DIFORMULASI DENGAN PROSES LIOFILISASI
MENGGUNAKAN GELATIN DAN MANITOL
OLEH:
DITYA FATMA
NIM 091501005
Dipertahankan di hadapan Panitia Penguji Skripsi
Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara
Pada tanggal: 27 Juli 2013
Pembimbing I,

Panitia Penguji:

Prof. Dr. Karsono, Apt.


NIP 195409091982011001

Prof. Dr. Julia Reveny, M.Si., Apt.


NIP 195807101986012001

Pembimbing II,

Prof. Dr. Karsono, Apt.


NIP 195409091982011001

Dra. Juanita Tanuwijaya, M.Si., Apt. Dr. Kasmirul Ramlan Sinaga, M.S., Apt.
NIP 195111021977102001
NIP 195504241983031003

Dra. Fat Aminah, M.Sc., Apt.


NIP 195212041980021001

Medan, Agustus 2013


Fakultas Farmasi
Universitas Sumatera Utara
Dekan,

Prof. Dr. Sumadio Hadisahputra, Apt.


NIP 195311281983031002

Universitas Sumatera Utara

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah Yang Maha Kuasa
yang telah melimpahkan rahmat, karunia, dan ridha-Nya, sehingga penulis
dapat menyelesaikan skripsi ini yang berjudul Uji Karakteristik Orally
Disintegrating Tablet (ODT) Ibuprofen yang Diformulasi dengan Proses
Liofilisasi Menggunakan Gelatin dan Manitol. Shalawat dan salam kepada
Rasullullah SAW sebagai suri tauladan dalam hidup. Skripsi ini diajukan
sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana farmasi pada
Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik ODT yang
diformulasikan dengan proses liofilisasi menggunakan kombinasi gelatin dan
manitol sebagai matriks serta mengetahui pengaruh bahan tambahan dan proses
formulasi terhadap ODT yang diperoleh. Hendaknya hasil penelitian ini dapat
digunakan sebagai informasi bagi industri farmasi di Indonesia dalam
memproduksi ODT dan dapat dimanfaatkan oleh peneliti selanjutnya untuk
perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang farmasi.
Selama menyelesaikan penelitian dan skripsi ini penulis telah banyak
mendapat bantuan dan dorongan dari berbagai pihak. Untuk itu penulis ingin
menyampaikan ucapan terima kasih serta penghargaan yang tiada terhingga
kepada:
1. Bapak Prof. Dr. Karsono, Apt., dan Ibu Dra. Juanita Tanuwijaya, M.Si,
Apt.,

sebagai

dosen

pembimbing

yang

telah

membimbing,

mengarahkan, memberi dorongan dan semangat dengan penuh

Universitas Sumatera Utara

kesabaran kepada penulis selama melakukan penelitian hingga


selesainya penulisan skripsi ini.
2. Bapak Prof. Dr. Sumadio Hadisahputra, Apt., selaku Dekan beserta
para Pembantu Dekan Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara
yang telah memberikan fasilitas dan sarana.
3. Ibu Dra. Saodah, M.Sc., Apt., sebagai penasehat akademik atas nasehat
dan bimbingan selama proses perkuliahan.
4. Bapak Prof. Dr. M. Timbul Simanjuntak, M.Sc., Apt., Ibu Prof. Dr.
Julia Reveny, M.Si., Apt., Bapak Dr. Kasmirul Ramlan Sinaga, M.S.,
Apt., dan Ibu Dra. Fat Aminah, M.Sc., Apt., sebagai panitia penguji
atas segala arahan dan masukan yang sangat berarti dalam
penyempurnaan skripsi ini.
5. Bapak Prof. Dr. rer. nat. Effendy De Lux Putra, Apt., Kepala
Laboratorium Penelitian Fakultas Farmasi USU, dan Ibu Dra. Fat
Aminah, M.Sc., Apt., Kepala Laboratorium Teknologi Formulasi
Sediaan Farmasi II Fakultas Farmasi USU beserta staf, laboran dan
asisten atas seluruh bantuan dan fasilitas yang diberikan selama
penelitian.
6. Bapak Prof. Dr. Hakim Bangun, Apt., dan Bapak Dr. Kasmirul Ramlan
Sinaga, M.S., Apt., selaku Ketua dan Sekretaris Departemen Teknologi
Farmasi Fakultas Farmasi USU atas segala arahan dan masukan yang
sangat berarti dalam penyempurnaan skripsi ini.

Universitas Sumatera Utara

7. Bapak dan Ibu dosen pengajar Fakultas Farmasi USU yang telah
mendidik penulis selama perkuliahan.
8. PT Dexa Medica yang telah memberi bantuan bahan untuk
memperlancar pengerjaan skripsi.
Terima kasih sedalam-dalamnya penulis sampaikan kepada Ayahanda
Haryadi Boerhan dan Ibunda Rahmawati MS tercinta, atas segala doa,
perhatian, dukungan, dan pengorbanan baik moril maupun materiil yang tidak
pernah putus kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan skripsi ini.
Terakhir penulis juga mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan
penulis angkatan 2009 dan seluruh rekan yang tidak dapat disebutkan satupersatu atas doa, dukungan dan bantuan yang diberikan kepada penulis.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih belum sempurna, maka
diharapkan masukan berupa kritik dan saran yang membangun demi
penyempurnaan skripsi ini. Akhir kata, harapan penulis semoga skripsi ini
bermanfaat bagi kita semua dan dapat menjadi sumbangan yang berarti bagi
ilmu pengetahuan khususnya di bidang farmasi.

Medan, 23 Juni 2013


Penulis

Ditya Fatma
NIM 091501005

Universitas Sumatera Utara

UJI KARAKTERISTIK ORALLY DISINTEGRATING TABLET (ODT)


IBUPROFEN YANG DIFORMULASI DENGAN PROSES LIOFILISASI
MENGGUNAKAN GELATIN DAN MANITOL
Abstrak
Orally disintegrating tablet (ODT) adalah bentuk sediaan padat yang
mengandung bahan aktif obat yang hancur kurang dari 60 detik tanpa
memerlukan air ketika diletakkan di atas lidah. Ibuprofen yang praktis tidak
larut air menunjukkan bioavailabilitas rendah. Salah satu proses yang dapat
mengatasi hal ini dalam formulasi ODT adalah proses liofilisasi yang dapat
mengubah bentuk kristal senyawa obat menjadi bentuk amorf. Adapun tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik ODT yang dihasilkan,
pengaruh proses pembuatan dan penambahan eksipien.
ODT ibuprofen dibuat dengan proses liofilisasi menggunakan bahanbahan yang mudah larut dalam air yaitu gelatin 5% dan manitol dengan
perbandingan 0:200 (F1); 50:150 (F2); 100:100 (F3); 150:50 (F4); 200:0 (F5)
dengan cara dimasukkan campuran masing-masing formula ke dalam blister (d
= 13 mm) hingga bobot 400 mg/tablet, kemudian dibekukan di dalam freezer
dan diletakkan tablet beku di dalam freeze dryer untuk menghilangkan air.
Tablet yang dihasilkan dievaluasi dengan menggunakan parameter: kekerasan,
friabilitas, waktu hancur dengan disintegration tester USP, waktu hancur
dengan alat termodifikasi, waktu hancur di rongga mulut, waktu pembasahan,
absorbsi air, penetapan kadar bahan aktif, keseragaman sediaan dan disolusi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ODT ibuprofen yang dibuat
dengan proses liofilisasi menggunakan campuran gelatin 5% dan manitol
memenuhi persyaratan kadar zat berkhasiat, keseragaman sediaan, kekerasan,
friabilitas, waktu hancur menggunakan disintegration tester USP, waktu
hancur di rongga mulut, dan disolusi, kecuali untuk formula F5 tidak
menghasilkan bentuk fisik tablet yang utuh. Formula ODT dengan jumlah
gelatin 5% lebih banyak memperlihatkan waktu hancur yang lebih cepat (19
detik untuk F1; 29,2 detik untuk F2; 36 detik untuk F3; dan 57,5 detik untuk
F4). Berbanding terbalik dengan kekerasan tablet, dimana formula ODT
dengan jumlah manitol yang lebih banyak membentuk tablet dengan kekerasan
yang lebih tinggi. Uji pelepasan obat secara in vitro pada semua formula ODT
pada menit ke-1 sudah memiliki persen kumulatif yang tinggi dimana pada
formula F1 97,77%; F2 89,66%; F3 87,80%; F4 72,97%, berbeda jauh dengan
baku ibuprofen yang pada menit ke-1 hanya melepaskan 27,15%. Dari uji
ANOVA dengan program SPSS 15.0 (p < 0,05) diketahui adanya perbedaan
signifikan profil disolusi dari semua formula ODT dengan baku ibuprofen.
ODT ibuprofen yang diformulasikan dengan proses liofilisasi
mempunyai karakteristik waktu hancur yang cepat dan kekerasan tablet yang
optimal. Proses formulasi menyebabkan pengubahan bentuk kristal senyawa
obat menuju bentuk amorf. Gelatin 5% bertindak sebagai pengikat dan
penghancur sedangkan manitol mempengaruhi kekerasan ODT yang terbentuk.
Kata kunci: orally disintegrating tablet, ibuprofen, gelatin, manitol, liofilisasi

Universitas Sumatera Utara

CHARACTERISTICS TEST OF IBUPROFEN ORALLY


DISINTEGRATING TABLETS (ODTs) THAT FORMULATED BY
LYOPHILIZATION PROCESS USING GELATINE AND MANNITOL
Abstract
Orally disintegration tablets are solid dosage forms containing active
pharmaceutical ingredient which disintegrate rapidly usually less than 60
seconds without need a water when placed on the tongue. Ibuprofen, which is
practically water insoluble, shows low bioavailability. One of technique that
can solve this problem in ODTs formulation is lyophilization that can change
the crystalline form of drug into amorf form. The aim of this study are
determining the characteristics of ODTs product, the effect of formulation
technique and excipients adding.
Ibuprofen ODTs were formulated by using water soluble matrix
consisting gelatine 5% and mannitol in the ratio 0:200 (F1); 50:150 (F2);
100:100 (F3); 150:50 (F4); 200:0 (F5) in way poured mixture into each of the
pockets of tablet blister (d = 13 mm) to contain weight 400 mg/tablet, then
freezed in the freezer and placed frozen tablets in a freeze dryer to remove
water. The resulting tablets were evaluated using parameters: hardness,
friability, disintegration time using disintegration tester USP, disintegration
time modified tester, disintegration time in the oral cavity, wetting time, water
absorption, assay, dosage uniformity and dissolution.
The results showed that ibuprofen ODTs, were prepared by
lyophilization process using a mixture of gelatine 5% and mannitol as matrix,
fulfilled the requirements for active ingredient, dosage uniformity, hardness,
friability, disintegration time using disintegration tester USP, disintegration
time in the oral cavity and dissolution except for F5 formula didnt produce
physical shape intact tablet. ODTs using more amount of gelatine 5% showed
faster disintegration time (19 s (F1); 29.2 s (F2); 36 s (F3) and 57.5 s (F4)).
Inversely, more amount of mannitol used in ODTs formulas, higher tablet
hardness was resulted. In vitro drug release of all formulation ODTs showed
high drug release in the first minute where the F1 97.77%; F2 89.66%, 87.80%
F3; F4 72.97%, much different with pure ibuprofen released only 27.15%.
From ANOVA test using SPSS program 15.0 (p < 0,05) showed that presence
of significant differences dissolution profiles between all ODTs formulas with
pure ibuprofen.
Ibuprofen ODTs that were formulated by liophilization process, have
fast disintegration time characteristics and optimal tablet hardness. Formulation
process produces a changging the crystalline towards the amorphous form.
Gelatine 5% acts as a binder and a disintegrant while mannitol affects the ODT
hardness.
Keywords: orally disintegrating tablet, ibuprofen, gelatine, manitol,
lyophilization

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR ISI
Halaman
JUDUL ...................................................................................................

HALAMAN JUDUL .............................................................................

ii

HALAMAN PENGESAHAN ...............................................................

iii

KATA PENGANTAR ...........................................................................

iv

ABSTRAK .............................................................................................

vii

ABSTRACT ...........................................................................................

viii

DAFTAR ISI ..........................................................................................

ix

DAFTAR TABEL ..................................................................................

xiii

DAFTAR GAMBAR .............................................................................

xiv

DAFTAR LAMPIRAN ..........................................................................

xvi

BAB I PENDAHULUAN ......................................................................

1.1 Latar Belakang .......................................................................

1.2 Rumusan Masalah ..................................................................

1.3 Hipotesis ................................................................................

1.4 Tujuan Penelitian ...................................................................

1.5 Manfaat Penelitian .................................................................

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ...........................................................

2.1 Orally Disintegrating Tablets (ODT) .....................................

2.2 Karakteristik Ideal ODT .........................................................

2.3 Kelebihan ODT .......................................................................

2.4 Metode Formulasi ODT ..........................................................

2.4.1 Pengertian liofilisasi .....................................................

10

Universitas Sumatera Utara

2.4.2 Prinsip liofilisasi ...........................................................

10

2.4.3 Proses formulasi menggunakan teknik liofilisasi .........

11

2.4.4 Keunggulan liofilisasi ...................................................

12

2.5 Ibuprofen sebagai Model Obat ................................................

12

2.6 Eksipien ...................................................................................

14

2.7 Uraian Tentang Manitol ..........................................................

18

2.8 Uraian Tentang Gelatin ...........................................................

21

BAB III METODE PENELITIAN ........................................................

25

3.1 Alat-alat ..................................................................................

25

3.2 Bahan-bahan ..........................................................................

25

3.3 Prosedur Kerja ........................................................................

25

3.3.1 Pembuatan pereaksi .....................................................

25

3.3.1.1 Air bebas karbondioksida ..............................

25

3.3.1.2 Natrium hidroksida 0,1 N ..............................

26

3.3.1.3 Natrium hidroksida 0,2 N ..............................

26

3.3.1.4 Kalium fosfat monobasa 0,2 M ......................

26

3.3.1.5 Dapar fosfat pH 7,2 ........................................

26

3.3.2 Pembuatan kurva serapan ibuprofen ...........................

26

3.3.2.1 Dalam medium NaOH 0,1 N .........................

26

3.3.2.2 Dalam medium dapar fosfat pH 7,2 ...............

27

3.3.3 Pembuatan kurva kalibrasi ibuprofen ..........................

27

3.3.3.1 Dalam medium NaOH 0,1 N .........................

27

3.3.3.2 Dalam medium dapar fosfat pH 7,2 ...............

27

Universitas Sumatera Utara

3.3.4 Pembuatan orally disintegrating tablet (ODT)


ibuprofen proses liofilisasi ..........................................

28

3.3.5 Karakterisasi orally disintegrating tablet ibuprofen


proses liofilisasi ..........................................................

29

3.3.5.1 Penetapan kadar ibuprofen dalam tablet ........

29

3.3.5.2 Uji kekerasan tablet ........................................

29

3.3.5.3 Uji friabilitas (kerapuhan) tablet ....................

30

3.3.5.4 Uji waktu hancur ............................................

30

3.3.5.4.1 Uji waktu hancur menggunakan


disintegration tester ......................

30

3.3.5.4.2 Uji waktu hancur dengan alat


termodifikasi .................................

31

3.3.5.4.3 Uji waktu hancur dalam


rongga mulut .................................

31

3.3.5.5 Uji waktu pembasahan ...................................

31

3.3.5.6 Uji Absorbsi Air .............................................

32

3.3.5.7 Uji keseragaman sediaan (keragaman bobot)

32

3.3.5.8 Analisa pola difraksi sinar X .......................

33

3.3.5.9 Uji disolusi tablet (profil pelepasan


bahan obat) ....................................................

33

3.4 Analisis Data Secara Statistik ................................................

35

3.4.1 Uji statistik terhadap evaluasi waktu hancur ...............

35

3.4.2 Uji statistik terhadap profil pelepasan obat .................

36

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ...............................................

37

4.1 Hasil Penentuan Serapan Maksimum dan Linieritas Kurva


Kalibrasi Ibuprofen dalam Larutan NaOH 0,1 N ....................

37

Universitas Sumatera Utara

4.2 Hasil Penentuan Serapan Maksimum dan Linieritas Kurva


Kalibrasi Ibuprofen dalam Larutan Dapar Fosfat pH 7,2 .......

39

4.3 Hasil Evaluasi ODT Ibuprofen ..............................................

40

4.3.1 Hasil penetapan kadar ibuprofen dalam tablet ............

41

4.3.2 Hasil uji kekerasan tablet .............................................

41

4.3.3 Hasil uji kerapuhan tablet .............................................

42

4.3.4 Hasil uji waktu hancur .................................................

43

4.3.5 Hasil uji waktu pembasahan ........................................

46

4.3.6 Hasil uji absorbsi air ....................................................

48

4.3.7 Hasil uji keseragaman sediaan .....................................

49

4.3.8 Hasil analisis pola difraksi sinar X ...........................

49

4.3.9 Hasil uji disolusi tablet (profil pelepasan


bahan obat) ...............................................................

52

4.3.9.1 Hasil uji ANOVA dan Duncan disolusi


formula ODT menit ke-1 ................................

54

4.3.9.2 Hasil uji ANOVA dan Duncan disolusi


formula ODT menit ke-3 ................................

56

4.3.9.2 Hasil uji ANOVA dan Duncan disolusi


formula ODT menit ke-7 ................................

57

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ................................................

59

5.1 Kesimpulan ...........................................................................

59

5.2 Saran .....................................................................................

60

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................

61

LAMPIRAN .........................................................................................

66

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 2.1 Komposisi asam amino pada gelatin ...................................

22

Tabel 2.2 Perbedaan gelatin A dan B ...................................................

24

Tabel 3.1 Formula sediaan ODT ibuprofen proses liofilisasi


menggunakan kombinasi gelatin 5 % dan manitol sebagai
matriks dengan berbagai variasi konsentrasi ......................

29

Tabel 3.2 Kriteria penerimaan uji disolusi ...........................................

34

Tabel 4.1 Data hasil penetapan kadar tablet ibuprofen ........................

41

Tabel 4.2 Hasil uji ANOVA waktu hancur in vitro formula ODT ......

45

Tabel 4.3 Hasil uji duncan waktu hancur in vitro formula ODT .........

45

Tabel 4.4 Hasil uji ANOVA waktu hancur termodifikasi


formula ODT ........................................................................

46

Tabel 4.5 Hasil uji duncan waktu hancur dengan alat termodifikasi
formulasi ODT
................................................................

46

Tabel 4.6 Hasil uji rasio absorbsi air (wetting time) ............................

48

Tabel 4.7 Hasil uji keragaman bobot berbagai formula


ODT ibuprofen .....................................................................

49

Tabel 4.8 Hasil persen kumulatif rata-rata uji disolusi bahan baku dan
ODT ibuprofen
................................................................

53

Tabel 4.9 Hasil uji ANOVA disolusi ODT menit ke-1 ........................

55

Tabel 4.10 Hasil uji Duncan disolusi ODT menit ke-1 .......................

55

Tabel 4.11 Hasil uji ANOVA disolusi ODT menit ke-3 ......................

56

Tabel 4.12 Hasil uji Duncan disolusi ODT menit ke-3 .......................

56

Tabel 4.13 Hasil uji ANOVA disolusi ODT menit ke-5 ......................

57

Tabel 4.14 Hasil uji Duncan disolusi ODT menit ke-5 .......................

57

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 2.1 Rumus bangun ibuprofen .................................................

12

Gambar 2.2 Proses mengembang .........................................................

16

Gambar 2.3 Proses aksi porositas dan kapilaritas ................................

17

Gambar 2.4 Proses gaya repulsif partikel ............................................

17

Gambar 2.5 Proses deformasi ..............................................................

18

Gambar 2.6 Rumus bangun D-manitol ................................................

19

Gambar 4.1 Kurva serapan ibuprofen dengan konsentrasi


230 mcg/ml dalam larutan NaOH 0,1 N ..........................

37

Gambar 4.2 Data panjang gelombang maksimum dan absorbansi


ibuprofen dengan konsentrasi 230 mcg/ml secara
spektrofotometri ultraviolet .............................................

38

Gambar 4.3 Kurva kalibrasi ibuprofen (PT Dexa Medica) dalam


pelarut NaOH 0,1 N pada panjang gelombang 264,5 nm

39

Gambar 4.4 Kurva serapan ibuprofen dengan konsentrasi 8 mcg/ml


dan panjang gelombang maksimum secara
spektrofotometri ultraviolet ............................................

39

Gambar 4.5 Kurva kalibrasi ibuprofen dalam daparfosfat pH 7,2 .......

39

Gambar 4.6 Tablet hasil proses liofilisasi dari berbagai formula ........

40

Gambar 4.7 Diagram hasil uji kekerasan tablet ...................................

42

Gambar 4.8 Diagram hasil uji kerapuhan tablet ..................................

43

Gambar 4.9 Diagram hasil berbagai uji waktu hancur .........................

44

Gambar 4.10 Diagram hasil uji waktu pembasahan ............................

47

Gambar 4.11 Uji waktu pembasahan (wetting time) ............................

48

Universitas Sumatera Utara

Gambar 4.12 Grafik hasil difraksi sinar X dari: (a) ibuprofen


(b) ODT F1 (c) ODT F2 (d) ODT F3 (e) ODT F4 .........

52

Gambar 4.13 Grafik hasil persen kumulatif rata-rata disolusi bahan


baku dan ODT ibuprofen proses liofilisasi ...................

54

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
Lampiran 1. Perhitungan pembuatan orally disintegrating tablet
ibuprofen ..........................................................................

66

Lampiran 2. Kurva kalibrasi ibuprofen dalam NaOH 0,1 N ................

68

Lampiran 3. Data uji penetapan kadar ODT ibuprofen .......................

69

Lampiran 4. Analisis dat statistik untuk mencari kadar sebenarnya


dari ibuprofen dalam formulasi ODT ..............................

72

Lampiran 5. Data simpangan baku kadar ODT ibuprofen ...................

77

Lampiran 6. Data hasil uji friabilitas (kerapuhan) tablet .....................

78

Lampiran 7. Data hasil pengujian kekerasan tablet .............................

79

Lampiran 8. Data hasil pengujian waktu hancur ..................................

80

Lampiran 9. Data hasil pengujian waktu pembasahan .........................

81

Lampiran 10. Data perhitungan rasio absorbsi air ODT ibuprofen .....

82

Lampiran 11. Perhitungan keragaman bobot .......................................

83

Lampiran 12. Data uji keragaman bobot ODT ibuprofen


hasil proses liofilisasi ....................................................

86

Lampiran 13. Kurva kalibrasi ibuprofen dalam dapar fosfat pH 7,2 ...

90

Lampiran 14. Contoh Perhitungan hasil disolusi ..................................

91

Lampiran 15. Data disolusi baku ibuprofen dan semua formula ODT

93

Lampiran 16. Data persen kumulatif disolusi bahan baku dan


semua formula ODT ibuprofen .....................................

108

Lampiran 17. Uji ANOVA disolusi ODT menit ke 1, 3, dan 5 ...........

111

Lampiran 18. Uji ANOVA waktu hancur in vitro dan termodifikasi


semua formula ODT .....................................................

114

Universitas Sumatera Utara

Lampiran 19. Foto waktu hancur in vivo (di dalam mulut) .................

116

Lampiran 20. Sertifikat analisis bahan baku ibuprofen


(PT Dexa Medica) .........................................................

117

Universitas Sumatera Utara