Anda di halaman 1dari 2

UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP 2005/2006 Mata Kuliah : Perlakuan Panas Jurusan/Smt :6 Waktu : 80 menit Dosen : Ir.

Myrna Ariati MS -------------------------------------------------------------------------------------------------------------1. a. Pada baja Perkakas AISI S4 ( C=0,55%, Mn=0,8%, Pmax =0,030%, S max = 0,03%, Si = 2,2%, Cr=0,35%, V=0,25%) akan dijadikan bahan dies denga kekerasan 400HV dipermukaan dan 100HV dibagian inti. Dies memiliki ketebalan 2,5 inch(dari permukaan sampai ke inti). Apakah bahan S4 ini memenuhi persyaratan bahan dies tersebut di atas. Media celup yang digunakan adalah oli dengan kecepatan moderat. Besar butir awal adalah 6 ASTM. b. Baja jenis S4 mudah terdekarburisasi dalam proses pengerasan. Bagaimana cara menghindarkannya. (30) 2. Dari Diagram TTT di bawah untuk baja 15 B41H a. Untuk aplikasi pembuatan per, diinginkan mempunyai kekerasan tinggi, dan keuletan tinggi . Bagaimana disain perlakuan panas yang harus diterapkan (diagram CCT), struktur mikro akhir apa yang diharapkan dan furnace yang sesuai untuk metode perlakuan panas tersebut. b. Untuk mengurangi resiko distorsi dan retak, bagaimana metode pengerasan yang sebaiknya dilakukan terhadap baja 15B41H. c. Buat garis pendinginan pada diagram tersebut untuk proses Austempering d. Bagaimana bentuk kurva TTT paduan ini jika ditingkatkan paduan Cr, W, dan Mo, dan apa pengaruhnya terhadap sifat laku panasnya. 3. Dari kedua paduan dengan komposis yang tampak pada diagram fasa di bawah, terangkan: a. Jenis larutan padat yang terbentuk (interstisi/substitusi),selaskan jawaban saudara b. Mekanisme penguatan yang tepat untuk masing-masing paduan di bawah, terangkan mengapa demikian. c. Terangkan mekanisme penguatan denga Precipitation Hardening (pengerasan endapan), skets siklus panas yang harus dilakukan. d. Skets dan jelaskan singkat endapam koheren , semi koheren dan in-koheren, dan bagaimana efek penguatannya (20)

4. Pada proses karburisasi baja AISI 8620 ( C=0,23%, Mn=0,90%, Pmax=0,035, Smax=0,040, Si=0,30, Ni=0,6%, Cr=0,6%, Mo=0,20%) diharapkan memiliki komposisi Karbon 0,40% pada kedalaman 0,15% cm dari permukaan. Diasumsikan kelarutan maksimum karbon dicapai pada permukaan baja begitu proses karburisasi dimulai. Tentukan temperatur karburisasi jika proses dilakukan dalam rentang 8 jam. 5. a. Suatu baja perkakas M2 berbentuk roda gigi akan ditingkatkan kekerasannya agar didapatkan ketahanan ausnya Buat salah satu siklus perlakuan panas yang harus dilakukan, terangkan jawaban saudara. b. Terangkan apa yang dimaksud Tempered Embrittlement dan Tempered Martensit Embrittlement, serta struktur dan sifat yang terjadi pada konsisi tersebut. c. Apakah besi tuang Malleable dan bagaimana laku panas yang dilakukan untuk mendapatkannya? d. Komponen berbentuk ball bearing dari baja perkakas AISI 52100 akan ditingkatkan kekerasan permukaannya hingga min 600HVN. Perlakuan panas permukaan apa yang sesuai untuk diterapkan? Terangkan jawaban saudara. e. Bagaimana perbedaan prinsip pengerasan pemukaan Flame hardening, Karburisasi, dan Nitriding. Mana diantara ketiga proses tersebut yang memiliki tingkat kekerasan permukaan yang tertinggi dan mengapa demikian?