Anda di halaman 1dari 31

Page |1

Logam dan Paduan


Nonferro: BAB
Produksi, Sifat-sifat Umum,
dan Aplikasi 6
Logam dan paduan nonferro sangat beragam jenisnya, mulai dari aluminium
sampai seng, yang sangat diperlukan untuk berbagai aplikasi dalam teknik. Bab
ini menguraikan:

• Metode produksi untuk logam nonferrous.

• Sifat fisik dan mekanik logam dan paduan nonferrous serta relevansinya.

• Aplikasi paduan.

• Paduan Shape-memory, paduan amorf, dan nanomaterials, dan


penggunaan-nya yang unik.

6.1 Pengantar

Logam dan paduan nonferro mencakup berbagai jenis dari logam yang umum
(seperti aluminium, tembaga, dan magnesium) sampai paduan dengan kekuatan
dan suhu yang tinggi (seperti tungsten, tantalum, dan molibdenum). Walaupun
harganya lebih mahal dari logam besi (Tabel 6.1), logam dan paduan nonferro
memiliki aplikasi yang besar karena sifatnya yang tahan korosi, konduktivitas
termal dan listrik yang tinggi, densitas rendah, dan mudah dibentuk (Tabel 6.2).
contoh aplikasi logam dan paduan nonferro yaitu aluminium untuk peralatan
memasak dan badan pesawat, tembaga untuk kawat listrik, tembaga untuk pipa
suplai air rumah, seng untuk lembaran logam galvanis yang biasanya digunakan
untuk bodi mobil, titanium untuk baling-baling turbin mesin jet dan alat
pembedahan tulang, dan tantalum untuk mesin roket.

Kipas turbo mesin jet untuk pesawat Boeing 757 biasanya mengandung
logam dan paduan nonferro berikut: 38% Ti, 37% Ni, 12% Cr, 6% Co, 5% Al, Nb
1%, dan 0,02% Ta. Tanpa bahan-bahan tersebut, mesin jet (Gambar 6.1) tidak
Page |2

dapat dirancang, diproduksi, dan dioperasikan pada kekuatan dan tingkat efisiensi
yang diperlukan.

Bab ini memperkenalkan sifat umum, metode produksi, dan aplikasi teknik
yang penting untuk logam dan paduan nonferro. Sifat manufaktur bahan-bahan
tersebut (seperti formability, manchinability, dan weldability) yang dijelaskan
dalam berbagai tulisan pada bab ini.

Tabel 6.1
Perkiraan Harga per-satuan-volume untuk Logam Tempa dan Plastik Berkaitan dengan
Harga Baja Karbon
Emas 60,000 Paduan Magnesium 2-4
Perak 600 Paduan Alumunium 2-3
Baja paduan rendah dengan kekuatan
Paduan Molybdenum 200-250 1.4
tinggi
Nikel 35 Besi Tuang kelabu 1.2
Paduan Titanium 20-40 Baja Karbon 1
Paduan Tembaga 5-6 Nilon, acetal, karet silikon* 1.1-2
Paduan Seng 1.5-3.5 Plastik lain dan Elastomer* 0.2-1
Baja Stainless 2-9
* As molding compounds

Catatan: Biaya bervariasi secara signifikan dengan jumlah pembelian, penawaran


dan permintaan, ukuran dan bentuk, dan berbagai faktor lainnya.

Tabel 6.2
Karakteristik Umum Logam dan Paduan Nonferrous
Material Karakteristik
Lebih mahal dari baja dan plastik, berbagai macam sifat mekanik, fisik, dan
Paduan bukan logam
listrik; ketahanan korosi yang baik; aplikasi temperatur tinggi
Kekuatan tinggi terhadap rasio berat, konduktivitas termal dan listrik yang
Alumunium
tinggi; ketahanan korosi yang baik; sifat produksi yang baik
Magnesium Logam ringan; Kekuatan terhadap rasio berat baik
Konduktivitas listrik dan termal tinggi; ketahanan korosi yang baik; sifat
Tembaga
produksi yang baik
Kekuatan dan ketahanan korosi yang baik pada temperatur tinggi, dapat
Superalloy
besi, kobalt, dan paduan berbasis nikel
Kekuatan terhadap rasio berat paling tinggi dari semua logam; kekuatan dan
Titanium
ketahanan korosi yang baik pada suhu tinggi
Page |3

Molybdenum, niobium (columbium), tungsten, dan tantalum; kekuatan


Logam refraktori
tinggi pada temperatur tinggi
Emas, perak, dan platinum; pada umumnya mempunyai ketahanan korosi
Logam mulia
yang baik

6.2 Alumunium dan Paduan Alumunium

Faktor yang penting dalam memilih aluminium (Al) dan paduaannya adalah
kekuatan tinggi untuk rasio berat, ketahanan terhadap korosi oleh banyak bahan
kimia, konduktivitas termal dan listrik yang tinggi, nontoksisitas, reflektifitas,
penampilan, dan kemudahan formability dan machinability; aluminium juga non
magnetik. Penggunaan utama aluminium dan paduannya, dalam penurunan
pesanan untuk konsumsi, yaitu untuk wadah dan kemasan (kaleng dan aluminium
foil), untuk konstruksi bangunan dan jenis lainnya, transportasi, (pesawat dan
aplikasi ruang angkasa, bus, mobil, gerbong kereta api, dan kapal laut), aplikasi
listrik (sebagai alat-alat yang ekonomis dan konduktor listrik nonmagnetic),
barang-barang konsumen (peralatan, memasak, dan mebel), dan alat portable
(Tabel 6.3 dan 6.4). Hampir semua kabel transmisi tegangan tinggi terbuat dari
aluminium. Berkaitan dengan struktural komponen (beban), 82% dari pesawat
Boeing 747 dan 70% dari pesawat Boeing 777 adalah aluminium.

Gambar 6.1 Bagian bawah dari sebuah mesin jet (PW2037) menampilkan berbagai komponen
dan paduan yang digunakan dalam manufaktur mereka. Sumber: Courtesy of United Aircraft Pratt
& Whitney.
Page |4

Tabel 6.3
Sifat dari Paduan Aluminium pada Suhu Ruang

Tegangan
Tegangan
Paduan (UNS) Sifat Tarik Puncak Pemanjangan dalam 50 mm (%)
Yield (MPa)
(MPa)

1100 (A91100) O 90 35 35-45


1100 H14 125 120 9-20
2024 (A92024) O 190 75 20-22
2024 T4 470 325 19-20
3003 (A93003) O 110 40 30-40
3003 H14 150 145 8-16
5052 (A95052) O 190 90 25-30
5052 H34 260 215 10-14
6061 (A96061) O 125 55 25-30
6061 T6 310 275 12-17
7075 (A97075) O 230 105 16-17
7075 T6 570 500 11

Paduan Aluminium ada sebagai produk pabrik, yaitu sebagai produk tempa
yang dibuat ke dalam berbagai bentuk yang melalui proses rolling, ekstrusi,
pembentukan, dan penempaan (bab 13 sampai 15). Batang logam Aluminium juga
tersedia untuk proses tuang, seperti aluminium dalam bentuk serbuk untuk
aplikasi metalurgi serbuk (bab 17).

Tabel 6.4
Sifat Manufaktur dan Aplikasi Khusus dari Paduan Aluminium Tempa
Karakteristik*
Paduan Ketahanan Aplikasi khusus
Machinability Weldability
Korosi
Lembaran kerja logam, spun berongga,
1100 A C-D A
batang timah
Roda truk, produk mesin sekrup , rangka
2024 C B-C B-C
pesawat

Peralatan memasak, peralatan kimia, bejana


3003 A C-D A bertekan, lembaran kerja logam , perangkat
keras pembangun, tangki penyimpanan
Lembar kerja logam, tabung hidrolik, dan
5052 A C-D A penggunaan untuk peralatan bus, truk dan
laut
Page |5

Pangka alat berat yang dimana dibutuhkam


ketahanan terhadap korosi, rangka truk dan
6061 B C-D A
kapal laut, gerbong kereta api , furnitur, pipa
saluran, pagar jembatan, tabung hidrolik

Rangka pesawat dan lainnya, kunci,


7075 C B-D D
perlengkapan hidrolik
*A, Bagus; D, Buruk.

Sebagian besar paduan aluminium bisa untuk permesin, dibentuk, dan dilas
dengan relatif mudah.

Ada dua jenis paduan yang terbuat dari aluminium:

1. Paduan yang dapat dikeraskan dengan perlakuan dingin dan tidak bisa
dengan perlakuan panas.

2. Paduan yang dapat dikeraskan dengan perlakuan panas.

Penandaan paduan aluminium tempa. Paduan aluminium tempa dapat


diidentifikasi oleh empat digit dengan penandaan sifat yang menunjukkan kondisi
material. (Lihat juga sistem penyatuan angka dalam bagian ini) unsur paduan
utama diidentifikasi oleh digit pertama.

1xxx - aluminium murni komersial: ketahanan korosi yang sangat baik,


konduktivitas listrik dan panas tinggi, pengerjaan yang baik, kekuatan
yang rendah, tidak tahan terhadap panas.

2xxx - tembaga: kekuatan tinggi untuk rasio berat, ketahanan yang rendah
terhadap korosi, bisa diperlakuan panas

3xxx - mangan: pengerjaan yang baik, kekuatan sedang, umumnya tidak


bisa perlakuan panas.

4xxx - silikon: titik lebur menurun, dari film oksida yang abu-abu gelap
untuk warna arang, umumnya tidak bisa perlakuan panas.

5xxx - magnesium: ketahanan korosi yang baik dan mampu dilas, kekuatan
sedang sampai tinggi, tidak bisa perlakuan panas.
Page |6

6xxx - magnesium dan silikon: kekuatan sedang; formability, kemampuan


untuk permesinan, kemampuan las baik, dan tahan korosi; bisa perlakuan
panas.

7xxx - seng: kekuatan sedang sampai sangat tinggi, bisa perlakuan panas

8xxx - elemen lain

Angka kedua dalam penandaan ini menunjukkan modifikasi dari paduan.


Untuk seri 1xxx, angka ketiga dan keempat untuk menunjukan jumlah minimum
dalam paduan aluminium. Sebagai contoh, 1050 menunjukkan minimal 99,50%
Al dan 1090 menunjukkan minimal 99,90% Al. Dalam seri lain, angka ketiga dan
keempat mengidentifikasi paduan yang berbeda dalam kelompok dan angka tidak
memiliki makna.

Sebuah aluminium khusus dapat terdiri dari paduan aluminium berikut,


semua dalam kondisi H19 (yang merupakan keadaan tertinggi dalam perlakuan
dingin): 3.004 atau 3.104 dapat untuk bodi, 5.182 untuk penutup, dan 5.042 untuk
etiket. paduan ini dipilih untuk karakteristik manufaktur serta untuk ekonomi.

Penandaan paduan aluminium cor. Penandaan untuk paduan Aluminium cor


juga terdiri dari empat digit. Angka pertama menunjukkan kelompok paduan
utama, sebagai berikut:

1xx.x – Aluminium (minimum 99,00%)

2xx.x – Aluminium -Tembaga

3xx.x – Aluminium - Silikon (dengan tembaga dan/ atau magnesium)

4xx.x – Aluminium - Silikon

5xx.x – Aluminium - Magnesium

6xx.x - seri tidak digunakan

7xx.x – Aluminium - Zinc


Page |7

8xx.x – Aluminium – Tin

Dalam seri 1xx.x, angka kedua dan ketiga menunjukan kadar aluminium
minimum, angka ketiga dan keempat menunjukan aluminium di tempa. Untuk seri
lain, angka kedua dan ketiga tidak memiliki arti/makna. Angka keempat (di
sebelah kanan titik desimal) menunjukkan bentuk produk.

Penandaan sifat. Penandaan sifat untuk kedua alumunium tempa dan tuang
adalah sebagai berikut:

• F - fabrikasi (dengan perlakuan dingin atau panas atau dengan


pengecoran)

• O - anil (dari perlakuan dingin atau keadaan cor/ tuang)

• H - tegangan keras dengan perlakuan dingin (hanya untuk produk


tempa)

• T - perlakuan panas

• W - hanya pereaksian larutan (keadaan tidak stabil)

Unified Numbering system (Sistem penomoran terpadu). Seperti halnya


dengan baja, aluminium dan logam dan paduan nonferro yang lainnya, sekarang
diidentifikasi secara internasional oleh sistem penomoran terpadu, yang terdiri
dari huruf yang menunjukkan kelas umum dari paduan dan diikuti oleh lima
angka yang menunjukkan komposisi kimianya. Sebagai contoh, A untuk
aluminium, C untuk tembaga, N untuk paduan nikel, P untuk logam mulia, dan Z
untuk seng. Dalam penandaan UNS, paduan aluminium tempa 2024 adalah
A92024.

Produksi. Aluminium pertama kali diproduksi pada tahun 1825. Alumunium


adalah unsur logam yang paling berlimpah, yang menyusun sekitar 8% dari kerak
bumi, dan diproduksi dalam jumlah terbanyak setelah besi. Bijih aluminium
utama adalah bauksit, aluminium oksida yang hydrous (yang mengandung air)
dan termasuk oksida lainnya. Setelah memisahkan tanah liat dan lumpur dengan
Page |8

bijih, bijih tersebut dihancurkan menjadi serbuk dan diperlakukan panas dengan
soda caustic (sodium hidroksida) untuk menghilangkan kotoran. Alumina (oksida
aluminium) diekstrak menjadi larutan dan kemudian dilarutkan kedalam natrium
Flourida cair dan aluminium flourida pada suhu 940 - 980° C. Kemudian
campuran ini mengalami elektrolisis. Logam aluminium terbentuk pada katoda
(kutub negatif), sedangkan oksigen dilepaskan pada anoda (kutub positif).
aluminium murni Komersial hingga 99,99% Al, yang biasa juga disebut dalam
industri sebagai aluminium "empat sembilan". Proses produksi mengkonsumsi
banyak listrik, sehingga memberikan kontribusi signifikan terhadap biaya
aluminium.

Aluminium berpori. Blok aluminium yang telah diproduksi, 37% lebih ringan
dari aluminium padat dan memiliki permeabilitas seragam (microporosity).
Karakteristik ini memungkinkan penggunaannya dalam aplikasi dimana vakum
atau perbedaan tekanan harus dipertahankan. Contohnya adalah perlengkapan
yang berpori untuk perakitan dan otomatisasi, dan vakum atau thermoforming dari
plastik (Bab 19.6). blok ini adalah 70 - 90% aluminium serbuk; dan sisanya
adalah resin epoxy. Aluminium dapat menjadi mesin dengan relatif mudah dan
dapat digabungkan dengan menggunakan perekat.

CONTOH 6.1 Sebuah mobil aluminium

Penggunaan Aluminium di mobil dan truk ringan terus meningkat. Seperti baru-
baru ini sejak tahun 1990, tidak ada kerangka aluminium mobil penumpang yang
diproduksi di belahan dunia manapun, tetapi pada tahun 1997, ada tujuh jenis,
termasuk Phymoth Prowler dan Audi A8 (Gambar 6.2). dengan mengurangi berat
sampai dengan 47% dari kendaraan baja, mobil tersebut mengurangi penggunaan
bahan bakar sehingga mengurangi polusi, dan dapat didaur ulang.

Paduan dan desain baru dan metodologi manufaktur harus dikembangkan.


untuk contoh prosedur penyatuan perekat harus disempurnakan, desain bingkai
struktural harus dioptimalkan, dan desain perkakas baru (untuk memungkinkan
pembentukan aluminium) harus dikembangkan. Karena teknologi baru ini,
pemeliharaan lingkungan yang diinginkan bisa diwujudkan tanpa penurunan
Page |9

kinerja atau keselamatan. Bahkan, Audi A8 adalah mobil mewah pertama yang
memperoleh rating lima bintang (keamanan tertinggi) untuk kedua kursi
pengemudi dan penumpang depan di National Highway Transportation Safety
Administration (NHSTA) New Car Assesment Program.

6.3 Magnesium dan paduan magnesium

Magnesium (Mg) adalah logam teknik ringan yang ada, dan memiliki
karakteristik meredam getaran yang baik. Paduan ini digunakan dalam aplikasi
struktural dan non-struktural dimana berat sangat diutamakan. Magnesium juga
merupakan unsur paduan dalam berbagai jenis logam nonferro.

paduan magnesium khusus digunakan di dalam pesawat terbang dan


komponen rudal, peralatan penanganan material, perkakas listrik portabel, tangga,
koper, sepeda, barang olahraga, dan komponen ringan umum. Paduan ini tersedia
sebagai produk cor/tuang (seperti bingkai kamera) atau sebagai produk tempa
(seperti kontruksi dan bentuk balok/batangan, benda tempa, dan gulungan dan
lembar plat). Paduan magnesium juga digunakan dalam percetakan dan mesin
tekstil untuk meminimalkan gaya inersia dalam komponen berkecepatan tinggi
(Bab 3.2).

Karena tidak cukup kuat dalam bentuk yang murni, magnesium


dipaduankan dengan berbagai elemen (Tabel 6.5) untuk mendapatkan sifat khusus
tertentu, terutama kekuatan untuk rasio berat yang tinggi. Berbagai paduan
magnesium memiliki pengecoran, pembentukan, dan karakteristik permesinan
yang baik. Karena magnesium mengoksidasi dengan cepat (pyrophpric), ada
resiko/bahaya kebakaran, dan tindakan pencegahan yang harus diambil ketika
proses permesinan, grindling, atau pengecoran pasir magnesium. Meskipun
demikian produk yang terbuat dari magnesium dan paduannnya tidak
menimbulkan bahaya kebakaran selama penggunaannya normal.

Penandaan paduan magnesium. paduan Magnesium ditetapkan sebagai berikut:


P a g e | 10

a. Satu atau dua huruf awalan, menunjukkan elemen paduan utama.

Gambar 6.2 (A) Mobil Audi A8 yang memiliki rangka bodi aluminium semua (b)
Rangka aluminium, menampilkan berbagai komponen yang dibuat dengan
ekstrusi, pembentukan lembaran, dan proses pengecoran. Sumber: Courtesy of
ALCOA, Inc

b. Dua atau tiga angka, menunjukkan persentase unsur paduan utama dan
dibulatkan ke desimal terdekat.
P a g e | 11

c. Huruf abjad (kecuali huruf I dan O) menunjukkan standar paduan dengan


variasi kecil dalam komposisi.

d. Simbol untuk sifat material, mengikuti sistem yang digunakan untuk paduan
aluminium.

Tabel 6.5
Sifat dan Bentuk Khas dari Paduan Magnesium Tempa
Komposisi (%)
Tegangan Pemanjanga
Tegangan
Paduan Kondisi tarik puncak n dalam 50 Bentuk khas
Al Zn Mn Zr Th yield (MPa)
(MPa) mm (%)

AZ31 B 3.0 1.0 0.2 — — F 260 200 15 Ekstruksi


Lembaran dan
H24 290 220 15
plat
Ekstruksi dan
AZ80A 8.5 0.5 0.2 — — T5 380 275 7
tempa
Lembaran dan
HK31A — — — 0.7 3 H24 255 200 8
plat
Ekstruksi dan
ZK60A — 5.7 — 0.55 — T5 365 300 11
tempa

Sebagai contoh, ambil paduan AZ91C-T6:

• Unsur-unsur paduan utama adalah aluminium (A sebesar 9%, dibulatkan)


dan seng (Z sebesar 1%).

• Huruf C, huruf ketiga dari alfabet, menunjukkan bahwa paduan ini adalah
yang ketiga dari satu standar (kemudian dari A dan B, yang merupakan
paduan pertama dan kedua yang standar, berturut-turut).

• T6 paduan menunjukkan bahwa larutan ini telah direaksikan dan masa


artifiasial.

Produksi. Magnesium adalah elemen logam terbanyak ketiga (2%) di kerak bumi
setelah besi dan aluminium. Kebanyakan magnesium berasal dari air laut, yang
mengandung 0,13% magnesium dalam bentuk magnesium klorida. Pertama kali
diproduksi pada tahun 1808, logam magnesium dapat didapat dengan cara
electrolitik atau reduksi termal. Pada metode elektrolisis, air laut dicampur dengan
kapur (kalsium hidroksida) dalam tangki pengendapan. Magnesium hidroksida
P a g e | 12

presipitat mengendap, disaring dan dicampur dengan asam klorida. Larutan ini
mengalami elektrolisis (seperti yang dilakukan pada aluminium); agar eksploitasi
menghasilkan logam magnesium, yang kemudian dituang/dicor menjadi batang
logam untuk diproses lebih lanjut ke dalam berbagai bentuk. Dalam metode
reduksi thermal, batuan mineral yang mengandung magnesium (dolomit,
magnesit, dan batuan lainnya) dibagi dengan reduktor (seperti ferrosilicon serbuk,
sebuah paduan besi dan silikon), dengan memanaskan campuran di dalam ruang
vakum. Sebagai hasil reaksi ini, wujud uap dari magnesium, dan uap tersebut
mengembun menjadi kristal magnesium. Kristal ini kemudian meleleh, halus, dan
dituang menjadi batang logam untuk diproses lebih lanjut ke dalam berbagai
bentuk.

6.4 Tembaga dan paduan Tembaga

Pertama kali diproduksi pada sekitar 4000 SM, tembaga (Cu, dari Cuprum) dan
paduaannya memiliki sifat yang agak mirip dengan aluminium dan paduannya.
Selain itu, tembaga termasuk konduktor listrik dan panas yang paling baik (Tabel
3.1 dan 3.2), dan tembaga juga memiliki ketahanan korosi yang baik. Tembaga
mudah diproses dengan berbagai proses pembentukan, permesinan, pengecoran,
dan teknik penggabungan.

Paduan tembaga sering digunakan untuk aplikasi kombinasi listrik,


mekanik, nonmagnetic, tahan korosi, konduktif termal, dan ketahanan kualitas
yang diperlukan. Aplikasi termasuk komponen listrik dan elektronik, pegas,
peluru untuk senjata kecil, pipa, perpindahan panas, perangkat keras kapal laut,
dan barang-barang konsumsi (seperti peralatan memasak, perhiasan, dan benda-
benda dekoratif lainnya). Walaupun aluminium adalah material yang paling
umum untuk uang logam dalam cetakan injeksi polimer (Bagian 19.3), tembaga
tatap sering digunakan karena mempunyai sifat thermal yang baik . Tembaga
murni juga dapat digunakan sebagai pelumas padat di tempat operasi pembentuk
logam yang panas.
P a g e | 13

Paduan tembaga bisa menghasilkan berbagai jenis sifat dengan penambahan


unsur paduan dan dengan perlakuan panas, untuk meningkatkan karakteristik
manufaktur tembaga. Paduan tembaga yang paling umum adalah kuningan dan
perunggu. Kuningan (yang merupakan paduan dari tembaga dan seng) merupakan
salah satu paduan yang paling awal dikembangkan dan memiliki berbagai
aplikasi, termasuk benda-benda dekoratif (Tabel 6.6). Perunggu adalah paduan
tembaga dan timah (tabel 6.7). Ada juga perunggu lainnya, seperti perunggu
aluminium (yang merupakan paduan dari tembaga dan aluminium) dan perunggu
timah. Berilium tembaga (atau berilium perunggu) dan perunggu fosfor memiliki
kekuatan dan kekerasan yang baik untuk aplikasi seperti pegas dan bantakan.
paduan utama tembaga yang lain yaitu tembaga nikel dan perak nikel.

Penandaan paduan tembaga. Dalam Unified Numbering System, tembaga


diidentifikasi dengan huruf C. Misalnya, peluru kuningan adalah C26200,
menggantikan penomoran tiga digit kuno dari CDA 262 (untuk Copper
Development Association). Dalam penyertaan agar teridentifikasi dengan
komposisinya, tembaga dan paduan tembaga yang dikenal dengan berbagai nama
(Tabel 6.5 dan 6.6). penandaan sifat (seperti ½ keras, ekstra keras, ekstra pegas,
dan sebagainya) berdasarkan penurunan persentase oleh perlakuan dingin
(misalnya, dengan penggilingan atau penarikan).

Tabel 6.6
Sifat dan Aplikasi Khas dari Tembaga dan Kuningan Tempa
Komposisi Tegangan Tegangan
Tipe dan Pemanjangan
Nominal tarik puncak yield Aplikasi Khusus
angka UNS in 50 mm (%)
(%) (MPa) (MPa)

Electrolytic Downspout, talang, atap,


tough pitch 9 9.90 Cu, gasket, radiator mobil, tiang
220-450 70-365 55-4
copper (Cl 0.04 O bis, paku, roll pencetakan,
1000) paku keling

Weather stripping, pipa


Red brass, 85.0 Cu, saluran, soket, kancing,
270-725 70-435 55-3
85% (C23000) 15.0 Zn pemadam, kondensor dan
tabung penukar panas
P a g e | 14

Inti dan tangki radiator,


Cartridge shell senter, perlengkapan
70.0 Cu,
brass, 70% 300-900 75-450 66-3 lampu, kancing, kunci,
30.0 Zn
(C26000) engsel, komponen amunisi,
aksesoris pipa

Free-cutting 61.5 Cu, Gear, pinion, part mesin


brass 3.0 Pb, 340-470 125-310 53-18 sekrup otomatis
(C36000) 35.5 Zn berkecepatan tinggi

Pesawat: barel turnbuckle,


Naval brass 60.0 Cu, bola, baut; perangkat kapal
(C46400 to 39.25 Zn, 380-610 380-610 50-17 laut: poros baling-baling,
C46700) 0.75 Sn paku keling, batang katup,
plat kondensor

Produksi. Tembaga ditemukan dalam beberapa jenis bijih, yang paling umum
adalah bijih sulfida. Bijih biasanya mempunyai kandungan yang rendah
(meskipun beberapa mengandung Cu sampai 15%) dan biasanya diperoleh dari
lubang penambangan terbuka. Pertama bijih dihancurkan dan kemudian dibentuk
menjadi bubur (campuran air dengan partikel padat yang tidak larut). bubur ini
dihancurkan menjadi patikel halus di dalam bola penggiling (memutar bola logam
yang ada didalam silinder untuk menghancurkan bijih, lihat Gambar 17.6).

Tabel 6.7
Sifat dan Aplikasi Khas dari Perunggu Tempa
Tegangan
Teganga Pemanjang
Komposisi tarik
Tipe dan angka UNS n yield an in 50 Aplikasi Khusus
Nominal (%) puncak
(MPa) mm (%)
(MPa)
Ekstrusi arsitektur, Plang
Perunggu arsitektur 57.0 Cu, 3.0 415
140 30 toko, ambang, lis, butt,
(C38500) Pb, 40.0 Zn (ekstruksi)
engsel
Bellow, disk kopling,
Perunggu fosfor, 5% 95.0 Cu, 5.0 pasak, diafragma, kancing,
325-960 130-55Q 64-2
A (C51000) Sn, trace P sikat kawat, perangkat
keras kimia, mesin tekstil
Perunggu fosfor 88.0 Cu, 4.0 Bantalan, ring, roda gigi,
bebas potongan Pb, 4.0 Zn, 4.0 300-520 130-435 50-15 pinions, poros, pendorong
(C54400) Sn mesin cuci, part katup
P a g e | 15

tabung/pipa tekanan
Perunggu rendah 98.5 Cu, 1.5 hidrolik, baut, perangkat
275-655 100-475 55-11
silikon, B(C65100) Si kapal laut, saluran listrik,
penukar panas tabung
Paku keling, baut,
Nikel perak, 65-10 65.0 Cu, 25.0 pengencang slide,
340-900 125-525 50-1
(C74500) Zn, 10.0 Ni perangkat berongga, papan
nama

Kemudian ditambahkan bahan kimia dan minyak, dan campuran tersebut diaduk.
Partikel-partikel mineral membentuk buih, yang mengeping dan dikeringkan.
Konsentrat tembaga kering (sebanyak sepertiga dari tembaga) yang lebur secara
tradisional (melebur dan menyatu) dan halus; proses ini dikenal sebagai
pyrometallurgy, karena menggunakan panas untuk memperbaiki logam. Untuk
aplikasi seperti konduktor listrik, tembaga ini disempurnakan lebih lanjut melalui
elektrolitik untuk kemurnian minimal 99,95% (elektrolisis tembaga bebas
oksigen). Teknik yang lebih baru untuk pengolahan tembaga adalah
hidrometalurgi, sebuah proses yang melibatkan reaksi kimia dan elektrolitik.

6.5 Nikel dan Paduan Nikel

Nikel (Ni) adalah logam perak-putih yang ditemukan pada tahun 1751 dan unsur
paduan utama yang memberikan kekuatan, ketangguhan, dan ketahanan korosi.
Yang biasanya digunakan secara luas pada baja stainless dan paduan berbasis
nikel (yang biasa disebut superalloy). Paduan nikel digunakan pada aplikasi
temperatur tinggi (seperti komponen mesin jet, roket, dan pembangkit listrik
tenaga nuklir), dalam penanganan makanan dan peralatan pengolahan kimia, koin,
dan dalam perangkat kapal laut. Karena nikel mempunyai sifat magnetik, paduan
nikel juga digunakan dalam aplikasi elektromagnetik, seperti solenoida.
Penggunaan utama nikel yaitu sebagai logam untuk electroplating dari part untuk
permukaannya dan untuk peningkatan ketahanannya terhadap korosi dan keausan.
Paduan nikel memiliki kekuatan tinggi dan tahan korosi pada temperatur tinggi.
Pemaduan unsur nikel kromium, kobalt, dan molibdenum. Sifat paduan nikel
dalam mesin, pembentuk, casting, dan pengelasan dapat dimodifikasi dengan
berbagai unsur paduan lainnya.
P a g e | 16

Berbagai paduan nikel, memiliki berbagai kekuatan pada temperatur yang


berbeda, telah dikembangkan (Tabel 6.8). Meskipun nama dagang masih
digunakan secara umum, paduan nikel sekarang diidentifikasi dalam sistem UNS
dengan huruf N. Jadi, hastelloy G yang sekarang adalah N06007. Monel adalah
paduan nikel-tembaga. Inconel adalah paduan nikel-kromium dengan tegangan
tarik hingga 1400 MPa.

Tabel 6.8
Sifat dan Aplikasi Khas dari Paduan Nikel (AH adalah Nama Perdagangan)

Komposisi Tegangan Pemanjangan


Tipe and angka Tegangan
nominal tarik puncak dalam 50 Aplikasi Khusus
UNS yield (MPa)
(%) (MPa) mm (%)

Industri pengolahan
Nickel 200 kimia dan makanan,
tidak ada 380-550 100-275 60-40
(annealed) peralatan luar angkasa,
part elektronik

Pegas, peralatan plastik


Duranickel 301 4.4 Al, 0.6
1300 900 28 ekstrusi, cetakan untuk
(age hardened) Ti
kaca, diafragma

Monel R-405 (hot Produk skrup mesin,


30 Cu 525 230 35
rolled) part meter air
Monel K-500 (age 29 Cu, 3 Poros pompa, batang
1050 750 30
hardened) Al katup , pegas
Part turbin gas,
Inconel 600 peralatan perlakuan
15 Cr, 8 Fe 640 210 48
(annealed) panas , part elektronik,
reaktor nuklir
Part yang
membutuhkan stabilitas
Hastelloy C-4
16 Cr, 15 suhu tinggi dan
(solution-treated 785 400 54
Mo ketahanan terhadap
and quenched)
retak yang disebabkan
tegangan dan korosi

Hastelloy (paduan nikel-kromium) memiliki ketahanan korosi yang baik dan


kekuatan tinggi pada suhu yang tinggi. Nichrome (paduan nikel, kromium, dan
besi) memiliki ketahanan listrik tinggi dan ketahanan yang tinggi terhadap
oksidasi dan digunakan untuk elemen pemanas listrik. Invar dan kovar (paduan
besi dan nikel) memiliki sensitivitas yang relatif pada suhu rendah (bagian 3.6).
P a g e | 17

Produksi. Sumber utama nikel adalah sulfida dan bijih oksida, yang semuanya
memiliki kadar nikel yang rendah. Nikel adalah logam yang dihasilkan dengan
proses sedimentasi dan termal awal diikuti oleh elektrolisis; yang menghasilkan
nikel murni 99,95%. Meskipun nikel juga ada di dasar laut dalam jumlah yang
signifikan, namun pertambangan bawah laut itu tidak ekonomis.

6.6 Superalloy

Superalloy sangat penting untuk aplikasi temperatur tinggi, oleh karena itu,
mereka juga dikenal sebagai paduan tahan suhu panas atau tinggi. Superaloy
umumnya memiliki ketahanan yang baik terhadap korosi, kelelahan mekanis dan
termal, getaran mekanik dan termal, rambatan, dan erosi pada temperatur tinggi.
Aplikasi utama dari superalloy adalah untuk mesin jet dan turbin gas. Aplikasi
lain mesin torak, mesin roket, alat-alat dan cetakan untuk perlakuan panas logam,
nuklir, kimia, dan industri petrokimia. Secara umum, superalloy diidentifikasi
dengan nama dagang atau sistem penomoran khusus, dan mereka tersedia dalam
berbagai bentuk. Kebanyakan superalloy memiliki ketahanan suhu maksimum
sekitar 1000o C dalam aplikasi struktural. Suhu dapat setinggi 1.200o C untuk
komponen bantalan non beban.

Tabel 6.9
Sifat dan Aplikasi Khusus dari SuperalloyBerbasis Nikel pada 870 C (Semua Nama Perdagangan)
Tegangan Pemanjangan
Tegangan
Paduan Kondisi tarik puncak dalam 50 mm Aplikasi Khusus
yield (MPa)
(MPa) (%)
Tempa untuk
Astroloy Tempa 770 690 25
penggunaan suhu tinggi
Hastelloy X Tempa 255 180 50 Part lembar mesin Jet
Roda dan baling-baling
IN-100 Tuang/cor 885 695 6
mesin jet
Pemanas dan partmesin
IN-102 Tempa 215 200 110
jet
Mesin dan rangka
Inconel 625 Tempa 285 275 125 pesawat, peralatan
pengolahan kimia
lnconel 718 Tempa 340 330 88 Mesin jet dan part roket
MAR-M 200 Tuang/cor 840 760 4 Baling-baling mesin jet
P a g e | 18

roda integral cor pada


MAR-M 432 Tuang/cor 730 605 8
turbin
René 41 Tempa 620 550 19 Part mesin jet
Udimet 700 Tempa 690 635 27 Part mesin jet
Waspaloy Tempa 525 515 35 Part mesin jet

Superaloy terdiri dari berbasis besi, berbasis kobalt, atau berbasis nikel.

• Superalloy berbasis Besi pada umumnya mengandung 32-67% Fe, dari 15


sampai dengan 22% Cr, dan 9-38% Ni. Paduan umum dalam kelompok ini
adalah seri incoloy.

• Superalloy berbasis Cobalt pada umumnya mengandung 35-65% Co, dari


19 menjadi 30% Cr, dan naik 35% Ni. Superalloy ini tidak sekuat superalloy
berbasis nikel, tetapi mereka mampu mempertahankan kekuatan mereka pada
suhu yang lebih tinggi.

• Superalloy berbasis Nikel adalah yang paling umum dari superalloy, dan
mereka tersedia dalam berbagai macam komposisi (tabel 6.9). komposisi
nikel adalah 38-76%. Mereka juga mengandung 27% Cr dan 20% paduan Co.
Biasanya paduan dalam kelompok ini adalah Hastelloys, Inconel, Nimonic,
Rene, udimet, astroloy, dan seri waspaloy.

6.7 Titanium dan Paduan Titanium

Titanium (Ti, nama Dewa Matahari Yunani) adalah logam berwarna putih perak,
yang ditemukan pada tahun 1791 tetapi tidak diproduksi secara komersial hingga
tahun 1950-an. Meskipun mahal, titanium mempunyai kekuatan tinggi terhadap
rasio berat dan ketahanan korosi pada ruang dan temperatur tinggi sehingga
membuat titanium mudah untuk berbagai aplikasi, termasuk pesawat udara; mesin
jet (lihat Gambar 6.1), mobil balap, stik golf, kimia, petrokimia, dan komponen
kapal laut; lambung kapal selam, kendaraan lapis baja, dan biomaterial, seperti
implan ortopedi (Tabel 6,10). Paduan Titanium telah dikembangkan untuk
peralatan yang digunakan pada suhu 550° C untuk jangka waktu yang lama dan
sampai dengan 750° C selama periode yang lebih pendek.
P a g e | 19

Titanium bukan paduan, atau yang dikenal sebagai titanium murni


komersial, memiliki ketahanan terhadap korosi yang sangat baik untuk aplikasi
yang bukan mengutamakan kekuatan (kekuatan adalah pertimbangan skunder).
Aluminium, vanadium, molibdenum, mangan, dan unsur paduan lainnya
memberikan sifat seperti peningkatan workability, kekuatan, dan hardenability.

Tabel 6.10
Sifat dan Aplikasi Khas dari Paduan Titanium Tempa pada Berbagai Suhu
Tega
Kompo Tegangan Pema Red Tegang
Tegangan ngan
sisi tarik nja- uksi Temp an tarik
UNS Kondisi yield yield
nomina puncak ngan area (oC) puncak
(Mpa) (Mpa
l (%) (Mpa) (%) (%) (Mpa)
)
99.5 Ti R50250 Annealed 330 240 30 55 300 150 95
5 Al,
2.5 Sn
R54520 Annealed 860 810 16 40 300 565 450
6 Al, 4
V
R56400 Annealed 1000 925 14 30 300 725 650
Solution
1175 1100 10 20 300 980 900
+ age
13 V, 11 R5801 Solution
1275 1210 8 — 425 1100 830
Cr, 3 Al 0 + age

Sifat dan karakteristik pembuatan paduan titanium sangat sensitif terhadap


variasi kecil di kedua pemadu dan sisa elemen. Oleh karena itu, kontrol dari
komposisi dan pengolahan menjadi sangat penting, terutama pencegahan dari
kontaminasi permukaan oleh hidrogen, oksigen, atau nitrogen selama pengolahan;
kontaminasi tersebut dapat menyebabkan embrittlement pada titanium yang
berakibat mengurangi ketangguhan dan daktilitas.

Bentuk pusat struktur kubik titanium (beta-titanium) di atas 880° C adalah


ulet, sedangkan struktur heksagonal-padat (alpha-titanium) agak rapuh dan sangat
peka terhadap tegangan dan korosi. Berbagai struktur lainnya (alpha, mendekati-
alpha, alpha-beta, dan beta) dapat diperoleh dengan pemaduan dan perlakuan
panas, sehingga sifat dapat dioptimalkan untuk aplikasi khusus. Titanium
intermetallics aluminide (TiAl dan Ti3Al) memiliki kekakuan yang lebih tinggi
dan kerapatan yang lebih rendah dibandingkan dengan paduan titanium
konvensional, dan mereka tahan terhadap suhu yang lebih tinggi.
P a g e | 20

Produksi. Pertama bijih yang mengandung titanium direduksi menjadi titanium


tetraklorida dalam tanur, kemudian dikonversi menjadi titanium klorida dalam
keadaan klorin. Senyawa ini direduksi lebih lanjut menjadi logam titanium dengan
cara penyulingan dan peleburan (larut). Bentuk rangkaian spons titanium yang
kemudian ditekan ke billet untuk dilelehkan, dan dituangkan menjadi batang
logam untuk diproses kemudian ke dalam berbagai bentuk. Kompleksitas dari
operasi termokimia multi-langkah ini (proses Kroll dikembangkan pada tahun
1940-1950-an) menambah banyak biaya dari titanium. Perkembangan baru dalam
proses ekstraksi elektrokimia yang sedang berlangsung untuk mengurangi jumlah
langkah-langkah yang terlibat dan konsumsi energi, sehingga mengurangi biaya
produksi titanium.

6.8 Logam Refractory dan Paduan

Ada empat logam refraktori: molibdenum, niobium, tungsten, dan tantalum.


Disebut refraktori karena mempunyai titik lebur yang tinggi. Meskipun logam ini
ditemukan sekitar 200 tahun yang lalu dan telah digunakan sebagai unsur penting
dalam paduan baja dan superalloy, penggunaannya sebagai paduan logam
rekayasa belum dimulai sampai sekitar tahun 1940-an. Sama seperti dari
kebanyakan dari logam dan paduan lain, logam ini mampu mempertahankan
kekuatan mereka pada suhu yang tinggi. Oleh karena itu, mereka sangat penting
dan digunakan untuk mesin roket, turbin gas, dan berbagai aplikasi kedirgantaraan
lainnya; untuk elektronik, daya nuklir, dan industri kimia, dan sebagai alat dan
bahan cetakan. Kisaran suhu untuk beberapa aplikasi ini adalah pada diantara
1100-2200° C, di mana kekuatan dan oksidasi menjadi perhatian utama.

6.8.1 Molybdenum

Molibdenum (Mo) adalah logam perak-putih yang ditemukan pada abad ke-18
dan memiliki titik lebur yang tinggi, modulus elastisitas yang tinggi, tahan
terhadap kejutan termal, konduktivitas listrik dan termal yang baik. Molybdenum
digunakan dalam jumlah yang lebih banyak dari logam refraktori lain, dengan
aplikasi khususnya seperti propelan padat roket, mesin jet, struktur sarang lebah,
P a g e | 21

komponen elektronik, elemen pemanas, dan cetakan untuk die casting. Unsur
paduan utama molibdenum adalah titanium dan zirkonium. Molyndenum juga
merupakan unsur penting dalam paduan cor, paduan baja tempa dan paduan tahan
panas; molybdenum memberikan kekuatan, ketangguhan, dan ketahanan terhadap
korosi. Kelemahan utama dari paduan molybdenum yang mempunyai resistensi
yang rendah terhadap oksidasi pada suhu di atas 500° C, yang mengharuskan
menggunakan lapisan pelindung.

Produksi. Sumber utama untuk molybdenum adalah mineral molibdenit


(molibdenum disulfida). bijih yang pertama diproses dan terkonsentrasi;
kemudian direduksi, reaksi pertama dengan oksigen dan kemudian dengan
hidrogen. Teknik metalurgi serbuk juga digunakan untuk menghasilkan batang
logam untuk diproses lebih lanjut ke dalam berbagai bentuk.

6.8.2 Niobium (columbium)

Niobium (Nb, untuk niobium, setelah Niobe, mitos putri raja Tantalus Yunani)
pertama kali diidentifikasi pada tahun 1801, disebut juga sebagai columbium
(sumber mineralnya, columbite). Niobium memiliki daktilitas dan formability
yang baik dan ketahanan oksidasi yang lebih besar dari logam refraktori lainnya.
Dengan berbagai unsur paduan, paduan niobium dapat diproduksi dengan
kekuatan yang sedang dan karakteristik fabrikasi yang baik. Paduan ini digunakan
untuk roket, rudal, dan nuklir, kimia, dan aplikasi superkonduktor. Niobium juga
merupakan unsur pemadu dalam berbagai paduan dan superalloy. Logam yang
diproses dengan mereduksi dan pemurnian bijih menjadi serbuk kemudian
meleleh dan membentuk menjadi batang logam.

6.8.3 Tungsten

Tungsten (W, untuk wolfram, itu nama Eropa, dan berasal dari sumber mineral
wolframite; dalam bahasa Swedia, tung berarti berat dan sten berarti batu)
P a g e | 22

pertama kali diidentifikasi pada tahun 1781, tungsten adalah logam yang paling
banyak dari semua logam refraktori. Tungsten memiliki titik lebur yang tertinggi
dari semua logam (3410° C). Akibatnya, tungsten mempunyai karakteristik
kekuatan tinggi pada suhu yang tinggi. Namun, memiliki kepadatan yang tinggi
(maka digunakan untuk menyeimbangkan beban dan alat penghitung
keseimbangan (timbangan) dalam sistem mekanis, termasuk jam tangan otomatis),
namun getas pada temperatur rendah, dan ketahanan yang buruk terhadap
oksidasi. Tungsten memberikan kekuatan dan kekerasan terhadap baja pada suhu
yang tinggi.

Paduan tungsten yang digunakan untuk aplikasi yang melibatkan


temperatur di atas 1650° C, seperti kerongkongan liners nozzle di rudal dan di part
tahan panas mesin jet dan roket, pemutus rangkaian, elektroda las, alat pemutus
listrik pada proses permesinan, dan elektroda busi. Kawat filamen dalam bola
lampu pijar (Bagian 1.1) yang terbuat dari tungsten murni dan diproduksi dengan
menggunakan teknik metalurgi serbuk dan penarikan kawat. Tungsten karbida,
dengan kobalt sebagai pengikat untuk partikel karbida, adalah salah satu alat yang
paling penting dari cetakan bahan. Tungsten diproses dari bijih konsentrat dengan
dekomposisi kimia dan kemudian direduksi. Selanjutnya diproses dengan teknik
metalurgi serbuk dalam suasana hidrogen.

6.8.4 Tantalum

Dikenal pada tahun 1802, tantalum (Ta, mitos raja Yunani, Tantalus) mempunyai
karakteristik titik lebur yang tinggi (3000° C), kepadatan yag tinggi, daktilitas
yang baik, dan tahan terhadap korosi. Namun, memiliki ketahanan yang buruk
terhadap bahan kimia pada suhu di atas 150° C. Tantalum digunakan secara
umum untuk kapasitor elektrolit dan berbagai komponen listrik, elektronik, dan
industri kimia, tetapi juga digunakan untuk aplikasi termal, seperti di tanur dan
ketahanan asam dalam perpindahan panas. Berbagai paduan tantalum dasar
tersedia dalam berbagai bentuk yang digunakan untuk rudal dan pesawat.
Tantalum juga digunakan sebagai unsur paduan. Diproses dengan teknik yang
mirip dengan pengolahan untuk niobium.
P a g e | 23

6.9 Berilium

Baja berwarna abu-abu, berilium (Be, dari bijih beril) memiliki rasio kekuatan
terhadap berat yang tinggi. Berilium bukan paduan digunakan untuk nozel rorket,
ruang dan struktur rudal, rem cakram pesawat, alat pekakas presisi dan cermin.
Penggunaannya dalam aplikasi nuklir dan x-ray karena mempunyai penyerapan
neutron yang rendah. Berilium juga merupakan unsur paduan, dan campuran
tembaga dan nikel yang digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk pegas
(tembaga berilium), kontak listrik, dan alat nonsparking (bukan pemicu/pematik)
untuk digunakan di lingkungan rentan ledakan seperti pertambangan dan produksi
logam bubuk (Bagian 17.2). Berilium dan oksida beracun, oleh karena itu debu
dan asapnya tidak boleh dihirup.

6.10 Zirkonium

Zirkonium (Zr) yang mempunyai warna keperakan; memiliki kekuatan yang baik,
daktilitas pada temperatur tinggi, dan memiliki ketahanan korosi yang baik karena
membentuk film oksida. unsur ini digunakan dalam komponen elektronik dan
aplikasi daya reaktor nuklir karena penyerapan neutron yang rendah.

6.11 Paduan Low-Melting

Paduan Low-Melting dinamakan demikian karena mempunyai titik lebur yang


relatif rendah. Logam utama dalam kategori ini adalah timbal, seng, timah, dan
paduannya.

6.11.1 Timbal

Timbal (Pb, plumbum, berasal dari kata plumber) memiliki sifat kerapatan yang
tinggi, tahanan terhadap korosi (dengan lapisan lead-oksida stabil yang terbentuk
untuk melindungi permukaan), kelunakan, kekuatan rendah, daktilitas dan
P a g e | 24

workability yang baik. Pemaduan dengan berbagai unsur (seperti antimony dan
timah) meningkatkan sifat yang diperlukan, sehingga cocok untuk pipa, sistem
pipa-pipa yang dapat dilipat, paduan bantalan, lapisan kabel, atap, dan baterai
penyimpanan timbal-asam. Timbal juga digunakan untuk peredam suara dan
vibratica, perisai radiasi terhadap sinar-x, amunisi, berat, dan dalam industri
kimia.
Artefak tertua yang dikenal memimpin dibuat di sekitar 3000 SM Lead pipa yang
dibuat oleh orang-orang Roma dan diinstal di pemandian Romawi di Bath,
Inggris, dua ribu tahun yang lalu masih digunakan. Timbal juga merupakan
elemen paduan di solder, baja, dan paduan tembaga; itu

meningkatkan ketahanan terhadap korosi dan machinability. Penggunaan


tambahan dari timah adalah sebagai pelumas padat untuk hot-logam membentuk
operasi. Karena toksisitasnya, bagaimanapun, kontaminasi vironmental oleh
timbal (menyebabkan keracunan timbal) merupakan masalah besar, upaya besar
yang dilakukan untuk menggantikan memimpin dengan unsur-unsur lain (seperti
solder bebas timbal). Sumber mineral penting untuk timbal adalah galena (PbS).
Hal ini ditambang, pengecoran, dan disempurnakan oleh perawatan kimia.

6.11.2 Seng

Seng (Zn), berwarna putih kebiruan dan merupakan logam keempat yang paling
dimanfaatkan untuk industri, setelah besi, aluminium, dan tembaga. Walaupun
keberadaannya dikenal selama berabad-abad, seng belum dikembangkan sampai
abad ke-18. Seng memiliki dua penggunaan utama: (1) untuk besi galvanis, baja
lembaran, dan kawat,. (2) sebagai paduan dasar untuk pengecoran

Pada galvanis, seng berfungsi sebagai anoda dan pelindung baja (katoda)
dari serangan korosi ketika lapisan tergores atau tertusuk. Seng juga digunakan
sebagai unsur paduan; kuningan, misalnya adalah paduan tembaga dan seng.
Unsur paduan utama di paduan seng dasar adalah alumunium, tembaga, dan
magnesium, mereka memberi kekuatan dan pengendalian bentuk selama
pengecoran logam. paduan seng dasar digunakan secara ekstensif dalam die
casting untuk membuat produk-produk seperti pompa dan tempat pembakaran
P a g e | 25

bahan bakar untuk mobil, komponen untuk peralatan rumah tangga seperti vacum
clener dan mesin cuci, peralatan dapur, berbagai suku cadang mesin, dan peralatan
photoengraving. Kegunaan lain dari seng adalah untuk paduan superplastis yang
memiliki karakteristik formability yang baik berdasarkan kemampuannya untuk
mengalami deformasi yang luas tanpa kegagalan. Lembaran 78% Zn - 22% Al
dengan butiran yang sangat halus adalah contoh umum dari paduan seng
superplastis yang dapat dibentuk dengan menggunakan metode yang biasa
digunakan untuk membentuk plastik atau logam.

Produksi. Sejumlah mineral yang mengandung seng dapat ditemukan di alam.


Sumber mineral utama adalah sulfida seng, disebut juga zincbiende. Bijih yang
pertama dibakar di udara dan diubah menjadi oksida seng. Kemudian direduksi
menjadi seng melalui elektrolitik (menggunakan asam sulfat) atau dengan
memanaskan di dalam tungku dengan batu bara (yang menyebabkan seng mencair
untuk dipisahkan).

6.11.3 Tin

Meskipun hanya digunakan dalam jumlah kecil, timah (Sn, dari stannum) adalah
logam yang penting. Penggunaan yang paling umum dari timah (sebuah logam
perak-putih yang berkilau) adalah sebagai lapisan pelindung pada lembaran baja
(plat timah) digunakan dalam pembuatan wadah (kaleng timah) untuk makanan
dan berbagai produk lainnya. Kekuatan geser yang rendah dari lapisan timah pada
lembaran baja meningkatkan kinerjanya untuk deep drawing dan pressworking
umum. Tidak seperti kejadian pada baja galvanis, jika lapisannya ditusuk atau
dihancurkan baja akan berkarat hal ini karena timah bersifat katodik.

Timah bukan paduan digunakan untuk aplikasi seperti bahan lapisan untuk
penyulingan air pabrik dan sebagai lapisan logam cair dalam pembuatan
piringan/plat kaca (Bagian 18.3). Paduan timah dasar (disebut juga logam putih)
umumnya mengandung tembaga, antimony, dan timah hitam. Unsur paduan
menghasilkan kekerasan, kekuatan, dan ketahanan terhadap korosi. Timah
merupakan unsur pemadu untuk paduan gigi dan perunggu (paduan tembaga-
P a g e | 26

timah), titanium, dan paduan zirkonium. paduan timah-timbal biasanya untuk


bahan solder, dengan berbagai komposisi dan titik leleh.

Karena koefisien gesek yang rendah, (yang dihasil dari kekuatan geser
rendah dan adhesi rendah) beberapa paduan timah digunakan sebagai bahan
bantalan pada pencetakan surat kabar. Paduan ini dikenal sebagai babbitts (I.
Babbitt, 1799-1862) yang mengandung timah, tembaga, dan antimony. Pewter
adalah paduan dari timah, tembaga, dan antimony. Yang dikembangkan pada abad
ke-15 dan telah digunakan untuk perangkat makan, barang berongga, dan hiasan
artefak. Organ pipa terbuat dari paduan timah. Mineral timah yang paling penting
adalah kasiterit (oksida timah), yang mempunyai tingkat rendah. bijih yang
ditambang, dipadatkan dengan berbagai teknik pengecoran, peleburan, dan
dituang menjadi batang logam untuk pengolahan lebih lanjut.

6.12 Logam Mulia

Logam yang paling penting mahal (mewah), juga disebut logam mulia, akan
dijelaskan di sini.

• Emas (Au, setelah Aurum) adalah logam lunak, ulet dan memiliki
ketahanan korosi yang baik pada suhu apa pun. Aplikasi yang umum
meliputi perhiasan, koin, reflektor, daun emas untuk tujuan dekoratif,
perawatan gigi, electroplating (penyepuhan), kontak listrik dan terminal.

• Perak (Ag, setelah argentum) adalah logam ulet dan memiliki


konduktivitas listrik dan panas yang paling tinggi dari semua logam (Tabel
3.1). Namun, perak menghasilkan film oksida yang akan mempengaruhi
karakteristik permukaannya dan penampilan. Aplikasi yang umum dari
perak meliputi peralatan makan dan minum, perhiasan, koin,
elektroplating (penyepuh), film fotografi, kontak listrik, solder, pelapis
bantalan, peralatan makanan dan kimia. Perak tulen adalah paduan perak
dan 7,5% tembaga.
P a g e | 27

• Platinum (Pt) adalah logam yang lembut, ulet, logam putih keabu-abuan
yang memiliki ketahanan korosi yang baik bahkan pada suhu yang tinggi.
Paduan platinum digunakan sebagai kontak listrik, untuk elektroda busi,
sebagai katalis untuk perangkat pengendalian polusi mobil, filamen, nozel,
cetakan untuk mengekstrusi fiber glass (Bagian 18.3), termokopel, industri
elektrokimia, sebagai perhiasan, dan perbaikan gigi.

6.13 Paduan Shape-Memory

Paduan shape-memory adalah paduan yang unik, setelah terdeformasi plastis pada
suhu kamar ke dalam berbagai bentuk, paduan shape-memory kembali ke bentuk
aslinya dengan pemanasan. Sebagai contoh, sepotong kawat lurus yang terbuat
dari bahan ini dirubah ke dalam bentuk pegas heliks, ketika dipanaskan dengan
korek, menguraikan pegas untuk kembali ke bentuk aslinya yang lurus. paduan
shape-memory dapat digunakan untuk menghasilkan gerakan dan / atau perangkat
di aktuator suhu yang sensitif. Sifatnya yang reversibel, yaitu bentuknya yang
dapat berpindah bolak-balik berulang kali pada aplikasi dengan perpindahan
panas. Paduan shape-memory yang khas adalah 55% Ni - 45% Ti (Nitinol).
Paduan lainnya seperti tembaga-nikel-aluminium, tembaga-seng-aluminium, besi-
mangan-silikon, dan titanium-nikel-hafnium. Paduan shape-memory umumnya
memiliki sifat seperti daktilitas yang baik, tahan korosi, dan konduktivitas listrik
yang tinggi.

Aplikasi dari paduan shape-memory yaitu untuk berbagai sensor, bingkai


kacamata, stent, relay, pompa, saklar, konektor, klem, pengikat, dan segel.
Sebagai contoh, sebuah katup nikel-titanium anti-melepuh yang digunakan untuk
melindungi masyarakat agar tidak tersiram air panas yang ada di wastafel, bak,
dan kamar mandi. Hal ini dipasang langsung ke dalam sistem perpipaan dan
mengalirkan aliran air yang menetes dalam waktu 3 detik setelah suhu air
mencapai 47° C. Perkembangan yang baru meliputi film tipis paduan shape-
memory yang diletakkan di atas substrat silikon yang disempurnakan dan untuk
digunakan dalam perangkat microelectromechanical (MEMS) (lihat Bab 29).
P a g e | 28

6.14 Paduan Amorf (Kaca Metalik)

Kelas paduan logam yang tidak seperti logam, tidak memiliki struktur kristal
jangka panjang yang disebut paduan amorf; paduan amorf tidak memiliki batas
butir, dan atom yang disusun secara acak dan ketat. Struktur amorf pertama
diperoleh pada akhir tahun 1960 dengan pembekuan yang sangat cepat dari
paduan cair (Bagian 11.5). Karena strukturnya yang menyerupai kaca, paduan ini
disebut juga paduan kaca metalik. paduan Amorf biasanya mengandung besi,
nikel, dan kromium, yang dipadukan dengan karbon, fosfor, boron, aluminium,
dan silikon. Paduan amorf terdapat dalam bentuk kawat, pita, strip, dan bubuk.
Salah satu aplikasinya untuk insert permukaan plat pada kepala stik golf; paduan
ini memiliki komposisi zirkonium, berilium, tembaga, titanium, dan nikel dan
dibuat dengan cara pengecoran cetak. Aplikasi lainnya adalah untuk alat pemukul
baseball yang dilapisi alumunium berongga dengan komposit logam amorf
dengan penyemprotan termal untuk meningkatkan kinerja alat pemukul.

Paduan amorf menunjukan ketahanan korosi yang sangat baik, daktilitas


yang baik, kekuatan tinggi, dan kerugian histeresis magnetik yang sangat rendah.
Sifat yang terakhir paduan amorf digunakan dalam pembuatan inti baja magnetik
untuk transformator, generator, motor, ballast lampu, penguat magnetik, dan
akselerator linier. Kerugian histeresis magnetik yang rendah memberikan
peningkatan efisiensi, namun biaya fabrikasi menjadi signifikan. Baja amorf yang
sedang dikembangkan kekuatannya menjadi dua kali dari baja berkekuatan tinggi,
dengan aplikasi potensial dalam susunan yang besar, namun . Baja amorf saat ini
dengan biaya yang terjangkau. aplikasi utama untuk superalloy dari bubuk yang
dipadatkan dengan cepat yaitu penggabungan ke dalam bentuk near-net untuk
suku cadang yang digunakan pada mesin penerbangan.

6.15 Metal Foams


P a g e | 29

Metal foams merupakan struktur material yang dimana logam hanya terdiri dari 5
sampai 20% dari volume strukturnya. Biasanya terbuat dari paduan aluminium
(tapi juga ada yang dari titanium atau tantalum), metal foams dapat diproduksi
dengan cara meniup udara ke dalam logam cair dan menekan busa yang terbentuk
di permukaan; buih tersebut kemudian mengeras menjadi busa. Cara/metode lain
untuk memproduksi metal foams meliputi (a) deposisi uap kimia (Bagian 34.6)
menjadi polimer atau kisi/jeruji busa karbon, dan (b) doping yang dicairkan atau
serbuk logam (Bab 17) dengan titanium hidrida (TiH2), yang kemudian
melepaskan gas hidrogen dengan casting atau sintering pada suhu tinggi.

Metal foams memiliki kombinasi yang unik antara kekuatan terhadap


densitas dan kekakuan terhadap rasio densitas, meskipun rasio tersebut tidak
setinggi logam dasarnya. Namun, metal foams sangat ringan dengan demikian
metal foam menjadi bahan baik untuk aplikasi ruang angkasa. Karena
porositasnya, aplikasi lain metal foam yaitu filter dan implan ortopedi.

6.16 Nanomaterials

Perkembangan produksi bahan yang penting meliputi biji-bijian, serat, film, dan
komposit yang memiliki ukuran partikel yang ada pada kisaran 1-100 nm.
Penyelidikan perrtama pada awal tahun 1980 dan biasanya disebut nanomaterial,
nanomaterial mempunyai sifat tertentu yang lebih unggul dibandingkan bahan
biasa yang tersedia secara komersial. Ciri-ciri ini meliputi kekuatan, kekerasan,
keuletan, ketahanan aus dan ketahanan korosi, cocok untuk struktural (bantalan
beban) dan aplikasi nonstruktural untuk kombinasi listrik yang unik, magnetik,
dan alat optik.

Komposisi dari nanomaterial dapat berupa kombinasi dari unsur-unsur


kimia. komposisi yang lebih penting diantaranya karbida, oksida, nitrida, logam
dan paduan, polimer organik, dan berbagai komposit. Metode Sintesis diantaranya
kondensasi inert gas, sintesis plasma, elektrodeposisi, sintesis sol-gel, dan
pemaduan mekanik atau menggiling dengan bola besi.
P a g e | 30

bubuk disintesis digabungkan menjadi material berukuran besar oleh


berbagai teknik, termasuk pemadatan dan sintering. Nanomaterial tersedia dalam
berbagai bentuk dan disebut dengan berbagai nama, seperti bahan Nanostrukutral,
bahan nanostruktur, bahan nanophase, nanopowders, nanofibers, kawat nano,
nanotube, dan nanofilms. Karena perpaduan dari produk ini dilakukan pada
tingkat atom, kemurnian nanomaterial (pada urutan 99,9999%), homogenitas
nanomaterial, dan keseragaman mikro nanomaterial sangat terkendali; sebagai
hasilnya, sifat mekanik, fisik, dan kimia dari nanomaterial juga dapat dikontrol
dengan tepat.

Di antara kemampuan aplikasi nanomaterials pada saat ini adalah sebagai berikut:

a. Alat pemotong insert yang terbuat dari karbida Nanostrukutral dan


keramik lainnya.

b. Keramik nanophase yang ulet dan machinable.

c. Serbuk untuk pengolahan bubuk metalurgi.

d. Generasi selanjutnya dari chip komputer yang menggunakan bahan awal


Nanostrukutral dengan kemurnian sangat tinggi, yang mempunyai
konduktivitas termal lebih baik, dan interkoneksi yang lebih tahan lama.

e. Monitor/layar flat untuk komputer, laptop, dan televisi yang dibuat dari
sintesis fosfor nanostrukutral untuk meningkatkan resolusi layar.

f. Elektroda busi, alat pematik bahan bakar untuk roket, peralatan medis,
sensor dengan sensitivitas tinggi, katalis untuk menghilangkan polutan,
magnet daya yang tinggi, dan baterai kepadatan dengan kerapatan energi
yang tinggi.

Ringkasan

• logam dan paduan Nonferro meliputi rentang yang sangat umum dari
bahan. Mereka dapat terdiri dari aluminium, magnesium, tembaga dan
P a g e | 31

paduannya, yang memiliki berbagai aplikasi. Untuk peralatan pada suhu yang
tinggi, terdiri dari nikel, titanium, paduan refraktori (molibdenum, niobium,
tungsten, tantalum), dan superalloys. paduan bahan nonferro lain yang
termasuk katagori yang mempunyai tingkat leleh rendah (timbal, seng, timah)
dan logam mulia (emas, perak, platina).

• Paduan Nonferro memiliki berbagai sifat yang diperlukan, seperti


kekuatan, ketangguhan, kekerasan, dan daktilitas; ketahanan terhadap suhu
tinggi, penghantar, dan oksidasi; berbagai jenis bentuk, termal, sifat kimia,
dan kekuatan tinggi untuk berat/beban dan kekakuan untuk rasio berat
(terutama untuk aluminium dan titanium). Paduan Nonferro dapat
diperlakukan panas untuk mendapatkan sifat tertentu yang diinginkan. Seperti
dalam semua bahan, pemilihan bahan nonferro untuk aplikasi tertentu
memerlukan pertimbangan banyak faktor, termasuk desain dan persyaratan
penggunaan, efek jangka panjang, afinitas kimia untuk bahan lain,
pencemaran lingkungan, dan biaya.

• Paduan shape-memory, paduan amorf (gelas metalik), dan nanomaterial


memiliki beberapa keunggulan sifat dibandingkan dengan material
konvensional. Masing-masing memiliki beberapa aplikasi yang unik dalam
desain produk dan manufaktur.