Anda di halaman 1dari 2

Analisis Jurnal British Journal of Pharmacological: Robust anti-arrhythmic efficacy of verapamil and flunarizine against dofetilide-induced TdP arrhythmias

is based upon a shared and a different mode of action


Metode Pada jurnal ini melakukan eksperiment terhadap 26 anjing. Setelah 4 bulan diinduksi lengkap AV-block, 22 hewan diberi tes dofetilide secara intravena 0,025 mg/kg selama 5 menit. Pada kelompok ini, lima anjing tidak termasuk kedalam kriteria karena mereka mengalami Torsade de pointes. Pada kelompok yang kedua empat hewan dengan kronik AV Block (CAVB), verapamil dan lidocain dalam kombinasi untuk mengeksplorasi efeknya pada parameter elektrofisiologi. Secara In vitro, flunarizine dan verapamil ditambahkan untuk menentukan efeknya pada (i) dofetilide-diinduksi awal setelah depolarisasi (EADS) dalam miosit ventrikel anjing (VM), (ii) diastolik Ca2 + memicu di RyR2R4496 + / + mouse miosit, dan (iii) puncak dan Ina akhir SCN5A-HEK 293 sel. Hasil Penekanan Flunarizine. Dofetilide menginduksi Torsade de ponites dengan durasi rataorata 6,8 detik sampai 1 menit. Setelah menambahkan flunarizine, semua aritmia menghilang dengan pengecualian beberapa SEBS (Single Ectopic Beats) pada satu anjing. Efek anti aritmia tetap ada selama lebih dari 10 menit, setelah itu MEBS (Mulitiple Ectopic Beats) kembali, meskipun tidak terlalu parah. Flunarizine menurunkan dofetilide augmented STVLV dan semua repolarisasi parameter lainnya ke tingkat yang sama dengan baseline. Penekanan verapamil. Aritmia serupa dengan dofetilide terlihat dalam kelompok ini: TdP diinduksi setelah 3,7 detik sampai 1 menit dengan durasi rata-rata 7, 1 detik semua TdP dan MEBs ditekan, sementara beberapa SEBS tetap dalam tiga anjing. Verapamil tidak mempengaruhi repolarisasi dofetilide, memanjangkan durasi (QT, QTc, dan LVMAPD RVMAPD) tetapi mengurangi variabilitas repolarisasi STVLV ke tingkat yang sama untuk mengontrol. Temuan yang paling penting dari penelitian ini adalah : 1. Ca 2+ antagonis flunarizini dan verapamil sama-sama dan nyata efektif dalam menekan dan mencegah dofetilide menginduksi TdP 2. Anti aritmia efeknya berpengaruh dalam STVLV tapi tidak di QT atau LVMPAD 3. Flunarizine tetapi tidak verapamil menurun di BVR di awal, yang dapat dianggap berasal dari efek samping Ina sehingga menghalangi efenya 4. Verapamil moderat mengurangi percikan Ca2+ seingga efek tidak terlihat denga flunarizine

Kesimpulan Dofetilide meningkat sebelum TdP, VM dan sebelu EADS. Kedua flumarizine dan verapamil benar-benar menekan TdP dan STV kembali ke nilai awal. Pencegahan Torsade de Pointes dicapai dengan kedua obat, disertai dengan pencegahan peningkatan STV.