Anda di halaman 1dari 2

Analisa hubungan praktikum dengan jurnal terkait

Judul Jurnal :
HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PENCAHAYAAN DENGAN KELELAHAN
MATA PADA PEKERJA PENJAHIT SEKTOR USAHA INFORMAL DI KOMPLEKS
GEDUNG PRESIDENT PASAR 45 KOTA MANADO
Fulian Nanda Dwi Permana (6513040064)
Ringkasan Jurnal :
Mata dibentuk untuk menerima rangsangan berkas-berkas cahaya pada retina
selanjutnya dengan perantaraan serabut-serabut nervus optikus, mengalihkan
rangsangan ini ke pusat penglihatan pada otak untuk ditafsirkan. Kelelahan mata dapat
terjadi apabila ada gangguan yang dialami mata karena otot ototnya yang dipaksa
bekerja keras terutama saat harus melihat obyek dekat dalam jangka waktu yang lama.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara intensitas pencahayaan
dengan kelelahan mata di kompleks Gedung President Pasar 45 kota Manado

Meskipun banyak peneliti yang mendefenisikan kelelahan kerja, tetapi kelelahan


kerja tidak dapat didefenisikan secara jelas namun dapat dirasakan oleh pekerja.
Menurut Tarwaka (2014) kelelahan kerja adalah suatu mekanisme perlindungan
tubuh agar tubuh terhindar dari kerusakan lebih lanjut sehingga terjadi
pemulihan setelah istirahat. Kelelahan kerja merupakan kriteria yang lengkap
tidak hanya menyangkut kelelahan yang bersifat fisik dan psikis saja tetapi lebih
banyak kaitannya dengan adanya penurunan kinerja fisik, adanya perasaan
lelah, penurunan motivasi, dan penurunan produktivitas kerja.
Berdasarkan tabel 7 dapat dilihat bahwa pada 11 lokasi tempat kerja kategori
pencahayaan terbanyak adalah kategori dengan pencahayaan 300 Lux yaitu
kurang memadai yang berjumlah 8 lokasi (72,73 %), dan kategori pencahayaan
terendah yaitu 300 Lux yaitu memadai yang berjumlah 3 lokasi (27,27 %).
Pencahayaan baik yang tinggi, rendah, maupun yang menyilaukan berpengaruh
terhadap kelelahan mata maupun ketegangan saraf para pekerja yang
pencahayaan tempat kerjanya tidak memadai atau tidak sesuai standar. Faktor
yang sangat menentukan dalam pencahayaan adalah ukuran objek, derajat
kontras antara objek dan sekelilingnya, luminensi dari lapangan penglihatan,
yang tergantung dari pencahayaan dan pemantulan pada arah si pengamat,
serta lamanya melihat.
Tingkat kelelahan mata yang dialami oleh para pekerja penjahit di kompleks
gedung President pasar 45 kota Manado adalah kelelahan mata ringan sebanyak
30 orang (71,43%) dan pekerja yang memiliki tingkat kelelahan mata berat
berjumlah 12 orang (28,57%). Terdapat hubungan antara intensitas pencahayaan
dengan kelelahan mata pada pekerja penjahit di kompleks gedung President 45
kota Manado.
Analisa Hubungan Praktikum dengan Jurnal
Pada praktikum pengukuran intensitas cahaya pada bengkel uji bahan dan kelas
uji bahan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya didaptakn penerangan yang

memadai dan sesuai standart. Cahaya tersebut di suplai oelh beberapa lampu.
Ini sesuai dengan isi jurnal yang menyatakan bahwa hubungan antara intensitas
pencahayaan dengan kelelahan mata yang disebabkan oleh kurangnya intensitas
cahaya yang disediakan.
Berdasarkan hal itu dapat diasumsikan tida ada keluhan mata yang terjadi pada
mahasiswa yang melakukan praktikum. Dan hal ini dapat menghindari akan
adanya kecelakaan kerja, megingat lab uji bahan termasuk praktikum yang
mengandung potensi bahaya yang besar.