Anda di halaman 1dari 6

Laporan Kegiatan ISWS 2012, 16-19 Februari, Kuala Lumpur, Malaysia 1. Delegasi a. Iwa Kartiwa (Yonsei University) b.

Sigit Aryo Pambudi (Yonsei University) 2. Acara a. Seminar Ir Hatta Radjasa (Menko Perekonomian), o Memberikan penjelasan mengenai MP3EI Lebih jelasnya bisa diunduh disini http://www.ekon.go.id/media/filemanager/2011/05/27/p/d/pd f_mp3ei.pdf o Kekuatan Indonesia saat ini Purchasing Power (daya beli) - Produk nasional - Peningkatan masyarakat tingkat menengah GDP - 16 besar dunia - Pemerataan pembangunan Export o Sumber pendanaan MP3EI bukan hanya dari Investasi, tetapi juga dari pendapatan BUMN di Indonesia. o Komentar Dijelaskan bahwa melalui MP3EI ini Industri lokal di Indonesia bisa dikembangkan. Bagaimana melakukan pengembangan industri lokal jika investasi asing yang dicari. Investasi asing memang tidak identik dengan perusahaan asing, tetapi selalu identik dengan kepentingan asing. Bagaimana bisa melakukan pengembangan BUMN Indonesia, jika sebagian BUMN strategis milik Indonesia sebagian besar saham nya milik asing. Konektivitas wilayah-wilayah di Indonesia adalah syarat utama pemerataan pembangunan, dan itu tertuang di MP3EI ini. Mudah-mudahan kebijakan ini bisa segera direalisasikan. Di beberapa halaman selalu disinggung tentang membangun industri yang berbasis pada peningkatan value added. Tetapi 22 kegiatan utama yang akan dijagokan masih di bidang tambang dan kebutuhan pokok. Tercatat hanya satu dua bidang saja yang terkait pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Technopreneurship menjadi kata indah ketika menyaksikan rencana pengembangan industri yang ada tidak mencerminkan sama sekali kata tersebut.

Selain itu yang menjadi masalah utama adalah kekuatan MP3EI ini di pemerintahan saat ini. Selama masih jadi ranah konseptual dan individual, master plan ini hanya akan berakhir sebatas rencana. Strategi di dalam MP3EI Pembentukan koridor ekonomi Meningkatkan kegiatan ekonomi berbasis potensi lokal Konektivitas Menghubungkan wilayah-wilayah di Indonesia SDM dan IPTEK Menyiapkan manusia-manusia yang cakap dalam konteks keilmuan dan teknologi. Tetapi sayang bagian ini kurang dijelaskan di MP3EI tersebut. Mungkin karena yang membuat adalah Kementerian Perekonomian, tidak ada sangkut pautnya dengan Kementrian Pendidikan dan Ristek.

Dr Ir Akbar Tandjung (Tokoh Bangsa), o Membahas sejarah partai politik di Indonesia Bisa buku sejarah atau googling. o Komentar Pembicara tidak menyiapkan bahan materi yang cukup baik. Jadi mohon maaf tidak ada tautan referensi yang saya berikan. Materi yang disajikan tidak terstruktur lebih banyak opini pribadi. Ir Muhammad Najib, MSc (Komisi I DPR RI), o Membahas sistem perpartaian di Indonesia Bisa buku sejarah atau googling. o Komentar Pembicara tidak menyiapkan bahan materi yang cukup baik. Jadi mohon maaf tidak ada tautan referensi yang saya berikan. Materi yang disajikan tidak terstruktur lebih banyak opini pribadi. Ahmad Dolly Kurnia (Vice President WAY), o Kesimpulan yang saya dapatkan: Efektivitas dan efisiensi gerakan pemuda Indonesia Kolaborasi harus bisa direalisasikan sesegera mungkin Sinkronisasi program kerja o Komentar Pembicara tidak menyiapkan bahan materi yang cukup baik. Jadi mohon maaf tidak ada tautan referensi yang saya berikan. Materi yang disajikan tidak terstruktur lebih banyak opini pribadi. Ir Tjatur Sapto Edy, o Pembahasan mengenai korupsi di Indonesia

Kondisi KPK terkini Kondisi penegakan hukum Permasalahan Tidak ada komunikasi antara kepolisian, kejaksaan, dan KPK Komentar: Masalah klasik, di era modern seperti saat ini, komunikasi bukan lagi alasan yang tepat mengapa kinerja ketiga pihak tidak begitu baik Tidak ada Road Map pemberantasan korupsi Komentar: Korupsi sendiri adalah bentuk pelanggaran hukum, Road Map pemberantasan korupsi sama dengan mengatakan bahwa konstitusi penegakan hukum di Indonesia tidak berjalan. Mungkin dengan kata lain tidak ada satupun lembaga di Indonesia yang bisa memberantas itu. Komentar lain: Materi yang disajikan tidak terstruktur, lebih banyak opini pribadi.

MT, Brigjen TNI Paryanto (Direktur Analisa Strategis-Kemhan RI), o Membahas sistem ketahanan dan pertahanan Indonesia o Komentar Pembicara tidak menyiapkan bahan materi yang cukup baik. Jadi mohon maaf tidak ada tautan referensi yang saya berikan. Materi yang disajikan tidak terstruktur lebih banyak opini pribadi. Dr Rizal Ramli (Menko Perekonomian RI tahun 2000) o Point penting Negara yang mengambil risiko adalah negara yang bisa menjadi pemenang Pergeseran kekuatan ekonomi menuju Asia (China, India, Brazil dan Korea Selatan) Analisa historis tentang ekonomi di Indonesia memang ada kemajuan tetapi, tidak boleh puas seharusnya menggunakan analisis akar bangsa dan analisa komparatif Tidak ada negara maju dengan mengikuti kebijakan IMF Merubah sistem perpartaian o Karakteristik negara maju masa depan Berani & Independent Leadership Visioner Tidak berdasarkan liberalism o Analisis ekonomi: o Negara pengekspor bahan mentah tidak ada yang bisa maju, mengekspor artinya menjual murah dengan memberikan keuntungan dan nilai tambah untuk negara lain.

Industrial Policy, anti-neoliberalisme, tidak boleh menyerahkan kebijakan ekonomi pada mekanisme pasar o Kritik Rizal Ramli terhadap MP3EI GDP tidak memberikan gambaran pemerataan pembangunan dan peningkatan taraf hidup masyarakat MP3EI hanya alat lain untuk menarik Investasi asing ke Indonesia o Neoliberal Tidak ada sistem ekonomi terintegrasi, serahkan pada mekanisme pasar Proses pemiskinan structural o Komentar Sebagian besar materi yang diberikan berdasarkan pengalaman dan opini pribadi Beberapa materi yang diberikan termasuk confidential, sehingga tidak bisa saya berikan disini. Namun sebagai hint, beliau banyak mengungkapkan beberapa kasus keterlibatan banyak pejabat dalam skandal-skandal tertentu. Akan tetapi belum bisa dipastikan kebenarannya. Dr Andi Mallarangeng (Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga) o Menjelaskan situasi reformasi/revolusi di dunia saat ini (contoh timur tengah) o Menjelaskan refomasi di Indonesia -- Konsolidasi demokrasi Reformasi TNI dan Kepolisian Reformasi informasi dan kebebasan berpendapat Reformasi Konstitusi o Hal-hal yang bisa mematahkan demokrasi Konflik di Indonesia klaim berkurang Kondisi ekonomi klaim kondisi ekonomi membaik o Perkembangan Indonesia di bidang ekonomi Masuk nya Indonesia menjadi anggota G-20 Perkapita naik Debt per GDP ratio berkurang 100% > 50% > 20% Pemimpin ekonomi di ASEAN Kelas menengah tumbuh setiap tahun Kemampuan daya beli o Komentar: Mungkin karena Pak Andi adalah salah satu menteri, jadi yang lebih banyak diekspos adalah tentang keberhasilan pemerintah saat ini. Menurut beliau pemerintah saat ini berhasil dalam menerapkan demokrasi di republik kita saat ini. o

Seperti kebanyakan pemateri yang lain beliau tidak memberikan materi dalam bentuk terstruktur dan lebih banyak menggunakan klaim. Materi ini bertolak belakang dengan materi yang diberikan oleh Rizal Ramli. Ada baik nya jika materi ini diberikan bersama dengan pembicara yang memiliki pandangan lain.

b. Kongres i. Hasil-hasil: 1. Pemilihan Badan Presidium yaitu yang diwakili oleh PPI Malaysia, PPI Portugal dan PPI Mesir 2. AD/ART PPI Dunia. a. Penyelesaian AD/ART PPI Dunia b. Pembahasan AD/ART ini sebagai lanjutan pembahasan AD/ART yang serupa di ISWS 2010 London. c. Koordinasi PPI Dunia didasarkan atas 3 kawasan yaitu Zona Amerika Eropa, Zona Asia, Australia dan Oceania, dan Zona Afrika dan Timur Tengah. 3 Kawasan ini saat ini direpresentasikan oleh PPI Malaysia (Asia Australia Oceania), PPI Portugal (Amerika Eropa), dan PPI Mesir (Afrika Timur Tengah). d. Kepemimpinan PPI Dunia bukan merujuk pada individual orangnya tapi pada PPI negaranya. e. Perwakilan BEM dari Universitas2 di Indonesia dapat menjadi anggota PPI Dunia. 3. Rekomendasi. a. Rekomendasi wilayah Asia, Australia dan Oceania i. Optimalisasi potensi PPI dunia (website, buku) ii. Massive charity utk pendidikan Indonesia iii. Pembentukan badan otonom kajian strategis iv. Jargonkan: "PPI untuk Indonesia"1 v. Kolaborasi antar PPI b. Untuk wilayah lain belum dirilis oleh Dewan Presidium PPI Dunia 4. Penetapan Tuan Rumah ISWS berikutnya. a. PPI India akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan ISWS berikutnya. b. PPI India harus melaporkan kesiapan penyelenggaraan ISWS berikutnya dalam jangka waktu 1 (satu) bulan sejak selesainya ISWS 2012 lalu. 3. Saran Ada beberapa saran yang ingin saya sampaikan saya sebagai salah satu delegasi di ISWS 2012 kemarin, terlepas dari hasil-hasil yang telah saya jelaskan diatas dan silaturahmi yang terjalin antar rekan-rekan PPI Dunia. a. Transparansi: Badan Presidium hendaknya bisa memberikan informasi penting terkait hasil-hasil dari ISWS 2012 dan follow-up yang dilakukan setelahnya dalam tempo yang

cepat, seperti kunjungan ke DPR atau pembentukan Kajian Strategis. Seperti apa hasil nya dan bagaimana proses nya berlangsung. Sangat disayangkan jika saya lebih mengetahui tentang kegiatan tersebut hanya dari media informasi saja. Kemudian informasi dari Dewan Presidium ini hendaknya bersifat resmi dan diserahkan ke perwakilan PPI lain di seluruh dunia. Sehingga regenerasi PPI ini bisa terjaga melalui dokumentasi yang baik. Sekedar informasi, melalui pemberitahuan milist saja tidak cukup karena milist bukanlah media informasi resmi PPI Dunia dan tidak semua bisa mengakses. b. Rekomendasi: Usulan untuk segera merealisasikan rekomendasi yang lain. Patut diacungi jempol bahwa pusat kajian strategis sudah bisa direalisasikan walaupun informasi tentang rekomendasi ini saja belum diumumkan. Rekomendasi ini menurut saya adalah hal yang paling penting dari keseluruhan hasil ISWS 2012, karena terkait integritas kita untuk mewujudkan semangat pengabdian terhadap Indonesia. Dan saya lebih mengusulkan untuk melaksanakan kegiatan yang nyata hasil nya untuk Indonesia, ketimbang hanya membahas masalah di Indonesia tanpa menyelesaikan nya. c. AD/ART: Saya secara pribadi (tidak mewakili PERPIKA) mengajukan untuk melakukan peninjauan ulang AD/ART PPI Dunia. Seperti kita ketahui pembahasan AD/ART itu kita lakukan dalam semalam dan tanpa persiapan yang matang. Sebagian besar anggota yang hadir tidak sempat menelaah AD/ART sebelum kongres dimulai. Dalam kondisi kelelahan dan dalam waktu yang cukup singkat AD/ART telah dirampungkan. Masih menyisakan banyak tanda tanya apakah AD/ART ini sudah benar-benar merefleksikan fondasi organisasi yang kita inginkan.

Demikian laporan kegiatan ISWS 2012 yang kami hadiri di Kuala Lumpur. Masih jauh perjalanan kami, pelajar Indonesia, untuk bisa menjadi kebanggaan bangsa dan menjadi pejuang yang mengharumkan nama Indonesia dengan tulus. Masih jauh kami dari sifat-sifat pelayan dan pengabdi masyarakat yang sesungguhnya. tetapi izinkan kami untuk belajar. Mohon maaf jika ada kekurangan dalam penyusunan laporan kegiatan ini, penyusunan di tengah himpitan pekerjaan lain.

Salam Hangat, Wassalam, 3/5/2012, Seoul, Korea Selatan Iwa Kartiwa dan Sigit Aryo Pambudi