Anda di halaman 1dari 27

LAPORAN KASUS GINEKOLOGI MOLA HIDATIDOSA

Ida Ayu Padmita Utami H1A 008 010

PEMBIMBING : dr. A u! T"#ri$ % S&.OG

DALAM RANGKA MENGIKUTI KEPANITERAAN KLINIK MAD'A DI SM( KEBIDANAN DAN PEN'AKIT KANDUNGAN (AKULTAS KEDOKTERAN UNI)ERSITAS MATARAM*RSUP NTB MATARAM +01+

KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan lap ran kasus ini tepat pada !aktunya" #ap ran kasus yang berjudul $M la %idatid sa& ini disusun dalam rangka mengikuti 'epaniteraan 'linik Madya di (agian)SM* +bstetri dan ,inek l gi -umah Sakit .mum Pr /insi Nusa Tenggara (arat" Pada kesempatan ini, penulis ingin mengu0apkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah banyak memberikan bimbingan kepada penulis" 1" 1r" Agus -usdhy %aria!an %amid, Sp"+,, selaku 'etua SM* +bstetri dan ,inek l gi -S.P NT(" 2" 1r" 3 Made W" Mahayasa, Sp"+,, selaku ' ,inek l gi -S.P NT(" 4" 1r" Agus Th ri5, Sp"+,, selaku super/is r dan pembimbing" 6" 1r" %" 1 ddy Ari 'umb y , Sp"+, 7'8, selaku super/is r 9" 1r" Edi Prasety Wib ! , Sp"+,, selaku super/is r :" 1r" 3 Made Putra ;ulia!an, Sp"+,, selaku super/is r <" (idan-bidan dan Pega!ai SM* +bstetri dan ,inek l gi -S.P NT( =" Teman-teman seperjuangan, 1 kter Muda SM* +bstetri dan ,inek l gi -S.P NT(" >" Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah memberikan bantuan kepada penulis" Akhirnya penulis menyadari bah!a dalam penulisan lap ran kasus ini masih banyak kekurangan" +leh karena itu, kritik dan saran yang bersi?at membangun sangat penulis harapkan demi kesempurnaan lap ran kasus ini" Sem ga lap ran kasus ini dapat memberikan man?aat dan tambahan pengetahuan khususnya kepada penulis dan kepada pemba0a dalam menjalankan praktek sehari-hari sebagai d kter" Terima kasih" Mataram, +kt ber 2@12 rdinat r Pendidikan SM* +bstetri dan

Penulis

BAB I PENDAHULUAN

Penyakit tr ? blas ialah penyakit yang mengenai sel-sel tr ? blast plasenta" 1i dalam tubuh !anita sel tr ? blas hanya ditemukan bila !anita itu hamil" 1i luar kehamilan sel-sel tr ? blas dapat ditemukan pada terat ma dari /arium, karena itu penyakit tr ? blas yang berasal dari kehamilan disebut sebagai Gestational Trophoblastic Disease , sedangkan yang berasal dari terat ma disebut Non Gestational Throphoblastic Disease 1" Penyakit tr ? blast mempunyai p tensi yang 0ukup besar untuk menjadi ganas dan menimbulkan metastase keganasan dengan berbagai /ariasi2" Penyakit tr ? blast termasuk sebuah spektrum dengan tum r-tum r terkaitA m la hidatid sa, m la in/asi?, placental-site trophoblastic tumor dan k ri karsin ma, yang memiliki berbagai /ariasi l kal in/asi dan metastasis"2,4, 3nsidensi m la hidatid sa 0ukup tinggi dibandingkan penyakit tr ? blast lainnya" M la hidatid sa terg l ng penyakit tr ? blast yang tidak ganas, tetapi penyakit ini dapat menjadi ganas 7m la distruens dan k ri karsin ma8"6 Pre/alensi m la hidatid sa lebih tinggi di Asia, A?rika, dan Amerika #atin dibandingkan dengan negara-negara (arat" 1i negara-negara (arat dilap rkan 1B2@@@ kehamilan" *rekuensi m la umumnya pada !anita di Asia lebih tinggi sekitar 1B 12@ kehamilan"6 1i Amerika Serikat dilap rkan insidensi m la sebesar 1 pada 1@@@-12@@ kehamilan" 1i 3nd nesia sendiri didapatkan kejadian m la pada 1 B =9 kehamilan" (iasanya dijumpai lebih sering pada usia repr dukti? 719-69 tahun8A dan pada multipara" ;adi dengan meningkatnya paritas kemungkinan menderita m la akan lebih besar"9

BAB II TIN,AUAN PUSTAKA +.1 D-.i/i!i M la hidatid sa adalah suatu kehamilan yang berkembang tidak !ajar di mana tidak ditemukan janin dan hampir seluruh /ili k rialis mengalami perubahan berupa degenerasi hidr pik" ;anin biasanya meninggal akan tetapi /illus-/illus yang membesar dan edematus itu hidup dan tumbuh terus, gambaran yang diberikan adalah sebagai segugus buah anggur" ;aringan tr ? blast pada /ilus berpr li?erasi dan mengeluarkan h rm n human chononic gonadotrophin 7%C,8 dalam jumlah yang lebih besar daripada kehamilan biasa 1,2,6 +.+ E&id-mi#0# i *rekuensi m la hidatid sa umumnya di !anita Asia lebih tinggi 71 per 12@ kehamilan8 daripada !anita di negara (arat 71 per 2"@@@ kehamilan8" 1i 3nd nesia, m la hidatid sa dianggap sebagai penyakit yang penting dengan insiden yang tinggi 7data -S di 3nd nesia, 1 per 6@ persalinan8, ?akt r risik banyak, penyebaran merata serta sebagian besar data masih berupa h spital based" *akt r risik m la hidatid sa terdapat pada usia kurang dari 2@ tahun dan di atas 49 tahun, giDi buruk, ri!ayat bstetri, etnis dan genetik"6 +.1 Eti#0# i da (a2t#r R-!i2# M la hidatid sa disebabkan leh sebuah spermat D n memasuki /um yang telah kehilangan nukleusnya atau dua sperma memasuki /um tersebut" Pada lebih dari >@ persen m la k mplit hanya ditemukan gen dari ayah dan 1@ persen m la bersi?at heter Dig t" Sebaliknya, m la parsial biasanya terdiri dari kr m s m tripl id yang memberi kesan gangguan sperma sebagai penyebab": Pembuluh darah primiti? di dalam /ilus tidak terbentuk dengan baik sehingga embri EkelaparanE, mati, dan diabs rpsi, sedangkan tr ? blas terus tumbuh dan pada keadaan tertentu mengadakan in/asi kejaringan ibu" Peningkatan akti/itas sinsiti tr ? blas menyebabkan peningkatan pr duksi hC,, tir tr ?in k ri nik dan pr gestr n" Sekresi estr di l menurun, karena sintesis h rm ne ini memerlukan enDim dari janin, yang tidak ada" Peningkatan kadar hC, dapat menginduksi perkembangan kista teka-lutein di dalam /arium"<

Penyebab m la hidatid sa tidak diketahui se0ara pasti, namun ?akt r penyebabnya yang kini telah diakui adalah B 1" *akt r /um B /um memang sudah pat l gik sehingga mati, tetapi terlambat dikeluarkan" 2" .sia ibu yang terlalu muda atau tua 74:-6@ tahun8 beresik 9@F terkena penyakit ini" 4" 3mun selekti? dari sel tr ? blast 6" keadaan s si ek n mi yang rendah 9" paritas tinggi :" 1e?isiensi /itamin A <" kekurangan pr tein =" in?eksi /irus dan ?a0t r kr m s m yang belum jelas" +.3 Pat#.i!i#0# i Menurut Sar! n , 2@1@, Pat ?isi l gi dari kehamilan m la hidatid sa yaitu karena tidak sempurnanya peredaran darah ?etus, yang terjadi pada sel telur pat l gik yaitu B hasil pembuahan dimana embri nya mati pada umur kehamilan 4 G 9 minggu dan karena pembuluh darah /illi tidak ber?ungsi maka terjadi penimbunan 0airan di dalam jaringan mesenkim /illi"1,6 Analisis sit genetik pada jaringan yang diper leh dari kehamilan m la memberikan beberapa petunjuk mengenai asal mula dari lesi ini" 'ebanyakan m la hidatid sa adalah m la $lengkap& dan mempunyai 6: kari tipe HH" Penelitian khusus menunjukkan bah!a kedua kr m s m H itu diturunkan dari ayah" S-4ara -/-ti2% !-5a ia/ 5-!ar m#0a "idatid#!a 2#m&0it 5-ra!a0 dari &-m5ua"a/ &ada !uatu 6t-0ur 2#!#/ 7 8ya2/i% t-0ur ta/&a 2r#m#!#m9 #0-" !atu !&-rma "a&0#id 8+1 :9% ya/ 2-mudia/ 5-rdu&0i2a!i u/tu2 m-mu0i"2a/ 2#m&0-m-/ 2r#m#!#m di&0#id 83; ::9. Ha/ya !-<um0a" 2-4i0 0-!i ada0a" 3; :'.;%=%8 Pada m la yang $tidak lengkap& atau sebagian, kari tipe biasanya suatu tripl id, sering :> HHY 7=@F8" 'ebanyakan lesi yang tersisa adalah :> HHH atau :> HYY" 'adang-kadang terjadi p la m Daik" #esi ini, berbeda dengan m la lengkap, sering disertai dengan janin yang ada se0ara bersamaan" ;anin itu biasanya tripl id dan 0a0at" ;%8

,ambar 1"1" Susunan sit genetik dari m la hidatid sa" A" Sumber kr m s m dari m la lengkap" (" Sumber kr m s m dari m la !-5a ia/ ya/ tri&0#id. 8Ha42-r9.

Ada beberapa te ri yang diajukan untuk menerangkan pat genesis dari penyakit tr ? blas 1B 1" Te ri missed abortion" Te ri ini menyatakan bah!a mudigah mati pada usia kehamilan 4-9 minggu 7 missed abortion8" %al inilah yang menyebabkan gangguan peredaran darah sehingga terjadi penimbunan 0airan dalam jaringan mesenkim dari /illi dan akhirnya terbentuklah gelembung-gelembung" Menurut -eyn lds, kematian mudigah itu disebabkan karena kekurangan giDi berupa asam ? lik dan histidine pada kehamilan hari ke 14 dan 21" %al ini menyebabkan terjadinya gangguan angi genesis" 2" Te ri ne plasma Te ri ini pertama kali dikemukakan leh Park" Pada penyakit tr ? blas, yang abn rmal adalah sel-sel tr ? blas dimana ?ungsinya juga menjadi abn rmal" %al ini menyebabkan terjadinya reabs rpsi 0airan yang berlebihan kedalam /illi sehingga menimbulkan gelembung" Sehingga menyebabkan gangguan peredaran darah dan kematian mudigah" Se0ara makr sk pik, m la hidatid sa mudah dikenal yaitu berupa gelembunggelembung putih, tembus pandang, berisi 0airan jernih, sehingga menyerupai buah anggur, atau mata ikan" 'arena itu disebut juga hamil anggur atau mata ikan" .kuran gelembunggelembung ini ber/ariasi dari beberapa milimeter sampai 1-2 0m" Se0ara mikr sk pik terlihat triasB 718 Pr li?erasi dari tr ? blasA 728 1egenerasi hidr pik dari str ma /illi dan kesembabanA 748 %ilangnya pembuluh darah dan str ma" Sel-sel #anghans tampak seperti sel p lidral dengan inti terang dan adanya sel sinsitial giantik 7syncytial giant cells8" Pada kasus m la banyak dijumpai /arium dengan kista lutein ganda berdiameter 1@ 0m atau lebih 729-:@F8" :

'ista lutein akan berangsur-angsur menge0il dan kemudian hilang setelah m la hidatid sa sembuh 1,9" +.> K0a!i.i2a!i M la hidatid sa dapat diklasi?ikasikan menjadi 2 yaitu bila tidak disertai janin maka disebut m la hidatid sa atau Complete mole, sedangkan bila disertai janin atau bagian dari janin disebut m la parsialis atau Parsials mole . 1,2,=
Tabel 1"2" Perbandingan bentuk m la hidatid sa

Gam5ara/ 'ari tipe Pat l gi Edema /illus Pr li?erasi tr ? blastik ;anin Amni n, sel darah merah janin ,ambaran klinis 1iagn sis .kuran uterus 'ista teka-lutein Penyulit medis Penyakit pas0am la 'adar hC, 2": G-<a0a K0i/i!

M#0a K#m&0it 6:,HH atau 6:,HY

M#0a Par!ia0 .mumnya :>,HHH atau :>,HHY 7trip id8 (er/ariasi,? kal (er/ariasi, ? kal, ringan s)d sedang Sering dijumpai Sering dijumpai

1i?us (er/ariasi, ringan s)d berat Tidak ada Tidak ada

,estasi m la 9@F besar untuk masa kehamilan 29-4@F Sering 2@F Tinggi

Missed ab rti n 'e0il untuk masa kehamilan ;arang jarang I9-1@F -endah - tinggi

Tanda dan gejala kehamilan dini didapatkan pada m la hidatid sa" 'e0urigaaan biasanya terjadi pada minggu ke 16 - 1: dimana ukuran rahim lebih besar dari kehamilan biasa, pembesaran rahim yang terkadang diikuti perdarahan, dan ber0ak ber!arna merah darah beserta keluarnya materi seperti anggur pada pakaian dalam" 1" Terdapat tanda-tanda kehamilan" Mual dan muntah yang parah yang menyebabkan 1@F pasien masuk -S 2" Pembesaran rahim yang tidak sesuai dengan usia kehamilan 7lebih besar8 4" ,ejala G gejala hipertit idisme seperti int leransi panas, gugup, penurunan (( yang tidak dapat dijelaskan, tangan gemetar dan berkeringat, kulit lembab

<

6" ,ejala G gejala pre-eklampsi seperti pembengkakan pada kaki dan tungkai, peningkatan tekanan darah, pr teinuria 7terdapat pr tein pada air seni8 1an menurut Cuningham, 1>>9" 1alam stadium pertumbuhan m la yang dini terdapat beberapa 0iri khas yang membedakan dengan kehamilan n rmal, namun pada stadium lanjut trimester pertama dan selama trimester kedua sering terlihat perubahan sebagai berikut= B 1" Perdarahan Perdarahan uterus merupakan gejala yang men0 l k dan ber/ariasi mulai dari sp ting sampai perdarahan yang banyak" Perdarahan ini dapat dimulai sesaat sebelum ab rtus atau yang lebih sering lagi timbul se0ara intermiten selama bermingguminggu atau setiap bulan" Sebagai akibat perdarahan tersebut gejala anemia ringan sering dijumpai" Anemia de?isiensi besi merupakan gejala yang sering dijumpai" 2" .kuran uterus .terus tumbuh lebih besar dari usia kehamilan yang sebenarnya dan teraba lunak" Saat palpasi tidak didapatkan bal tement dan tidak teraba bagian janin" 4" Akti/itas janin Meskipun uterus 0ukup membesar men0apai bagian atas sympisis, se0ara khas tidak akan ditemukan akti/itas janin, sekalipun dilakukan test dengan alat yang sensiti/e sekalipun" 'adang-kadang terdapat plasenta yang kembar pada kehamilan m la hidatid sa k mplit" Pada salah satu plasentanya sementara plasenta yang lainnya dan janinnya sendiri terlihat n rmal" 1emikian pula sangat jarang ditemukan perubahan m la ink mplit yang luas pada plasenta dengan disertai dengan janin yang hidup" 6" Emb lisasi Tr ? blas dengan jumlah yang ber/ariasi dengan atau tanpa str ma /illus dapat keluar dari dalam uterus dan masuk aliran darah /ena" ;umlah tersebut dapat sedemikian banyak sehingga menimbulkan gejala serta tanda emb li pulm ner akut bahkan kematian" 'eadaan ?atal ini jarang terjadi" Meskipun jumlah tr ? blas dengan atau tanpa str ma /illus yang menimbulkan emb lisasi ke dalam paru-paru terlalu ke0il untuk menghasilkan penyumbatan pembuluh darah pulm ner namun lebih lanjut tr ? blas ini dapat mengin?asi parenkin paru" Sehingga terjadi metastase yang terbukti le!at pemeriksaan radi gra?i" #esi tersebut dapat terdiri dari tr ? blas saja 7k ri karsin ma metastasik8 atau tr ? blas dengan str ma /illus 7m la hidatid sa metastasik8" Perjalanan selanjutnya lesi tersebut bisa diramalkan dan sebagian terlihat menghilang sp ntan yang dapat terjadi segera setelah e/akuasi atau bahkan beberapa =

minggu atau bulan kemudian" Sementara sebagian lainnya mengalami pr li?erasi dan menimbulkan kematian !anita tersebut tidak mendapatkan peng batan yang e?ekti?" 9" Ekspulsi Sp ntan 'adang-kadang gelembung-gelembung hidatid sa sudah keluar sebelum m la tersebut keluar sp ntan atau dik s ngkan dari dalam uterus le!at tindakan" Ekspulsi sp ntan paling besar kemungkinannya pada kehamilan sekitar 1: minggu" 1an jarang lebih dari 2= minggu": A. Dia /#!i! 1. A/am/-!i! Ada kehamilan disertai gejala dan tanda kehamilan muda yang berlebihan, perdarahan per/aginam berulang 0enderung ber!arna 0 klat dan kadang bergelembung seperti busa" 718 Perdarahan /aginal" ,ejala klasik yang paling sering pada m la k mplet adalah perdarahan /aginal" ;aringan m la terpisah dari desidua, menyebabkan perdarahan" .terus membesar 7distensi8 dalam ><F kasus" 728 %iperemesis" Penderita juga mengeluhkan mual dan muntah yang berat" %al ini merupakan akibat dari peningkatan se0ara tajam h rm n J-%C," 748 %ipertir id" Setidaknya <F penderita memiliki gejala seperti takikardi, trem r dan kulit yang hangat" 1idapatkan pula adanya gejala preeklamsia yang terjadi pada 2<F kasus dengan karakteristik hipertensi 7 T1 K 16@)>@ mm%g8, pr tenuria 7K4@@ mg"dl8, dan edema dengan hipere?leksia leh karena jumlah darah yang banyak, dan 0airan gelap bisa mengalir melalui /agina" ,ejala ini terdapat

+.

P-m-ri2!aa/ (i!i2 3nspeksi Palpasi B .terus membesar tidak sesuai dengan tuanya kehamilan, teraba lembek Tidak teraba bagian-bagian janin dan ball tement dan gerakan janin"

Auskultasi B tidak terdengar bunyi denyut jantung janin Pemeriksaan dalam B

>

1.

Memastikan besarnya uterus .terus terasa lembek Terdapat perdarahan dalam kanalis ser/ikalis

P-m-ri2!aa/ La5#rat#rium Pemeriksaan kadar (-hC, (eta%C, urin K 1@@"@@@ ml.)ml (eta %C, serum K 6@"@@@ 3.)ml (erikut adalah gambar kur/a regresi hC, n rmal yang menjadi parameter dalam penatalaksanaan lanjutan m la hidatid sa"

,ambar B Nilai rata-rata dari >9 F confidence limit yang menggambarkan kur/a regresi n rmal g nad tr pin k ri nik subunit J pas0a m la" = Pemeriksaan kadar T4 )T3 B?"@G T-r<adi A 100.000 mIU*m0 m-m&-/ aru"i r-!-&t#r t"yr#tr#&i/% m-/ a2i5at2a/ a2ti.ita! "#rm#/?"#rm#/ tir#id 8T1*T39 m-/i/ 2at. -<a0a? -<a0a "i&-rtir#idi!m- 5-ru&a "i&-rt-/!i% ta2i2ardia% -0i!a"% -m#!i 0a5i0% diar-% mu/ta"% /a.!u ma2a/ tr-m#r% "i&-r"idr#!i!%

m-/i/ 2at t-ta&i 5-rat 5ada/ m-/uru/ da/ !-5a ai/ya. Da&at t-r<adi 2ri!i! "i&-rtir#id tida2 t-r2#/tr#0 ya/ di!-rtai "i&-rt-rmia% 2-<a/ % 2#0a&! 2ardi#Ba!2u0ar% t#2!-mia% &-/uru/a/ 2-!adara/ !am&ai d-0irium?2#ma. 8 3. P-m-ri2!aa/ Ima i/ a. U0tra!#/# ra.i ,ambaran seperti sarang ta! n tanpa disertai adanya janin

1@

1itemukan gambaran sn ! st rm atau gambaran seperti badai salju"

b" P0ai/ .#t# a5d#m-/?&-0Bi!B tidak ditemukan tulang janin

B. P-/ata0a2!a/aa/ 1" E/akuasi a" Perbaiki keadaan umum" (ila m la sudah keluar sp ntan dilakukan kuret atau kuret isap (ila 'analis ser/ikalis belum terbuka dipasang laminaria dan 12 jam kemudian dilakukan kuret" b" Memberikan penderita" 0" <-1@ hari setelah ker kan pertama, dilakukan ker kan ke dua untuk membersihkan sisa-sisa jaringan" d" %isterikt mi t tal dilakukan pada m la resik tinggi usia lebih dari 4@ tahun, Paritas 6 atau lebih, dan uterus yang sangat besar yaitu setinggi pusat atau lebih 2" Penga!asan #anjutan 3bu dianjurkan untuk tidak hamil dan dianjurkan memakai k ntrasepsi ral pil" Mematuhi jad!al periksa ulang selama 2-4 tahun B o Setiap minggu pada Tri!ulan pertama o Setiap 2 minggu pada Tri!ulan kedua o Setiap bulan pada : bulan berikutnya o Setiap 2 bulan pada tahun berikutnya, dan selanjutnya setiap 4 bulan" Setiap pemeriksaan ulang perlu diperhatikan B a" ,ejala 'linis B 'eadaan umum, perdarahan b" Pemeriksaan dalam B o o 'eadaan Ser/iks .terus bertambah ke0il atau tidak bat- batan Antibi tik, uter t nika dan perbaiki keadaan umum

0" #ab rat rium -eaksi bi l gis dan imun l gis B o 1L seminggu sampai hasil negati? o 1L2 minggu selama Tri!ulan selanjutnya 11

o 1L sebulan dalam : bulan selanjutnya o 1L4 bulan selama tahun berikutnya o 'alau hasil reaksi titer masih 7M8 maka harus di0urigai adanya keganasan 4" Sit statika Pr ?ilaksis Met reksat 4L 9 mg selama 9 hari @. K#m&0i2a!i Perdarahan yang hebat sampai sy k Perdarahan berulang-ulang yang dapat menyebabkan anemia 3n?eksi sekunder Per? rasi karena tindakan atau keganasan

12

BAB III LAPORAN KASUS GINEKOLOGI I. IDENTITAS Nama .sia Pekerjaan Agama Suku Alamat -M M-S II. ANAMNESIS K-0u"a/ Utama : Nyeri pada perut dan tidak merasakan gerakan janinnya RiCayat P-/ya2it S-2ara/ : Pasien rujukan Puskesmas Narmada dengan ,1P@A@%@ preterm T)3. presentasi kepala dengan inpartu kala 1 ?ase laten dan suspek 3.*1" Pasien menyatakan nyeri perut dan tidak merasakan gerakan janin setelah dipijat di dukun 71="@@, 6)11)2@128" Pasien menyatakan tidak menstruasi sejak 4 bulan lalu" Sering merasa mual dan muntah" -i!ayat pe0ah ketuban 7-8, keluar darah 0ampur lendir 7-8, perdarahan 7-8" RiCayat P-/ya2it Da"u0u : Pasien mengaku tidak pernah memiliki ri!ayat keluhan yang serupa" Pasien juga menyangkal adanya ri!ayat penyakit jantung, ginjal, hipertensi, diabetes mellitus, dan asma" RiCayat P-/ya2it K-0uar a : Menurut pasien di keluarga pasien tidak ada yang memiliki keluhan seperti pasien" -i!ayat penyakit jantung, ginjal, hipertensi, diabetes mellitus, dan asma disangkal" RiCayat A0-r i : B Ny" M B 21 tahun B 3-T B 3slam B Sasak B Sesa t B B 6 N /ember 2@12

14

Pasien mengatakan tidak mempunyai alergi terhadap bat- batan dan makanan"

RiCayat K#/tra!-&!i : ? RiCayat O5!t-tri : Pasien mengaku sudah ka!inB 1L, dengan suami sekarang 1,9 tahun, ka!in pertama kali usia 29 tahun" Pasien mengatakan mengalami haid pertama 7menarke8 pada usia 14 tahun" Pasien memiliki siklus haid yang teratur 74@-6@ hari8" Pasien mengaku telat menstruasi selama 4 bulan" %P%T pasien mengaku lupa -i!ayat ANC B 1 L, di Puskesmas -i!ayat .S,B tidak pernah -i!ayat kehamilanB 1" 3ni III. STATUS GENERALIS 'eadaan umum B lemah 'esadaran Tanda Nital Tekanan darah *rekuensi nadi *rekuensi napas Suhu B 11@)=@ mm%g B == L)menit B 2@ L)menit B 4<,2 C B 0 mp s mentis

Pemeriksaan *isik .mum Mata ;antung Paru Ekstremitas B anemis 7M)M8, ikterus 7-)-8 B S1S2 tunggal reguler, murmur 7-8, gall p 7-8 B /esikuler 7M)M8, rh nki 7-)-8, !heeDing 7-)-8 B edema - - -

akral teraba hangat M M


M M

I). STATUS GINEKOLOGI A5d#m-/ : 16

3nspeksi Palpasi

B abd men tampak mengalami pembesaran, tidak ada tanda-tanda peradangan, bekas perasi 7-8" B teraba tinggi ?undus uteri 2 jari di ba!ah pr sesus Lip ideus,

bal tement 7-8, tidak teraba bagian janin, nyeri tekan 7M8 Auskultasi B 1;; 7-8 )T : *luLus 7M8 P rti keras, ? rniks tidak jelas teraba +.E tertutup, tidak teraba jaringan

). PEMERIKSAAN PENUN,ANG U0tra!#/# ra.i 8USG9 A5d#m-/ : Tampak gambaran sarang ta! n, badai salju 7sn !str m8, kesanB M la %idatid sa )I. DIAGNOSIS M la %idatid sa )II. PENATALAKSANAAN a" -en0ana 1iagn sis Cek 1#, J-%C, .S, PA

b" -en0ana Terapi 3n?us -# 2@ tpm Su0ti n 'uretase

0" -en0ana M nit ring +bser/asi keadaan umum dan /ital sign +bser/asi perdarahan

d" '3E pasien dan keluarga )III. TINDAKAN KURETASE Ti/da2a/ Kur-ta!- : suction curetase P-/-mua/ I/tra Kur-ta!-: 19

1arah keluar bersama 0airan ber!arna 0 klat ,elembung-gelembung m la Tidak ditemukan janin

1:

,ambar" ;aringan m la hasil kuretase

I/!tru2!i P#!t Kur-ta!- : I:. Terapi Am Li0ilin 4L9@@ mg dan Asam Me?enamat 4L9@@ mg

POST KURETASE '. T1 Nadi B lemah B 11@)=@ mm%g B >2 L)menit -B 2@ L)menit

Suhu B 4:,< C

:. 1 HARI POST KURETASE '. 'es T1 Nadi -Suhu B lemah B 0 mp s mentis B =@)9@ mm%g B >2 L)menit B 26 L)menit B 4<,6 C

' ntraksi .terus B baik, 2 jari diatas sim?isis pubis

1<

1=

BAB I) PEMBAHASAN M la hidatid sa adalah kehamilan abn rmal yang sebagian atau seluruh /ili k rialisnya mengalami degenerasi berupa gelembung yang menyerupai anggur" M la dapat mengandung janin 7m la parsial8 atau tidak terdapat janin di dalamnya 7m la k mplit8" Penyebab m la hidatid sa tidak diketahui, ?akt r G ?akt r yang dapat menyebabkan antara lain, ?akt r /um, imun selekti? dari tr p blast, keadaan s si ek n mi yang rendah, paritas tinggi, kekurangan pr tein, in?eksi /irus dan ?a0t r kr m s m yang belum jelas" Pada kasus ini, kemungkinan penyebab adanya kehamilan m la karena keadaan s si ek n mi yang rendah, sehingga kekurangan asupan pr tein" Selain itu ?akt r resik lainnya adalah usia ibu yang terlalu muda" Pasien mengeluh keluar darah le!at jalan lahir, gejala ini merupakan gejala utama m la" ,ejala perdarahan ini biasanya terjadi antara bulan pertama sampai ketujuh dengan rata-rata 12-16 minggu" Si?at perdarahan bisa intermitten, sedikit-sedikit atau sekaligus banyak sehingga dapat menyebabkan sy k" Perdarahan per/aginam yang berulang ini 0enderung ber!arna 0 klat dan kadang bergelembung seperti busa" ,ejala lain yang mendukung adalah mual dan muntah yang berlebihan" %asil pemeriksaan didapatkan status generalis dalam batas n rmal, dimana tanda /ital dalam batas n rmal, pada pemeriksaan palpasi teraba tinggi ?undus uteri dua jari di ba!ah pr sesus Lip ideus, bal tement 7-8, tidak teraba bagian janin" Pasien mengaku telah terlambat haid selama 4 bulan dan telah melakukan tes kehamilan dan hasilnya 7M8" 1ari pengkuran T*. dan pengakuan telah terlambat haid 4 bulan, didapatkan ketidaksesuaian" 1imana pembesaran uterus tidak sesuai dengan usia kehamilan pasien" 1alam pemeriksaan ini, .S, digunakan untuk menegakkan diagn sis m la, dimana dari pemeriksaan .S, didapatkan gambaran sarang ta! n, badai salju 7sn !str m8, sehingga menegakkan diagn sis M la %idatid sa" .ntuk penatalaksanaan, suction curetase dilakukan pada pasien ini dan didapatkan darah keluar bersama 0airan ber!arna 0 klat, gelembung-gelembung m la, dan tidak ditemukan janin sehingga pasien dapat dikatakan mengalami m la k mplit" Tindakan suction curetage pada pasien ini sudah tepat dilakukan" 1an perlu tindakan kuret ke-2 7<-1@ hari berikutnya8 untuk memastikan tidak ada jaringan m la yang tersisa" Sebagai penatalaksanaan lanjutan pasien sebaiknya menunda kehamilan selama 12 bulan dengan menggunakan k ntrasepsi n n h rm nal"

1>

Da2t u @6)11) 2@12 21"99 W3TA

Su5<-2ti. Pasien rujukan Puskesmas Narmada dengan ,1P@A@%@ preterm T)3. presentasi kepala dengan inpartu kala 1 ?ase latent dengan suspek 3.*1" Pasien mengeluhakan yeri perut dan hilangnya gerakan janin setelah dipijat dukun 71="@@, 6)11)2@128" Pasien menyatakan tidak menstruasi sejak 4 bulan lalu" -i!ayat pe0ah ketuban 7-8, keluar lendir 0ampur darah 7-8" Tidak ada ri!ayat 1M,%T, dan asma %P%T B #upa %TP B -i!ayat ANC B1 L di Puskesmas -i!ayat .S, B -i!ayat '( B -i!ayat +bstetri B 3" ini 'r n l gis B 2@"@@ 7@6)11)2@128 S B Pasien datang ke Puskesmas dengan nyeri pinggang yang menyebar ke abd men ba!ah, bloody slim (+) +B

O5<-2ti. Status umum ' ndisi umum B lemah Tekanan darah B 11@)=@ mm%g Nadi B ==L)menit -- B 2@ L)menit T B 4<,2@ Status l kalis Mata B Anemis 7M)M8, i0terik 7-)-8 C r B S1 S2 tunggal, murmur 7-8 Pulm B /esikuler 7M)M8, !heeDing 7-)-8, r nkhi 7-)-8 Abd men B skar 7-8, striae gra/idarum 7-8, linea nigra 7M8 Ekstrimitas B edema 7-)-8, akral hangat Status +bstetri B T*. B 29 0m %is B 7-8 1;; B 7-8 NT B B O -, P rsi teraba keras, ? rniks tidak jelas teraba, ?luLus 7M8" Presentasi b k ng Pemeriksaan #ab B %,( B <,9 g)dl -(C B 2,:< 1@: )u# %CT B 24,6 F W(C B <,4< 1@4) .l P#T B 199 1@4 ) u# %bsAg B -

A!!-!m-/t ,1P@A@%@ 42-44 minggu S)3.*1 dengan suspek S lusi Plasenta dengan anemia ringan

R-/4a/a T-ra&i Cek 1#, %bsAg 1M k nsul SPN B bser/asi

' ndisi umum B (aik Tekanan darah B 12@)=@ mm%g Nadi B =6 L)menit T B 4:,9 @ T*. B 29 0m Punggung di kiri, presentasi kepala, 6)9" %3S B 2 L 1@PQ29PP 1;; B NT B O 1 0m, e?? 1@F, amni n 7M8, kepala teraba, ..' kanan depan, tidak teraba bagian ke0il janin atau tali pusat A B ,1P@A@%@ P)T)3. presentasi kepala dengan 3npartu kala 1 ?ase laten dan suspek 3.*1 P B -ujuk ke -S.P NT( 24"4@ Pindah ke N' teratai ' ndisi umum B lemah Tekanan darah B 12@)<@ mm%g Nadi B =6 L ) menit -- B 2@ L)menit T B 4<,2 1;; B%is B 1 L 1@PQ2@PP ' ndisi umum B lemah Tekanan darah B 12@)=@ mm%g Nadi B =@ L ) menit -- B 2@ L)menit T B 4< 1;; B-

@:"@@

Pasien menyatakan darah keluar dari jalan lahirnya dan merasakan nyeri pada pinggang

+bser/asi tanda /ital , k ndisi umum dan perdarahan

@="@@

1@"@@

%is B A( B 7-8 ' ndisi umum B lemah Tekanan darah B 12@)<@ mm%g Nadi B =@ L ) menit -- B 2@ L)menit T B 4<,1 %is B ' ndisi umum B lemah Tekanan darah B 14@)=@ mm%g Nadi B =@ L ) menit -- B 22 L)menit T B 4<,1 1;; B%is B .S, B uterus membesar, 7-8 ?etus, tampak gambaran m la ' ndisi umum B baik Tekanan darah B 14@)=@ mm%g Nadi B =@ L ) menit -- B 22 L)menit T B 4<,1 %is B Perdarahan akti? B ' ndisi umum B baik Tekanan darah B 11@)<@ mm%g Nadi B =@ L ) menit -- B 22 L)menit T B 4<@ %is B Perdarahan akti? B -

+bser/asi tanda /ital , k ndisi umum dan perdarahan Pr .S, M la %idatid sa dengan anemia ringan SPN saran B +bser/asi perdarahan Trans?usi P-C 4 k l? Pindah ni?as

12"@@

' ndisi pasien baik, tidak ada darah yang keluar lagi, tetapi masih merasakan nyeri pinggang

+bser/asi perdarahan Trans?usi P-C 1 k l?

16"@@

+bser/asi k ndisi umum , tanda-tanda /ital dan perdarahan

1:"@@

2@"@@

@@"19

Pasien menyatakan darah keluar dari jalan lahirnya dan merasakan nyeri pada pinggang

' ndisi umum B baik Tekanan darah B 12@)<@ mm%g Nadi B <: L ) menit -- B 2@ L)menit T B 4<,2 @ %is B Perdarahan akti? B ' ndisi umum B baik Tekanan darah B 12@)<@ mm%g Nadi B =@ L ) menit -- B 2@ L)menit T B 4< @ %is B Perdarahan akti? B ' ndisi umum B lemah Tekanan darah B 1@@)<@ mm%g Nadi B >6 L ) menit -- B 1: L)menit T B 4< @ %is B Mata B k njungti/a anemis M)M A0ral B dingin Perdarahan akti? B M, R4@@ 00, gelembung m la 7-8, jaringan 7-8 ' ndisi umum B lemah Tekanan darah B 1@@)<@ mm%g Nadi B >: L ) menit -- B 1: L)menit T B 4:,= @ %is B T*. B 2 jari di ba!ah pr sesus

+bser/asi k ndisi umum , tanda-tanda /ital dan perdarahan

@1"@9

Pindah ke N' Teratai

3n?us -# tetesan 0epat 1M k nsul ,P B bser/asi perdarahan ,P k nsul SPN B bser/asi TTN,'. dan perdarahan, lanjut trans?usi, bser/asi di N' bser/asi TTN,'. dan perdarahan, 'eluarga masih mengusahakan darah

Lip ideus Mata B k njungti/a anemis M)M A0ral B dingin Perdarahan akti? B M, gelembung m la 7-8, jaringan 7-8 @2"@@ Pasien menyatakan keluar darah dari jalan lahir, nyeri pinggang dan perut ' ndisi umum B lemah Tekanan darah B 1@@)<@ mm%g Nadi B >: L ) menit -- B 1: L)menit T B 4:,= @ %is B bser/asi TTN,'. dan perdarahan, 'eluarga masih belum mendapatkan darah 1M k nsul ,P Trans?usi lanjut dan k nsul SPN 1M k nsul SPN B Siapkan su0ti n kuretase" ,P setuju untuk melakukan su0ti n kuretase Siapkan su0ti n kuretae

@2"49

Pasien menyatakan keluar darah dari jalan lahir, nyeri pinggang dan perut serta muntah-muntah

' ndisi umum B lemah Tekanan darah B 11@):@ mm%g Nadi B >: L ) menit -- B 2@ L)menit T B 4:,< @ %is B T*. B 1 jari di ba!ah umbilikus Mata B k njungti/a anemis M)M A0ral B dingin Perdarahan akti? B M 9@@ 00, gelembung m la 7-8, jaringan 7-8 ' ndisi umum B lemah Tekanan darah B 11@):@ mm%g Nadi B >: L ) menit -- B 2@ L)menit T B 4:,< @

@2"9@

@4"@@@6"1@

' ndisi umum B lemah Tekanan darah B 11@)<@ mm%g Nadi B == L ) menit -- B 2@ L)menit T B 4:,< @ T*. B 2 ;ari diatas sim?isis pubis

@6"4@

' ndisi pasien masih lemah

' ndisi umum B lemah Tekanan darah B 11@)=@ mm%g Nadi B == L ) menit -- B 2@ L)menit T B 4:,> @ T*. B 2 ;ari diatas sim?isis pubis #ab B %,( B 6,@ g)dl -(C B 1,66 1@: )u# %CT B 12,4 F W(C B 1:,4< 1@4) .l P#T B 146 1@4 ) u# ' ndisi umum B lemah Tekanan darah B 11@)=@ mm%g Nadi B =@ L ) menit -- B 2@ L)menit T B 4:,< @ T*. B 2 ;ari diatas sim?isis pubis Perdarahan akti? 7-8 ' ndisi umum B lemah Tekanan darah B 12@)<@ mm%g 1 jam p st kuret

Su0ti n kuretase dimulai, %asil B gel mbang m la 7M8,jaringan m la R19@@ 00, ,P saran B 3nj" Ampi 2 gr)3N Cek 1# Skin test ampi 7-8 inj ampi 2 gr)3N #anjut trans?usi hingga %,( K = g)dl

@9"1@

bser/asi TTN,'. dan perdarahan, 'eluarga masih belum mendapatkan darah bser/asi TTN,'. dan

@<"@@

Nadi B =@ L ) menit -- B 2@ L)menit T B 4:,< @ T*. B 2 ;ari diatas sim?isis pubis Perdarahan akti? 7-8

perdarahan, 'eluarga masih belum mendapatkan darah

DA(TAR PUSTAKA 1" Sumapraja, S S Martaadis ebrata, 1" 2@@9" Penyakit Serta 'elainan Plasenta dan Selaput ;anin, dalamB 3lmu 'ebidanan, Edisi ketiga, Yayasan (ina Pustaka Sar! n Pra!ir harj " ;akarta" %alB 462-46=" 2" Manuaba, 3"(",", Manuaba, 3"(","*", dan Manuaba, 3"1"C" 2@@<" Penyakit Tr ? blas, dalamB Pengantar 'uliah +bstetri" E,C" ;akarta" %alB <29-<2:" 4" Mansj er, A" dkk" 2@@1" $M la %idatid sa& 'apita Selekta 'ed kteran" *akultas 'ed kteran .ni/ersitas 3nd nesia" ;ilid 3" Media Aes0ulapius" ;akarta" %al 2:9-2:< 6" Pra!ir hadj , S" S Wiknj sastr , %" $M la %idatid sa&" 3lmu 'andungan" Yayasan (ina Pustaka Sar! n Pra!ir hadj " ;akarta" 2@@>" %al " 2:2-2:6 9" %a0ker, N"*", S M re, ;"," 2@@1" Ne plasia Tr ? blast ,estasi, dalamB Esensial +bstetri dan ,inek l gi, Edisi 2" Hi&#2rat-!. ,a2arta. Ha0: ;=E?;80. :" ; hn T,2@@:, ,estati nal Thr ph blasti0 1isease" The American College of Obstetricians and Gynecologists. Lippincott Williams & Wilkins. Diakses dari http: !!!."tilis.net #orning$%&Topics Gynecology GT'.(D) * pada %+ Oktober %&,% <" M 0htar, -" 1>>=" Penyakit Tr ? blast, dalam Sin psis +bstetri, ;ilid 3, Edisi kedua" E,C" ;akarta" %al B 14=-164" =" Cuninngham" *"," dkk" 2@@:" $M la %idatid sa& Penyakit Tr ? blastik ,estasi nal +bstetri Williams" Edisi 21" N l 2" Penerbit (uku 'ed kteran" E,, ;akarta" %al >4@->4= >" %ardj en , dkk" 2@@:" 'adar b-hC, Penderita M la %idatid sa Sebelum 1an Sesudah 'uretase" (agian Pat l gi klinik *'-.%- -S dr"Wahidin Sudir hus d B Makassar