Anda di halaman 1dari 9

Berikut adalah daftar 5 penyakit menular secara umum yang disebabkan oleh bakteri. 1.

Kolera Kolera disebabkan oleh bakteri Vibrio cholerae yang mencemari air dan makanan (biasanya makanan laut). Hal ini dapat menyebabkan kehilangan air dan diare. Penyakit ini menyebar melalui air yang terkontaminasi dan makanan yang kita konsumsi. 2. Radang Selaput Otak Meningitis dapat disebabkan baik oleh virus maupun bakteri. Berbagai jenis bakteri dapat menyebabkan meningitis namun sebagian besar kasus meningitis karena bakteri adalah meningokokus atau pneumokokus. Bakteri tidak dapat hidup di luar tubuh manusia. Dalam tubuh manusia bakteri ini tumbuh subur di bagian belakang hidung dan tenggorokan atau di saluran pernapasan bagian atas. Dengan demikian, penyakit ini menular melalui batuk, bersin atau berciuman. 3. Tetanus Tetanus disebabkan oleh racun yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium tetani. Penyakit ini tidak dapat menyebar dari 1 orang kepada orang lain, tetapi terdapat dalam tanah, di dalam usus dan kotoran hewan peliharaan, pertanian serta kotoran manusia. Ini adalah penyakit berbahaya karena menyerang sistem saraf dan menyebabkan kelumpuhan yang dapat menyebabkan kematian. Penyakit ini dapat dengan mudah dicegah melalui vaksinasi. 4. Tuberkulosis Tuberkulosis disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyebar melalui udara. Ini adalah penyakit yang sangat menular yang menyebabkan kesulitan bernafas karena bakteri menginfeksi paru-paru. 5. Batuk Rejan (Pertusis) Batuk rejan disebabkan oleh bakteri pertusis Bordatella yang menyebar melalui udara. Hal ini dapat menyebabkan batuk parah disebabkan oleh infeksi tenggorokan (trakea). Berikut ini ringkasan dari berbagai sumber beberapa jenis penyakit yang umum terjadi akibat invasi (serangan) parasit cacing : 1. Ascaris = Penyakit Cacing Gelang. Parasit penyebabnya Ascaris lumbricoides yang dapat menimbulkan keluhan mual, nafsu makan berkurang, diare, keluar cacing dewasa dari tinja atau muntahan. 2. Anchilostomiasis = Penyakit Cacing Tambang. Parasit penyebabnya Ancylostoma duodenale. Larvanya dapat menembus kulit dan dapat menimbulkan keluhan gatal, letih, lesu, kekurangan darah (anemia). 3. Enterobiasis = Penyakit Cacing Kremi. Parasit penyebabnya Enterobius vermicularis. Parasit ini seringkali menimbulkan keluhan gatal-gatal pada daerah sekitar lubang pantat (anus).

4. Taeniasis = Penyakit Cacing Pita. Parasit penyebabnya Taenia saginata (daging sapi) atau Taenia soleum (daging babi) dapat menimbulkan keluhan mual, muntah, diare atau sembelit serta dapat pula keluar cacing seperti lembaran pita ketika BAB. 5. Trikuriasis = Penyakit Cacing Cambuk. Parasit penyebabnya Trichuris trichiura yang dapat menimbulkan keluhan mual, muntah, diare atau sembelit, nyeri perut dan penurunan berat badan. 6. Filariasis = Penyakit Cacing Filaria. Salah satu parasit penyebabnya Brugia malayi yang dapat menimbulkan keluhan sumbatan pada pembuluh limfe, pembengkakan kaki sehingga disebut juga penyakit kaki gajah (elephantiasis).

Macam-Macam Penyakit Akibat Jamur


Tinea capitis Rambut yang terkena tampak kusam, mudah patah dan tinggal rambut yang pendekpendek pada daerah yang botak. Pada infeksi yang berat dapat menyebabkan edematous dan bernanah. Di sebabkan oleh Jamur Mycrosporum dan Trichophyton. Jamur yang menyerang stratum corneum kulit kepala dan rambut kepala ,ditularkan lewat pemakaian sisir dan gunting rambut. Maduromycosis (Madura foot) Terjadinya massa granulomatous yang biasanya meluas ke jaringan lunak dan tulang kaki. Gejalanya dimulai dengan adanya lesi pada tapak kaki bagian belakang, timbul massa granulomatous dan abses yang kemudian terjadi sinus-sinus yang mengeluarkan nanah dan granula. Disebabkan oleh jamur Allescheris boydii, Cephalosporium falciforme, Madurella mycetomi, dan Madurella grisea. Dapat tertular/terinfeksi apabila berjalan tanpa alas kaki pada daerah yang terinfeksi jamur tersebut. Coccidioidomycosis Batuk dengan atau tanpa sputum yang biasanya disertai dengan pleuritis. Disebabkan oleh jamur Coccidioides immitis. Dapat tertular apabila kita bernapas dan pada saat kita menghirup oksigen ,oksigen tersebut mengandung jamur. Sporotrichosis Benjolan (nodul) di bawah kulit kemudian membesar, merah, meradang, mengalami nekrosis kemudian terbentuk ulcus. Nodul yang sama terjadi sepanjang jaringan lympha.

Di sebabkan oleh Jamur Sporotrichum schenckii. Bersentuhan langsung manupun tidak langsung , langsung dapat berupa sentuhan langsung sedangkan tidak langsung dapat berupa menggunakan pakaian atau handuk yang sama. Actinomycosis Ditandai dengan adanya jaringan granulomatous, bernanah disertai dengan terjadinya abses dan fistula. Di sebabkan oleh Jamur Actinomyces bovis. Dapat tertular apabila bersentuhan dan terkena nanah dari kulit yang mengandung jamur tersebut. Otomycosis (Mryngomycosis) Merupakan mikosis superfisial yang menyerang lubang telinga dan kulit di sekitarnya yang menimbulkan rasa gatal dan sakit. Bila ada infeksi sekunder akan menjadi bernanah. Di sebabkan oleh Jamur Epidermophyton floccosum dan Trichophyton sp. Bersentuhan dan menggaruk kulit yang terkena jamur ini. Nocardiosis Pembengkakan jaringan yang terkena, terjadinya lubang-lubang yang mengeluarkan nanah dan jamurnya berupa granula. Di sebabkan oleh Jamur Nocardia asteroids. Dapat tertular apabila bersentuhan dan terkena nanah dari kulit yang mengandung jamur tersebut. Panu (Pitriyasis versikolor) Ditandai dengan bercak yang terdapat pada kulit disertai rasa gatal pada saat berkeringat. Bercak-bercak ini bisa berwarna putih, coklat atau merah tergantung kepada warna kulit penderita. Di sebabkan oleh Jamur Malassezia furfur. Dapat terinfeksi lewat persentuhan kulit yang terinfeksi oleh jamur atau terinfeksi lewat pakaian yang terkena spora jamur. Blastomikosis Manifestasi pulmonari, lesi pada kulit yang tidak sembuh, lesi tulang yang seringkali tanpa rasa sakit, dan gejala yang berkaitan dengan sistem genitouorinari (urogenital).

Disebabkan oleh cendawan dimorfik Blastomyces dermatitidis. Cendawan B. Dermatitidis banyak ditemukan di tanah yang mengandung sisa-sisa bahan organik dan kotoran hewan. Ketika konidia (salah satu bagian tubuh) dari B. dermatitidis terhirup oleh manusia maka akan terjadi perubahan bentuk dari miselium menjadi khamir dan sistem imun manusia tidak sempat menghasilkan respon imun terhadap perubahan tersebut. Agen penyakit akan menyebar melalui sistem limfa dan aliran darah. Tinea favosa Bintik-bintik putih pada kulit kepala kemudian membesar membentuk kerak yang berwarna kuning kotor. Kerak ini sangat lengket daln bila diangkat akan meninggalkan luka basah atau bernanah. Di sebabkan oleh Jamur Trichophyton schoenleinii. Menginfeksi kulit kepala, kulit badan yang tidak berambut dan kuku pennularannya dapat melalui penggunaan handuk atau kain orang yang terinfeksi. Dermatophytosis (Tinea pedis, Athele foot) Merupakan infeksi jamur superfisial yang kronis mengenai kulit terutama kulit di sela-sela jari kaki. Dalam kondisi berat dapat bernanah. Di sebabkan oleh Jamur Trichophyton sp. Menginfeksi kulit terutama kulit di sela-sela jari kaki dapat tertular apabila berjalan di tempat-tempat kotor yang berair. Tinea barbae Rambut (janggut) Yang terkene jamur ini akan mudah patah, kusam. Sedangkan kulit (bagian leher)yang terkene virus ini akan terdapat bintik-bintik putih. Di sebabkan oleh Jamur Trichophyton mentagrophytes, Trichophyton violaceum, Microsporum cranis. Dapat tertular apabila bersentuhan atau melalui alat pemotong jenggot yang telah terinfeksi Tinea cruris Terdapat bintik hitam pada kulit bagian paha atas. Di sebabkan oleh Jamur Epidermophyton floccosum atau Trichophyton sp. Infeksi mikosis superfisial yang mengenai paha bagian atas sebelah dalam. Pada kasus yang berat dapat pula mengenai kulit sekitarnya dapat tertular melalui sentuhan atau kuku saat menggaruk bagian yang terifeksi. Infeksi candida

Terjadi karena faktor predisposisi. Di sebabkan oleh Jamur Candida albicans. Merupakan mikosis yang menyerang kulit, kuku atau organ tubuh seperti hantung dan paru-paru, selaput lendir dan juga vagina menular melalui sentuhan kulit yang terkena jamur ini. Tinea circinata (Tinea corporis) Gejalanya bermula berupa papula kemerahan yang melebar. Di sebabkan oleh Jamur Corporis trichopyton . Merupakan mikosis superfisial berbentuk bulat-bulat (cincin) dimana terjadinya jaringan granulamatous, pengelupasan lesi kulit disertai rasa gatal dapat terinfeksi karena kuku yang terinfeksi jamur. Penyakit karena virus yang menyerang manusia, antara lain: 1. AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrom) Penyakit ini disebabkan oleh HIV (Human Immuno-deficiency Virus) yang menyerang kekebalan tubuh. Virus ini menular melalui kontak cairan, antara lain aktivitas hubungan seksual, pemakaian jarum suntik bekas penderita HIV, dan wanita penderita HiV yang sedang mengandung janin. 2. Polio Virus masuk ke tubuh melalui makanan dan udara. Selanjutnya masuk ke kelenjar getah bening, menembus peredaran darah, menuju sumsum tulang belakang, otak dan merusak sel-sel saraf (neuron). 3. Hepatitis Penyakit ini disebabkan oleh virus hepatitis A, hepatitis B, non A, dan non B. 4. Influenza Penyakit ini ditularkan oleh virus influenza melalui udara, menyerang saluran pernapasan, akibatnya penderita mengalami kesulitan bernapas. 5. Campak (Morbili) Penyakit ini disebabkan oleh morbivirus. Virus menyerang bagian kulit, akibatnya pada kulit muncul bercak-bercak merah disertai rasa gatal. 6. Rabies Penyakit ini disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui gigitan hewan yang sudah terkena rabies, antara lain: anjing, kucing, dan kera. Virus kemudian menyerang sistem saraf yang menyebabkan penderita mengalami gangguan saraf. Vaksin rabies ditemukan oleh Louis Pasteur. 7. Herpes Penyakit ini disebabkan oleh herpesvirus. Gejalanya akan muncul bintik bernanah yang membahayakan pada kulit, mata, mulut, dan alat kelamin. 8. Kanker (tumor ganas)

Penyakit ini disebabkan oleh virus onkogen. Virus ini, menyebabkan sel pada tubuh bagian tertentu mengalami pembeiahan tanpa terkendali, sehingga pada penderita stadium lanjut bagian tubuh tertentu yang terkena kanker akan membentuk benjolan yang semakin membesar. 9. Demam Ebola Penyakit ini disebabkan oleh virus ebola yang meng-akibatkan pendarahan pada seluruh tubuh. Gejala penyakit ini adalah demam tinggi, muntah-muntah, mencret, nyeri pada dada, kepala, dan otot. Masa inkubasi penyakit 2-21 hari.
Ada beragam penyakit yang ditimbulkan akibat radiasi nuklir seperti penyakit leukimia, katarak, pusingpusing, gangguan metabolisme hingga gangguan kesuburan/gangguan kehamilan. Terkait gangguan kesuburan/gangguan kehamilan belum terkonfirmasi dengan pasti sebagai efek dari radiasi zat radioaktif. Gangguan kesehatan dari radiasi nuklir menyebabkan daya tahan tubuh berkurang akibat berkurangnya sel darah putih sehingga mudah terserang penyakit. Ragam penyakit tersebut adalah efek tak langsung dari radiasi sebagai korban kesakitan.

Berikut beberapa penyakit dan kelainan yang berpotensi timbul karena radiasi HP :

Kanker Tumor otak Alzheimer Parkinson Fatigue (terlalu capai) Sakit kepala

Tambahan awalan yang sering digunakan :


Ana-, tidak ada (anafilaksis) Dis-, kelainan/penyimpangan (displasia) Hiper-, kelebihan diatas normal (hipertiroid) Hipo-, kekurangan dibawah normal (hipotiroid) Meta-, perubahan dari suatu bentuk yang lain (metaplasia) 5. Tambahan akhiran Tambahan akhiran yang sering digunakan : -itis,radang(apendiksitis),Tonsillitis:tonsil
Apendiksitis:apendiks Dermatitis:dikulit Arthritis : di sendi

-oma, tumor (karsinoma) -osis, keadaan atau kondisi, yang tidak selalu patologis (osteoartosis) -oid, kemiripan pada sesuatu (penyakit rheumatoid)

-penia, tidak adanya (trombositopenia) -sitosis, naiknya jumlah sel, biasanya dalam darah (leukositosis) -ektasis, dilatasi (bronckhiektasi) -plasia, kelainan pertumbuhan (hyperplasia) -opati, bentuk abnormal yang kehilangan karakteristiknya (limfadenopati)

Definisi Pulmonary Hypertension Primer Dan Sekunder


Pada klasifikasi konvensional, pulmonary hypertension, yang juga disebut pulmonary arterial hypertension, dibagi kedalam dua kategori-kategori utama: 1) pulmonary hypertension primer (tidak disebabkan oleh segala penyakit atau kondisi lain); dan 2) pulmonary hypertension sekunder (disebabkan oleh kondisi lain yang mendasarinya). Pulmonary hypertension sekunder adalah jauh lebih umum daripada pulmonary hypertension primer.

Osteoporosis primer
Osteoporosis primer sering menyerang wanita paska menopause dan juga pada pria usia lanjut dengan penyebab yang belum diketahui.

[sunting] Osteoporosis sekunder


Sedangkan osteoporosis sekunder disebabkan oleh penyakit yang berhubungan dengan :

Cushing's disease Hyperthyroidism Hyperparathyroidism Hypogonadism Kelainan hepar Kegagalan ginjal kronis Kurang gerak Kebiasaan minum alkohol Pemakai obat-obatan/corticosteroid

Dysmenorrhea primer adalah nyeri menstruasi yang terjadi tanpa adanya kelainan ginekologik yang nyata. Dysmenorrhea sekunder dikaitkan dengan penyakit pelvis organik, seperti endometriosis, penyakit radang pelvis, stenosis serviks, neoplasma ovarium atau uterus dan polip uterus. IUD juga dapat merupakan penyebab dismenorea ini. Dismenorea sekunder dapat disalahartikan sebagai dismenore primer atau dapat rancu dengan komplikasi kehamilan dini, terapi harus ditunjukkan untuk mengobati penyakit dasar. Kronis. Artinya gangguan atau penyakit yang berlangsung lama (berbilang bulan atau tahun) atau dikenal sebagai penyakit menahun. Misalnya: hipertensi, diabetes melitus, kusta, psoriasis, dan lain-lain.

Akut. Adalah suatu gangguan atau penyakit yang timbulnya (onset) cepat, atau berlangsung dalam waktu pendek (tidak lama), dalam kurun waktu jam, hari hingga minggu. Penyakit Hepatitis bisa bersifat akut (berlangsung kurang dari enam bulan) dan kronis (jika berlangsung lebih lama).. Pada kondisi tertentu, akut dapat diartikan penyakit yang berat dan memerlukan penanganan secara cepat (emergency), atau penyakit yang bersifat life safing saving, misalnya: akut abdomen, infark miokard akut, apendiksitis akut, dan lain-lain. Sebagai contoh, adakalanya kita mendengar istilah Tonsilitis akut dan Tonsilitis kronis. Pada Tonsilitis akut, infeksi tonsil (infeksi amandel) dimulai dalam beberapa hari dan setelah diobati, diharapkan sembuh (mengempes) dalam tempo sekitar 5-10 hari. Sedangkan pada Tonsilitis kronis, infeksi tonsil (infeksi amandel) merupakan kelanjutan dari infeksi akut dan berulang. Pada penyakit yang berlangsung singkat seperti Campak (morbili, gabak, kerumut), tidak dicantumkan embel-embel akut karena penyakit ini bersifat akut dan tidak ada bentuk kronis. Demikian pula misalnya penyakit hipertensi, tanpa embel-embel kronis karena emang bersifat kronis dan tidak ada hipertensi akut.
Penyakit kista ovarium, mungkin sebagian di antara kita masih belum tahu apa sebenarnya yang di maksud dengan penyakit kista ovarium, Kista Ovarium cukup sering dialami wanita disaat usia reproduksinya. Kista bisa bervariasi ukurannya serta terdapat berbagai macam jenis kista ovarium. Kebanyakan kista jinak (bukan kanker), sementara sebagian kecil lainnya bisa berupa kista yang ganas (kanker). Penyakit tumor ganas disebabkan oleh energi bakteri -bakteri berbentuk molekul-molekul binatang kecil-kecil yang banyak bersarang didalam tubuh manusia bisa di perut bisa di dada di tangan didalam darah sekalipun ini bisa disembuhkan dan terkadang penyakit ini bisa juga disihir orang bisa juga ilmu belajar sendiri. Penyakit tumor jinak adalah penyakit yang disebabkan oleh energi bakteri bulat yang terbungkus oleh kain sehingga tidak menyebar kemana-mana,penyakit ini bisa disembuhkan terkadang penyakit ini disebabkan bisa disihir orang atau ilmu turunan atau ilmu belajar sendiri. Mioma uteri adalah tumor jinak pada daerah rahim atau lebih tepatnya otot rahim dan jaringan ikat disekitarnya. Pada beberapa kepustakaan disebutkan, mioma uteri juga sering disebut dengan Leiomioma, Fibromioma atau Fibroid, hal ini mungkin karena memang otot uterus atau rahimlah yang memegang peranan dalam terbentuknya tumor ini. Istilah Hepatitis berasal dari bahasa Yunani kuno hepar, dengan akar kata hepat yang berarti hati (liver), dan akhiran itis yang berarti peradangan. Penyakit Hepatitis merupakan penyakit pada organ hati yang ditandai adanya peradangan sel di jaringan organ hati

Penyakit Ginjal Kronis / PGK (chronic renal failure) adalah gangguan ginjal berupa gangguan struktural yang dapat diketahui dengan pemeriksaan pencitraan ataupun kelainan laboratorik berupa peningkatan ekskresi (pelepasan) albumin urin (mikroalbuminuria/proteinuria), atau adanya eritrosit dalam jumlah yang abnormal di urin (hematuria).

Suara Paru Normal - Tracheal adalah suara yang dihasilkan saat udara melewati glottis, lokasi di atas trachea. Inspirasi = ekspirasi. - Bronkial adalah udara yang melewati bronkus, lokasi diatas manubrium. Inspirasi > ekspirasi. - Bronkhio-vesikuler adalah suara yang dihasilkan udara saat melewati bronkhi kecil dan bronkheoli, suara lebih rendah daripada suara bronchial dan suara lebih kasar dari vesikuler. Terdengar jelas pada : anterior (daerah percabangan bronkus, trachea ICS 2), posterior (diantara scapula), inspirasi = ekspirasi. - Vesikuler adalah udara saat melewati ductus alveolar dan alveoli, suara terdengar diseluruh lapang paru, suaranya halus, rendah, inspirasi lebih panjang dari ekspirasi 3 : 1, terdengar paling jelas di perifer paru-paru, inspirasi > ekspirasi. B. Suara Paru Tambahan / Abnormal - Rales (crekles) adalah suara yang dihasilkan saat udara melewati jalan nafas yang penuh eksudat, biasanya terdengar saat inspirasi, tidak hilang saat dibatukkan, terjadi pada pneumonia, TBC. - Ronchi adalah suara yang dihasilkan saat udara melewati jalan nafas yang penuh cairan / mukus, terdengar saat inspirasi maupun ekspirasi. - Wheezing adalah bunyi "ngiik. . ." terdengar saat inspirasi maupun ekspirasi karena penyempitan bronkus eksudat yang lengket pada pasien asma dan bronkitis. - Pleara Friction Rub adalah suara kering yang terdengar saat inspirasi maupun ekspirasi pada peradangan pleura.