P. 1
SKB EDISI 25

SKB EDISI 25

|Views: 715|Likes:
Dipublikasikan oleh Hamdanil Asykar
Tampilan Koran Suara Karya Bangsa (SKB) edisi 25
Tampilan Koran Suara Karya Bangsa (SKB) edisi 25

More info:

Published by: Hamdanil Asykar on Jun 17, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/05/2012

pdf

text

original

Media SKB menyajikan berita terhangat seputar Indonesia dan dibaca oleh lebih dari sejuta pembaca.

Anda Ingin Memasang Iklan ? Hubungi Devisi Iklan : Hamdanil Asykar dinomor HP 087829524924 Alamat Redaksi :
Jl. Macan No. 70 Jatisampurna - Cibubur Kota Bekasi - Jawa Barat Kode Pos : 17433, Po.Box : 362 SKB, Telp / Fax (021) 84312205 Alamat Email : redaksiskb@yahoo.com, anisjalalskb@yahoo.com

Edisi : Edisi : 25 / Tahun II / 23 Maret 2010 - 07 April 2010
Brigjen (Pol) Sulistyo
Wakil Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen (Pol) Sulistyo Ishak, membantah lembaganya............

Web Site : http://www.skbnews.com

E-Mail : redaksiskb@yahoo.com Jackie Chan......
Jackie Chan, dan teman baiknya, penyanyi dan penulis lagu Emil Chau, membeli sejumlah properti di ...............

Said Aqil Siraj ..
Prof.DR KH Said Aqil Siradj akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama periode .............

Hal 3

Hal 6

Hal 16

Wapres RI Kunjungi Lokasi Pembangkit Listrik TPST Bantargebang
Bekasi, SKB Kunjungan kerja Wakil Presiden (Wapres) RI, DR Boediono, M.Ec, di Kota Bekasi, beberapa waktu lalu, berakhir di wilayah Kecamatan Bantargebang. Di wilayah kecamatan ini, Wapres menyempatkan diri melakukan temu wicara dengan masyarakat, dan meninjau lokasi Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang sebentar lagi akan memiliki fasilitas pembangkit listrik tenaga sampah yang akan menghasilkan listrik sebesar 26 MW.
Dalam kunjungannya di TPST Bantargebang, Wapres dan rombongan yang didampingi oleh Walikota Bekasi, H Mochtar Mohamad, Gubernur Jawa Barat, H Ahmad Heryawan, dan Camat Bantargebang, Drs Yayan Yuliana, disambut langsung oleh Direktur Utama PT Godang Tua Jaya, Rekson Sitorus, SH, dan seluruh pihak manajemen dari PT Godang Tua Jaya Join Operasi PT Navigat Organic Energy Indonesia. Wapres kemudian menyempatkan diri untuk berkeliling di sekitar lokasi yang akan dibangun fasilitas pembangkit listrik tersebut. Ketika menerima kunjungan Wapres dan rombongan saat itu, Managing Director TPST Bantargebang, Ir Douglas J Manurung, MBA, M.Si, menerangkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kebersihan DKI Jakarta pada tahun 2008 lalu melakukan tender investasi (international biding) untuk Peningkatan Sarana dan pah yang akan menghasilkan tenaga listrik sebesar 26 MW. “Tahun 2010 ini akan terpasang 10 unit Gas-Engine dengan kapasitas 10 MW listrik,” katanya. Douglas menjelaskan, proses produksi listrik dilakukan melalui sumursumur gas. “Gas metan yang dihasilkan dari tumpukan sampah organik dan ditangani dengan cara yang baik serta ramah lingkungan, sebagaimana telah diisyaratkan dalam Clean Development Management oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, dengan proses sanitary ladfill kemudian disedot dan diproses menjadi bahan bakar generator pembangkit listrik,” ujarnya. Douglas menambahkan, gas tersebut lalu dialirkan melalui pipa-pipa penyalur dan dilakukan pemisahan kandungan air HALAMAN 15

Photo : Yudha SKB
Wapres Boediono (kiri) serius menyimak penjelasan dari Ir Douglas J Manurung, MBA, M.Si, (tengah) mengenai rencana pembangunan pembangkit listrik di TPST Bantargebang, didampingi Walikota Bekasi (kanan)

Prasarana Pengelolaan dan Pengoperasian TPST Bantargebang. Setelah melalui proses pelelangan yang berlaku, tambahnya,

PT Godang Tua Jaya Join Operasi PT Navigat Organic Energy Indonesia akhirnya ditetapkan sebagai pemenang pertama.

Seiring dengan perkembangannya, kata Douglas, pihaknya berencana membangun fasilitas pembangkit listrik tenaga sam-

Wakil Walikota Pantau Pelaksanaan Paket Tahap II
Bekasi, SKB
Saat menutup rangkaian kegiatan Paket tahap II, Wakil Walikota Bekasi, H Rahmat Effendi, S.Sos, M.Si, belum lama ini melakukan peletakan batu pertama program pembangunan Paket tahap II di Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih. Sementara sebelumnya, Wakil Walikota juga telah melaksanakan kegiatan serupa yang diadakan di Kelurahan Perwira (dua Pakem), Kelurahan Durenjaya (dua Pakem), Kelurahan Arenjaya (tiga Pakem), Kelurahan Margajaya (satu Pakem) dan Kelurahan Jatiwaringin (tiga Pakem). Seluruh rangkaian acara tersebut dihadiri Kepala Kapermas (Satker), Pokja Paket, unsur SKPD, kalangan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM),

Camat Jatisampurna Resmikan Kantor Sekretariat RW07
Bekasi, SKB
Untuk menunjang kelancaran pelayanan terhadap masyarakat, keberadaan kantor dan perangkatnya, serta SDM yang cukup sangatlah diperlukan dalam mencapai suatu target. Dalam hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menunjukkan kepeduliannya, dengan menggunakan dana dari APBD, secara bertahap membangun kantor sekretariat RW, dan diharapkan pada tahun 2013, seluruh RW di Kota Bekasi sudah mempunyai kantor sekretariat. Bantuan pembangunan kantor sekretariat RW itu, diantaranya Kantor Sekretariat RW 07, Kelurahan Jatiranggon, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi. Acara peresmian kantor ini dilakukan Camat Jatisampurna Drs Sudarmodjo dengan didamping Lurah

Wakil Walikota saat di Jatisari

Camat Jatisampurna saat meresmikan Kantor Sekretariat RW 07

Pakem dan warga. Bahkan, pihak BKM yang bukan penerima Paket juga diundang agar tergerak untuk bisa memacu diri dengan memberikan peningkatan kinerja yang semakin baik hingga kelak dapat berprestasi selayaknya enam BKM penerima Paket. Kegiatan peletakan batu pertama itu ditujukan se-

bagai bagian dari strategi sosialisasi secara langsung pada Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Sedangkan bagian terpenting dari program Paket ini adalah swadaya masyarakat yang cukup tinggi, semisal hibah tanah tanpa ganti rugi, serta tenaga gotongroyong. HALAMAN 15

Jatiranggon Wahyudin, SH dan disaksikan seluruh pengurus RT dan RW, serta para tokoh masyarakat yang berdomisili di sekitar komplek Perumahan Wahana, Jatisampurna. Camat Jatisampurna dalam sambutannya berharap agar kantor ini dapat dipergunakan dan dirawat dengan baik dan benar. Karena, imbuhnya, dana

untuk pembagunan ini berasal dari uang rakyat yang dibayar lewat pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Sementara , Lurah Jati Ranggon, Wahyudin, SH, saat menjawab pertanyaan SKB di lokasi peresmian mengatakan, dengan selesainya pembangunan HALAMAN 15

2

Edisi : Edisi : 25 / Tahun II / 23 Maret 2010 - 07 April 2010

OPINI
dikenakan oleh pria atau wanita. Agar tidak membentuk tubuh, sebaiknya celana tersebut berpipa lebar dilengkapai dengan stelan baju yang agak panjang. 6. Tidak menyerupai pakaian orang-orang kafir Masih menurut Abu Syuqqah, prinsip nomor 5 di atas juga bisa dipakai. Yang terlarang adalah menyerupai secara keseluruhan, misalnya busana muslimah yang menyerupai biarawati. 7. Tidak dimaksudkan untuk pamer atau menarik perhatian laki-laki. Wangi parfum yang berlebihan dan gaya berjalan yang dibuat-buat dapat menarik perhatian laki-laki dan bisa menimbulkan fantasi seronok. Karenanya harus dihindari, agar tujuan memakai busana muslimah untuk melindungi muslimah itu sendiri. Prinsip kesederhanaannya tercakup disini, maksudnya harus dihindari gaya busana dan hiasan yang berlebihan supaya tidak menarik perhatian yang tidak semestinya. (Sumber: Majalah Ummi edisi spesial Oktober-Desember 2005/1426 H) Wahai ukhtiku yang dirahmati Allah, marilah kita memperbaiki penampilan diri kita, menjadi wanita muslimah yang selalu diridhai Allah karena pakaian takwa adaalah pakaian yang sempurna, Let’s go menjadi bidadari dunia yang dapat membuat bidadari syurga cemburu. Segerakan untuk merubah pakaian jahiliyah yang selama ini kita banggakan karena tahukah kita bahwa pada waktu Rasulullah Saw melaksanakan isra’ mi’raj pada waktu beliau melewati neraka kebanyakan didalamnya adalah”Wanita yang berpakaian tapi telanjang” Na’uzubillahi mindzalik, semoga Allah selalu melindungi kita ukhtiku, dan wanita yang memakai pakaian yang takwa tidak akan dijilat tubuhnya oleh api neraka yang sangat....100Mx panasnya.

EDITORIAL
Setahun Eksistensi

Bagaimana Muslimah Berbusana? (Bag II / Akhir)

Koran SKB
Tak terasa, setahun sudah Koran Suara Karya Bangsa (SKB) hadir di masyarakat, untuk memberikan informasi yang terjadi, secara “Lugas, Tegas dan Berimbang”. Meski dengan perjuangan dan upaya yang berat, dalam persaingan media massa, nyatanya Koran SKB masih bisa eksis menemani hari-hari para pembacanya. Pada awal berdirinya, Koran SKB masih menggunakan nama Koran Suara Karya Bekasi. Saat itu, Koran Suara Karya Bekasi masih ‘merangkak’, memperkenalkan jatidirinya sebagai media informasi tentang kegiatan pembangunan yang terjadi di Kota Bekasi, meski tetap menyajikan kritikan dan koreksi terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang diulas secara santun. Dengan berbekal kepercayaan diri untuk tetap dicintai pembacanya, Koran Suara Karya Bekasi mulai mencoba melebarkan jendela informasinya ke beberapa wilayah lain, dan mengganti namanya menjadi Koran SKB, seperti dikenal pembaca saat ini. Bukan saja hanya menghadapi arus sungai untuk sukses mencapai tujuan, diibaratkan, Koran SKB harus berani menantang gelombang lautan luas, demi bakti kaum jurnalis untuk berkarya dalam pembangunan nusantara. Kini, setahun sudah eksistensi Koran SKB hadir menjumpai pembaca. Bukan kesempurnaan jadi ambisi untuk menjadi yang terdepan, tapi satu tekad yang menjadi semangat Koran SKB untuk terus berkarya, lewat goresan kaum jurnalis yang independen. Saran dan kritik para pembaca merupakan satu siraman berarti bagi Koran SKB untuk melangkah lebih maju, di antara media massa berskala nasional. Hal ini menjadi tujuan berarti bagi Koran SKB bersama seluruh pembacanya yang setia menanti kehadiran Koran SKB.

Ustd. Ahmad Yani 5. Tidak menyerupai pakaian laki-laki Menurut Abdul Halim Abu Syuqqah dalam buku kebebasan wanita (jilid IV) yang dimaksud adalah larangan menyerupai laki-laki secara keseluruhan. Bukan hanya kesamaan dalam satu potongan pakaian saja misalnya celana panjang yang bisa

Kisah dan Akhlak Teladan Abu Sufyan Bin Harist (Bagian III/Akhir)
memegang kendali kendaraan Beliau.” ”Ketika Rasulullah melihat perlawananku yang mematikan musuh, beliau bertanya kepada paman Abbas, ‘Siapa ini paman’?” Abbas menjawab, “Ini saudara Anda, anak paman Anda, Sufyan bin Harits. Ridakanlah dia, ya Rasulullah.” Beliau menjawab, “Sudah kuridai. Dan, Allah telah mengampuni segala dosanya.” ”Hatiku bagai terbabng kegirangan mendegar Rasulullah rida mengampuni segala dosa-dosaku. Lalu, kuciumi kaki Beliau yang terjuntai di kendaraan. Beliau menoleh kepadaku seraya berkata, ‘Saudaraku, demi hidupku, majulah menyerang musuh’.” ”Ucapan Rasululalh itu sungguh membangkitkan keberanianku. Lalu, kuserang kaum musyirikin sampai mereka mundur. Kukerahkan kaum muslimin mengejar mereka sejauh lebih kurang satu farsakh (1 farsakh = 8 km). Kemudian, kami kucar-kacirkan barisan mereka setiap arah.” *** Semenjak perang Hunain, Abu Sufyan bin Harits merasakan nikmat dan keindahan rida Nabi SAW kepadanya. Dia merasa bahagia dan mulia menjadi sahabat Beliau. Meski demikian, Abu Sufyan tidak berani mengangkat pandangannya ke wajah Rasulullah SAW. selama-lamanya, karena malu mengingat masa silamnya yang kelabu. Abu Sufyan memendam rasa penyesalan yang dalam di hatinya, berhubung dengan masa hitam jahiliah yang menutupnya dari cahaya Allah, dan melempar jauh-jauh kitabullah. Maka, dia sekarang bagaikan tengkurap di atas mushaf Alquran siang malam, membaca ayatayat, mempelajari hukumhukum, dan merenungkan pengajaran-pengajaran yang terkandung di dalamnya. Dia berpaling dari dunia dan segala godaannya, menghadap kepada Allah semata-mata dengan seluruh jiwa dan raganya. Pada suatu ketika Rasulullah melihatnya dalam masjid, lalu Beliau bertanya kepada Aisyah ra. “Hai Aisyah, tahukah kamu siapa itu?” ”Tidak, ya Rasululah,” jawab Aisyah. ”Dia adalah anak pamanku, Abu Sufyan bin Harits, perhatikanlah dia yang paling dahulu masuk masjid dan paling belakang Ke Hal 15

SMS / Email Pembaca
Yang dimuat adalah pertanyaan yang menarik dan sopan SMS KE 0878 29 524 924 Email : redaksiskb@yahoo.com ke PO.BOX 362 BKS , Bekasi 17000
- Kepada Kapolres Tolong dong gudang miras yang ada di wilayah Bantargebang ditertibkan Ucheng-Bekasi 081911676xxxx (semoga menjadi perhatian serius ?.................red) - Kepada para pengendara kendaraan bermotor waspada terhadap ranjau paku disepanjang jalan raya Kranji. Agam Bekasi 08571460xxxx

Ustd. Abu Aqila
Melihat Rasulullah seorang diri, aku melompat dari kudaku dan kupatahkan sarung pedangku. Hanya Allah yang tahu, ketika itu aku ingin mati di samping Rasulullah SAW. Pamanku, Abbas, memegang kendali keledai Nabi pada sebuah sisi, dan berdiri di sampingnya, sedangkan aku memegang kendali keledai itu pada sisi yang lain dan berdiri pula di sebelahnya. Tangan kananku memegang pedang untuk melindungi Nabi, sedang tangan kiriku

Penerbit : CV. SINAR ABDYA PERKASA
Berdasarkan UU Pokok Pers. No. 40 tahun 1999, No. 12/III/2009 Notaris : Irene Kusumawardani, SH Dicetak oleh : CV. KHOHANYO PUTROMA (Isi diluar tanggung jawab percetakan)

Pendiri : Anis Jalal, Ahmad Saikhu, SH, Drs. Jamalullail, MM | Dewan Pembina : DR. H. Risman Musa, Drs. Aceng Solahudin, Drs. HM. Syakur, Drs. H. Nanang Pramara S, MM, | Dewan Penasehat: Abu Aqila, H. Ahmad Yani,MM.MBA | Staf Ahli : Drs. Jamalullail, MM, Drs. H Alwi, M.Pd, Drs. D. Saefuddin. | Pemimpin Perusahaan : Ahmad Saikhu, SH. | Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Drs. Anis Jalal. | Wakil Pemimpin Redaksi : (PJS. Siaga Yudha) | Penasihat Hukum : Daski SH, Ade Multaman SH, Asnawi, SH| Redaktur Executive : Ny. Siti Masturoh A Jalal | Redaktur Pelaksana : Slamet Mulyono | Staf Redaksi/Sirkulasi/ Iklan/Design Grafis : Hamdanil Asykar | Biro/ Koordinator : A. Rauf M (Ka.Biro Jakarta) , Saut MP, SE. (Ka.Biro Kota), Tony Chandra W, SH (Ka.Biro Kab. Bekasi) Wawan (Ka.Biro Depok), Yarzuk Arfani (Ka.Biro Banten), Drs.Slamet Basuki (Ka.Biro Tanggerang), Rusmanto (Ka. Biro Karawang), Hendra G (Ka.Biro Purwakarta/Subang/Indramayu), Asep Yuliyandi (Ka.Biro Bandung), Dede Maska (Ka.Biro Cirebon), Hilman Sudakta (Ka.Pwk Kokab Sukabumi/Cianjur/Bogor), Drs. K Windy P.BBA (Ka.Biro Jateng) Ir. Zainul Arifin (Ka.Birio NTB), Musa Sasmite (Ka.Biro Kalimantan), Hudi (Ka.Biro Sumsel), Sardion Pandiangan (Ka.Biro Kepri/Ka.Biro Batam), Agus Mustafa, M.BA (Ka.Biro Maluku Utara), KH. Baginda Chaidir Abshar (Ka.Biro Sumbar), Deby S (Ka.Biro Medan), Arena Hidayani (Ka.Biro Bengkulu), Yusmardi (Ka.Biro NAD) |Photografer : H. Hambali, Kasiman. | Sekretaris Redaksi : Nur Fatmawati Wartawan : Abdul Rauf M, Djati Marniati, Saut MP, SE, Drs Sujanto, Nena Muniroh, Pandu Tyas Palupy, Asep Sudjana, Dede Maska, Hilman A, Hilman S, Edi, Sopandi, Wawan Junaedi, Dasep, Ahmad Jais, Suhendy, Irman, Toni Chandra W , Januar Sahara, Drs. Sofyan Gheri A R, Hitler Sitorus, Tamsil, Amal Sentosa, Tadeus Ladar , Pesta, Rustam, N.Nurjaman, Hergiansyah, Tombang, Miduk, G. Irianto , Alamat Redaksi : Jl. Macan No.70 Jatisampurna Cibubur Tlp/Fax. 021-84312205, Sekretariat Redaksi : Jl. Siliwangi (Narogong) KM 7 Rawa Lumbu Kota Bekasi Bank: BCA No.Rek. 7400818082, Mandiri No.Rek. 129-00-0691701-3 , BRI Cab.Pondok Gede No.Rek. 0995-01-026310-53-5, An. ANIS JALAL E-mail : anisjalalskb@yahoo.com, redaksiskb@yahoo.com web1 : http://www.skbnews.com web2 : http://www.skbonline.cjb.net

Wartawan SKB dibekali KTA, Surat Tugas, Kartu Tugas atau Kartu Pers,dan dilengkapi dengan seragam yang berlogo SKB serta namanya tercantum dalam Box Redaksi

BERITA UTAMA
Bekasi, SKB Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri, belum lama ini, menyatakan keraguannya terhadap keabsahan seluruh instansi di negeri ini. Pernyataan Megawati tersebut menyusul pernyataan mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim), Komisaris Jenderal Susno Duadji, yang mengungkapkan adanya dugaan makelar kasus di tubuh Polri.
Megawati kemudian menyarankan agar Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terjun langsung mengintervensi kebenaran dugaan itu, dan segera membersihkan makelar kasus. “Kalau Pak Susno sampai menyampaikan hal itu, harus diambil alih Presiden,” kata Megawati, usai membuka Kongres Daerah ke III PDIP Wilayah Jakarta, di Ancol, Jakarta. Megawati memandang pernyataan Susno itu dari dua sisi pandang. Pertama, yakni bagaimana Susno sebagai mantan petinggi di Polri, dan kedua, yakni pandangan secara pribadi. Menurut Megawati, PDIP berharap masalah ini tidak menjadi perdebatan dan kemudian memunculkan istilah-istilah baru seperti Cicak Vs Buaya pada beberapa waktu lalu. “Yang terpenting, Presiden harus menyelamatkan instansi itu, atas hal-hal yang memang dianggap negatif,” tegasnya. Megawati juga berharap, tindakan serupa bukan hanya terpaku pada instansi kepolisian saja.

Edisi : Edisi : 25 / Tahun II / 23 Maret 2010 - 07 April 2010

3
akan disesuaikan dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) kedua wilayah tersebut. Pihaknya menargetkan, pembayaran pembebasan lahan di dua lokasi itu rampung pada akhir tahun 2010. Jika pembebasan lahan selesai akhir tahun ini, program ini dapat dilanjutkan dengan pembangunan jogging track dan permainan anak-anak serta penanaman pohon-pohon langka dan pohon lindung pada tahun 2011 mendatang. Pembangunan jogging track dan permainan anak-anak ini untuk mencegah agar hutan kota tidak dimanfaatkan untuk kegiatan negatif. Anggaran pembebasan lahan sudah ada di Bank DKI, menurut Desaman Sitorus, tinggal menunggu Surat Pencairan Dana (SPD) yang dikeluarkan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta. “Jika SPD sudah dikeluarkan, proses pembebasan lahan sudah bisa dimulai,” ujarnya.
Selain melakukan pembebasan lahan, pihaknya juga sudah memulai pena-naman pohon di Hutan Kota Pondok Labu yang baru dibebaskan pada ak-hir tahun 2009. Rencana-nya, akan ada 600 pohon yang ditanam di hutan tersebut dengan anggaran Rp 100 juta. Selain itu, sebanyak 600 pohon juga akan dita-nam di sepanjang bantaran Banjir Kanal Timur dengan anggaran Rp 100 juta. Kemudian 600 pohon di Hutan Kota Cilangkap, Jakarta Timur, dengan anggaran Rp 100 juta. (Hamdanil/Ist)

Presiden Dihimbau Selamatkan Polri

Pemprov DKI Jakarta Akan Tambah Areal Hutan Kota
Jakarta, SKB
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana akan menambah hutan kota seluas enam hektar. Perluasan areal hutan kota itu meliputi Hutan Kota Srengseng di Jakarta Barat seluas tiga hektar dan tiga hektar lainnya di Jakarta Utara. Rencana ini dilakukan untuk mempercepat pencapaian target 30 persen ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di wilayah Ibukota. Untuk itu, Pemprov DKI sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 62 miliar dari APBD 2010 untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Pemprov DKI juga akan menanam pohon langka dan pohon pelindung di Hutan Kota Pondok Labu, Jakarta Selatan. Dalam penjelasannya, Kepala Bidang Kehutanan, Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan DKI Jakarta, Desman Sitorus, mengatakan, pada tahun 2010 ini akan ada penambahan hutan kota di dua lokasi, diantaranya perluasan lahan Hutan Kota Srengseng seluas tiga hektar dari luas y-ang telah ada yaitu 15 hektar. Untuk pembebasan lahan tersebut, pihaknya telah menganggarkan dana Rp 30 miliar. “Ini merupakan dedicated program yang diusulkan Gubernur DKI Jakarta,” katanya, belum lama ini. Sisanya, pembebasan lahan di wilayah Jakarta Utara senilai Rp 32 miliar. Harga pembebasan lahan

Menurutnya, mungkin saja instansi lain di negara ini juga harus dipertanyakan statusnya, kalau berbicara tentang makelar kasus. Seperti diketahui, Susno menyebut inisial beberapa pejabat atas adanya dugaan ‘jenderal markus’ alias makelar kasus di Mabes Polri. Ia mengaku mengetahuinya ketika dirinya

masih menjabat sebagai Kabareskrim, pada 2009 lalu, karena terdapat laporan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Laporan itu mengungkapkan tentang pembengkakan rekening seorang karyawan pajak atas nama Gayus Tambunan Rp 25 miliar. (AJ/Net)

Komitmen Pemkot Bekasi Raih Piala Adipura
Bekasi, SKB
Siapa sangka, jika saat ini kondisi Kota Bekasi telah berubah lebih baik, menjadi lebih bersih, indah, dan hijau. Penataan wilayah ini menjadi optimal dengan tekad utuk meraih Piala Adipura, lambang supremasi kebanggaan seluruh wilayah nasional. Tekad dan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk mempersembahkan Piala Adipura kepada masyarakat, terus disosialisasikan oleh Walikota Bekasi, H Mochtar Mohamad, dan Wakil Walikota Bekasi, H Rahmat Effendi, sejak awal masa jabatan mereka. Kedua pemimpin tersebut, secara kontinyu selalu mengingatkan masyarakat, untuk selalu menerapkan disiplin hidup sehat dan bersih, demi mensukseskan program Adipura di Kota Bekasi. Tekad Pemkot Bekasi ini akhirnya menghasilkan satu prestasi membanggakan, dengan diraihnya Piagam Adipura yang merupakan penghargaan sebagai nominator peraih Piala Adipura pada tahun 2009 lalu. Prestasi ini sekaligus menjadi sejarah bagi Kota Bekasi, yang pada masa-masa sebelumnya terpuruk dalam predikat sebagai Kota Metropolitan Terkotor pada penilaian Adipura. Tak jarang, keduanya turut terlibat secara langsung, dalam aksi-aksi kebersihan dan pencanangan program penghijauan di berbagai lokasi secara simultan, berdasarkan Walikota mengatakan, selain bertujuan membahas sejumlah mata anggaran untuk tahun berikutnya, kegiatan Musrenbang tersebut merupakan suatu bentuk komitmen pemerintah dalam membenahi sejumlah infrastruktur yang belum menyentuh seluruh lapisan masyarakat di Kota Bekasi, sehingga kelak dapat menggerakkan roda perekonomian. Antara pemerintah dan masyarakat, menurutnya, harus ada sinergi dalam membangun Kota Bekasi, yaitu masyarakat diminta untuk berpartisipasi mendukung program pemerintah, dan sebaliknya pemerintah pun akan membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat yaitu dengan memberikan bantuan anggaran untuk perbaikan infrastruktur maupun sarana dan prasarana lainnya. (AJ/Humas)

Walikota (tengah) dan Wakil Walikota Bekasi (kiri) duduk berdampingan dalam satu kegiatan

pembagian jadwal yang telah ditentukan. Kesempatan tersebut sekaligus dilakukan untuk mendengar keluhan yang disampaikan langsung oleh masyarakat. Menurut Walikota, selain bertujuan untuk mereduksi efek pemanasan global, diharapkan melalui kegiatan ini, kinerja Pemkot Bekasi dapat diapresiasikan melalui Adipura. Sedangkan bagi Wakil Walikota, pembenahan Kota Bekasi menjadi tanggungjawab bersama, bagi seluruh lapisan masyarakat. Pernyataan keduanya itu mereka sampaikan pada acara Pengkomandoan Penanaman Seratus Ribu Pohon di Kecamatan Bekasi Timur, belum lama ini. Untuk mensukseskan kegiatan tersebut, menurut kedua pemimpim itu, dibutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat di Kota Bekasi tanpa terkecuali. Kota Bekasi tak akan prestasi yang didambakan, jika apa yang telah diupayakan oleh jajaran aparatur di Pemkot Bekasi tidak diimbangi dengan dukungan dari seluruh

elemen masyarakat. Komitmen untuk dapat meraih berbagai prestasi yang menjadi harapan masyarakat, tentunya diawali dengan melakukan pembenahan di berbagai sektor, seperti pernah disampaikan langsung oleh Walikota Bekasi saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kota Bekasi di Asrama Haji, baru-baru ini.

Soal Markus, ‘Pil Pahit’ bagi Polri

Jakarta, SKB
Wakil Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen (Pol) Sulistyo Ishak, membantah lembaganya dianggap tidak punya niat serius memberantas makelar kasus (Markus). “Yang jelas, pimpinan Polri tetap konsentrasi dalam pengungkapan Markus ini. Polisi tidak semuanya negatif, tapi masih banyak juga yang positif,” tegasnya, menepis tudingan Indonesia Corruption Watch (ICW).

Bertempat di Pendopo Kantor Walikota Bekasi, belum lama ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, H Tjandra Utama Effendi, membuka Kejuaraan Catur antar pegawai Pemkot Bekasi serta antar komunitas catur. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan untuk memeriahkan HUT Kota Bekasi Ke-13.

Namun, Sulistyo mengakui bahwa kasus Gayus ini menjadi ‘pil pahit’ bagi kepolisian. Ia berharap, tim yang diben-tuk kepolisian bisa cepat menyelesaikan kasus ini sehingga tidak berdampak kepada 40.000 personel kepolisian. “Kami sangat berharap betul dengan tim ini. Kami positive thinking untuk membangun Polri lebih baik ke depan. Kalau sekarang ada kerikil, ini memang pil pahit bagi kami,” tegasnya. (AJ/Ist)

4

Edisi : Edisi : 25 / Tahun II / 23 Maret 2010 - 07 April 2010

NASIONAL

Bekasi, SKB Kunjungan Wakil Presiden (Wapres) RI, DR Boediono, M.Ec, ke wilayah Kota Bekasi, beberapa waktu lalu, dikemas dalam acara temu wicara pariwisata dan restoran. dengan masyarakat. Sebagai dampaknya, sejumJakarta, SKB DPD DKI Jakarta me- “Jangan disegel lagi, ka- lah bantuan dari berbagai pihak pun mengalir.
ngusulkan perubahan peruntukan kawasan Kemang, Jakarta, dari kawasan pemukiman menjadi kawasan perniagaan. Hal ini mengingat pembangunan di kawasan tersebut semakin pesat, sehingga perlu adanya perubahan peruntukan tata ruang wilayah Kemang menjadi kawasan perniagaan dan kuliner. Perubahan peruntukan ini dinilai sangat penting, agar tidak menimbulkan efek negatif. Sebab, kondisi Kemang saat ini memberikan keuntungan bagi pemilik bangunan, maupun pemerintah, terutama untuk hasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi sejumlah tempat tersebut. “Kawasan Kemang hendaknya dijadikan kawasan niaga, karena pemilik bangunan telah menginvestasikan usahanya,” ungkap Djan Faridz, anggota DPD DKI, saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Walikota Jakarta Selatan, belum lama ini. Menurut Faridz, mengembalikan Kemang menjadi kawasan pemukiman bukanlah hal yang mudah, karena kawasan Kemang sudah terlanjur menjadi kawasan perniagaan. “Kita juga harus memperhitungkan nasib para karyawan yang berada di sana. Jika ditutup, puluhan karyawan akan kehilangan pekerjaannya,” jelasnya. Faridz meminta Walikota Jakarta Selatan, Syahrul Effendi, untuk mengusulkan perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di kawasan Kemang kepada Gubernur DKI Jakarta. Apalagi, tambahnya, kawasan Kemang saat ini sudah berkembang menjadi industri rena itu menyangkut usaha dan penyerapan tenaga kerja. RTRW seharusnya mengikuti zaman dan tidak statis,” sarannya. Menanggapi hal ini, Walikota Jakarta Selatan, Syahrul Effendi, mengatakan, untuk perubahan kawasan Kemang, pihaknya menyerahkan masalah ini pada tingkat provinsi, baik dari segi kajian maupun kebijakan. “Soal penataan Kemang, itu merupakan kajian provinsi. Kita akan tunggu kebijakan provinsi,” katanya. Meski demikian, pihaknya turut meminta kepada para pengusaha di Kemang untuk menghormati hak-hak pejalan kaki, dengan tidak menggunakan trotoar sebagai tempat parkir kendaraan pelanggan. “Diharapkan ada kesadaran dari para pengusaha,” tandasnya. Sedangkan Kepala Dinas Tata Ruang DKI, Wiriyatmoko, mengungkapkan, kawasan itu akan diprioritaskan menjadi kawasan komersil. Bahkan, menurutnya, penataan kawasan Kemang akan dituangkan dalam rencana detail Peraturan Daerah (Perda) tentang RTRW DKI Jakarta 2010-2030, jika sudah disahkan DPRD DKI Jakarta. Setiap pemilik bangunan yang mengubah peruntukan dari rumah menjadi tempat usaha, tetap harus membayar kewajibannya sesuai dengan Perda No 1 Tahun 2006 tentang Retribusi Daerah, atau bisa juga dikonversikan ke kewajiban lain, yaitu dengan menyediakan sarana dan prasarana fasilitas umum dan fasilitas sosial untuk kepentingan kawasan tersebut. “Itu harus dilakukan. Kalau tidak, bisa dikenakan sanksi,” tegasnya. (AJ/Ist) Bantuan demi bantuan diterima Walikota Bekasi, H Mochtar Mohamad, dan sejumlah elemen masyarakat lainnya. Seperti bantuan perlengkapan ruang rawat inap yang diterima pihak Puskemas Bantargebang, bantuan komputer, bantuan aplikasi kesehatan dan bebas biaya internet, serta bantuan kendaraan operasional roda dua dan roda empat. Kunjungan Wapres dalam acara tersebut didampingi Mendiknas, M Nuh, Menteri Agama, Surya Dharma Ali, Menteri PU, Djoko Kirmanto, Menteri BUMN, Mustafa Abubakar, Gubernur Jabar, H Ahmad Heryawan, dan Dirut Pertamina, Karen Agustiawan. Dalam penjelasannya, Wapres mengatakan, bantuan yang diserahkan tersebut merupakan wujud kepedulian pemerintah pusat terhadap daerahdaerah yang telah berupaya mengoptimalkan kinerjanya dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyara-

Kawasan Kemang Diusulkan Jadi Kawasan Niaga

Wapres Datang, Bantuan Berdatangan

katnya, salah satunya Kota Bekasi. Ia kemudian berharap, agar bantuan tersebut nantinya dapat dimanfaatkan dengan baik. “Serta diharapkan, apa yang telah dilakukan generasi saat ini, dapat terjalin melalui tongkat estafet yang kemudian

dilanjutkan oleh generasi berikutnya. Sebab bukan hanya kita saja nantinya yang merasakan seperti ini. Sekitar 10 hingga 20 tahun mendatang, generasi kita pun berharap apa yang diharapkannya dapat tercapai,” ungkap Wapres. (Ham/AJ/Ist)

RSUD Tangerang Tahan Warga Miskin
Tangerang, SKB Penolakan, penelantaran, dan penahanan yang diduga dilakukan pihak rumah sakit terhadap warga miskin yang ingin mendapat pelayanan kesehatan, masih terjadi di Kota Tangerang. Peristiwa tersebut menimpa Aisah, 33 yang tercatat sebagai warga Kampung Babakan. RT 02/01, Kelurahan Babakan, Kecamatan Kota Tangerang, Banten. Ibu dari tiga orang anak yang setiap hari bekerja sebagai kuli cuci itu bersama anak laki-laki yang baru dilahirkannya pada Sabtu (20/3) lalu, sempat ditahan empat hari oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang. Hal itu dilakukan pihak rumah sakit, diduga karena Aisah tidak mampu membayar biaya perawatan dan pengobatan persalinannya. ”Saya sempat bingung, untung ada seseorang yang dermawan mau membantu pembiayaan persalinan itu, sehingga saya dan anak bisa keluar dari RSUD Tangerang,” kata Aisah. Lebih lanjut, Aisah mengaku, pertama kali ia masuk ke RSUD Tangerang pada Jumat (19/3) malam. Setelah beberapa saat dirawat, Sabtu (20/3) dini hari, Aisah melahirkan anak laki-laki. Diduga kuat karena persoalan administrasi yang tidak dibayar, Aisah yang seharusnya dijadwalkan pulang pada Minggu (21/3), sempat tertuda hingga Rabu (24/3) sore. “Awalnya biaya persalinan itu hanya Rp 800 ribu, karena sempat tertahan hingga empat hari biaya yang harus saya tanggung terus membengkak hingga Rp 1,6 juta,” kata dia. Akibatnya, Aisah semakin bingung dan bersama adiknya, Sofian alias Komeng, 30, berusaha mencari pinjaman. Untung saja ada seorang dermawan yang bersedia mengatasi kesulitan tersebut, sehingga Aisah bersama bayi yang ditinggalkan oleh bapaknya sejak di kandungan bisa keluar dari rumah sakit milik pemerintah Kabupaten Tangerang itu. ”Setelah keluar dari RSUD Tangerang, anak yang baru saya lahirkan itu langsung saya serahkan kepada orang yang dermawan tersebut untuk di asuh,” kata Aisah. Ditanya soal kepemilikan Kartu Multiguna yang dipersiapkan oleh Pemerintah Kota Tangerang sebagai salah satu pelayanan kesehatan gratis bagi orang tidak mampu, Aisah mengatakan, sebenarnya ia telah mengurus surat tersebut. Hanya saja ditolak oleh pihak Kelurahan Babakan dengan alasan nama Aisah beserta ibunya, Ny Nur tidak tercatat di kelurahan itu. Padahal, Aisah maupun ibunya tersebut memiliki kartu tanda penduduk (KTP). ”Waktu itu saya sudah mengantongi Surat Keterangan Tidak Mampu yang dikeluarkan oleh Ketua RT 02 dan Ketua RW 0I untuk mengurus surat Multiguna. Tapi oleh pihak kelurahan ditolak,” kata Aisah. Hal itu dibenarkan Mulyanto, kerabat dekat Aisah yang mengatakan, walaupun KTP Aisah sejak tahun 2007 lalu tidak diperpanjang, seharusnya data Aisah masih tercatat di keluarahan itu. “Inilah yang membingungkan, kenapa Aisah dan Ibunya (Ny Nur) yang warga pribumi Babakan itu, namanya kok tidak tercatat di kelurahan,” kata dia. Saat dikonfirmasi terkait masalah tersebut, Kabag Humas Pemkot Tangerang, Ahsan Annahar, kepada wartawan mengatakan, proses untuk mendapatkan kartu Multiguna, salah satunya memang harus memiliki KTP. Karena itu KTP tersebut harus selalu diperpanjang. ”Nama Aisah tidak tercatat karena kemungkinan data yang ada di kelurahan itu hanyalah data terbaru,” kata Ahsan. Namun demikian, lanjut dia, guna mengantisipasi tercecernya warga miskin yang hingga kini belum memiliki kartu multiguna pihak Pemkot Tangerang mendata kembali warga miskin yang ada di daerah tersebut yang semakin tahun terus bertambah. “Warga miskin yang ada di Kota Tangerang itu belum semuanya memiliki kartu multiguna, karena jumlah warga miskin terus meningkat, yaitu dari 32 ribu menjadi 93 ribu. Sedangkan penduduk Kota Tangerang tercatat 1,5 juta orang. (S Basuki/Ist)

Ratusan Perahu Tradisional Berlabuh
Sukabumi, SKB
Emang di HUT SKB Ke-1 ada artis di radio Elgangga?
Kalau ingin Tahu ada engganya kamu datang ke Radio Elgangga 100.3 FM 1 April 2010

Sekitar 350 perahu nelayan tradisional di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, tidak beroperasi gara-gara nelayannya tak punya biaya operasional melaut. Ketiadaan biaya operasional itu dipicu hasil tangkapan ikannya kini menurun drastis. “Sampai-sampai kontribusi tangkapan ikan dari perahu lokal yang masuk ke TPI Januari kemarin, nol persen,” ujar Ketua Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sukabumi, Ujang SB, beberapa waktu lalu. Menurut Ujang, semua

produksi ikan di TPI selama Januari dan Februari yang masing-masing 63,87 ton dan 35,76 ton, dihasilkan oleh kapal rumpon dan kapal-kapal besar longline. Ujang yang juga Manager TPI Palabuhanratu menjelaskan, 350 perahu lokal yang tidak beroperasi itu merupakan 70 persen dari jumlah seluruh perahu lokal yang ada di Palabuhanratu yakni 500 perahu. Ratusan perahu yang tidak beroperasi itu, dari mulai perahu congkreng, beleketek, dogol, dan yang paling banyak adalah jenis perahu payang. “Padahal, perahu payang ini menyerap tenaga kerja paling banyak dibandingkan dengan

perahu-perahu lokal lainnya. Satu perahu payang bisa membawa 17 sampai 20 anak buah kapal. Oleh karena itu, tak menutup kemungkinan akibat 350 perahu yang tidak bisa beroperasi ini menyebabkan ribuan nelayan kehilangan mata pencahariannya,” ujarnya. Menurut Ujang, merosotnya hasil tangkapan ikan nelayan tradisional itu akibat gerombolan ikannya kini jarang masuk ke sekitar Teluk Palabuhanratu. Padahal perahu-perahu jenis itu, imbuhnya, ratarata mengandalkan hasil tangkapan ikannya di sekitar teluk. Jarangnya gerombolan

ikan yang masuk ke sekitar teluk. Itu karena berkurangnya makanan ikan yang selain disebabkan maraknya penangkapan impun (ikan kecil) yang dilakukan masyarakat di sekitar muara, juga pemakaian alat tangkap ikan yang merusak biota laut. “Mereka menangkap ikan menggunakan jaring yang lubangnya sangat kecil dan tipis sehingga ikanikan kecil yang menjadi makanan ikan besar, jadi sedikit. Dikarenakan tidak ada makanan, sehingga gerombolan ikan mencari makanan di sekitar rumpon di tengah laut,” kata Ujang. (Hilman/Sopandi)

DAERAH
Wakil Walikota Bekasi Hadiri Maulid Nabi di Masjid Al-Falah
Bekasi, SKB

Edisi : Edisi : 25 / Tahun II / 23 Maret 2010 - 07 April 2010
TP PKK Kecamatan Bantargebang

5

Dari Pengajian Rutin, Berbuah Prestasi
Untuk mewujudkan keluarga bahagia yang memiliki akhlak mulia, jajaran pengurus dan kader Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, secara rutin mengadakan beragam kegiatan keagamaan. Salah satu kegiatan itu adalah pengajian agama yang digelar sebulan sekali.
gebang, Ade Elsa Yayan Yuliana, menyatakan, pihaknya selalu mengundang seluruh kaum ibu dari kalangan majelis taklim. “Kami juga mengundang kaum ibu dari Polsek dan Koramil Bantargebang,” imbuhnya. Ade Elsa berharap, dengan mengikuti pengajian agama tersebut, pengetahuan tentang ajaran agama Islam yang dimiliki para kader dan pengurus TP PKK Kecamatan Bantargebang semakin bertambah. “Yang terpenting dengan adanya pengajian rutin yang kami gelar, jalinan silaturahmi antara para kader dengan pengurus PKK yang ada di wilayah Kecamatan Bantargebang menjadi semakin erat,” tegasnya. Selain mengadakan pengajian rutin, Ade Elsa mengungkapkan, pihaknya juga selalu mengadakan pertemuan-perte-

Wakil Walikota saat memberikan sambutannya di Masjid Jami Al Falah

Suasana pengajian rutin TP PKK Kecamatan Bantargebang

Bekasi, SKB
Sebagai satu agenda kegiatan religius di akhir Maret 2010, Wakil Walikota Bekasi, H Rahmat Effendi, S.Sos, M.Si, menghadiri serangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di beberapa lokasi. Seperti pada peringatan Maulid yang digelar di Masjid Jami Al-Falah, Jaka Sampurna, Kecamatan Bekasi Barat, belum lama ini. Dalam sambutannya saat itu, Wakil Walikota didampingi Sekretaris Camat (Sekcam) Bekasi Barat, Drs Dina Faizal Badar, mengajak masyarakat Kota Bekasi untuk ikut berperan aktif, dalam mendukung setiap program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Wakil Walikota juga memaparkan tentang program K3 dan penghijauan yang sedang giat-giatnya dilaksanakan. “Kegiatan penanaman pohon, menjadi perhatian kami untuk membuat Kota Bekasi lebih hijau,” ujar Wakil Walikota, seraya menyatakan tekad Pemkot Bekasi yang ingin meraih prestasi maksimal dalam program Adipura. Sementara itu, saat menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Darul Hadis Al-Faqihiyah, Jalan PLN

Kaliabang Bungur, Kecamatan Bekasi Utara, Wakil Walikota mengajak masyarakat untuk selalu meneladani sikap tauladan yang telah diajarkan oleh Nabi Besar Muhammad SAW kepada umatnya, termasuk tentang perjalanan hidupnya beserta ajaran-ajarannya. Pesan yang sama juga disampaikan Wakil Walikota kepada seluruh jajaran aparatur pemerintahan di Kota Bekasi, dengan cara memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. “Layani masyarakat dengan hati yang tulus dan tanpa mengharapkan pamrih,” pesannya. Selain itu, Wakil Walikota juga tak lupa menyinggung tentang upaya Pemkot Bekasi untuk mewujudkan visi dan misi Kota Bekasi. Menurutnya, untuk menjalankan visi dan misi itu, peran serta masyarakat sangat diperlukan. Menurut Wakil Walikota, perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan sarana untuk mewujudkan salah satu visi Kota Bekasi, yakni mewujudkan Bekasi Ihsan. “Perayaan ini akan melatih kita untuk menerapkan ketentraman dalam hidup bermasyarakat, sesuai yang diajarkan Nabi Besar Muhammad SAW,” ungkapnya. (AJ)

Ade Elsa

Pada pengajian rutin tersebut, seluruh kader TP PKK Kecamatan Bantargebang dibekali pengetahuan tentang keagamaan, melalui siraman rohani oleh para penceramah yang sengaja dihadirkan. Selain itu, mereka juga diajak untuk mempelajari cara membina keluarga yang sesuai dengan ajaran agama Islam. Dalam suatu perbincangannya dengan SKB, belum lama ini, Ketua TP PKK Kecamatan Bantar-

muan rutin bagi kalangan pengurus dengan kader PKK yang ada di tingkat kelurahan hingga tingkat lingkungan RT dan RW. “Pertemuan rutin itu kami jadikan kesempatan untuk membahas seluruh program kerja yang sedang dan akan dijalankan jajaran TP PKK Kecamatan Bantargebang,” paparnya. Eksistensi aktivitas yang dilakukan kalangan TP PKK Kecamatan Bantargebang rupanya telah berbuah hasil yang mengagumkan. Tak heran jika beragam prestasi berhasil mereka raih. Sepanjang tahun 2009 lalu, TP PKK Kecamatan Bantargebang berhasil

meraih Juara I pada Lomba Gerakan Sayang Ibu (GSI) Tingkat Kota Bekasi, Juara I pada Lomba Kinerja Kelurahan Tingkat Kota Bekasi, Juara I pada Penilaian Sekolah Sehat Tingkat Kota Bekasi untuk kategori Sekolah TK, Juara II pada Lomba Posyandu Tingkat Kota Bekasi, dan Juara III pada Lomba Balita Sehat Tingkat Kota Bekasi. Sedangkan pada tahun 2010, sebuah prestasi membanggakan baru saja mereka torehkan, yakni sebagai Juara I pada Lomba Tanaman Obat Keluarga (Toga) Tingkat Kota Bekasi. (Slamet Mulyono)

SDN Karang Satria I Butuh RKB dan Sarana Meubeleir
Bekasi, SKB
Pihak SDN Karang Satria I masih membutuhkan penambahan Ruang Kelas Belajar (RKB) dan sarana meubeleir, untuk meningkatkan kelancaran proses belajar-mengajar di sekolah yang terletak di wilayah Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, itu. Saat ini, jumlah RKB dan saranma meubeleir yang dimiliki dinilai tidak mampu untuk menampung jumlah murid yang terdaftar di sekolah tersebut. Saat ditemui SKB, belum lama ini, Kepala SDN Karang Satria I, Marta Suhanda, mengungkapkan, jumlah murid yang terdaftar di sekolahnya itu sebanyak 797 murid, dengan jumlah tenaga pengajar sebanyak 17 orang. Untuk menunjang proses kegiatan belajar-mengajar, imbuhnya, sekolah itu memiliki 123 set meja-kursi, ditambah dengan 8 set meja-kursi untuk guru. Marta menambahkan, jumlah sarana yang dimilki SDN Karang Satria itu tidak mencukupi kebutuhan murid. Bukan itu saja, menurutnya, kondisi bangunan sekolah yang dipimpinnya itu pun sudah rusak parah dan dinilai sudah sangat memprihatinkan. Marta menegaskan, pihaknya sudah mengajukan usulan tentang perbaikan gedung sekolah kepada pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten. “Kami hanya bisa berharap agar usulan kami tersebut dapat terealisasi, demi meningkatka mutu pendidikan dasar di Kabupaten Bekasi,” ujarnya. (Cheri)

Bersihkan Jalan Ahmad Yani KPJ Kota Bekasi Dukung Program Adipura
remaja dan anak-anak itu datang dengan membawa perangkat kebersihan, seperti sapu lidi, sekop pengangkut sampah, dan kardus yang biasanya dgunakan untuk mengumpulkan sampah. “Kami, anak jalanan juga punya hati nurani dan mendukung pemerintah untuk mendapatkan Piala Adipura tahun ini,” tegas Raymond, seorang perwakilan KPJ. Namun, Raymond mengingatkan kepada Pemkot Bekasi, agar tidak semenamena menghukum anak jalanan yang sedang mencari nafkah di Kota Bekasi. “Mereka sadar, yang mereka lakukan terkadang mengganggu ketertiban lalu lintas. Namun dalam hati kecil, mereka tidak membuat masalah, tetapi cuma sekedar ingin mencari sesuap nasi,” paparnya. Kedatangan KPJ saat itu akhirnya diterima Walikota Bekasi, H Mochtar Mohamad. Setelah melakukan dialog, Walikota mengajak KPJ untuk membuktikan ucapannya, untuk mendukung Kota Bekasi meraih Adipura. (Yudha/Djati)

INFO KULINER

Bekasi, SKB
Sekelompok massa yang tergabung dalam Komunitas Penyanyi Jalanan (KPJ) Kota Bekasi, belum lama ini menyatakan sikap dukungan-

nya terhadap program Adipura di Kota Bekasi. Pernyataan itu mereka sampaikan di Halaman Pemkot Bekasi. Kalangan pengamen yang terdiri dari kaum

Rumah Makan Pak Abir yang dirintis sejak Tahun 1978. Rumah Makan ini banyak dikunjungi para pejabat Pemda dan Pemkot Bekasi . Berlokasi di Jl. Raya Mustika Jaya .Bagi yang ingin mencoba kelezatan masakannya (Gabus Pucung) atau masakan khas Bekasi lainnya, silahkan datang..........

6

Edisi : Edisi : 25 / Tahun II / 23 Maret 2010 - 07 April 2010

DAERAH

Infrastruktur Daerah Tertinggal

Menneg PDT Siapkan Dana Rp 800 Miliar
setempat sehingga pengerjaan dan pemanfaatannya optimal. Selain itu pula, Menneg PDT dan Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih juga sepakat menjalin kerja sama untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan. Kedua Menteri tersebut menandatangani nota kesepahaman mengenai kerja sama tersebut di Pos Lintas Batas Darat (PLBD) Aruk, Kabupaten Sambas, Kalbar, Sabtu (20/3). Aruk merupakan daerah yang berbatasan dengan Kampung Biawak, Negara Bagian Sarawak, Malaysia. Sebanyak 26 dari 37 kabupaten/kota di perbatasan masuk kategori daerah tertinggal. Kalbar sendiri mempunyai lima kabupaten yang berbatasan dengan Sarawak, Malaysia Timur. Ia menyadari bahwa kondisi itu cukup ironis mengingat perbatasan merupakan daerah terdepan dan menjadi beranda negara. Ia berharap, adanya program-program pembangunan di daerah perbatasan, terpencil, tertinggal, dan kepulauan dapat mempercepat pengentasan kemiskinan di daerahdaerah itu.(Hudi)

Masyarakat Ciketing Udik Gelar Pemilihan Ketua RT Serempak
Bekasi, SKB Suasana demokrasi mewarnai ajang Pemilihan Ketua RT di wilayah Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, yang digelar serempak. Pelaksanaan pemilihan yang menghabiskan waktu selama dua minggu itu berlangsung sukses, dengan tingginya tingkat partisipasi masyarakat yang sangat antusias, dalam menentukan para figur pemimpin di lingkungan pemukimannya masing-masing.
Menurut penjelasan Ketua Panitia Pemilihan, HM Open Irawan, pihaknya mengagendakan dua jadwal pemilihan, yakni pada 21 Maret dan 28 Maret. “Jadwal tersebut kami tentukan setelah melalui hasil rapat panitia, pada saat pengambilan nomor urut para calon ketua RT yang kami gelar beberapa waktu lalu,” jelasnya. Open menyebutkan, selama kurun waktu dua minggu tersebut, pihak panitia menggelar pemilihan 10 ketua RT yang baru. “Selain itu, panitia juga melaksanakan satu ajang pemilihan ketua RW yang baru, untuk memimpin masyarakat di RW 05,” paparnya. Demi suksesnya seluruh rangkaian pemilihan, ungkap Open, pihak panitia yang berjumlah 40 orang telah mempersiapkan segala kebutuhan dan upaya yang diperlukan. “Seluruh panitia yang terdiri dari kalangan aparatur pemerintahan, LPM serta tokoh masyarakat Kelurahan Ciketing Udik, kami tugaskan di setiap Tempat Pemungutan Suara yang terdapat di masing-masing lingkungan RT yang menyelenggarakan pemlihan,” tegasnya. Setelah menggelar seluruh even pemilihan, imbuh Open, pihaknya akan mengajukan permohonan mengenai jadwal pelantikan para ketua RT dan ketua RW 05 yang baru terpilih, kepada pihak pemerintahan Kelurahan Ciketing Udik dan Kecamatan Bantargebang. “Kam berharap para ketua RT yang baru terpilih dapat segera dilantik, demi memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” katanya. Sementara itu, Lurah Ciketing Udik, Paminto, SP, saat ditemui SKB, menyatakan, hampir seluruh ketua RT dan RW di Kelurahan Ciketing Udik telah habis masa baktinya. “Selain ditentukan melalui ajang pemilihan, para ketua RT dan RW yang baru, juga ditentukan dengan cara dikukuhkan, sesuai keinginan masyarakat,” ungkapnya. Para ketua RT dan RW

Helmy Faisal Zaini

Suasana penghitungan suara pada pemilihan ketua RT di wilayah Kelurahan Ciketing Udik

Pontianak,Skb
Kantor Kementerian Negara (Kemeneg) Pembangunan Daerah Tertinggal tahun 2010 ini akan menyiapkan anggaran sebesar Rp 800 miliar untuk pengembangan infrastruktur di 147 daerah tertinggal yang ada di Indonesia. Hal ini disampaikan Menneg PDT, Helmy Faisal Zaini, di sela kunjungan kerjanya ke Pontianak, beberapa waktu lalu. “Daerah tertinggal butuh kebijakan yang sifatnya afirmatif, melalui Dana Alokasi Khusus,” ujarnya. Ia mencontohkan program Bedah Desa dan listrik masuk desa. “Untuk listrik masuk desa, dengan mengutamakan energi-energi alternatif sesuai potensi desa tersebut,” kata Helmy. Sedangkan jalan masuk desa dibangun dengan melibatkan masyarakat

Paminto, SP

HM Open Irawan

yang baru terpilih atau dikukuhkan, kata Paminto, akan melaksanakan tugasnya selama masa bakti tahun 2010-2013, sesuai Perda Kota Bekasi No 04 Tahun 2005 tentang Pembentukan RT, RW, dan LPM di Kota Bekasi. “Selaku aparatur pemerintahan, kami berharap para ketua RT dan RW yang baru, dapat segera membaktikan diri untuk kepentingan masyarakat, dan suksesnya program pembangunan di Kota Bekasi,” ucapnya.

Sebelum menutup perbincangannya, Paminto menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja panitia pemilihan, yang telah sukses melaksanakan tugas, sesuai yang diharapkan masyarakat. “Ajang pemilihan ketua RT dan RW ini setidaknya dapat dijadikan satu pembelajaran bagi masyarakat Ciketing Udik, dalam menerapkan sistem demokrasi untuk kehidupan bermasyarakat sehari-hari,” tegas Paminto. (Slamet Mulyono)

Said Aqil Siradj Pimpin PBNU
dipimpin oleh Said Aqil Siradj. Sahal terpilih sebagai rais aam secara aklamasi setelah pesaingnya KH Hasyim Muzadi memutuskan tak bersedia dicalonkan meski telah memenuhi syarat pencalonan. Said Aqil terpilih setelah memenangkan perebutan suara melawan Slamet Effendy Yusuf. Said Aqil mengumpulkan dukungan 294 suara, sementara Slamet Effendy Yusuf mendapat 201 suara. Kandidat lain gagal dalam penjaringan calon karena tidak memenuhi 99 suara sebagai syarat minimal dukungan dalam pemilihan tahap pertama yakni Salahuddin Wahid, Masdar F Masudi, Ahmad Bagdja, Ali Maschan Moesa, dan Ulil Abshar Abdalla. Dalam dua muktamar sebelumnya di Kediri dan di Boyolali, Said Aqil gagal menjadi Ketua Umum PBNU ( ZA )

Kepala Disdukcapil Sidak Pelayanan KTP di Bekasi Barat
Bekasi, SKB
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi Drs Nandi Surjakandi CES, bersama-sama dengan Kepala Bagian Telematika Setda Kota Bekasi Nellyana Koesman, SH, M.Si, beserta jajarannya masing-masing, Jum’at (19/3), menindaklanjuti laporan masyarakat terkait lambatnya pelayanan KTP di Kecamatan Bekasi Barat. Laporan masyarakat menyebutkan, pelayanan pengurusan KTP di Kecamatan Bekasi Barat sangat lambat dari jadwal yang diharapkan masyarakat. Keterlambatan itu disebabkan adanya gangguan teknis pada perangkat yang dimiliki Bagian Telematika Setda Kota Bekasi. Sehingga perangkat berbasis wireless tersebut tidak dapat melakukan koneksi database ke server Disdukcapil. Informasi mengenai lambatnya pengurusan Faisal Badar, menegaskan, “Hal ini dilakukan sebagai upaya tindak lanjut terkait laporan masyarakat, serta untuk mengecek kebenaran berita sekaligus sebagai upaya peningkatan pelayanan KTP di Kecamatan Bekasi Barat”, ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Disdukcapil sekaligus menanyakan kepada masyarakat yang kebetulan mengurus secara langsung perihal pelayanan pembuatan KTP maupun KK di Kecamatan Bekasi Barat, seraya menyampaikan bahwa penandatanganan KK dilakukan di Disdukcapil dan tidak lebih dari 4 hari sejak berkas masuk. “Berkas KK-nya biar saya tanda tangani, lalu untuk pengecapan, silahkan bapak urus langsung ke kantor”, ujar Kepala Disdukcapil Drs Nanji Surjakandi CES, saat hendak menandatangani berkas KK salah satu warga yang kebetulan mengurus sendiri (Ham/Ist)

Prof DR KH Said Agil

Pelayanan KTP di Kecamatan Bekasi Barat

Makassar, SKB
Prof DR KH Said Aqil Siradj akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode tahun 2010-2015 pada Muktamar ke-32 yang berlangsung, di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (27/3) malam. Dengan demikian, untuk lima tahun ke depan, PBNU untuk jajaran syuriah akan di pimpin oleh KH MA Sahal Mahfudh, sedangkan pada jajaran tanfidziyah akan

pembuatan atau memperpanjang masa berlaku KTP di Kecamatan Bekasi Barat karena gangguan perangkat, disampaikan staf Kecamatan Bekasi Barat kepada masyarakat saat mengurus KTP, yang kemudian ditindaklanjuti oleh masyarakat dengan melapor kepada Disdukcapil Kota Bekasi secara langsung, maupun melalui kolom saran keluhan di website Pemkot Bekasi. Namun, ketika dilakukan pengecekan internal terkait koneksi jaringan

antara Kecamatan Bekasi Barat dengan server Disdukcapil tidak ditemukan adanya kendala maupun kerusakan pada perangkat yang ada. “Memang, saat beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada bulan Januari, perangkat wireless kami mengalami gangguan yang diakibatkan sambaran petir, namun telah kami perbaiki,” ujar Kabag Telematika menjelaskan. Kepala Disdukcapil saat diterima Sekcam Bekasi Barat, Drs Dinar

SOSIAL BUDAYA
Dukung Program Adipura
Bekasi, SKB Dalam rangka mensukseskan program kebersihan dan penghijauan, jajaran pengurus Rukun Warga Pedagang (RWP) Pasar Bantargebang, Kota Bekasi, menyatakan kesiapan mereka, untuk menata lokasi pasar agar terlihat lebih bersih, hijau, dan tertib. Tekad itu dibuktikan dengan dukungan nyata, dalam setiap kegiatan kebersihan yang digelar secara rutin.
setiap kegiatan kebersihan, ungkap Jaam, jajaran pengurus RWP Pasar Bantargebang juga berpartisipasi dalam menyediakan sarana tempat sampah di setiap toko atau kios dagangan. “Tempat sampah itu kita sediakan secara swadaya, dari seluruh pedagang yang berusaha di pasar ini,” katanya. Bahkan untuk mendukung program penghijauan, tegas Jaam, pihaknya juga turut berpartisipasi dengan menyediakan pot-pot kembang yang telah ditanami dengan beragam tanaman produktif. “Kami bertekad untuk memberikan nuansa hijau di setiap sudut pasar ini,” ujarnya. Jaam menegaskan, seluruh pedagang di Pasar Bantargebang telah mendukung segala kegiatan dan program yang diterapkan pengurus RWP. “Semua pedagang telah

Edisi : Edisi : 25 / Tahun II / 23 Maret 2010 - 07 April 2010

7
program kebersihan di sekitar lokasi pasar. Program tersebut mengerahkan seluruh petugas dan para pedagang Pasar Pondok Gede. Menurut Benny, kegiatan kebersihan yang dilaksanakan itu, sematamata untuk memberikan kenyamanan kepada para pedagang dan calon pembeli yang ingin berbelanja tetap di Pasar Pondok Gede. “Sehingga para pembeli menjadi betah saat berbelanja di pasar ini,” tegasnya. Benny menambahkan, kondisi pasar yang bersih dan tertib menjadi perhatian pihaknya secara rutin. “Hal ini juga menjadi salah satu dukungan kami terhadap program Adipura di Kota Bekasi,” ujarnya. Benny kemudian menyampaikan harapannya terhadap kesadaran para pedagang yang ada di Pasar Pondok Gede, untuk bersama-sama selalu memperhatikan kondisi tempat berdagang mereka (Tony Chandra W)

Kepala Pasar Bantargebang Rangkul Pengurus RWP

Mengatasi Masalah Sampah di Pasar Pondok Gede

Benny Djatmika
Korlap RWP Pasar Bantargebang (tengah berdiri) menyiapkan pot-pot kembang untuk program penghijauan

Bekasi, SKB
Akibat jumlah pedagang di Pasar Pondok Gede, Kota Bekasi, yang sangat padat, ditambah maraknya penduduk di sekitar lokasi pasar yang membuang sampah sembarangan di area pasar tersebut, membuat para pedagang dan calon pembeli menjadi resah. Keresahan itu timbul akibat bau tak sedap atau kesan kumuh yang dirasakan para pedagang dan calon pembeli. Untuk mengatasi masalah sampah, Kepala Pasar Pondok Gede, Benny Djatmika, menerapkan

Nadih

Demikian penjelasan Koordinator Lapangan (Korlap) RWP Pasar Bantargebang, Jaam Maulana atau yang akrab disapa Bang Aji, saat ditemui di Kantor Sekretariat RWP Pasar Bantargebang, belum lama ini. Menurutnya, seluruh pengurus RWP telah sepakat untuk menjalin kerjasama dengan para petugas pasar, untuk mendukung program Adipura di Kota Bekasi. Selain turut aktif dalam

mendukungnya, karena biar bagaimana juga, program yang dijalankan jajaran RWP ini adalah untuk kepentingan seluruh pedagang,” imbuhnya. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pasar Bantargebang, Nadih, secara tegas menyatakan sambutan positifnya terhadap kerjasama yang terjalin dengan pengurus RWP. “Kami sambut baik dukungan yang diberikan jajaran pengurus RWP, untuk mendukung Adipura. Bahkan kami sangat berharap, kerjasama ini tidak bersifat sementara, tapi harus terus-menerus dan berkesinambungan,” paparnya. Menurut pendapat

Nadih, kondisi pasar yang dikelolanya itu telah berubah jauh lebih rapi dan tertib, berkat dukungan seluruh pedagang yang turut aktif dalam setiap kegiatan kebersihan yang digelar secara rutin. “Kami memang selalu menggerakkan seluruh pengurus RWP, dalam setiap kegiatan kebersihan dan penghijauan yang kami laksanakan,” ucapnya. Nadih menyatakan, program kebersihan dan penghijauan yang selalu diterapkan pihaknya itu merupakan arahan Walikota Bekasi. “Secara teknis, dalam melaksanakan program ini, kami selalu mendapat bimbingan dari pihak Dinas perekonomian Rakyat Kota Bekasi,” ungkapnya. (Slamet Mulyono)

Gelegar Vespa Mania Kota Bekasi

“No Drug, Touring Yes”
Bekasi, SKB
Sekitar 1500 peserta vespa mania yang hadir dari berbagai kota yang berada di Indonesia, Jabodetabekjur, Cirebon, Tegal, Semarang, Surabaya, Palembang, Lampung, Padang, dan Samarinda, penuh memadati halaman Kecamatan Bekasi Utara, belum lama ini. nia kali ini dalam rangka mendukung program Adipura di Kota Bekasi dan program penghijauan, dengan menyumbangkan 500 pohon. Selain itu juga, imbuhnya, klub Vespa Mania ini memiliki slogan No drugs, Touring Yes yang tujuannya mengajak para generasi muda untuk menghindari penyalahgunaan Narkoba.

Isu Pernikahan Krisdayanti Dibantah Kuasa Hukum Ata
Jakarta, SKB
Kuasa hukum dari Shechah Salem Sagran alias Ata, Puguh Wirawan, SH, membantah jika suami kliennya, Raul Lemos, telah menikahi diva cantik, Krisdayanti. Hingga saat ini, tegasnya, Ata masih berstatus istri sah Raul. Menurut Puguh, kabar pernikahan Raul dengan Krisdayanti tidak mungkin terjadi, lantaran Ata masih berstatus istri Raul. “Ata dengan Raul masih terikat perkawinan,” katanya, seperti dilansir media online Kompas.com. Status Ata yang masih tercatat sebagai istri sah Raul bisa dibuktikan melalui akte pernikahan 27 Oktober 2002 dan dicatatkan di catatan sipil pada 2007. “Ada Catatan Sipilnya di Departemen Hukum dan HAM Timor Leste. Proses pembuatan dokumennya dibawa ke Portugal, tapi kopian ini adalah sah,” jelas Puguh. Puguh menjelaskan, dokumen tersebut secara sah membuktikan Ata adalah istri sah Raul. “Dari dokumen itu membuktikan, klien kami masih sah istri Raul,” tegasnya. Dengan bukti-bukti yang ada, secara tegas

Suasana Gelegar 3 Vespa Mania Kota Bekasi yang digelar di Kecamatan Bekasi Utara

Puguh juga mematahkan pernyataan kakak kandung KD, yang juga vokalis pop, Yuni Shara, yang pernah mengutarakan jika Ata menikah siri dengan Raul. “Adanya statement dari pihak ketiga yang mengatakan Raul sudah duda, pernikahan klien kami dengan raul adalah siri, dengan demikian terbantahkan,” pungkasnya, seraa menunjukkan kopian yang dimaksud. Ancam Somasi Beredarnya kabar per-

nikahan diva Krisdayanti dengan Raul Lemos, seperti yang dilontarkan Yuni Shara, beberapa waktu lalu, membuat Ata gerah. Karenanya, ia berencana akan menempuh jalur hukum, dengan melakukan somasi. “Kami meminta Yuni membuktikan statemennya, kalau Raul itu duda dan telah melakukan pernikahan siri dengan klien kami,” ujar Puguh. Somasi tersebut akan dilakukan Ata, ungkap Puguh, kalau dalam waktu tiga kali 24 jam, Yuni Shara

tidak bisa membuktikan tudingannya itu. “Kami akan selesaikan melalui jalur hukum,” ucapnya. Jika saja Yuni tetap tidak mengindahkan somasi tersebut, ungkap Puguh, maka kliennya akan mengambil langkah hukum yang lebih tegas. “Kalau tidak, akan kami laporkan ke polisi dengan Pasal 310, 311, dan 335, tentang pencemaran nama baik, fitnah, dan perbuatan tidak menyenangkan,” ulasnya. (Hamdanil/Ist)

Acara tersebut adalah pertemuan antara club Vesva se-Indonesia yang bertajuk “Gelegar 3”. Kegiatan ini memang merupakan yang ketiga kalinya diselenggarakan. Dalam acara tersebut, hadir Ketua Ikatan Vespa Indonesia (IVI), Ir RA Rahman, dari DKI Jakarta, Ketua Panitia, Aminnuddin Wijaya, Camat Bekasi Utara, Sudarsono, beserta para lurah selaku Muspika yang ikut memeriahkan acara, dengan mengendarai sekuter Vespa. Ketua Panitia, Aminuddin Wijaya, kepada SKB mengatakan, diadakannya acara Gelegar Vespa Ma-

Dalam kesempatan itu pula, Ketua IVI, Ir RA Rahman, menjelaskan, pada zaman orde baru, IVI belum sempat terbina. Hingga pada th 1998, baru terbentuk di Indfonesia. Menurutnya, saat ini sudah terdapat 200 klub yang terbesar di Indonesia. Rahman menyebutkan, jumlah anggota yang tercatat sebanyak 1.500 orang. “Kami komitmen untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban dalam berlalu-lintas,” tegasnya. Rahman juga memastikan, seluruh anggota IVI sudah memiliki segala kelengkapan surat-surat kendaraan yang telah ditentukan. (Yudha)

8
Bekasi, SKB

Edisi : Edisi : 25 / Tahun II / 23 Maret 2010 - 07 April 2010

PEMBANGUNAN

Perusahaan Asal Singapura akan Garap Gas di Jati Raden
Pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, melalui BUMD yang baru dibentuk, berencana menggandeng perusahaan gas asal Singapura, Foster Oil and Energy Pte. Ltd, untuk menggarap eksploitasi gas di wilayah Jati Raden, Kecamatan Jati Sampurna. Ketua Dewan Pengawas BUMD Gas Kota Bekasi, Dudy Setyabudhi, baru-baru ini me-ngatakan, investor yang digandeng sangat ber-pengalaman di bidang eksplorasi dan eksploitasi gas, sehingga dari cada-ngan yang fisibel itu, bisa diperoleh pemasukan besar bagi daerah. “Pertamina bilang, prospek gas yang ada di Jati Raden besar. Tapi berapa MMCF potensinya, saya kurang hapal, dan potensi ini sudah diketahui sejak lama, namun belum digarap,” ujar Dudy. Dudy yang juga Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Kota Bekasi itu menegaskan, dari hasil studi kelayakan dengan investor, kelak akan diketahui peran yang akan diambil oleh BUMD. “Apakah ikut serta menanam modal agar bagi hasil lebih besar, atau hanya mendapat 10 persen saja tanpa ikut terlibat di dalamnya,” ujarnya. Dudy menyatakan resiko dalam bisnis Migas cukup tinggi. “Tapi melalui perencanaan matang, setelah dikonsultasikan dengan Dewan, nantinya baru bisa diputuskan, peran dari pemerintah daerah,” imbuhnya, seperti dilansir Antara. “Kalau tidak terlibat dalam pengelolaannya atau sleeping partner, bagian yang kita peroleh kecil, dan bila ikut menanam modal investasi yang dibutuhkan besar. Di antara dua alternatif itu, kita belum tentukan sikap,” ungkap Dudy. Untuk menunjang kegiatan BUMD Migas, menurut Dudy, direksi mengusulkan modal awal sebesar Rp 5 miliar, yang akan dikelola manajemen. “Pengesahan modal awal itu perlu mendapat pengesahan dari DPRD melalui Peraturan Daerah,” tambahnya. (Hamdanil/Ant)

Kantor BPP Kota Bekasi Kemegahan yang Dianggap Mubajir
Bekasi, SKB

Keberadaan Kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kota Bekasi akhir-akhir ini tengah menjadi sorotan. Sebagian kalangan masyarakat mempertanyakan fungsi kantor berlantai dua yang terletak di Kecamatan Bantargebang itu.
Aktivis Peduli Kota Bekasi (KAPSI), Sunandar, menyatakan sikap setuju terhadap komentar masyarakat yang menilai pembangunan Kantor BPP Kota Bekasi merupakan suatu hal yang mubajir. “Sayang kan, jika kantor semegah itu tidak digunakan secara optimal,” tegasnya. Menurut Sunandar, keberadaan Kantor BPP di Kota Bekasi belum menjadi satu kebutuhan yang mendesak. “Karena jika dilihat dari letak teritorialnya, wilayah Kota Bekasi ini bukanlah wilayah pertanian, tetapi merupakan kota perdagangan dan jasa,” jelasnya. Sunandar kemudian mempertanyakan kinerja para petugas pemerintahan yang bekerja di Kantor BPP Kota Bekasi tersebut. “Karena bidang pertanian belum menunjukkan hasil yang terlalu signifikan, dan belum menjadi andalan

Kantor BPP Kota Bekasi yang lengang dan sepi. Keberadaan kantor ini dianggap mubajir, karena belum menunjukkan fungsinya secara optimal

Sunandar

Sorotan masyarakat terhadap keberadaan Kantor BPP Kota Bekasi juga terkait dengan kondisi kantor yang selalu terlihat sepi dan lengang, tidak nampak seperti suasana kantor institusi pemerintahan pada umumnya. Terlebih lagi, kantor megah yang dibangun dengan anggaran miliaran rupiah itu hanya ditempati oleh 8 orang petugas. Menanggapi hal ini, Ketua Forum Komunitas

Pemerintah Kota Bekasi, dalam mendongkrak pendapatan kas daerah,” ujarnya. Sunandar menyarankan agar fungsi Kantor BPP Kota Bekasi lebih diberdayakan dengan ragam kegiatan yang berhubungan dengan bidang pertanian, misalnya untuk pengembangan budidaya tanaman hias. “Kalau diperhatikan, jumlah pelaku budidaya tanaman hias di Kota Bekasi ini sudah cukup banyak. Bahkan mereka telah memiliki semacam perhimpunan, mes-

ki belum tertata secara profesional,” katanya. Untuk melengkapi sarannya itu, Sunandar berjanji, pihaknya akan mendorong pihak Forum Kemitraan Pengembangan Ekonomi Lokal (KPEL) untuk melakukan kerjasama dengan jajaran Dinas Perekonomian Rakyat (Dispera) Kota Bekasi, dalam mengembangkan usaha agribisnis. “Bidang ini bisa menjadi potensi besar bagi Usaha Mikro Kecil Menengah di wilayah Kota Bekasi,” ungkapnya. (Slamet Mulyono)

Ratusan Bus Dikandangkan di Mapolda Metro Jaya
Jakarta, SKB Ratusan bus dari berbagai jenis berkumpul di Mapolda Metro Jaya Jalan Gatot Subroto, bus-bus tersebut dirazia bersama penumpang yang berisi ribuan suporter tim sepak bola Persija Jakarta. Dari razia itu ditemukan ratusan senjata tajam dan minuman keras. Razia terhadap ratusan bus berisi suporter itu tidak jauh dari instruksi Kapolda, Irjen Wahyono yang memerintahkan untuk merazia secara selektif para suporter. Dari 372 bus yang dirazia, 272 di tilang ditempat dan 100 diberikan himbauan simpatik. ”Saya ditilang karena kelebihan muatan, sampe 90 orang, ditilang ditempat, tahu gini saya tidak mau angkut,” sesal Adi supir yang mengangkut suporter seusai ditilang polisi. Ratusan bus tersebut berisi ribuan suporter Persija yang akan menonton pertandingan tim kesayangan mereka di Gelora Bung Karno, Senayan pukul 16.00 WIB. Suporter tersebut berasal dari sejumlah wilayah di Jakarta dan sekitarnya. Tak hanya dilakukan penilangan, dari razia di depan Mapolda tersebut polisi juga menemukan puluhan senjata tajam yang kedapatan tangan maupun ditinggal didalam bus, rinciannya yakni mata gear sebanyak 26 buah, 5 bilah golok, 2 bilah pisau, 4 bilah celurit, 2 bilah samurai, 4 sumpit tajam, 1 panah, 3 bungkus miras dan kumpulan korek api yang dijadikan bom molotov. Dalam razia itu kebanyakan suporter yang kedapatan membawa sajam masih berusia dibawah umur, bahkan ada anak berusia 10 tahun membawa sajam. ”Bukan saya yang bawa bang, saya disuruh bawa sama teman, namanya Eben. Saya takut sama dia,” ucap Enjas, 10, warga Tambun, Bekasi. Enjas sendiri baru menginjak kelas 6 SD dan akan ujian esok hari. Saat menjelaskan hal itu, dia menangis namun dari mulutnya keluar aroma alkohol. Puluhan suporter yang kedapatan membawa senjata tajam didata serta akan diproses. “Sejauh ini baru 15 orang, nanti akan kita berikan pembinaan bagi suporter yang berusia dibawah 18 tahun, sedangkan yang diatas akan tetap diproses hukum jika terbukti membawa senjata tajam,” ucap Kabid Humas PMJ, Kombes Boy Rafli Amar di lokasi razia, halaman depan Ditlantas PMJ. Sebanyak 15 orang di periksa di SPK Polda, dari 15 orang tersebut yang mengakui membawa barang bukti senjata tajam 3 orang yakni Sandi Suryanto, 13, warga Pademangan, Dimas,14, warga Ciracas, dan Encas, 10, warga Tambun. Untuk yang tidak kedapatan membawa barang bukti dipersilakan pulang, sedangkan yang membawa akan didata lalu dipanggil orangtuanya untuk dibina dan selanjutnya pulang. Boy menerangkan, razia itu tidak hanya di Mapolda, sejumlah Polres juga melakukan razia, dalam razia tersebut ikut diamankan sejumlah suporter dan ratusan senjata tajam, barang-barang berbahaya dan minuman keras. Boy berharap, tindakan tersebut dapat meredam aksi anarkisme yang sering terjadi dan meresahkan warga. (Hamdanil/Ist)

Bayi Prematur Kembar 4 Lahir di Sukabumi
Menurut penjelasan Direktur RSUD R Syamsudin, Suherman, keempat bayi kembar ini dilahirkan secara prematur dengan usia kandungan 22 minggu. “Proses kelahirannya lancar, namun kondisi paru-paru bayi masih sangat lemah sehingga menyebabkan gangguan pada pernafasan atau dalam ilmu kedokteran disebut Respiratory Distress Syndrome. Inilah yang menjadi penyebab kematian para bayi kembar itu,” kata dr Suherman. Sementara itu, Yusuf, ayah empat bayi kembar mengaku, proses persalinan yang dijalani isterinya itu sangat mendadak. Awalnya, ujar dia, Aisyah mendatangi RSUD Sekarwangi untuk mengobati penyakit yang ada di salah satu kakinya. Namun pihak rumah sakit merujuknya ke RSUD R Syamsudin. “Saya benar-benar kaget sejak awal proses kelahiran, sebab usia kandungannya masih sekitar enam bulan. Ditambah lagi bayi yang dilahirkan sebanyak empat orang dengan kondisi fisik yang sama,” kata Yusuf yang masih tampak shok dengan kematian putraputrinya tersebut. (Hilman/Sopandi)

Sukabumi, SKB
Seorang ibur rumah tangga asal Kampung Lebak Wangi RT 12/02, Palasari Hilir, Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, beberapa waktu lalu, melahirkan empat bayi kembar. Namun sayang, usia keempat bayi premutur tersebut tidak berlangsung lama. Keempatnya hanya bertahan selama kurang lebih sembilan jam sejak dilahirkan. Proses kelahiran empat orang bayi kembar di RUSD R Syamsudin Kota Sukabumi ini berlangsung lancar pada Senin dinihari (29/3/2010) sekitar pukul 01.45 WIB. Bayi-bayi kembar dari pasangan Yusuf (38) dan Aisyah (32) ini terdiri dari tiga bayi berjenis kelamin laki-laki

dan satu bayi merah lainnya berjenis kelamin perempuan. Bayi-bayi ini terlahir dengan kondisi fisik yang relatif normal dengan berat badan rata-rata 600700 gram. Namun hanya berselang kurang lebih 15 menit, salah satu bayi meninggal dunia. Sedangkan tiga bayi lainnya sempat mendapatkan perawatan intensif. Namun karena berat badannya ringan sehingga para bayi itu tidak dapat menggunakan alat Bantu berupa ventilator atau oksigen. Sembilan jam kemudian, tiga bayi lainnya pun meninggal dunia. Sementara ibu kandung empat bayi itu hingga Senin sore, masih menjalani perawatan di rumah sakit.

POLITIK
Bekasi, SKB Setelah dibentuk di wilayah Kecamatan Bantargebang dan Mustika Jaya, beberapa waktu lalu, komunitas masyarakat yang tergabung dalam organisasi Berisan Muda Pendukung tetap Rahmat Effendi (BM Peterpen) semakin melebarkan sayapnya, dengan membentuk kepengurusan di wilayah Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi.
Ratim, S.IP, pihaknya bersedia memfasilitasi ajang pemilihan saat itu, atas keinginan seluruh anggota BM Peterpen yang ada di Kecamatan Rawa Lumbu. “Figur ketua yang terpilih, ditentukan berdasarkan usulan dari masing-masing utusan anggota BM Peterpen dari empat wilayah kelurahan,” jelasnya. Seusai pemilihan, Koordinator BM Peterpen Wilayah IV, Ust Nasro Dwiprana, M.Pd, berharap agar seluruh jajaran BM Peterpen yang baru terbentuk itu segera melaksanakan tugasnya secara sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggungjawab. “Mari kita bekerja bersama-sama agar dapat berarti di mata masyarakat Kota Bekasi. Tunjukkan kepada masyarakat bahwa BM Peterpen Kecamatan Rawa Lumbu siap beraksi,” tegasnya. Mengenai keberadaan BM Peterpen ini, Nasro menjelaskan, organisasi ini dibentuk sebagai wujud perjuangan kaum muda di Kota Bekasi untuk mengimplementasikan visi dan misi H Rahmat Effendi, S.sos, M.Si, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Walikota Bekasi, dalam

Edisi : Edisi : 25 / Tahun II / 23 Maret 2010 - 07 April 2010

9
calon telah mendeklarasikan kesiapannya maju sebagai Ketua Umum Demokrat yaitu Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, Ketua DPR Marzuki Alie, serta Ketua Fraksi Demokrat di DPR Anas Urbaningrum. Pada Rakornas Sabtu malam, Yudhoyono yang didampingi istrinya Ani Yudhoyono, member pembekalan kepada kader Partai Demokrat menjelang kongres untuk memilih ketua umum. Setting ruangan rapat di arena PRJ Kemayoran itu diatur seperti masa kampanye dengan podium dan dinding dihiasi kain merah, putih, dan biru (Anis Jalal ).

Dukung Figur Rahmat Effendi BM Peterpen Rawa Lumbu Siap Beraksi

SBYBuka Rakornas Demokrat
Jakarta, SKB
Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) I Partai Demokrat Tahun 2010 di Arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Sabtu (27/3) malam. Rakornas dimulai pada pukul 19.30 WIB dan dihadiri kader Demokrat dari seluruh Indonesia serta merupakan koordinasi atau prakongres sebelum Kongres Nasional Demokrat yang dilaksanakan di Bandung pada Mei 2010. Pada Kongres di Bandung itu akan dilakukan pemilihan Ketua Umum Partai Demokrat periode 2010-2015. Beberapa

Jajaran BM Peterpen Rawa Lumbu berphoto bersama

Ust Nasro Dwiprana, M.Pd

Nurdin Akan Dilengserkan?
buan artikel yang mengkoreksi kepemimpinan Nurdin Halid serta lebih dari 100 seminar dengan tema yang sama. Namun, kata Yeyasas, Nurdin Halid tetap tidak mendengar. Oleh sebab itu, kata dia, kongres di Malang harus mengeluarkan petisi untuk melengserkan Nurdin Halid dari posisinya sebagai ketua umum PSSI. Petisi akan menjadi bahan rekomendasi ke pemerintah untuk melakukan tindakan. Jika nanti FIFA selaku pemegang otoritas sepakbola dunia menjatuhkan hukuman melarang sepakbola Indonesia di ajang internasional karena mencampuri urusan anggotanya (PSSI), itu tak masalah. “Biar saja FIFA menjatuhkan sanksi selama dua tahun. Itu tak masalah karena nanti bisa dipulihkan kembali,” kata Yesayas. Dalam diskusi tersebut terungkap, ada tiga alasan mendasar Nurdin Halid harus turun dari jabatannya di sepakbola nasional. Pertama, prestasi sepakbola Indonesia sudah berada di titik nadir, kepercayaan publik pada kepengurusan PSSI sudah runtuh, serta alasan semakin tumbuh suburnya praktik suap dalam sepakbola nasional. Karena itu, Tim 12 yang telah dibentuk dari elemen PSSI, PWI, KONI Pusat dan Kemenegpora harus didefinisikan ulang, khususnya utusan dari PSSI. Dalam tim tersebut, utusan PSSI adalah, Bernard Limbong, Mafirion dan Sekjen PSSI Nugraha Besoes. “Saya menghendaki agar tiga pengurus PSSI yang ada di Tim 12 keluar karena mereka sebagai obyek kongres. Tidak etis kalau mereka ada di sana. PSSI duduk manis saja,” kata Sumohadi Marsis. (Ham/Ist)

Pembentukan struktur kepengurusan BM Peterpen Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi, itu diawali dengan proses pemilihan Ketua BM Peterpen Rawa Lumbu yang digelar di Aula Kelurahan Bojong Rawa Lumbu, belum lama ini. Kegiatan itu dihadiri Koordinator BM Peterpen Wilayah IV yang mencakup wilayah Kecamatan Bantargebang, Mustika Jaya dan Rawa Lumbu, dan utusan dari pengurus BM Peterpen Kota Bekasi. Pelaksanaan pemilihan yang berjalan demokratis itu akhirnya memilih nama Zaenuddin, S.Pd sebagai Ketua BM Peterpen Kecamatan Rawa Lumbu. Menurut penjelasan Ketua Panitia Pelaksana,

Suasana pemilihan Ketua BM Peterpen Kecamatan Rawa Lumbu yang berlangsung demokratis

meningkatkan segala aspek positif kehidupan bermasyarakat yang meliputi bidang sosial, politik, ekonomi, budaya, hukum, dan Hak Azasi Manusia. “Visi dan misi yang diemban BM Peterpen juga selaras dengan visi dan misi Kota Bekasi, yakni mewujudkan Bekasi Sehat, Cerdas, dan Ihsan,” paparnya. Nasro menegaskan, BM Peterpen bukanlah sebuah organisasi politik. “Organisasi ini terbuka untuk siapa saja. Bahkan saat ini sudah banyak

kader dari lintas partai yang bergabung dengan BM Peterpen,” katanya. Nasro menyatakan, BM Peterpen bertekad untuk menjadi pelopor pembaharuan dan pembangunan nasional serta daerah yang berorientasi pada tingkat partisipasi dan pemberdayaan kaum pemuda. “Tentunya dengan jiwa dan semangat kekeluargaan, kemandirian, dan kebersamaan, dalam usaha pencapaian tujuan pembangunan,” ujarnya. (Slamet Mulyono)

Jakarta, SKB
Kongres Sepakbola Nasional yang akan digelar di Malang, pada 30-31 Maret, mengagendakan pelengseran Nurdin Halid dari posisinya, sebagai ketua umum PSSI. Agenda tersebut nantinya menjadi petisi yang akan disampaikan kepada pemerintah. Demikian terungkap dalam diskusi wartawan olahraga di Hotel Century Senayan, beberapa waktu lalu. Hadir antara lain, Sumohadi Marsis yang didaulat menjadi Ketua Pengarah Kongres Sepakbola Nasional, wartawan senior Yon Moeis, Rony Pangemanan, Yesayas Octavianus, Atal S Depari, M Nigara serta wartawan senior olahraga lainnya. Ketua SIWO PWI Pusat, Raja Pane, menegaskan, nama pertemuan insan sepakbola di Malang bukan sarasehan, tetapi kongres. Atal Depari menegaskan, saat bertemu pada acara Doa Bersama di Monas, beberapa hari lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga mengatakan lebih setuju namanya kongres. “Kongres lebih mengena. Tak masalah karena ini juga bukan kongres PSSI tetapi Kongres Sepakbola Nasional,” kata Atal. Dalam diskusi kurang dari tiga jam itu, Yeyasas Octavianus (Kompas) membuat pernyataan yang membuat pengurus PSSI panas. Menurutnya, wartawan sudah menulis ri-

Muscam Golkar Kecamatan Bekasi Timur Berjalan Demokratis
rannya, para pengurus PK dan PL, serta para kader dan simpatisan Partai Golkar. Dalam pemilihan tersebut, ada enam unsur yang memiliki hak suara, yaitu 4 suara dari unsur PL, karena ada 4 kelurahan, 1 dari unsur PK, 1 unsur DPD dan 1 unsur Ormas. Pemilihan tersebut dibuka Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Rahmat Effendi, yang dalam sambutannya menyarankan agar pemilihan di Kecamatan Bekasi Timur ini tidak terjadi seperti pemilihan di kabupaten. Ia juga berpesan agar pemilihan berlangsung secara jujur dan konsekwen. “Kita tidak memerlukan seorang figur yang pintar tapi tidak cerdas. Kita memerlukan figur ketua yang pintar dan cerdas dan bisa menjadi suri tauladan kepada masyarakat karena suara Golkar adalah suara rakyat,” tegas Rahmat Effendi. Pelaksanaan pemilihan awalnya memiliki 3 calon

H Rahmat Effendi

Bekasi, SKB
Pelaksaan Musyawarah Tingkat Kecamatan (Muscam) Partai Golkar Kecamatan Bekasi Timur baru saja berlangsug. Acara tersebut bertempat di lapagan futsal Jl Ampera Kelurahan Duren jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Musyawarah tingkat kecamatan tersebut adalah untuk memilih ketua baru untuk periode Tahun,20102015 mendatang. Acara Muscam tersebut dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi, H Rahmat Effendi, S.Sos, M.Si beserta jaja-

Kader-kader Partai Golkar terbaik, berphoto bersama, seusai Muscam di Kecamatan Bekasi Timur

kandidat ketua dan berjalan cukup dinamis, karena suasana pemilihan tersebut diwarnai dengan argumentasi dari para kandidat, sehingga pemilihan tertunda 2 jam lamanya. Pada akhirnya, dari 3 kandidat tersebut, hanya 1 yang memiliki ketentuan dan persyaratan calon yang sesuai tata tertib peraturan partai, yakni Amin Sutardi. Seusai acara, Ketua PK terpilih,Amin sutardi, kepada SKB mengatakan pihaknya akan emberikan

persyaratan di lingkungan pengurus Golkar Kecamatan Bekasi Timur, yaitu diharuskan membawa 100 secara nyata. “Bagi yang tidak mamapu, mohon maaf untuk berada di kepengurusan,” tegasnya. Amin juga menekankan masalah etika berpolitik. Menurutnya, etika adalah sumber dari berbagai ilmu. “Kalau bahasa Betawinya, etika adalah biang keladinya ilmu pengetahuan,” kelakarnya. (Yudha)

10

Edisi : Edisi : 25 / Tahun II / 23 Maret 2010 - 07 April 2010

PENDIDIKAN
tegasnya. Menurut Sophri, Nabi Muhammad SAW merupakan figur yang piawai dalam berniaga, usaha itu digelutinya semenjak umur 13 tahun bersama pamannya Abu Thalib ke Syam. “Beliau juga menjunjung tinggi kejujuran, baik dalam perniagaan hingga urusan yang lainnya,” ungkapnya. Dalam kesempatan sama, Kepala SMAN 11 Kota Bekasi, H Agus Subrata, S.Pd, menyampaikan sambutannya, yang intinya menghimbau kepada seluruh orangtua siswi, untuk memberikan semangat bagi anak-anaknya. “Terutama untuk siswa Kelas XII, supaya lebih giat belajar, agar nanti hasil UN lebih maksimal dari tahun kemarin,” katanya. Hal senada disampaikan Hj Atiqoh Hasan, S.Ag, selaku Ketua Panitia, yang juga berharap seluruh siswa Kelas XII dapat lulus dengan memperoleh nilai bagus. Ia menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada siswa-siswi, para orangtua siswa serta semua pihak yang ikut berpartisipasi, sehingga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW saat itu terlaksana dengan baik. Acara yang sempat diselingi oleh penampilan tim Nasyid Irmas SMAN 11 Kota Bekasi, serta diisi dengan kegiatan istighosah, dzikir dan do’a bersama yang dipimpin oleh Jejen Zainal Arifin, S.Ag. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh siswa, Dewan Guru, Staff TU SMAN 11 Kota Bekasi, dan para orangtua siswa.
(A Rauf/Tombang M)

Awasi Anggaran Pendidikan

Pemerintah Akan Bentuk

SMAN 11 Kota Bekasi Selenggarakan Maulid Nabi Muhammad SAW
Bekasi, SKB Nabi Muhammad SAW merupakan suri tauladan bagi ummat Islam di seluruh dunia, dan dianggap sebagai sosok yang memuliakan orang tua dan wanita. Maka, tidak berlebihan jika hari lahirnya pun diperingati oleh Shalahuddin Al Ayyubi pertama kali untuk membangkitkan semangat ummat Islam yang sudah mulai mengendur.
Demikian pernyataan yang disampaikan KH Sophri Effendi, dalam ceramah keagamaan yang disampaikannya pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di SMAN 11 Kota Bekasi, beberapa waktu lalu. Kegiatan saat itu juga dirangkai dengan penampilan dari tim marawis dan qasidah “Irmas SMAN 11 Kota Bekasi”. Sedangkan saat pembukaan acara dilakukan dengan memperdengarkan kalam Illahi yang dibacakan Muthmainnah, salah seorang siswi Kelas X 4. Lebih lanjut KH Sophri Effendi mengatakan, tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW diwarnai dengan peristiwa Burung Ababil yang menjatuhkan batu-batu berisi wabah penyakit kepada Pasukan Gajah pimpinan Abrahah yang bermaksud meroboh-kan Ka’bah kala itu. “Yatim selama 2 bulan sebelum lahir ke dunia dan menjadi piatu pada umur 6 tahun adalah ujian pertama Nabi Muhammad SAW,”

Komite Pendidikan
Jakarta, SKB
Pemerintah berencana membentuk suatu komite pendidikan, guna mengawasi penggunaan anggaran pendidikan yang meningkat 20 persen. Rencananya, komite ini bakal diketuai oleh Wakil Presiden. “Rencananya akan ada semacam komite pendidikan, bukan hanya Bappenas. Nanti ketuanya Wapres, ada menko terkait, Menko Kesra, Sekretarisnya Menteri Pendidikan Nasional, anggotanya ada Menteri Keuangan, Bappenas, dan lainlain,” ujar Kepala Bappenas, Armida Alisjahbana, di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, seperti yang dilansir Antara. Namun, Armida tidak membeberkan secara rinci, soal target waktu pembentukan komite pendidikan ini dapat terealisasi. Meski demikian, menurutnya, saat ini proses pembahasan terus dilakukan oleh Kementerian Pendidikan Nasional dan Bappenas. Komite pendidikan, kata Armida, akan mengevaluasi setiap programprogram pendidikan yang diajukan oleh kementerian terkait. Oleh komite pendidikan itu, imbuhnya, akan diupayakan programprogram yang sifatnya ada terobosan. Seperti diketahui, pemerintah diwajibkan menaikkan anggaran pendidikan sebesar 20 persen, sesuai amanat dalam undang-undang. Sejak tahun ini, pemerintah memberikan tambahan anggaran pendidikan sebesar Rp 11 triliun. (AJ/Ant)

Ratusan SD di Bekasi Memprihatinkan

SMPN 35 Kota Bekasi Adakan Penyuluhan Kepada Siswa
sekolah mendatangkan mahasiswi Pasca Sarjana Universitas Indonesia (UI) Astried EP, S.Psi sebagai pembicara yang memberikan materi tentang bagaimana siswa dapat atau mampu menghadapi ujian dengan tenang dan bisa berfikir maksimal. Dengan demikian, hasil yang dicapai nanti akan maksimal. Acara itu juga menghadirkan Ama Mansur, S.Pd, sebagai Moderator. Menurut penjelasan Kepala SMPN 35 Kota Bekasi, Sholeh Baharuddin, S.Pd, acara yang dihadiri oleh seluruh siswa dan siswi Kelas IX itu juga dihadiri oleh seluruh dewan guru SMPN 35 Kota Bekasi. “Selain untuk menambah pengetahuan, diharapkan para guru juga

Kerusakan atap yang parah, dialami salah satu SDN di Kabupaten Bekasi

Bekasi, SKB
Sebanyak 281 dari total 703 unit gedung Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bekasi, dinilai tidak lagi layak pakai dengan kondisi sangat memprihatinkan dan bahkan nyaris roboh. Kerusakan bangunan tersebut terlihat dari atap, gedung yang berlantaikan tanah, dinding kelas rapuh dan retak, serta yang sudah terlanjur roboh. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bekasi, Rusdi, mengatakan, pihaknya berencana melakukan perbaikan seluruh bangunan SD yang rusak pada 2011. Sebab, menurutnya, APBD tahun 2010 baru mampu memperbaiki sekitar 500 ruang kelas. Jumlah ruang kelas yang rusak seluruhnya mencapai ribuan ruangan. “Namun, dana kami hanya cukup untuk 500 ruang kelas,” kata Rusdi, seperti dikutip Antara. Berdasarkan data ter-

akhir dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi, disebutkan, dari 703 bangunan SD di Kabupaten Bekasi, sekitar 121 bangunan masuk ketegori rusak dengan tingkat keparahan diatas 80 persen. Dari jumlah yang rusak tersebut, sekitar 76 bangunan memerlukan penambahan kelas. “Sedangkan bangunan yang usianya sudah tua dan berpotensi rusak serta rawan roboh, sekitar 10 persen dari total bangunan SD yang ada,” ungkap Rusdi. Sementara itu, perwakilan Badan Anggaran di DPRD Kabupaten Bekasi, Taih Minarno, mengatakan, pihaknya telah mengusulkan dalam APBD 2011, agar setiap satu desa dialokasikan anggaran untuk perbaikan satu sekolah. “Saya harap pada 2012 tidak ada lagi gedung SD yang rusak,” katanya. (Tony/Ant)

Bekasi, SKB Dalam menghadapi Ujian Nasional (UN), selain siswa harus belajar di rumah dengan tekun, pihak SMPN 35 Kota Bekasi juga mengadakan acara sehari (6/3) penyuluhan tentang persiapan psikologis anak dalam menghadapi UN. Dalam acara itu, pihak

dapat mengajarkan kembali kepada anak didiknya, tentang bagaimana seharusnya mengahadapi ulangan umum atau UN,” ujarnya. Sementara, menurut pengakuan Astri, salah

seorang siswi yang mengikuti acara tersebut, mengaku merasa lebih tenang menghadapi UN, setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Sekarang, saya sudah tidak gugup lagi,” katanya. (Hamdanil)

430 Siswa SMKN I Karawang Ikuti UN
Karawang, SKB Kepala Sekolah SMK Negeri I Karawang, Endang Supriatna, MM, usai rapat bulanan para kepala sekolah tingkat SMK se-Kabupaten Kara -wang, Jum’at (19/3) lalu, menjelaskan, sebanyak 430 siswa SMKN I Karawang akan mengikuti Ujian Nasioanal (UN) yang digelar tanggal 22 Maret sampai dengan 25 Maret. Namun sebelumnya, pihak sekolah sudah melaksanakan beberapa persiapan dalam menghadapi UN, diantaranya melakukan pembinaan secara terus-menerus terhadap mata pelajaran yang diuji, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Teori Kejuruan. “Siswa SMKN I Karawang yang ikut UN akan mengisi 22 ruangan kelas. Jadi, setiap satu ruangan rata-rata diisi 20 siswa,” jelas Endang. Endang menambahkan, untuk mengetahui hasil dari prestasi siswa dalam belajarnya, pihak sekolah juga mengadakan try out untuk soal-soal yang akan diuji. Kegiatan ini, ungkapnya, dilaksanakan oleh MKKS se-Kabupaten Karawang. Siswa SMK, menurut Endang, akan dinyatakan lulus jika dalam 4 mata pelajaran yang di-UN-kan itu memiliki nilai rata-rata mata pelajaran minimal 5,5 dan tes teori kejuruan 7,0. Siswa juga dinyatakan lulus ujian, jika diantara 4 mata pelajaran, ada 2 mata pelajaran memiliki nilai 4,25. Tapi, Endang menyatakan, kendati nilai siswa dalam 4 mata pelajaran tersebut memenuhi standar kelulusan, sedangkan tes teori kejuruanya tidak mencapai nilai 7,0, maka siswa tersebut dinyatakan tidak lulus ujian. “Jadi hasil tes teori kejuruan juga sangat penting dalam kelulusan,” jelasnya. Menurut Endang, bagi siswa yang tidak dapat mengikuti UN karena sakit, siswa yang bersangkutan dapat mengikuti ujian susulan. Begitupula bagi siswa yang nilainya di bawah standar kelulusan, maka siswa tersebut dapat memperbaiki nilainya melalui ujian susulan. Diakui Endang, berdasarkan pengalaman, mayoritas siswa memperoleh nilai minim pada mata pelajaran Matematika. “Mudah-mudahan siswa SMKN I Karawang tahun ini meraih nilai di atas nilai standar kelulusan,” harapnya. (Tansil/Ujang)

PENDIDIKAN
Bekasi, SKB Pelaksanaan kegiatan Lomba Calistung, Olimpiade MIPA (Matematika dan IPA), Lomba Kompetensi dan Kreativitas Siswa, serta Lomba Siswa dan Guru Berprestasi, belum lama ini sukses digelar pihak UPTD Pembinaan SD Kecamatan Bantargebang.
Rangkaian perlombaan yang diadakan di SDN Sumur Batu II dan Aula Kantor Kelurahan Sumur Batu ini diikuti 357 peserta dari 24 sekolah dasar. Secara resmi, kegiatan selama satu hari dibuka Kepala UPTD Pembinaan SD Kecamatan Bantargebang, Dra Hj Atin Supriyatin, M.MPd. Kegiatan itu juga melibatkan seluruh kepala sekolah tingkat dasar dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), dan Pengawas di UPTD Pembinaan SD Kecamatan Bantargebang. Kegiatan rutin yang menjadi program kerja Dinas Pendidikan Kota Bekasi itu bertujuan untuk menggali potensi dan kemampuan guru dan siswa, dalam bidang pendidikan. Seluruh peserta yang berprestasi dalam kegiatan itu, selanjutnya akan diikutsertakan dalam

Edisi : Edisi : 25 / Tahun II / 23 Maret 2010 - 07 April 2010
Gubernur:

11

UPTD Pembinaan SD Kecamatan Bantargebang Gelar Lomba Calistung dan Olimpiade MIPA

“Semoga UN SLTP Juga Lancar”

Seorang Pengawas di UPTD Pembinaan SD Kecamatan Bantargebang saat memberikan piala penghargaan

perlombaan yang sama di tingkat Kota Bekasi. Sedangkan sebagai bentuk penghargaan, pihak panitia menyediakan piala, sertifikat, dan uang pem-

binaan, kepada masingmasing peserta yang meraih gelar juara pada masing-masing jenis perlombaan yang diikuti. (Slamet Mulyono)

Bandung, SKB
Gubernur Jawa Barat (Jabar), H Ahmad Heryawan, baru-baru ini meninjau hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SLTP dan sederajat di SLTP N 5 Kota Bandung. Peninjauan ini juga didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jabar, Zarkasi Wahyudin. Dalam tinjauan tersebut, Gubernur juga memberikan motivasi kepada para siswa, sesaat sebelum ujian dimulai. Seusai meninjau UN ini, Heryawan menyatakan, UN tingkat SLTA yang sudah dilaksanakan, secara umum berjalan baik. Pihaknya berharap agar UN tingkat SLTP juga bisa berjalan lancar.”Secara keseluruhan UN tingkat SLTA di Jawa Barat berjalan baik dan lancar. Kalau ditemukan adanya kasus-kasus tertentu itu merupakan ulah oknum yang perlu diusut secara proporsional,” tegasnya. Lebih lanjut Heryawan berharap agar kasus tersebut tidak terjadi pada UN tingkat SLTP, sehingga UN yang akan dilaksana-

Wakil Bupati Buka Gebyar PAUD Karawang Barat
Karawang, SKB
Dalam rangka meningkatkan kreatifitas intelektual dan seni anak-anak Pendidikan Usia Dini (PAUD), belum lama ini Himpunan PAUD Indonesia (Himpaudi) Kecamatan Karawang Barat menggelar Gebyar PAUD Ke-I Tingkat Kecamatan Karawang Barat Tahun 2010. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi, oleh Wakil Bupati Karawang, Hj Eli Amalia Priatna, di Gedung Sport Hall Adiarsa. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati mengatakan rasa bahagianya karena dapat menyertai anak-anak PAUD, dalam mengikuti kegiatan yang bernuansa seni dan kreatifitas tersebut. “Hal ini karena saya yakin bahwa anakanak yang telah dipersiapkan dan dibekali berbagai keterampilan, akan mampu berkompetisi untuk menunjukkan kemampuan, bakat, dan kerativitasnya,” ujarnya. Menurut Wakil Bupati, even yang digelar oleh Himpaudi Kecamatan Karawang Barat ini sangat berarti penting, dan Karawang Barat. “Serta meningkatkan daya kreatifitas anak, mengembangkan daya pikir dan psikologis sosial anak, melatih keterampilan, dan juga menambah wawasan bagi anak,” paparnya. Nining menyatakan, di Kecamatan Karawang Barat telah berdiri 43 kelompok PAUD Non Formal, dengan jumlah pendidik sebanyak 157 orang, dan jumlah warga belajar sebanyak 1.800 anak. “Namun, pada kegiatan kali ini hanya diikuti oleh 1.350 anak, dan juga diikuti oleh 42 anak yang akan diberikan jalinan tali kasih,” tambahnya. Nining kemudian berharap, kegiatan ini dapat berperan, dalam membangun wilayah Kabupaten Karawang melalui perluasan akses pelayanan pendidikan anak yang masih berusia dini. “Diharapkan, kegiatan ini dapat mencetak kader-kader putra daerah yang memiliki sumber daya manusia yang terampil, cerdas, beriman, dan berbudi luhur,” katanya. (Tansil/Rus)

Wakil Bupati Memberikan Bingkisan kepada siswa PAUD, dalam Gebyar PAUD Karawang Barat

memiliki manfaat yang besar, dalam membangun kreatifitas anak-anak PAUD sejak dini. “Hal ini dapat memperkokoh dasar-dasar pendidikan, sebagai prasyarat untuk meningkatkan kualitas SDM, karena PAUD sangat sarat dengan muatan akhlak, moral, dan intelektual anak,” imbuhnya. Wakil Bupati menambahkan, orang tua memiliki kewajiban untuk mendidik dan mengarahkan anak dengan baik dan benar, salah satunya adalah dengan mengisi hati mereka dengan nilai-nilai iman, taqwa, serta ilmu penge-

tahuan dan teknologi. “Untuk itu, saya sangat mengapresiasi terhadap kegiatan ini, karena sangat relevan upaya Pemkab Karawang untuk menciptakan anak Karawang yang sehat, cerdas, terampil, ceria dan tangguh,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Panitia Gebyar PAUD, Hj Nining, mengatakan, tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan pentingnya keberadaan PAUD kepada masyarakat, sekaligus evaluasi akses penyelenggaraan PAUD non formal di Kecamatan

kan nanti bisa mencerminkan sifat-sifat kejujuran dan amanah masih dijunjung tingggi. “Kita berharap mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa” imbuhnya. Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jabar, Zarkasi Wahyudin, menyatakan pelanggaran yang terjadi pada saat UN SLTA langsung ditindaklanjuti oleh tim independen dan pihak terkait. Secara umum, ujarnya, pelaksanaan UN tingkat SLTA yang digelar di lebih 2500 sekolah se Jawa Barat berjalan lancar. Zaekasi menjelaskan, pelaksanaan UN di lokasi bencana banjir di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat, disediakan angkutan khusus penjemput peserta UN, karena yang terputus merupakan akses menuju lokasi ujian bukan tempat ujiannya. Sedangkan di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, dan Karawang Barat, sebagian direlokasi ke tempat yang lebih aman. “Totalnya ada empat tempat lokasi UN yang direlokasi,” imbuhnya. (Ist)

Banjir Akibatkan Harga Gabah Anjlok
Karawang, SKB
Banjir yang menggenangi belasan hektar sawah di Kabupaten Karawang, menekan harga gabah petani anjlok, menjadi Rp 2.000 per kilogram Gabah Kering Panen (GKP). Akibatnya, petani kehilangan potensi pendapatan hingga jutaan rupiah per hektar. Rendahnya mutu gabah karena tergenang banjir, membuat pembeli enggan menawar dengan harga tinggi. Gabah milik beberapa petani bahkan ditawar lebih rendah karena banyak bulir yang hampa atau busuk. Sabtu siang pekan lalu air mulai menggenangi sawah yang umumnya ditanami padi siap panen. Ratusan hektar sawah di kanan-kiri Sungai Citarum di Desa Curug, Kecamatan Klari, Desa Mulyasari, Mulyasejati, dan Kutapohaci, Kecamatan Ciampel, serta lima kecamatan lain di Karawang tergenang banjir selama empat hari terakhir. Kondisi itu membuat tanaman rebah dan terendam air dengan ketinggian 0,5 meter. Menurut Ketua Asosiasi Pedagang Komoditi Agro Karawang, Aep Sugiyanto, rendahnya harga gabah di sebagian wilayah dipicu oleh mutu gabah yang turun akibat rebah, terendam banjir, atau terserang hama. Di Karawang, harga gabah dengan mutu baik, yakni berkadar air kurang dari 20 persen dengan rendemen lebih dari 50 persen, kini Rp 2.700-Rp 2.800 per Kg GKP. Hal senada diungkapkan Kepala Perum Bulog Subdivisi Regional Karawang, Dadang Edy Jumana. Hingga Selasa siang, Dinas Pertanian Karawang mencatat banjir akibat luapan Sungai Citarum telah merendam 750 hektar padi. (Ham/Ist)

Lingkungan Bakal Masuk ke Kurikulum Pendidikan Nasional
Jakarta, SKB
Kementerian Pendidikan Nasional melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Kementerian Negara Lingkungan Hidup mengenai pendidikan lingkungan hidup. “Penandatanganan kesepakatan bersama ini merupakan amanah UU No 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hdiup. Itu dalam pasal 45 ayat 2, bahwa salah satu hak masyarakat adalah mendapatkan pendidikan lingkungan hidup,” kata Menteri Negara Lingkungan Hidup, Gusti Mohammad Hatta, dalam sambutannya di Kementerian Pendidikan Nasional, Jakarta, beberapa waktu lalu. Penandatanganan, ujar Gusti, merupakan pembaharuan kesepakatan terdahulu yang telah ditandatangani tahun 2005. Selain itu juga merupakan komitmen 100 hari pertama pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu dari Kementerian Lingkungan Hidup dengan Kementerian Pendidikan Nasional. “Kesepakatan ini agar pendidikan lingkungan hidup dapat terintegrasi dalam kurikulum pendidikan nasional, sehingga dapat mewujudkan perilaku peserta didik menjadi ramah lingkungan,” jelas Gusti. Sementara menurut Menteri Pendidikan Nasional, M Nuh, kesepakatan bersama ini meliputi pengembangan pelaksanaan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. “Pendidikan lingkungan hidup dilaksanakan pada semua jalur jenjang, dan jenis pendidikan, sebagai sarana menciptakan perubahan pola pikir, sikap, dan perilaku manusia yang berbudaya lingkungan hidup,” tuturnya. Di masa mendatang, M Nuh mengharapkan isu perubahan iklim akan masuk dalam kurikulum pendidikan. Karena di seluruh dunia termasuk Indonesia, harus berpartisipasi dalam ancaman perubahan iklim. (AJ/Ist)

12

Edisi : Edisi : 25 / Tahun II / 23 Maret 2010 - 07 April 2010

PENDIDIKAN

Walikota Pantau Pelaksanaan UN di SMAN 1 Kota Bekasi

20 Persen Siswa SMA/SMK Kota Bekasi Tak Lulus Try Out UN
Bekasi, SKB

Sekitar 4.450 siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Bekasi dinyatakan tidak lulus dalam kegiatan try out Ujian Nasional (UN) tahun 2010. Demikian penjelasan Kasi Dikmen Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Dedi Junaedi, belum lama ini.
“Sekitar 20 persen dari total 22.285 peserta UN tahun ini tidak lulus try out UN yang kami selenggarakan serentak akhir Februari lalu,” ujar Dedi Junaedi, seperti dikutip Antara. Kendati hasil try out belum menunjukkan hasil yang memuaskan, kata Dedi, pihaknya tetap optimis jika tingkat kelulusan siswa SMA dan SMK pada UN yang berlangsung tanggal 22 hingga 24 Maret 2010, bisa mencapai 99 persen. Ia menjelaskan, try out UN tahun 2010 diikuti oleh 22.285 siswa Kelas XII SMA dan SMK negeri mau pun swasta dari 12 wilayah kecamatan seKota Bekasi. “80 persen siswa dinyatakan lulus, sedangkan 20 persennya gagal,” imbuhnya. Mayoritas siswa yang dinyatakan tidak lulus dalam try out, menurut Dedi, berasal dari sekolah swasta. Sedangkan mata pelajaran yang sulit dihadapi peserta adalah Matematika, Bahasa

Bekasi, SKB
Walikota Bekasi, H Mochtar Mohamad, meninjau secara langsung, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di SMAN 1 Kota Bekasi, Senin (22/3). Dalam kegiatan itu, Walikota yang didampingi Kepala Sekolah dan sejumlah guru di sekolah itu, melakukan peninjauan ke beberapa ruangan ujian. Walikota menyatakan harapannya, agar pelaksanaan ujian dapat berlangsung dengan aman dan tertib. “Pelaksanaan ujian saat ini dilakukan secara serentak di seluruh daerah,” jelasnya. Demi menjaga keamanan dan ketertiban pelaksanaan UN, beberapa anggota polisi pun disiapkan untuk melakukan penjagaan dan pengamanan, dari gangguan maupun kebocoran soal-soal UN. Bahkan di setiap ruang ujian ditempatkan petugas pengawas yang ditugaskan di sekolah-sekolah yang sudah ditentukan. Jadwal pelaksanaan UN tingkat SMA/SMK tahun ini dipercepat, menjadi minggu ke-3 Maret 2010, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 74 dan 75 Tahun 2009 tentang UASBN SD/MI serta Ujian Nasional SMP/ MTs, SM PLB, SMA/ MA, SMK Tahun Pelajaran 2009/2010.

“Alasan dipercepatnya pelaksanaan UN tahun ini, guna mengantisipasi banyaknya siswa yang gagal dalam UN utama, sehingga perlu dipersiapkan UN ulangan,” ujar Walikota. Pelaksanaan UN pada tahun-tahun sebelumnya biasanya diselenggarakan pada pertengahan bulan April. Pelaksanaan UN untuk tingkat SMA/MA, SMALB, SMK untuk UN Utama berlangsung dari tanggal 22-26 Maret 2010, sementara UN Ulangan dijadwalkan berlangsung pada tanggal 10-14 Maret 2010. Sedangkan untuk tingkat SMP/MTs dan SMPLB, UN Utama akan berlangsung dari tanggal 29 Maret sampai dengan 1 April 2010, dan UN Ulangan dijadwalkan berlangsung pada tanggal 7-20 Mei 2010. Untuk tingkat SD/MI UN Utama dijadwalkan berlangsung pada tanggal 4-6 Mei 2010. Kepala SMAN 1 Kota Bekasi, Drs H Fatah Hidajat, menyatakan, pihaknya sudah melakukan serangkaian persiapan bagi siswa yang mengikuti UN tahun ini. “Kami berharap, baik pelaksanaan maupun hasilnya nanti bisa memuaskan,” ujarnya. (Yudha/Djati)

Inggris dan Geografi. “Siswa banyak mendapat nilai kurang memuaskan pada tiga kategori pelajaran tersebut,” lanjutnya. Dedi menyebutkan, ketiga mata pelajaran tersebut kerap menjadi soal yang menakutkan bagi sebagian kalangan siswa hampir setiap tahun

menjelang UN. Guna memperbaiki situasi tersebut, ungkapnya, Disdik Kota Bekasi telah melakukan try out tahap kedua yang telah berlangsung awal Maret 2010. “Saya harap, hasilnya tidak seburuk pada gelombang pertama,” ujarnya. (Djati/Ant)

179 Siswa SMA Ikuti UN Susulan
Jakarta, SKB
Dinas Pendidikan DKI Jakarta memastikan terdapat sebanyak 179 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mengikuti ujian susulan di 26 rayon SMA. Ujian Nasional (UN) susulan itu diadakan pada 29 Maret hingga 1 April 2010 bersamaan waktunya dengan pelaksanaan UN reguler tingkat SMP. ”Para siswa yang dapat mengikuti UN susulan merupakan siswa yang izin ke pihak sekolah, baik izin sakit ataupun izin kepentingan mendesak yang tidak bisa dielakkan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, di Jakarta, beberapa waktu lalu. Berdasarkan data Disdik DKI Jakarta, calon siswa SMA yang mengikuti UN utama itu sebanyak 55.145 orang. Namun, hingga akhir pelaksanaan ujian, tercatat siswa yang hadir hanya 54.983 orang (99,71 persen) dari total siswa yang terdaftar. “Dengan demikian berarti sebesar 0,29 persen atau 162 siswa SMA yang tidak mengikuti ujian utama,” ungkap Taufik. Dia menambahkan, siswa SMA yang terdaftar mengikuti UN utama sebanyak 4.677 orang. Pada hari terakhir ujian, siswa yang mengikuti tercatat hanya 4.660 orang (99,64 persen). Artinya, sebanyak 17 siswa atau 0,36 persen absen dari UN utama. Jika ditotal, jumlah siswa yang terdaftar ikut UN utama sebanyak 59.822 siswa. Namun, yang hadir hanya 59.643 siswa (sekitar 99,70 persen). Total jumlah siswa yang absen sebanyak 179 siswa atau 0,30 persen. Dia menegaskan, pelaksanaan UN utama tingkat SMA telah selesai dilaksanakan terhitung pada Jumat (26/3). Para siswa yang telah mengikuti UN utama tersebut tinggal menunggu hasil ujian yang akan diumumkan pada 26 April mendatang. Dari hasil absensi siswa SMA/ SMK/MA yang mengikuti UN utama, tercatat 179 siswa yang tidak mengikuti ujian. “Seluruh siswa yang tidak ikut ujian utama karena sakit atau izin ada keperluan yang tidak bisa ditinggalkan, kami berikan kesempatan mengikuti ujian susulan di rayonnya masing-masing. UN susulan tidak dilakukan di sekolah,” jelas Taufik. Kepala Bidang SMA Disdik DKI, Amsani Idris, mengatakan, siswa yang bisa mengikuti ujian harus memberikan izin kepada sekolah yang bersangkutan. “Misalnya izin karena ada keluarga dekat meninggal, dan izin lain karena kegiatan yang benar-benar mendesak dan tidak bisa ditinggalkan. “Sejauh ini, siswa yang izin tidak bisa mengikuti UN benar-benar karena sakit. Belum ada yang absen ujian di luar izin sakit,” kata Amsani. (AJ/Ist)

Siswa SMAN Muara Gembong Tegar Menempuh UN
UN inilah yang mengharukanberbagai pihak. Mereka terpaksa dievakuasi ke sekolah ini karena sekolah mereka sendiri masih terendam banjir. Dalam kondisi yang serba terbatas ini anakanak masih mencerminkan ketegarannya. Netty tak kuasa menahan air mata keharuannya. Sambutannya sempat terhenti beberapa saat .Netty menyatakan agar musibah ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk dicarikan jalan keluarnya. Lebih lanjut ia memberikan motivasi kepada para siswa agar tegar dalam menghadapi ujian ini. Ujian ini akan meningkatkan derajat bagi yang mampu meyelesaikannya dengan baik. ”Simpanlah air mata kalian untuk doadoa kita menyongsong kelulusan dalam menempuh ujian ini”, imbuh Netty. Sejumlah siswa dan siswi masih menginap di lokasi ini untuk memudahkan mereka menempuh ujian. Siswa pria menginap di musholla dan siswi di perpustakaan. Untuk memastikan kebutuhan logistik selama mereka di tempat penampungan, dipastikan kebutuhan logistik dijamin oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi. Netty juga meminta kepada Dinas Kesehatan setempat menjamin kesehatan anak-anak selama mereka mengikuti UN. Turut hadir dalam kunjunganini Sekda Kabupaten Bekasi, Kadis Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten bekasi dan Ketua Tim Penggerak kabupaten Bekasi. (Tonny/Ist)

ANEH TAPI NYATA KURA-KURA BERKEPALA DUA
Ditemukan kura-kura berkepala dua (Sumber Internet)

Bekasi, SKB
Hari ketiga berlangsungnya Ujian Nasional (UN), istri Gubernur Jawa Barat, Netty Heryawan, masih memantau kondisi berjalannya UN di daerah musibah di wilayah Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Rabu (24/3) lalu. Ia menyaksikan kondisi ketegaran dan

semangat siswa-siswi di SMA N Muara Gembong Kabupaten Bekasi dalam menempuh UN, Netty sangat terharu. Ketegaran anak-anak dalam menghadapi ujian dilakukan dengan menginap di musholla dan ruang perpustakaan SMP 1 Muara Gembong tempat mereka menumpang untuk melaksanakan

HUKUM & KRIMINAL
Serang, SKB Polisi menggelandang Akbar Maulana (23), seorang yang diduga pelaku penyebar jawaban Ujian Nasional palsu melalui SMS kepada siswa sejumlah SMA di Kota Serang Selasa lalu (23/ 3), demikian Kasat Reskrim Polres Serang AKP Sofwan Hermanto di Serang, Minggu. Ia mengatakan, warga Kramatwatu Serang ini diciduk polisi Sabtu kemarin, karena yang dugaan menjadi otak pelaku penyebar jawaban UN dengan imbalan sejumlah uang seperti yang dilansir Antara News..
”Kuat dugaan Akbar Maulana sebagai pelaku utama dan bisa kemungkinan dijadikan tersangka. Untuk sementara masih berstatus sebagai saksi,” kata Sofwan. Darinya, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa tujuh buah telepon seluler berbagai merek dan uang sebesar Rp 2,5 juta. Polisi masih terus menyelidiki kasus ini karena diduga melibatkan jaringan dengan sejumlah anak SMA sebagai koordinatornya. ”Kami masih melakukan pendalaman kasus ini yang akan melibatkan ahlinya, apakah jawaban yang disebarkan

Edisi : Edisi : 25 / Tahun II / 23 Maret 2010 - 07 April 2010

13
bentukan Kepala Polri bekerja sejak hari Senin (22/3), pihaknya baru mengajukan dua nama kepada Polri untuk bergabung dalam tim kemarin. Nama yang diajukan adalah dirinya dan Sekretaris Kompolnas, Ronny L. “Soalnya ini (tim independen) baru pertama. Jadi karena baru, maka perlu ada proses lebih lanjut. Kita ambil positifnya, ini bukti transparansi dan akuntabilitas Polri,” tegas Pandu, seperti dikutip Kompas.com. Pandu menolak berkomentar, ketika ditanya apakah sebaiknya perkara ini dilimpahkan penanganannya ke KPK. “Saya belum bisa jawab detailnya. Kita lihat dulu,” ucapnya. Seperti diberitakan, Kapolri telah memerintahkan tim untuk mengusut indikasi pelanggaran saat penanganan perkara Gayus. Indikasi pelanggaran, seperti tidak ditahannya Gayus setelah ditetapkan tersangka korupsi, penggelapan, dan pencucian uang, serta tidak disidiknya perkara tersangka Roberto Santonius. (AJ/Ist)

Polisi Tahan Penyebar Jawaban
itu benar atau palsu,” kata Sofwan. Ia mengatakan, jika terbukti bersalah menyebarkan jawaban UN palsu dengan motif mendapatkan uang, pelaku bisa dikenai pasal penipuan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. Akbar Maulana sendiri, saat ditemui di Polres Serang, mengaku tidak bekerja sendiri, sebaliknya ditemani dua siswa kelas 3 SMAN Kota Serang sebagai kordinatornya. Inisial keduanya adalah LH dan KM. Akbar mengaku jawaban tersebut diperoleh dari mereka, kemudian disebarluaskan melalui SMS kepada siwa lain yang telah menyerahkan nomor HP dan uang kepada para kordinator. Ia sudah menerima setoran uang dari para kordinator sebesar Rp15 juta, seminggu sebelum pelaksanaan UN. ”Jawaban itu sebagian saya sebarkan sendiri, sebagian lainnya melalui teman saya. Saya hanya untuk meyakinkan saja bahwa jawaban itu adalah benar,” kata lul usan SMA tahun 2006 itu.Selasa lalu (23/3), Polres Serang menanyai tujuh siswa SMAN 3 Kota Serang karena ke tujuhnya diduga korban penipuan yang telah menerima jawaban soal UN melalui SMS yang ternyata palsu itu. (Ham/Ist)

Kompolnas Desak Polri Usut Makelar Kasus
Jakarta, SKB
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta kepada pihak Polri agar mengusut dugaan adanya praktik mafia kasus di Mabes Polri secara akuntabel dan transparan. Diharapkan, hasil pengusutan yang dilakukan Polri tidak berbeda dengan hasil pengusutan lembaga lain, seperti Komisi Yudisial dan Kejaksaan. “Jangan sampai apa yang berusaha diungkap Polri, berbeda dengan kenyataan di sisi lain. Itu akan membuat Polri malu,” ucap Komisioner Kompolnas, Adnan Pandu Praja, di Mabes Polri, Sabtu (27/3). Pandu yang datang ke Mabes Polri mewakili Kompolnas atas undangan pihak Polri untuk mengawasi jalannya gelar perkara Andi Kosasih. Kompolnas adalah bagian dari tim independen yang bertugas mengusut tuntas perkara pegawai Direktorat Jenderal Pajak, Gayus Halomoan Tambunan. Dalam kesempatan itu, Pandu menjelaskan, meskipun tim independen

Usut Dugaan Suap Kasus Penjualan Zat Aditif Bensin
Jakarta, SKB
KPK harus menindaklanjuti pengaduan terkait dugaan suap yang melibatkan perusahaan asal Inggris Innospec Ltd terkait penjualan zat aditif penaik oktan premium (TEL). Pemerintah wajib mendukung, karena persoalan tersebut strategis untuk menunjukkan bahwa ada kepastian hukum di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Koordinator ICW Ibrahim Fahmi Badoh kepada Wartawan di Jakarta, Minggu (28/3). “Itu harus ditindaklanjuti karena migas merupakan salah satu penyumbang penerimaan terbesar bagi negara. Ini juga strategis sehingga pemerintah perlu mendukung agar ada kepastian hukum di Indonesia,” kata Fahmi seperti yang dilansir Media Indonesia.com Ia berharap penyelidikan dilakukan paralel dengan proses yang berjalan di Inggris. Dalam dakwaan menyebutkan bahwa mantan Dirjen Migas Kementerian ESDM Rachmat Soedibyo dan mantan Direktur Pengolahan Pertamina Suroso Atmomartoyo menerima jutaan dolar sebagai suap agar pemerintah menunda kebijakan untuk membebaskan timbal dalam BBM di Indonesia. Belum lagi ada dugaan bahwa ada politisi yang diduga terlibat dalam penetapan kebijakan tersebut. Ia berharap KPK segera berkoordinasi dengan penegak hukum yang menangani kasus ini di luar negeri. ”Kedua, KPK meminta dokumen terkait dengan kasus tersebut. Selanjutnya, ada penyelidikan lanjutan terhadap kasus itu, tapi fokuskan dulu dengan kasus yang ada,” sambungnya. Sektor migas, sahut dia, perlu mendapat sorotan tajam karena sifatnya yang cenderung tertutup. Di kawasan Uni Eropa, sebuah perusahaan migas sudah bersepakat untuk terbuka mengenai keuntungan yang akan diterima kepada pemerintah, pemegang saham, dan publik. Hal itu untuk menghindari peluang korupsi akibat jumlah yang berbeda antara yang disampaikan dalam penerimaan negara dan yang disampaikan pada pemegang saham. ”Kualifikasi kontraktor juga harus diperketat karena sementara ini konsesi yang menggunakan anggaran negara sering tidak terkontrol meski ada aturan dalam pengadaan barang dan jasa,” tandasnya. (Ham/Ist)

Polisi Tangkap Oknum TNI Terlibat Kasus Narkoba
Tangerang, SKB
Aparat kepolisian dari Mabes Polri mengamankan seorang oknum anggota TNI karena diduga terlibat kasus Narkoba.”Oknum anggota TNI itu sudah diserahkan ke Pomdam Jaya,” kata Direktur IV Narkoba Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Brigjen Pol Arman Depari melalui layanan pesan singkat (SMS), di Tangerang, Banten, Jumat malam seperti yang dilansir Antara. Pada Jumat sekitar pukul 16.30 WIB aparat Direktorat IV Narkotika Bareskrim Mabes Polri menggerebek pabrik ekstasi di Jalan Boulevard Graha Jaya Blok P-1 No. 31, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Selain menangkap seorang oknum anggota TNI, polisi juga menangkap lima tersangka lainnya yang diduga sebagai pelaku pembuatan barang terlarang itu. Polisi juga menyita barang bukti berupa 12.000 butir ekstasi siap konsumsi, bubuk (powder) dan adonan ekstasi yang sudah diracik siap cetak sebanyak lima kilogram. Sedangkan bahan kimia pembuatan ekstasi yang ditemukan, seperti aceton, epidrin, hdx, methanol, amoniak, serta satu buah mesin cetak tablet otomatis, tiga unit mesin cetak manual, satu unit senjata api jenis “FN” dan satu senjata peluru karet. Hingga saat ini, polisi masih berada di lokasi pembuatan ekstasi itu dan menunggu petugas dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk melakukan pemeriksaan bahan material, serta ekstasi yang siap konsumsi. Rencananya, Mabes Polri akan menggelar konferensi pers terkait penggerebekan pabrik narkotika itu di Mabes Polri pada Sabtu (27/3) sekitar pukul 11.00 WIB. (S. Basuki /Ist)

Wagub Jabar: Lupa Undang Pawang Hujan
pawang hujan agar hujan yang melanda Jabar bisa dialihkan. ”Sengaja kita menggelar rakor untuk menyampaikan opsi kepada pemerintah pusat mengenai bencana yang terjadi di Jawa Barat. Tapi kita lupa mengundang pawang hujan,” kata Dede disambut senyum peserta rakor, Kamis (25/3/2010) sore. Dede kemudian mengatakan, usulan pawang hujan tersebut mencuat setelah dirinya berbincang dengan para ahli. Menurut mereka, kata dia, tak ada salahnya mengundang pawang hujan agar hujan bisa dialihkan. ”Para ahli mengatakan, kumpulkan saja pawang hujan, lalu kita pindahkan hujannya,” ujar Dede lagi. Lebih jauh Dede mengatakan, dampak yang akan timbul terkait bencana tentu akan menyeluruh.

Benda Mirip Bom Ditemukan di Depan Hotel Sultan
Jakarta, SKB
Sebuah benda yang diduga bom ditemukan di halte dekat Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (28/3/ 2010) malam. Benda berupa kaleng cat berisi baut-baut dan tali pancing itu langsung dimusnahkan oleh Tim Gegana Polda Metro Jaya. Benda mencurigakan itu pertama kali ditemukan oleh salah seorang tukang ojek yang biasa mangkal di dekat halte. Saksi langsung Jika terjadi banjir, kata dia, lahan pertanian akan terendam. ”Dampaknya pada pasokan padi dan beras terhambat. Terus jika air di bendungan Saguling, Cirata, dan Jatiluhur terus bertambah, akan berdampak pada beban listrik yang berkurang,” kata Dede. (Ham/Ist) melaporkan temuan tersebut ke aparat kepolisian setempat. Tak lama berselang Tim Gegana tiba dan langsung menyeterilkan lokasi. Tempat penemuan diberi garis polisi serta diseterilkan pada radius beberapa puluh meter. Menurut saksi, benda itu sangat mirip dengan bom rakitan yang berisi beberapa komponen seperti baut dan lilitan kabel mirip tali pancing. “Benda itu dibungkus rapi,” kata saksi yang enggan disebutkan identitasnya itu. Kemacetan pun sempat terjadi saat polisi menutup akses jalan dari kedua arah untuk menyeterilkan lokasi. Benda mirip bom itu langsung dimusnahkan di lokasi. Kondisi tersebut sempat menjadi pusat perhatian para pemakai jalan. Kasusnya kini ditangani oleh Polda Metro Jaya. (Ham/Ist)

Dede Yusuf

Bandung, SKB
Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf memimpin rapat koordinasi (rakor) penanggulangan bencana di Jawa Barat di basement Gedung Sate Bandung. Rapat tersebut dihadiri berbagai instansi yang terkait dengan persoalan bencana, termasuk PLN seperti yang dilansir dari Oke Zone. Di tengah rakor, Dede Yusuf sempat berseloroh di hadapan perwakilan instansi terkait. Ia mengaku lupa mengundang

14

Edisi : Edisi : 25 / Tahun II / 23 Maret 2010 - 07 April 2010

OLAH RAGA

MU Unggul Berkat Gol Bunuh Diri
Manchester United kembali merebut posisi teratas klasemen Liga Inggris setelah menaklukkan tuan rumah Bolton Wanderers dengan 4-0. MU kini mengemas nilai 72 atau satu poin di atas Chelsea, yang sebelumnya menempati urutan teratas. striker Bulgaria itu menjejaknya ke jaring lawan. Gol itu membuyarkan semangat tuan rumah. Sepuluh menit kemudian, Berbatov mencetak gol keduanya. Kali ini kerja keras Nani di sayap kiri menghasilkan umpan terobosan kepada Berba

Sekda Karawang Terima Kunjungan KONI Pusat
Karawang, SKB Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) untuk meng-gelar Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Tahun 2011, akan menyer-takan Kabupaten Kara-wang sebagai tempat ber-langsungnya sejumlah cabang olahraga. Guna melihat kesiapan Peme-rintah Kabupaten (Pem-kab) Karawang tersebut, tim dari KONI Pusat melakukan peninjauan ke sejumlah venue olahraga di wilayah Karawang.
Kedatangan rombongan tim KONI Pusat disambut secara langsung, oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang, Arifin Kertasaputra, di Gedung Singaperbangsa Pemda Karawang, Kamis (11/3) lalu. Dalam kesempatan itu, Arifin mengatakan, wilayah Kabupaten Karawang akan dipersiapkan menjadi tempat penyelenggaraan beberapa cabang olahraga, salah satunya adalah cabang olahraga dayung. Pada tahun 2006 lalu, menurut Arifin, wilayah Kabupaten Karawang telah dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jabar. “Fasilitas olahraga yang kita miliki pun cukup banyak, dan beberapa diantaranya bahkan sudah digunakan untuk berbagai kejuaraan tingkat nasional dan ASEAN,” jelasnya. Untuk penyelenggaraan PON XIX, kata Arifin, KONI Provinsi Jabar meminta Pemkab Karawang untuk mempersiapkan 3 venue olahraga, yakni Stadion Singaperbangsa, Trek Sepatu Roda Lapang Karang Pawitan, serta Arena Dayung Cipule. “Untuk itu, kami mengajak tim KONI Pusat untuk meninjau secara langsung, venuevenue tersebut,” imbuhnya. Terkait Stadion Singaperbangsa, Arifin menjelaskan, stadion ini merupakan stadion sepakbola bertaraf nasional, dengan lokasi strategis di pusat kota Karawang. Ia menyebutkan, Stadion Singaperbangsa mampu menampung penonton hingga 10.000 orang, dan memiliki berbagai fasilitas, diantaranya 2 ruang ganti tim, 8 sarana toilet, 4 titik lampu penerangan stadion, ruang pengurus cabang, ruang konferensi Pers, ruang terbuka untuk souvenir, genset, serta tempat parkir dengan kapasitas untuk 250 kendaraan roda empat. Selain itu, lanjut Arifin,

Tim KONI Pusat melakukan peninjauan

Nani seusai memasukkan bola

Kemenangan “Setan Merah” di Stadion Reebok, Sabtu (27/3/2010) malam seperti yang di lansir kompas.com, antara lain ditentukan oleh Dimitar Berbatov. Striker Bulgaria tersebut diplot sebagai ujung tombak menggantikan Wayne Rooney yang cedera. Dibantu oleh Ryan Giggs, Darren Fletcher, dan Nani sebagai pelapis serangan, MU perlahanlahan mampu menembus pertahanan “The Trotters”. Gol pertama lahir setelah Giggs mengirim umpan silang pada menit ke-38. Bek kiri Bolton, Samuel Ricketts, mencoba membuang si kulit bulat, tetapi bola justru masuk ke gawangnya sendiri. MU baru menambah keunggulan setelah laga memasuki menit ke-69. Tendangan keras Darren Fletcher hanya ditepis oleh kiper Jussi Jaaskelainen dan mental ke arah Berbatov. Dengan leluasa,

di tengah kotak penalti. Dengan sisi luar kaki kanannya, mantan pemain Tottenham Hotspur itu mengirim bola ke dalam gawang. Nani kembali menjadi motor terjadinya gol keempat “Setan Merah”. Mirip seperti gol kedua Berbatov, winger Portugal itu memberikan bola kepada Darron Gibbs yang sudah menunggu di tengah kotak penalti. Sekali tebas, bola menembus lurus ke gawang lawan. Susunan pemain: Bolton: Jaaskelainen; Knight, Cahill, Samuel, Ricketts; Cohen (Taylor 74), Muamba, Wilshere, Chung-yong; Elmander, Davies. Man United: Van der Sar; Vidic, Evans, Evra, Neville; Scholes (Carrick 74), Fletcher (Gibbs 81), Giggs (Macheda 85), Nani, Valencia; Berbatov. (Ham/Ist)

Stadion Singaperbangsa juga memiliki 400 meter lintasan lari. “Saat ini, Stadion Singaperbangsa telah digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga, khususnya sepakbola. Salah satunya adalah menjadi kandang kesebelasan Pelita Jaya Karawang yang merupakan kontestan Djarum Liga Super Indonesia,” ungkapnya. Sedangkan fasilitasfasilitas yang terdapat di Trek Sepatu Roda Lapang Karang Pawitan, ucap Arifin, diantaranya adalah area lapang terbuka berukuran 63 x 144 meter dan memiliki 5 lintasan trek sepatu roda. Ia menambahkan, Tek Sepatu Roda Lapang Karang Pawitan juga memiliki fasilitas lainnya, seperti lapangan bola basket, lapangan bola voli, tribun

(pendopo upacara), toilet, gardu listrik ber-kapasitas 2.000 KPA, lampu penerangan, serta tempat parkir berkapa-sitas 200 kendaraan roda empat (Islamic Center). Arifin menyatakan, fasilitas-fasilitas yang terdapat di Arena Dayung Cipule antara lain memiliki luas lahan mencapai 180 hektar, 8 lintasan sepanjang 120 meter, ruangan kantor, mushola, akses jalan untuk kendaraan kecil dan besar, serta tempat parkir yang dapat menampung 400 kendaraan roda empat. “Eveneven yang pernah digelar di Arena Dayung Cipule ini, diantaranya Porprov X Jawa Barat dan Kejuaraan Dayung Junior Asean,” paparnya. (Tansil/Rus)

GP10 Bikin Kallio Percaya Diri
Mika Kallio percaya diri (pede) menatap MotoGP 2010. Adalah performa mesin motor baru Ducati, GP10 yang membuat dirinya menjadi seperti itu. Perubahan drastis memang diperlihatkan teknisi mesin Ducati. Kekuatan GP10 diperkirakan sangat dahsyat, membantu Nicky Hayden dan Kallio menyaingi penampilan Casey Stoner menghadapi balapan MotoGP musim ini. Performa Kallio sendiri pada musim lalu memang tidak mengecewakan. Dia menyabet predikat pendatang baru terbaik MotoGP 2009 setelah mampu mengakhiri klasemen musim lalu di posisi 15. Ambisi besar diusung Kallio musim ini. Pembalap andalan Pramac Ducati itu berharap mesin motor GP10 bisa membantunya untuk mengakhiri kompetisi musim ini di urutan 10 besar. ”Hal yang berbeda dengan motor ini adalah kekuatan mesin mulai dari dasar hingga akhir, terasa lebih baik dari motor sebelumnya,” papar Kallio dilansir MCN.

Roma Harus Tetap Rendah Hati
Winger AS Roma, Rodrigo Taddei, ingin timnya tetap rendah hati meski mampu mengalahkan Inter Milan 2-1, Sabtu (27/3/2010) di Olimpico seperti yang dilansir kompas.com. Taddei ingin “I Giallo-rossi” tetap fokus untuk menjalani pertandinganpertandingan berikutnya. Roma kini hanya memiliki selisih satu poin dari Inter yang masih nongkrong di puncak klasemen. Tersisa tujuh pertandingan di Liga Serie-a Italia, jadi peluang “I Giallorossi” untuk meraih scudetto terbuka lebar. ”Tim ini sedang melalui momen spesial, tapi musim masih panjang. Kami harus tetap rendah hati,” kata Taddei kepada Roma Channel. ”Kami harus meninggalkan perayaan, biar untuk para fans saja. Kami harus tetap fokus pada pertandingan berikutnya. Kami bahagia mengingat bagaimana permainan kami di awal musim, tapi kami harus tetap fokus,” lanjut pemain asal Barsil tersebut. Dilihat dari jadwal tersisa, Roma memiliki peluang untuk menyalip Inter karena jadwal “I Giallorossi” lebih mudah dibanding “I Nerazzurri”. Francesco Totti dan kawan-kawan hanya tinggal menghadapi dua lawan sulit yakni Lazio dan Sampdoria. Sedangkan Inter harus melewati hambatan Fiorentina, Juventus, dan Lazio. Tim besutan Jose Mourinho itu juga masih harus membagi konsentrasi di Piala Italia dan Liga Champions. (Ham/Ist)

”Ban depan juga terasa lebih baik dari pada tahun lalu, mengingat aliran kekuatan motor sangat berbeda dan tidak begitu agresif,” ujarnya. “Ini membuat motor menjadi lebih mudah dikendalikan,” lanjut pembalap Finlandia itu. ”Kekuatan motor ini memang sedikit lebih lembut ketimbang sebelumnya. Tapi, ketika kami melihat data akselerasi yang ada, kekuatan motor tidak banyak berubah,” tandasnya. (Ham/Ist)

Produksi : PT. DAYA HUTAMA TIRTA Bogor - Indonesia

Minum QUDSY setiap hari Bertambah kesegaran

QUDSY

Harga Langganan Bulanan Rp. 9000 / Galom ( Galon Dipinjamkan) Harga Grosir Rp. 7500 / Galon

SAMBUNGAN.......
Wapres RI.......dari Hal 1

Edisi : Edisi : 25 / Tahun II / 23 Maret 2010 - 07 April 2010

15

Camat.........dari Hal 1

Dessy Ratnasari

Langganan Peraih Penghargaan
termahal yang menguasai jagat hiburan Indonesia melalui penampilannya dalam berbagai peran layar kaca yang menyedot perhatian publik dan berakting tinggi. Itu terbukti dengan selalu masuknya nama Desy dalam berbagai penghargaan di tanah air. Desy juga menjadi artis pertama Indonesia yang dibuat cap tangannya untuk disimpan di Planet Hollywood Jakarta. Desy hingga saat ini pun masih merupakan salah satu artis papan atas dan terpopuler di Indonesia sejak awal tahun 1990-an dan masih eksis di tengah gempuran bintang-bintang baru dan berwajah Indo. Desy dianggap merupakan ikon kecantikan wajah Indonesia asli. Desy mengawali kariernya saat berusia 14 tahun, dengan mengikuti ajang pemilihan GADIS Sampul dan keluar sebagai Juara II, termasuk mengungguli temannya yang juga menjadi artis papan atas, Bella Saphira. Dessy merupakan anak pertama dari empat bersaudara dari Ayah H.M. Syahminan (alm) dan Ibu Hj. Mulyanah. (Ham/Ist)

Suasana kunjungan Wapres di TPTS Bantargebang, yang mendapat sambutan positif dari Pemkot Bekasi

Camat dan pihak panitia berphoto bersama di depan Kantor Sekretariat RW 07

dan gas, sebelum masuk ke fuelskid. “Dari fuelskid, gas disalurkan ke pipa saluran utama bahan bakar generator, untuk kemudian diproses menjadi tenaga listrik,” ungkapnya. Adapun kelebihan suplai gas ke generator, menurut Douglas, akan disalurkan ke flare-stack. “Selanjutnya dibakar, guna mengurangi emisi dari gas metan menjadi karbondioksida,” ujarnya. Pada saat ini, Douglas menyebutkan, jumlah sumur gas yang sudah selesai dikerjakan adalah sebanyak 43 sumur gas di Zona II, dari 53 sumur gas yang rencananya akan dibuat. “Sedangkan di Zona I baru dibangun sebanyak 4 sumur gas, dari 60 sumur gas yang rencananya akan dibangun,” tegasnya. Selain rencana membangun pembangkit listrik, ucap Douglas, TPST Bantargebang juga memiliki fasilitas pengomposan yang telah beroperasi sejak tahun 2004. “Saat ini telah mampu mengolah sampah organik sebanyak 300 ton per hari,dengan produksi kompos rata-rata 50 ton per hari” jelasnya. Kapasitas pengomposan itu, menurut Douglas, akan ditingkatkan menjadi 1.000 ton per hari sampah kota, atau 550 ton sampah organik per hari. “Peningkatan itu dilakukan dengan menggunakan komponen utama yang akan dibangun, terdiri dari tempat penerimaan sampah, bangunan pemilahan, bangunan

pencampuran, bangunban windrows, bangunan pencacahan dan pengayakan, bangunan penyimpanan sementara, serta peralatan pengemasan,” paparnya. Proses pengomposan yang dilakukan, jelas Douglas, adalah dengan metoda aerobic (open windrows) dan dengan mekanisme pemilahan, pencacahan, pembalikan, pengayakan, penyimpanan sementara, dan pengemasan. “Sistem tersebut dikembangkan dengan cara menebarkan dengan mikroorganisme,” ulasnya. Douglas kemudian menerangkan, kompos yang dihasilkan dari proses pengomposan tersebut, berupa kompos serbuk (powder), granul dan Organic Soil Treatment (OST), dengan kualitas yang telah bersertifikat. “Saat ini telah terdaftar sebagai produsen pupuk kompos dan memiliki hak paten dengan merek Green Botane,” jelasnya. Douglas menjelaskan, pemasaran produksi kompos yang dihasilkan PT Godang Tua Jaya telah didistribusikan ke perkebunan kelapa sawit di Sumatra, perkebunan tanaman jati di Jawa. “Bahkan, kami juga telah mendistribusikannya untuk perusahaan tambak udang dan kelapa sawit di Kalimantan, dan PT Pertani melalui program bantuan langsung pupuk Departemen Pertanian,” paparnya. (Slamet Mulyono)

kantor sekretariat RW ini, diharapkan dapat dipergunakan dengan sebaikbaiknya oleh seluruh lapisan masyarakat dan dijadikan sebagai pusat tempat pembayaran PBB bagi wajib pajak yang berdomisili di komplek Perumahan Wahana Jatisampurna. Wahudin menegaskan, keberadaan kantor sekretariat RW ini harus dapat dinikmati seluruh masyarakat. “Bukan hana untuk masyarakat di RW 07,” katanya. Wahyudin menambahkan, keberadaan kantor sekretariat RW ini juga dapat dijadikan tempat bersilaturahmi seluruh warga. “Karenanya, jadikanlah tempat ini untuk berkumpul bagi para warga, untuk memikirkan hal-hal positif bagi per-

kembangan lingkungan,” ujarnya. Lebih lanjut Wahudin mengharapkan, keamanan lingkungan dapat ditingkatkan lagi. “Keamanan lingkungan merupakan tanggungjawab kita bersama,” ujarnya. Dalam kesempatan itu juga, penanggungjawab acara yang juga merupakan Ketua RW 07, Muhammad Nur Amin, SE, mengatakan, pembangunan kantor ini menelan dana sebesar Rp 60 juta. Dengan rncian, anggaran dari Pemerintah Kota Bekasi sebesar Rp 22 juta, iuran warga komplek Perumahan Wahana selama 2 tahun. Ia juga mengucapkan rasa terima kasihnya pada Camat Jatisampurna serta Lurah Jati Ranggon yang telah bersedia hadir untuk meresmikan kantor sekretariat RW ini. (Hamdanil)

Siapa yang gak kenal dengan Desy Ratnasari? Artis cantik kelahiran 37 tahun yang lalu, tepatnya di Sukabumi, Jawa Barat, 12 Desember 1973 merupakan aktris film dan sinetron, model, bintang iklan, penyanyi, dan pembawa acara papan atas Indonesia. Ditemui di selasela kesibukannya syuting Selamat Pagi untuk acara salah satu stasiun Televisi swasta di Jakarta. Pelantun lagu Tenda Biru yang mempunyai tinggi badan 167 cm ini akhir-akhir ini setiap syuting selalu bersama buah hatinya Nasywa Nathania Hamzah. Pada era 1990-an, artis yang selalu bermain protagonis, ini bertahta sebagai artis nomor 1 dan

Jawa Barat Miliki 200 Motif Batik
Bogor, SKB
Ketua yayasan Batik Jawa Barat, Sendy Ramania Dede Yusuf mengatakan, Jawa Barat memiliki 200 motif batik yang model dan coraknya sesuai dengan daerah asalnya. Sendy mengatakan, 200 motif berasal dari kabupaten-kabupaten yang ada di Jawa Barat itu telah dibuat buku saku dan buku tersebut telah dipasarkan sebagai panduan dan ilmu pengetahuan untuk masyarakat yang ingin mengenal batik dari Jawa barat. “Sudah ada 200 motif dari Jawa Barat yang sudah kita bukukan dibuat dalam bentuk buku saku sebagai panduan kepada pengrajin,” katanya, di sela-sela kunjungannya di 200 motif batik yang menambah jumlah motif batik di Jawa Barat. Menurut Sendy, motif batik di Jawa Barat memiliki keunikan dan corak tersendiri, seperti di Bogor terdapat motif “hujan gerimis” dan “kujang kijang” menunjukkan ciri khas Bogor sebagai kota hujan. “Masing-masing daerah memiliki keunikan tersendiri sesuai dengan corak budaya setempat, seperti Pantura yang warnanya lebih terang dan motif binatang lautnya terlihat cerah, atau Bogor yang dijuluki kota hujan juga memiliki motif “hujan gerimis” menjadi ciri khas tersendiri,” kata Sandy yang tampil menggunakan baju batik warna merah dengan motif hujan gerimis buatan asli Bogor. (Ham/Ist)

Wakil Walikota......dari Hal 1
Wakil Walikota kemudian menyatakan, tingkat swadaya yang tinggi dari masyarakat akan berimbas terhadap peningkatan nilai suatu proyek. Untuk itu, ia mengajak DPRD dan staf ahli agar dapat langsung menyelami kondisi dan fakta yang sedang terjadi di masyarakat. Swadaya yang berasal dari masyarakat, menurut Wakil Walikota, akan berimbas langsung terhadap peningkatan pembangunan yang berjalan secara merata. Selain itu, imbuhnya, masarakat juga memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga seluruh hasil pembangunan yang telah terlaksana. “Harapan ke depan, kegiatan dengan skala kecil yang terdapat dalam program SKPD, terutama Dinas Bina Marga dan Tata Air, dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat. Bukan, melalui penunjukan langsung atau menggunakan jasa kontraktor,” tegas Wakil Walikota. (A RauF)

Gedung Balai Kota Bogor, Senin. Sebenarnya, jumlah motif di Jawa Barat bisa lebih dari 200, namun yang baru didata dan dikumpulkan oleh Yayasan Batik Jawa Barat hingga dibuat buku saku. “Ren-

cananya Desember kita akan melaunching 250 motif baru yang akan dibuat lagi buku sakunya,” kata Sendy. Sendy mengatakan, daerah Cirebon memiliki corak batik yang paling banyak, yakni sebanyak

Kisah dan Akhlak Teladan .............. dari Hal 2
keluar. Pandangannya tidak pernah beranjak dan tetap menunduk ke tempat sujud,” kata beliau. Ketika Rasulullah SAW meninggal, Abu Sufyan sedih bagaikan seorang ibu kehilangan putra satu-satunya. Dia menangis seperti seorang kekasih menangisi kekasihnya, sehingga jiwa penyairnya kembali memantulkan rangkuman sajak yang memilukan dan menyanyat hati setiap pembaca atau pendengarnya. Pada zaman pemerintahan Umar al-Faruq (Umar bin Khattab) , Abu Sufyan merasa ajalnya sudah dekat. Lalu, digalinya kuburan untuk dirinya sendiri. Tidak lebih tiga hari setelah itu, maut datang menjemputnya, seakan sudah berjanji sebelumnya. Dia berpesan kepada istri dan anak-anaknya, “Kalian sekali-kali jangan menangisiku. Demi Allah! Aku tidak berdosa sedikit pun sejak aku masuk Islam.” Lalu, ruhnya yang suci pergi ke hadirat Allah. Khalifah Umar alFaruq turut menyalatkan jenazahnya. Beliau menangis kehilangan Abu Sufyan bin Harits, sahabat yang mulia. Sumber: Shuwarum min Hayaatis Shahaabah, Abdulrahman Ra’fat Basya.

16

Edisi : Edisi : 25 / Tahun II / 23 Maret 2010 - 07 April 2010

REHAT
SKB bersama Wakil Walikota Bekasi dalam acara peresmian Klinik dan Rumah Bersalin Ratna Komala di Rawa Lumbu Kota Bekasi. SKB bersama Kapolres Metro Bekasi dalam suatu acara tanam pohon trembesi bantuan Presiden RI yang dihadiri Walikota Bekasi di Perumahan Citra Gran SKB bersama Wakil Walikota Bekasi dalam liputan acara rapat koordinasi di salah satu kecamatan di Kota Bekasi SKB bersama artis ternama pelantun tenda biru Desy Ratnasari ditemui saat syuting acara Selamat Pagi di salah satu stasiun televisi swasta di Jakarta Persiapan piala untuk perayaan HUT Koran SKB Ke-1 yang akan berlangsung tanggal 1 April 2010 pukul 13 WIB di Radio Elgangga 100.3 FM M a n t a n Anggota DPRD Kota Bekasi sedang membaca koran SKB pesannya semoga SKB maju terus.

SERBA-SERBI & LIPUTAN SKB
SKB bersama Walikota Bekasi dalam acara jalan santai menjelang Hari Ulang Tahun Kota Bekasi Ke13 di Jalan Ahmad Yani
SKB bersama Wakil Walikota Bekasi menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMAN 7 Kota Bekasi SKB Meliput b e r s a m a wartawan Televisi di Pintu Gerbang Tol Kanci - Palimanan Cirebon Jawa Barat Tumpukan sampah di TPSS Pasar Sagaranten perlu segera ada penanganan serius dari pihak yang terkait Bangunan SD Negeri Hegarmanah Kec Sagaranten Kab Sukabumi Kondisinya Sudah Tidak Layak Pakai Perlu Penanganan Segera Dari Pemerintah. W a k i l Walikota Bekasi sedang membuka koran SKB dalam suatu kesempatan acara di Rawa Lumbu Kepala UPTD PNFI Pondok Gede sedang membaca koran SKB, pesannya semoga SKB sesuai dengan mottonya Lugas, Tegas dan Berimbang Taman Rekreasi dan Edukasi TELAGA ARWANA Cibubur Pondok Ranggon banyak di kunjungi para pelajar dari berbagai daerah mengucapkan selamat HUT SKB Ke-1

Jackie Chan Beli Tiga Unit Apartemen Lippo Centennia Suites di Singapura

Bintang film Hongkong, Jackie Chan, dan teman baiknya, penyanyi dan penulis lagu Emil Chau, membeli sejumlah properti di Singapura. Kedua artis ini membeli empat apartemen Centennia Suites berlantai 36 milik Grup Lippo yang bernilai lebih dari 10 juta dollar AS, pekan lalu. Apartemen itu dibangun di lahan bekas Kim Seng Plaza, di depan Great World City, dan menghadap Sungai Singapura seperti yang dilansir Kompas.com Grup Lippo mulai membangun apartemen ini bulan lalu dan direncanakan selesai pada 2013. Namun, hampir setengah dari 97 unit yang dibangun sudah terjual. Jackie Chan mengatakan, dia membeli tiga unit apartemen dengan masingmasing dua, tiga, dan empat tempat tidur dalam satu lantai. Sedangkan Emil Chau, yang dikenal dengan nama Wakin, membeli satu unit apartemen dengan tiga tempat tidur. Kedua lelaki itu mengunjungi show unit Centennia Suites hari Jumat lalu. Apartemen itu harganya rata-rata 2.000 dollar Singapura sampai 2.100 dollar Singapura per square foot. Jackie Chan tidak asing lagi dengan pasar properti Singapura. Pada akhir 2007, dia juga membeli bekas Jinriksha Station di Neil Road yang bernilai 11 juta dollar Singapura. Sementara Emil Chau lahir di Hongkong, tapi tinggal dan bekerja di Taiwan. Penyanyi ini mempunyai penggemar yang loyal di Singapura. Dia juga bermain dalam beberapa fim Jackie Chan, seperti Mr Nice Guy and Gorgeous.Tahun lalu, bintang laga internasional Jet Li membeli sebuah bungalo berkelas di Binjai Rise senilai 19,8 juta dollar Singapura. (Ham/Ist)

Kepala SMPN 35 Kota Bekasi sedang membaca koran SKB pesannya semoga di Ulang Tahunnya yang pertama tetap eksis dan berkembang Ibu rumah tangga sedang membaca koran SKB pesannya adain resep masakan dong biar kan perlu buat ibu-ibu yang lain juga, remaja juga perlu.

p eksis

Pimpinan, Staff dan Karyawan Radio Elgangga 100.3 FM Mengucapkan

Selamat HUT Koran SKB Ke-1 Tahun 2010 Semoga Tetap Eksis

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->