1

SISTEM INFORMASI
Konsep Dasar Sistem
Sistem : kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Menurut Jerry FithGerald ; sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu. Karakteristik Sistem / Elemen Sistem : • Memiliki komponen ; Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem. Setiap sistem tidak perduli betapapun kecilnya, selalu mengandung komponenkomponen atau subsistem-subsistem. Setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai suatu sistem yang lebih besar yang disebut supra sistem, misalnya suatu perusahaan dapat disebut dengan suatu sistem dan industri yang merupakan sistem yang lebih besar dapat disebut dengan supra sistem. Kalau dipandang industri sebagai suatu sistem, maka perusahaan dapat disebut sebagai subsistem. Demikian juga bila perusahaan dipandang sebagai suatu sistem, maka sistem akuntansi adalah subsistemnya. Batas sistem (boundary) ; Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut. Lingkungan luar sistem (environment) ; Adalah apapun di luar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Penghubung sistem (interface) ; Merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya. Masukan sistem (input) ; Merupakan energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran. Sebagai contoh didalam sistem komputer, program adalah maintanance input yang digunakan untuk mengoperasikan komputernya dan data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi. Keluaran sistem (Output) ; Merupakan hasil dari energi yang diolah oleh sistem. Pengolah sistem (Process) ; Merupakan bagian yang memproses masukan untuk menjadi keluaran yang diinginkan. Sasaran sistem ; Kalau sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya.

• • •

• • •

sistem informasi) Sistem Tertentu (deterministic system) . sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik (sistem teologia) Sistem fisik . tidak benarbenar tertutup). keputusan-keputusan yang rutin dan jawaban dari query yang diberikan. (sistem matahari. SIM adalah sebuah kelengkapan pengelolaan dari proses-proses yang menyediakan informasi untuk manajer guna mendukung operasi-operasi dan pembuatan keputusan dalam sebuah organisasi. program aplikasi). beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi. Pada TPS. mengkonsumsi keluaran dan melakukan aktivitas manual yang mendukung sistem). tape).) Sistem alamiah .  Prosedur (instruksi dan kebijakan untuk mengoperasikan sistem). sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) merupakan peningkatan dari SIM dengan penyediaan prosedur-prosedur khusus dan pemodelan yang unik yang akan membantu manajer dalam memperoleh alternative keputusan. sistem yang dirancang oleh manusia. Sistem terotomasi terbagi dalam sejumlah katagori : . sistem akuntansi. Sistem terotomasi mempunyai sejumlah komponen yaitu . sistem database.Kemudian data-data tersebut akan diproses. yang ada hanyalah relatively closed system (secara relatif tertutup. sistem luar angkasa. masukan yang diberikan berupa data transaksi yang telah diproses. sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas. Sistem terbuka (open system) . Secara teoritis sistem tersebut ada. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya turut campur tangan dari pihak luarnya. Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Sytems-TPS). yang merupakan bagian dari sistem buatan manusia dan berinteraksi dengan kontrol oleh satu atau lebih komputer sebagai bagian dari sistem yang digunakan dalam masyarakat modern.  Data (yang harus tersimpan dalam sistem selama jangka waktu tertentu). sistem produksi dll. printer. dimana sebagian dari pekerjaan rutin diotomatisasi termasuk untuk pemrosesan transaksi. data yang dimasukkan merupakan data-data transaksi yang terjadi. Sistem buatan manusia yang melibatkan interaksi manusia dengan mesin disebut humanmachine system (contoh . sistem reproduksi dll. Proses yang terjadi berupa pembuatan laporan-laporan yang ringkas. program pengontrol komunikasi. disk. beberapa data yang asli. TPS merupakan hasil perkembangan dari pembentukan kantor elektronik. menyediakan masukan.  Perangkat keras (CPU. 3. model-model pengolahan data. sistem komputer) Sistem tak tentu (probabilistic system) . Sistem buatan manusia . 2. Sistem Informasi e-Business dibangun untuk menjawab tantangan pengintegrasian data dan informasi dari proses bisnis berbasis internet. Sistem sederhana dan Sistem kompleks Tingkatan Sistem Informasi Beberapa jenis TI yang dikembangkan berdasarkan lini manajerial. memiliki fungsi dan manfaat bagi tiap tingkatan manajerial. Lebih spesifik dikenal juga yang disebut dengan sistem terotomasi . Interaksi bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti sehingga keluaran dari sistem dapat diramalkan (contoh . Sistem Informasi Manajemen (SIM).2 Klasifikasi Sistem : • • • • • Sistem abstrak . Sistem tertutup (close system) .  Perangkat lunak (sistem operasi. Adapun tingkatan SI tersebut adalah : 1. tetapi kenyataannya tidak ada sistem yang benarbenar tertutup. 4.  Personil (yang mengoperasikan sistem.Pada SIM. merupakan sistem yang ada secara fisik (sistem komputer. sistem yang terjadi melalui proses alam. sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan sistem luarnya.

4. Program komputer yang dibuat mendekati kemampuan dan pengetahuan seorang pakar. adalah sistem yang sulit diterakpan pada lingkungan yang berbeda (misalnya sistem biologi. bagaimana sistem tersebut dijalankan dan segala hal yang menyangkut sistem lama. Manajemen . perekaman data. pemrosesan yang sangat cepat sehinga output yang dihasilkan dapat diterima dalam waktu yang relatif sama.Inovator . . sistem akuntansi dan sistem produksi. Umumnya menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak khusus seperti LISP dan PROLOG. yaitu yang menelusuri bagaimana sebenarnya sistem lama berjalan. ♦ Real-time systems.Arkeolog . Perbedaan lainnya. Sistem berkembang . manajemen sistem yang terlibat dalam pengembangan sistem itu sendiri dan manajemen umum yang terlibat dalam strategi perencanaan sistem dan sistem pendukung pengambilan keputusan. adalah sistem yang sebagian besar sumber dayanya berfungsi melakukan perawatan harian (misalnya dinosaurus sebagai sistem biologi menghabiskan sebagian besar masa hidupnya dengan makan dan makan). dengan biaya sebesar x”.3 On-line systems. Fungsi-fungsinya antara lain sebagai : . Pemakai . yaitu operasional. Pemeriksa . Pada umumnya 3 ada jenis pemakai. yaitu manajemen pemakai yang bertugas menangani pemakaian dimana sistem baru diterapkan. Biasanya berbentuk paket statistik. Perbedaan dengan sistem on-line adalah satuan waktu yang digunakan real-time biasanya seperseratus atau seperseribu detik sedangkan on-line masih dalah skala detik atau bahkan kadang beberapa menit. sistem pemesanan. sistem selalu merupakan bagian dari sistem yang lebih besar. . on-line biasanya hanya berinteraksi dengan pemakai. pengawas dan eksekutif. Sistem yang memproses transaksi organisasi secara harian dan membantu para manajer mengambil keputusan. perbankan dll. Sistem sebagai bagian dari sistem lain . 3. data analisa statistik dan menampilkan informasi dalam bentuk grafik (tabel.y. mengevaluasi dan menganalisa tujuan organisasi. yaitu yang membantu mengembangkan dan membuka wawasan pemakai bagi kemungkinan-kemungkinan lain.z. chart) sebagaimana laporan konvensional. 2. ikan yang dipindahkan ke darat) Sistem besar . waktu dan uang. Ukuran dan kerumitan sistem yang dikerjakan dan bentuk alami organisasi dimana sistem tersebut diimplementasikan dapat menentukan kesimpulan perlu tidaknya pemeriksa. Umumnya terdiri dari 3 jenis manajemen. “ sistem tersebut harus mampu melakukan fungsi x. Digunakan untuk sistem penggajian. Pemeriksa biasanya menentukan segala sesuatunya berdasarkan ukuran-ukuran standar yang dikembangkan pada banyak perusahaan sejenis. misalnya . paket pemasaran dll. Sistem on-line adalah sistem yang menerima langsung input pada area dimana input tersebut direkam dan menghasilkan output yang dapat berupa hasil komputasi pada area dimana mereka dibutuhkan. Sistem real-time adalah mekanisme pengontrolan. ♦ Decision support system + strategic planning system. ♦ Knowledge-based system. selain itu harus dikembangkan dalam waktu enam bulan dengan melibatkan programmer dari departemen w. Pelaku sistem terdiri dari 7 kelompok : 1. ♦ Sistem berdasarkan prinsip dasar secara umum terbagi dalam : • • • • Sistem terspesialisasi . walaupun tidak berlaku bagi semua sistem tetapi hampir semua sistem selalu berkembang. reservasi kereta api. Sistem ini tidak hanya merekam dan menampilkan data tetapi juga fungsi-fungsi matematik. Penganalisa sistem . misalnya ratusan kilometer. Area sendiri dapat dipisah-pisah dalam skala. dan dapat terbagi menjadi sistem yang lebih kecil. Kelompok manajemen biasanya terlibat dengan keputusan yang berhubungan dengan orang. Biasanya digunakan bagi reservasi angkutan udara. sedangkan real-time berinteraksi langsung dengan pemakai dan lingkungan yang dipetakan.

Kualitas informasi: bias terhadap error. suatu nilai yang bermanfaat.modifikasi sistem sesuai perkembangan kebutuhan pemakai.peningkatan dan pelacakan kesalahan. Penganalisa sistem haruslah personil yang lebih berpengalaman dari programmer atau desainer. • Realibilitas. Suatu informasi bagi level manajemen tertentu bisa menjadi data bagi manajemen level di atasnya. disiplin teknis pemakaian perangkat lunak dan perangkat pengembangan sistem yang terotomasi. adalah hal yang wajar jika penanggung jawab pekerjaan menjadi porsi penganalisa sistem. Tergantung representasi. • Maintabilitas.proses – output. Konsep Dasar Informasi: Informasi: data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta. Mengerjakan dalam bentuk program dari hasil desain yang telah diterima dari pendesain. pencetakan dan backup. kesalahan . byte. menghilangkan sejumlah statement lama atau menambahkan sejumlah statement baru. misalnya: representasi biner. Pengembangan ini dipengaruhi sejumlah hal. Antara 50% sampai 80% pekerjaan yang dilakukan pada kebanyakan pengembangan sistem dilakukan untuk revisi. yang kemudian ditransformasikan ke desain arsitektur tingkat tinggi dan dapat diformulasikan oleh programmer. kehilangan atau data tidak terproses. .modifikasi sistem sesuai perkembangan perangkat keras untuk meningkatkan kecepatan pemrosesan (yang memegang peranan penting dalam pengoperasian sistem). Pendesain sistem menerima hasil penganalisa sistem berupa kebutuhan pemakai yang tidak berorientasi pada teknologi tertentu. 5.Pimpinan proyek . Data merupakan raw material untuk suatu informasi. keamanan perangkat keras. 6. modifikasi. Selain itu mengingat penganalisa sistem umumnya ditetapkan terlebih dahulu dalam suatu pekerjaan sebelum yang lain bekerja. keamanan perangkat lunak. konversi. Perbedaan informasi dan data sangat relatif tergantung pada nilai gunanya bagi manajemen yang memerlukan. kondisi kerja ekstra. saat ini dibutuhkan sistem yang lebih banyak. Kuantitas informasi: satuan ukuran informasi. . lebih bagus dan lebih cepat. programmer. Hal ini membutuhkan lebih banyak programmer dan penganalisa sistem yang berkualitas. ada dua cara yang bisa dilakukan. karena: kesalahan cara pengukuran dan pengumpulan.4 Mediator . perawatan sistem yang lebih baik (umumnya 50 % sampai 70 % sumber daya digunakan untuk perawatan sistem). Jika terjadi kesalahan. kegagalan mengikuti prosedur prmrosesan. Pendesain sistem . word dll. Personel pengoperasian . Untuk representasi biner satuannya: bit. . Programmer . bahasa pemrograman yang lebih baik. Pelaku ini mungkin tidak diperlukan bila sistem yang berjalan tidak besar dan tidak membutuhkan klasifikasi khusus untuk menjalankan sistem. Representasi informasi: pelambangan informasi.yaitu : • Produktifitas. Bertugas dan bertanggungjawab di pusat komputer misalnya jaringan. 7. Jadi ada suatu proses transformasi data menjadi suatu informasi == input . Hal mendasar dalam pengembangan sistem Penganalisa sistem merupakan bagian dari tim yang berfungsi mengembangkan sistem yang memiliki daya guna tinggi dan memenuhi kebutuhan pemakai akhir. perawatan mencakup . Dalam kurun waktu 30 tahun sejumlah sistem yang digunakan di berbagai perusahaan mengalami kesalahan dan ironisnya sangat tidak mudah untuk mengubahnya. manajer. pemeriksa dan pelaku sistem yang lainnya yang mungkin belum punya sikap dan cara pandang yang sama. waktu yang dihabiskan untuk testing sistem secara umum menghabiskan 50% dari waktu total pengembangan sistem. atau sebaliknya. yaitu melakukan pelacakan sumber kesalahan dan harus menemukan cara untuk mengoreksi kesalahan tersebut dengan mengganti program. kemampuan pemakai untuk mengambangkan sendiri. antara lain pemakai. yaitu yang menjalankan fungsi komunikasi dari semua level.

manajemen dalam suatu organisasi. . 3. Ada condition informasion (mengacu pada titik waktu tertentu) dan operating information (menyatakan suatu perubahan pada suatu range waktu). Definisi Sistem Informasi: Suatu sistem terintegrasi yang mampu menyediakan informasi yang bermanfaat bagi penggunanya. sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian. prosedur manual. bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporanlaporan yang diperlukan. model manajemen dan basis data. Leitch . Dari definisi di atas terdapat beberapa kata kunci : 1. 2. kesalahan prosedur pemrosesan ketidak berfungsian sistem. Ada proses manual yang harus dilakukan manusia dan ada proses yang terotomasi oleh mesin. mendukung operasi. berarti informasi tersebut menpunyai manfaat untuk pemakainya. untuk menyediakan informasi untuk mendukung operasi. Semuanya mengacu pada sebuah sistem informasi berbasis komputer yang dirancang untuk mendukung operasi. Menurut Robert A. Sebuah sistem terintegrasi atau sistem manusia-mesin. Oleh karena itu diperlukan suatu prosedur/manual sistem. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda. Nilai Informasi . Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya. Mendukung Operasi Informasi yang diolah dan di hasilkan digunakan untuk mendukung operasi organisasi. Sistem ini memanfaatkan perangkat keras dan perangkat lunak komputer. Atau . berarti informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat. Akurat juga berarti informasi harus jelas mencerminkan masudnya. yaitu informasi harus : • Akurat. Umur informasi: kapan atau sampai kapan sebuah informasi memiliki nilai/arti bagi penggunanya. Istilah Sistem Informasi = Manajemen Information System = Information Processing System = Information Decision System = Information System. Berbasis komputer dan Sistem Manusia/Mesin Berbasis komputer: perancang harus memahami pengetahuan komputer dan pemrosesan informasi Sistem manusia mesin: ada interaksi antara manusia sebagai pengelola dan mesin sebagai alat untuk memroses informasi. • Tetap pada waktunya. tergantung dari 3 hal. ditentukan dari dua hal. • Relevan. yaitu manfaat dan biaya mendapatkannya. manajemen dan fungsi pengambilan keputusan suatu organisasi. Kualitas Informasi . kesalahan file histori/master. Sistem basis data terintegrasi Adanya penggunaan basis data secara bersama-sama (sharing) dalam sebuah data base manajemen system. Pengukuran nilai informasi biasanya dihubungkan dengan analisis cost effectiveness atau cost benefit. berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bias atau menyesatkan.5 perekaman atau koreksi data.

Terminal untuk interaksi. perangkat Input/Output. Sistem informasi yang dibutuhkan sangat tergantung dari kebutuhan pengelolanya. analisis khusus. Storage. Strutktur dasarnya: Direktur Sistem Informasi Manajer Pengembangan Sistem Analis Sistem Programmer Manejer Komputer dan Operasi. Prosedur: langkah-langkah penggunaan sistem Personil untuk pengelolaan operasi (SDM). 2. 3. pendukung identifikasi masalah dan peluang. First level manager: untuk mengelola pemrosesan data didukung dengan perencanaan. Oleh karena itu hubungan antara sistem informasi dengan pengelolanya sangat erat.misal untuk mendapatkan suhu lingkungan pada gunung berapi atau memantau getaran pilar jembatan rel kereta api Sistem berbasiskan kartu cerdas (smart card) yang dapat digunakan oleh juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien Sistem yang dipasang pada tempat-tempat public yang memungkinkan seseorang mendapatkan informasi seperti hotel. Untuk pengembangan sebuah sistem informasi diperlukan struktur manajemen organisasi personil. Pengelola sistem informasi terorganisasi dalam suatu struktur manajemen. Variasi struktur manajemen sangat tergantung pada Managerial Efficiency vs User Service. identifikasi situasi out-of-control dan pengambilan keputusan level menengah ke bawah. . Basis data: penyimpanan data pada media penyimpan komputer. 5. Media komunikasi data Perangkat lunak komputer: perangkat lunak sistem (sistem operasi dan utilitinya). HUBUNGAN PENGELOLA DENGAN SISTEM INFORMASI Pada bagian 1 sudah disebutkan bahwa salah satu komponen dari sistem informasi adalah personel sebagai pengelola informasi. Perangkat keras komputer: CPU. Staff specialist: digunakan untuk analisis untuk perencanaan dan pelaporan. Oleh karena itu bentuk / jenis sistem informasi yang diperlukan sesuai dengan level manajemennya. Management: untuk pembuatan laporan berkala. Manejemen Level Bawah: untuk perencanan dan pengawasan operasi Operator: untuk pemrosesan transaksi dan merespon permintaan. 4.6 Komponen Fisik Sistem Informasi: 1.tempat pariwisata. perangkat lunak umum aplikasi (bahasa pemrograman). Manejemen Level Menengah: untuk perencanaan taktis. Manajemen Level Atas: untuk perencanaan strategis. kebijakan dan pengambilan keputusan. penjadwalan. Aplikasi = program + prosedur pengoperasian. ANTARA LAIN:        Sistem reservasi pesawat terbang: digunakan dalam biro perjalanan untuk melayani pemesanan/pembelian tiket Sistem untuk menangani penjualan kredit kendaraan bermotor sehingga dapat digunakan untuk memantau hutang para pelanggan Sistem biometric yang dapat mencegah orang yang tak berwenang mengakses informasi yang bersifat rahasia dengan cara menganalisa sidik jari atau retina mata Sistem POS (point-of-sale) yang diterapkan pada pasar swalayan dengan dukungan pembaca barcode untuk mempercepat pemasukan data Sistem telemetri atau pemantauan jarak jauh yang menggunakan teknologi radio. perangkat lunak aplikasi (aplikasi akuntansi dll). permintaan khsus. meliputi: Clerical personnel (untuk menangani transaksi dan pemrosesan data dan melakukan inquiry = operator). laporan khsusus.pertokoan dll. PENERAPAN SISTEM INFORMASI DALAM AKTIVITAS MANUSIA.

struktur file. 4.SDLC) Secara konseptual siklus pengembangan sebuah sistem informasi adalah sbb : 1. 6. dimana masalah-masalah yang terjadi pada sistem lama diharapkan sudah teratasi pada sistem yang baru.7 Sistem layanan akademis berbasis web Sistem pertukaran data elektronis (Electronic Data Interchange / EDI) yang memungkinkan pertukaran dokumen antar perusahaan secara elektronis dan data yg terkandung dalam dokumen dapat diproses secara langsung oleh komputer  E-government atau system informasi layanan pemerintahan yang berbasis internet. Analisis Sistem: menganalisis dan mendefinisikan masalah dan kemungkinan solusinya untuk sistem informasi dan proses organisasi. perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan untuk mendukung sistem informasi Pembangunan dan Testing Sistem: membangun perangkat lunak yang diperlukan untuk mendukung sistem dan melakukan testing secara akurat.. 2. 3.   PERANCANGAN SISTEM INFORMASI Perancangan sistem informasi merupakan pengembangan sistem baru dari sistem lama yang ada. prosedur. Operasi dan Perawatan: mendukung operasi sistem informasi dan melakukan perubahan atau tambahan fasilitas. melakukan pelatihan dan panduan seperlunya. input. program. SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI (SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLES . Melakukan instalasi dan testing terhadap perangkat keras dan mengoperasikan perangkat lunak Implementasi Sistem: beralih dari sistem lama ke sistem baru. Perancangan Sistem: merancang output. 5. . Evaluasi Sistem: mengevaluasi sejauih mana sistem telah dibangun dan seberapa bagus sistem telah dioperasikan.

Dalam analisis ini digunakan teknik dan alat bantu. Model-model baru. charting (organisasi. textbook dan informasi atau ilmu lain yang berada diluar sistem Kerangka Analisis: Analisis terhadap level pembuat keputusan (manajemen organisasi): menganalisa organisasi. fungsi dan informasi yang dibutuhkan beserta informasi yang dihasilkan. Sistem yang ada 2. Dalam bentuk apa? 6. flow. jurnal. vendor. Mengimplementasikan ide atau teknologi baru. Batasan Analisis Sistem: Aktifitas yang dilakukan dalam analisis sistem harus dapat menjawab pertanyaan umum. Sistem baru apakah yang akan dibangun? atau 2. Untuk itu analisis diperlukan untuk memperbaiki sistem sehingga dapat berfungsi sesuai dengan kebutuhan. dari mana asalnya. 6. 7. 2. Sumber internal lain: orang. 5. 4. observation. Oleh siapa? 3. a.l: interview. Sistem apakah yang akan ditambahkan atau dimodifikasi pada sistem lama yang sudah ada? Untuk itu secara detail harus dijawab pertanyaan-pertanyaan: 1. dfd. questionaire. seminar. 4. OO. decision table and matric Laporan hasil analisis: Laporan hasil analisis harus berisi: 1. Bagaimana cara memperolehnya? 7. 2. sampling and document gathering. Bagaimana cara mengumpulkannya? Proposal mengadakan analisis sistem . sbb: 1. Dari mana asalnya? 8. Uraian alasan dan scope (batasan) analisis . 1. 3. Meningkatkan performansi sistem secara keseluruhan. seperti prototyping.8 Siklus tersebut berlangsung secara berulang-ulang. Berisi: 1. Kapan? 4. siapa yang memerlukan. Sumber External: interface dengan sistem lain. 3. 3. ER. dan hubungan antara orang-organisasi atau fungsi ada 3. Analisis terhadap flow informasi: mengidentifikasi informasi apa yang diperlukan. Problem-solving: sistem lama tidak berfungsi sesuai dengan kebutuhan. dokumen. dll). spiral. Kebutuhan baru: adanya kebutuhan baru dalam organisasi atau lingkungan sehingga diperlukan adanya modifikasi atau tambahan sistem informasi untuk mendukung organisasi. Dimana? 5. Definisi yang jelas dan konsisten tentang alasan untuk analisis Definisi batasan analisis yang akan dilakukan Identifikasi fakta yang akan dikumpulkan dan dipelajari selama analisis Identifikasi sumber dimana fakta dapat diperoleh Uraian tujuan dan kendala yang mungkin dalam analisis Proyeksi kemungkinan masalah yang akan terjadi selama analisis Jadwal tentatif analisis Sumber-sumber fakta yang dapat dipelajari untuk analisis sistem: 1. ANALISIS SISTEM Alasan pentingnya mengawali analisis sistem: 1. Siklus di atas merupakan model klasik dari pengembangan sistem informasi. Analisis terhadap input dan output. 4GT dan kombinasi dikembangkan dari model klasik di atas. Informasi apakah yang dibutuhkan? 2. 2.

Melakukan pengetesan g. 2. Pengetesan c. Kelayakan ekonomi: apakah ada keuntungan atau kerugian. karena proposal tidak layak.F. 5. Pengembangan b. Tunggu beberapa saat. Pengembangan sistem a. Mengecek hasil h. Hentikan pekerjaan. Rancang bangun sistem 4. Merakit program e. Mendesain sasaran d. Perawatan Siklus pengembangan sistem menurut Martin L dan Thomas Harrel . semua syarat terpenuhi. 4. Proyeksi ini termasuk kelayakan untuk proses selanjutnya. Studi penelitian 2. Pengumpulan data dan analisis c. Proses dengan syarat. efisiensi biasa operasional organisasi. Desain sistem d. 1. Uraian tujuan (objektif) dan kendala sistem Deskripsi tentang masalah-masalah yang belum teratasi dan potensi masalah Uraian tentang asumsi-asumsi yang diambil oleh analis sistem selama proses analisis Rekomendasi-rekomendasi sistem yang baru dan kebutuhannya untuk desain awal Proyeksi kebutuhan sumber daya dan biaya yang diharapkan termasuk dalam desain sistem baru atau memodifikasinya. 3. 2. Konsepsi sistem 2. Pendefinisan masalah pendahuluan b. 7. Definisi ruang lingkup. Katagori aspek kelayakan: 1. 1. Mendiagnosa kesalahan i. 3. Investigasi c. Desain sistem a. 4. ada persyaratan kelayakan. Rencana implementasi 3. Analisis dan desain sistem a. b.Kelly . Hasil akhir analisis sistem (keputusan): 1. Pengoperasian d. Kelayakan teknis: kelayakan perangkat keras dan perangkat lunak. Pemrograman a. 6.9 2. Modifikasi. Kelayakan operasi: berhubungan dengan prosedur operasi dan orang yang menjalankan organisasi 4. Proses tanpa syarat. Apakah jadwal pengembangan layak atau tidak. Kelayakan jadwal: dapat menggunakan model-model penjadwalan seperti PERT dan GANTT CHART. Analisis pendahuluan a. Persiapan usulan sistem 3. Penelitian sistem a. Siklus pengembangan sistem menurut J. Mendesain keputusan c. karena masih ada pertimbangan lain. Studi penelitian b. Proposal diterima dan proses dilanjutkan ke desain awal. Analisis terinci b. manajemen memutuskan untuk memodifikasi prososal dengan subsistem lain. Deskripsi sistem yang ada dan operasinya. 3. Menulis instruksi program d. Mempersiapkan data untuk tes f. 5. Memecahkan kembali rancang bangun b. Membetulkan program . Mengembangkan bagan alir secara garis besar c.

Mengidentifikasn output terpenting untuk mendukung/mencapai tujuan sistem (system’s goal) b. Menerapkan kendalakendala sistem untuk memperoleh sistem yang paling optimal. reproduce dan disseminate. estimasi cost pembangunan. arrange. 2. yaitu: man. apakah: manual. Kebutuhan sistem: hasil dari analisis sistem. Elemen-elemen pengetahuan yang berhubungan dengan proses desain: 1. classify. Alat bantu desain. a. Pendefinisian ini dapat dilakukan dengan pendekatan input-proses-output. Elemen organisasi merupakan kendala. Metode pemrosesan data. summarize. store. e. dd. Menerapkan kendala2 organisasi (applying organizational contraints). atau computer base. Operasi sistem PERANCANGAN SISTEM Analisis sistem digunakan untuk menjawab pertanyaan what? Sedangkan desain digunakan untuk menjawab pertanyaan how? Desain berkonsentrasi pada bagaimana system dibangun untuk memenuhi kebutuhan pada fase analisis. seperti: dfd. 3. faktor bobot terdiri atas fungsifungsi optimal di atas. berupa gambaran sistem secara keseluruhan yang menggambarkan satuan fungsional sebagai unit sistem. f. Mendefinisikan aktifitas pemrosesan data (defining data processing activities). Instalasi sistem 7. reliability. Me-list field spesifik informasi yang diperlukan untuk menyediakan output tersebut c. 4. Berdasarakan kendala-kendala pembangunan sistem. kurangi input. instalation schedule. money dan methods. calculate. g. cost. 3. akan tetapi juga berupa telaah dari abstraksi dan karakteristik keseluruhan kebutuhan informasi sistem. Informasi kebutuhan dari pemakai: informasi yang diperoleh dari pemakai selama fase analisis sistem. Model untuk sistem optimal dapat digambarkan sebagai sebuah model yang mengandung: kebutuhan sistem dan sumber daya organisasi sebagai input. Operasi data. 2. d. Membangun sebuah model konseptual (develop a conceptual model). Sumber daya organisasi: bertumpu pada 5 unsur organisasi. material. decision table dll. Untuk menentukan hal ini diperlukan proses iteratif sbb: a. life expectancy. Mendefinisikan tujuan sistem (defining system goal). Ada beberapa operasi dasar data.l: capture. 4. dcd. h. 6. tidak hanya berdasarkan informasi pemakai. cara pemrosesan data dan karakteristik data. prioritas pendukung.10 j. sedangkan fungsi-fungsi yang harus dioptimalkan adalah: performance. retrieve. flexibility. Ulangi langkah a-e terus menerus samapi semua output yang dibutuhkan diperoleh. Bangun basis data yang akan mendukung efektifitas sistem untuk memenuhi kebutuhan sistem. Langkah dasar dalam proses desain: 1. Definisikan berbagai titik kontrol untuk mengatur aktifitas pemrosesan data yang menentukan kualitas umum pemrosesan data. Mendeskripsikan operasi pemrosesan data yang diterapkan untuk mengolah input menjadi output yang diperlukan. dan total nilai yang harus dioptimalkan dari faktor bobot tersebut. elektromechanical. output dan pemrosesan yang ekstrim i. . Selesaikan format input dan output yang terbaik untuk desain sistem. Mengidentifikasi input data spesifikik yang diperlukan untuk membangun field informasi yang diperlukan. Memulai pengetesan sistem 5. machines. Dokumentasi 6. grouwth potensial. Mengidentifikasi elemen input yang menjadi masukan dan bagian yang disimpan selama pemrosesan input menjadi output. maintenability. puched card. 5. j.

c. Akurasi sumber data sangat tergantung pada banyaknya langkah untuk me-record. 4. Pada awal 1980_an mulai dikenal teknik pendesainan terstruktur dengan menggunakan konsep pararel dan siklus. 11 Menyiapkan proposal sistem desain. 11. Pada dasarnya ada dua metode pendekatan dalam membangun sistem. a. Desain sistem modular.5. Pewaktuan yang diperlukan untuk mengumpulkan data harus lebih kecil dari pewaktuan informasi tersebut diperlukan. Proposal ini diperlukan untuk manajemen apakah proses selanjutnya layak untuk dilanjutkan atau tidak. Menyatakan ulang tentang alasan untuk mengawali kerja sistem termasuk tujuan/objektif khusus dan yang berhubungan dengan kebutuhan user dan desain sistem. Prinsip Dasar Desain Ada 2 prinsip dasar desain. Pengumpulan data tidak harus on-line. misalnya antara uji coba program dan pemrograman dapat dilakukan kerja pararel dan seandainya ada sesuatu yang . misalnya perakitan mobil. Perlu pemilihan cara pengumpulan data yang paling optimal 6. yaitu metode. Sedangkan format dari proposal desain ini sangat berfariasi akan tetapi mengandung hal-hal di atas. Desain sistem monolitik. information report dan data processing controls. Metode ini dianalogikan sebagai pembuatan rumah yang dimulai dari aspek yang paling mendasar yaitu pondasi hingga ke bagian terkecil misalnya sebuah kran pada kamar mandi. dimana sistem dipetakan dari satuan terkecil sehingga ke satuan terbesar. File transaksi harus di maintain paling tidak dalam 1 siklus update ke basis data. Siklus ini cenderung menglami perubahan yang berarti dengan ditemukannya bahasa generasi keempat dan terakhir generasi kelima dimana pendekatan dengan paradigma objectoriented dan kompatibilitas antar model. data processing. b. 14. Petunjuk umum dalam desain subsistem fungsional sebuah sistem informasi: 1. Semua sumber data harus dapat di validasi dan diedit segera setelah di kumpulkan. 13. Pada metode ini sistem yang diturunkan dari pemetaan secara global yang kemudian akan menurun ke arah yang lebih deskriptif. data storage. Semakin sedikit langkah semakin akurat. Data yang dihasilkan dari sistem berbasis komputer sebaiknya tidak dimasukkan lagi ke sistem. Mengidentifikasi asumsi kritis dan masalah yang belum teratasi yang mungkin berpengaruh terhadap desain sistem akhir. yang pertama yaitu topdown. Total kontrol harus segera di cek lagi sebelum dan sesudah sebuah aktifitas prosesing yang besar dilakukan. 5. Resource mana yang bisa diintegrasikan untuk memperoleh sistem yang efektif terutama dalam cost. 15. Data harus dapat disimpan hanya di 1 tempat dalam basis data kecuali ada kendala sistem.l: 1. collect dan prepare data untuk prosessing.l: data collection. Metode ini dari waktu ke waktu berubah sesuai dengan perkembangan teknologi. a. melainkan tergantung dari kebutuhan informasi. Menyiapkan model yang sederhana akan tetapi menyeluruh sistem yang akan diajukan. 3. 16. 7. 8. Metode kedua yaitu bottom-up. Prosedur backup dan security harus disediakan untuk semua field data. Semua field data sebaiknya memiliki prosedur entri dan maintenance. kita membutuhkan lebih dari sekedar perangkat permodelan. sebaiknya tidak divalidasi pada proses selanjutnya. 9. Setiap file non sequential perlu memiliki prosedur reorganisasi secara periodik. Ditekankan pada integrasi sistem. 2. Semua data harus dapat dicetak dalam format yang berarti untuk keperluan audit. Sumber data sebaiknya hanya dikumpulkan sekali sebagai input ke sistem informasi. 2. file update. Data yang sudah divalidasi. Semua field data harus memiliki tanggal update/akses penyimpanan terakhir. Untuk menganalisa sistem secara efektif. 10. d. data retrival. Sebuah sistem informasi dapat dipecah menjadi 7 subsistem fungsional. Hal-hal yang perlu disiapkan dalam penyusunan proposal ini adalah: a. 12. Menampilkan semua sumber daya yang tersedia untuk mengimplementasikan dan merawat sistem. Ditekankan pada pemecahan fungsi-fungsi yang memiliki idependensi rendah menjadi modul-modul (subsistem fungsional) yang terpisah sehingga memudahkan kita untuk berkonsentrasi mendesain per modul.

Desain . menguji sistem secara keseluruhan. mengkonversi data. berfungsi untuk mengetahui kebutuhan pemakai. pembuatan laporan teknis tertulis seperti petunjuk pemakaian dan pengoperasian. berfungsi untuk mengetahui kebutuhan pemakai. Konversi database .  Instalasi . dimana sistem dipetakan dari satuan terkecil sehingga ke satuan terbesar. menguji sistem secara keseluruhan. yaitu :  Top-down. Pada dasarnya ada dua metode pendekatan dalam membangun sistem. mengimplementasikan model yang diinginkan pemakai.  Bottom-up. Deskripsi prosedur . serah terima manual. serah terima manual.  Analisa sistem . pembuatan laporan teknis tertulis seperti petunjuk pemakaian dan pengoperasian. Analisa sistem . mengkonversi data. merepresentasikan hasil desain ke dalam pemograman. menetapkan tujuan perancangan. Uji coba desain . analisa dan desain ulang yang menggantikan metode pendesainan klasik yang cenderung serial. dan menyiapkan laporan survey yang berisi tentang segala sesuatu.  Pada prinsipnya aktivitas pendesainan sistem secara terstruktur melingkupi : Survey . menggabungkan laporan survey dan kebijakan pemakai menjadi spesifikasi yang terstruktur dengan menggunakan permodelan.         Testing akhir . perangkat keras dan pelatihan pemakaian. dan menyiapkan laporan survey yang berisi tentang segala sesuatu.  Uji coba desain . menetapkan tujuan perancangan. pada poin di atas. perangkat keras dan pelatihan pemakaian.  Desain . merepresentasikan hasil desain ke dalam pemograman. Implementasi . mengajukan usulan otomasi sistem yang layak dan dapat diterima.  Konversi database . Pada metode ini sistem yang diturunkan dari pemetaan secara global yang kemudian akan menurun ke arah yang lebih deskriptif. aspek terakhir yang mesti dilakukan mencakup. pada poin di atas. soalnya kata data sudah berarti jamak pada sistem sebelumnya. aspek terakhir yang mesti dilakukan mencakup. kesalahan-kesalahan dalam sistem lama.  Testing akhir . . misalnya perakitan mobil.  Deskripsi prosedur . menguji coba seluruh spesifikasi terstruktur.12 salah ketika implementasi maka dilakukan survey. soalnya kata data sudah berarti jamak pada sistem sebelumnya. Metode ini dianalogikan sebagai pembuatan rumah yang dimulai dari aspek yang paling mendasar yaitu pondasi hingga ke bagian terkecil misalnya sebuah kran pada kamar mandi. Instalasi .  Implementasi . menguji coba seluruh spesifikasi terstruktur. mengajukan usulan otomasi sistem yang layak dan dapat diterima. menggabungkan laporan survey dan kebijakan pemakai menjadi spesifikasi yang terstruktur dengan menggunakan permodelan. kesalahan-kesalahan dalam sistem lama. mengimplementasikan model yang diinginkan pemakai. Pada prinsipnya aktivitas pendesainan sistem secara terstruktur melingkupi :  Survey .

13 .

14  1. 3. bertangung jawab terhadap halaman web yang dimiliki organisasi. 2. Dalam organisasi. bertanggung jawab terhadap kelangsungan operasi perangkat keras. bertanggung jawab memastikan bahwa sistem informasi yang berbasis komputermemenuhi azas2 . 5. 4. 9. Pemrogram system (System Programmer). 5. 7. Administrator Basis Data (Database Administrator / DBA). bertugas membuat suatu aplikasi (program komputer) yang dibuat berdasarkan spesifikasi yang dibuat oleh analis sistem. bertanggung jawab terhadap masalah komunikasi data dan jaringan computer 8. Tugas Personil yang berperan dalam pengembangan dan operasi system informasi : 1. Operator. Umumnya orang2 ini berada dibawah bagian atau departemen Pengolahan Data Elektronik (PDE). mempunyai tugas khusus yaitu membuat program yang berhubungan dengan operasi internal komputer dan periferal.  TIM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI Pemakai Akhir (end-user) Orang yang memakai system informasi atau informasi yang dihasilkan system informasi. bertugas mengoperasikan komputer dan peralatan pendukung 2.Disebut juga hardware engineer. 6. bertugas sebagai pemrogram dan sekaligus analis system. Analis Pemrogram(Analyst / Programmer). Teknisi Perawatan Sistem.pemakai internal dapat diklasifikasikan menjadi : Staf Manajer tingkat rendah Manajer tingkat menengah Manajer tingkat atas. Analis Sistem (System Analyst). 4. Auditor PDE (EDP Auditor). Webmaster.Bertanggung jawab menerjemahkan kebutuhan pemakai menjadi rancangan basis data dan aplikasi 3. Pemrogram Aplikasi (Application Programmer). bertugas sebagai antarmuka antara pemakai informasi dan system informasi. 10. Teknisi Komunikasi Data / Spesialis Komunikasi Data. dan Pekerja berpengetahuan Spesialis teknologi informasi Orang yang bertanggung jawab terhadap kelangsungan operasi dan pengembangan system informasi. bertanggung jawab terhadap struktur data dalam basis data yg digunakan dalam organisasi.

.15 akuntansi dan pengauditan sehingga keamanan data dalam sistem terjamin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful