Anda di halaman 1dari 17

DRAF ARTIKEL ILMIAH DOSEN MUDA

ANALISIS KONSENTRASI DAN KOMPOSISI PARTIKULAT (TSP, PM10, DAN PM2,5) DI UDARA AMBIEN KAMPUS UNIVERSITAS ANDALAS LIMAU MANIS DAN SEKITARNYA
Oleh: F !" # $%e&'(# , MS)

DIBIAYAI DANA DIPA NOMOR SP: 01*5+0,02-.0*+0,.,200/ DIREKTORAT 0ENDERAL PENDIDIKAN TIN$$I DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL SESUAI DEN$AN SURAT PER0AN0IAN PELAKSANAAN PEKER0AAN PENELITIAN NOMOR: 005,SP-,PP,DP2M,II,200/ TAN$$AL 01 FEBRUARI 200/

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ANDALAS

SEPTEMBER 200/

ANALISIS KONSENTRASI DAN KOMPOSISI PARTIKULAT (TSP, PM10, DAN PM2,5) DI UDARA AMBIEN KAMPUS UNIVERSITAS ANDALAS LIMAU MANIS DAN SEKITARNYA1) 1ON1ENTRATION AND 1OMPOSITION ANALYSIS OF PARTI1ULATE MATTERS (TSP, PM10, AND PM2,5) IN AMBIENT AIR OF ANDALAS UNIVERSITY 1AMPUS AROUND LIMAU MANIS
F !" # $%e&'(# 2) 02#23 4 Te54(5 L(465246 4, F 52l7 3 Te54(5, U4(8e#3(7 3 A4! l 3 Abstrak Penelitian terhadap konsentrasi Total Suspended Particulate (TSP), Particulate Matter10 (PM10), dan PM2,5 beserta elemen kimia yang dikandungnya perlu dilakukan di ka asan !ampus "ni#ersitas $ndalas %imau Manis dan sekitarnya sebagai suatu upaya pengelolaan kualitas udara& Sampling dilakukan pada 5 lokasi, ' lokasi di ka asan kampus, dan 2 lokasi di ka asan permukiman, pada siang dan malam hari menggunakan (igh )olume Sampler (()S) dan %o )olume Sampler (%)S)& (asil analisis dan perhitungan menun*ukkan bah a konsentrasi rata+rata TSP adalah ,,,2' -g.m', PM10 '/,/0 -g.m' ,PM2,5 2',/0 -g.m' yang berada *auh di ba ah baku mutu menurut Peraturan Pemerintah 1o& /1 tahun 1000& !onsentrasi siang hari rata+rata 1,, kali lebih besar dari malam hari& !omposisi kimia partikulat didominasi oleh logam 2a dan Mg& (asil pengukuran meteorologi menun*ukkan arah angin dominan adalah dari timur laut dan barat daya& 3erdasarkan hal tersebut diduga sumber utama elemen kimia dalam partikulat adalah resuspensi debu tanah, sea spray, akti#itas kendaraan bermotor, dan industri& !oe4isien korelasi antara konsentrasi dengan *umlah kendaraan solar dan mobil bensin termasuk kategori hubungan yang sangat kuat, yaitu 0,0/00 dan 0,5562, dengan sepeda motor termasuk kategori agak rendah yaitu 0,50'0, sedangkan dengan kendaraan total termasuk kategori cukup kuat, yaitu 0,,/26& !ata !unci7 Partikulat, !onsentrasi, baku mutu, komposisi kimia, sumber, kendaraan A'37# )7 Research on the concentrations and chenical compositions of Total Suspended Particulate (TSP), Particulate Matter 10 (PM 10), and Particulate Matter 2,5 (PM 2,5) has to be done in the area of Andalas ni!ersit" campus around #imau Manis as one of the air $ualit" mana%ement efforts& Samplin%s 'ere carried out in 5 locations, ( inside the campus and 2 outside in the d'ellin% areas nearb" the campus& The samplin%s 'ere carried out durin% the da"time and ni%htime b" usin% )i%h *olume Sampler ()*S) and #o' *olume Sampler (#*S)& The calculation and anal"sis results sho' that the a!era%e concentration of TSP is ++,2(,%-m(, PM10 is (.,./ ,%-m( , and PM2,5 is 2(,./ ,%-m( 'hich are still far belo' the standard of 0o!ernment Re%ulation 1o& .1-1///& The da"time a!era%e concentration is 1&+ times bi%%er than the ni%ht time& The particulate chemical composition is dominated b" 2a and M%& The result of meteorolo%ical measurement sho's that the dominant 'ind directions are from northeast and south'est& 3ased on the dominant 'ind directions, it is predicted that the main sources of chemical elements in the particulate matters are land dust, sea spra", !ehicles, and industr"& The correlation coefficients bet'een concentrations and the number of solar and premium fueled !ehicles can be cate%ori4ed has a !er" stron% correlation, i&e& 0&/.0/ and 0&5562, and 'ith the number of motorc"cles is fairl" lo', i&e& 0&50(/& Moreo!er the correlation 'ith the total number of !ehicles is cate%ori4ed has a fair relationship, i&e& 0&+.26& 7e"'ords8 Particulate, concentration, standard, chemical composition, sources, !ehicles
1) 9ibia"ai oleh 9ire:torat ;enderal Pendidi:an Tin%%i, 9epartemen Pendidi:an 1asional, den%an 1omor 7ontra:8 005-SP(-PP-9P2M-<<-2006 2) ;urusan Te:ni: #in%:un%an =a:ultas Te:ni: ni!ersitas Andalas
1

I+ 1+1+

PENDAHULUAN L 7 # Bel 5 46 3erdasar:an Peraturan Pemerintah 1o& .1 tahun 1/// tentan% dara, defenisi pencemaran udara adalah >?

Pen%endalian Pencemaran

masuk.dimasukkannya 8at, energi, dan atau komponen lain ke dalam udara ambien untuk kegiatan manusia, sehingga mutu udara ambien turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan udara ambien tidak dapat memenuhi 4ungsinya?@& 3ahan pencemar udara tersebut dapat berbentu: %as maupun parti:ulat "an% merupa:an unsur limbah "an% umum di:eluar:an oleh :e%iatan antropo%eni:, meliputi se:tor permu:iman, transportasi, :omersial, industri, pen%elolaan limbah padat, dan se:tor penunAan% lainn"a& Parti:ulat merupa:an padatan atau cairan "an% terdispersi di udara den%an u:uran lebih besar dari sebuah mole:ul tun%%al (0,0002 ,m) dan lebih :ecil dari 500 ,m& Parti:ulat dapat memberi:an dampa: ne%atif terhadap :esehatan, men%uran%i Aara: pandan%, dan seba%ain"a& 3esarn"a efe: "an% ditimbul:an dipen%aruhi oleh distribusi u:uran parti:ulat, :onsentrasi, serta :omposisi fisi: dan :imia& Parti:ulat beru:uran tertentu memili:i :emampuan memasu:i saluran pernafasan, B10 ,m tersarin% oleh bulu hidun%, 5C10 ,m mencapai trachea atau bronchus, 0,5C5 ,m mencapai al!eolus, dan D0,5 ,m terdifusi :e dalam dindin% al!eoli& Efe: parti:ulat terhadap :esehatan manusia a:an san%at berbaha"a Ai:a :omposisi :imia "an% di:andun%n"a berupa elemenCelemen lo%am "an% bersifat to:si:, "an% antara lain dapat menimbul:an pen"a:it pneumoconiosis (paruCparu berdebu), %ranuloma (Aarin%an radan%), :an:er, mutan, dan metal 4ume 4e#er (demam a:ibat uap lo%am)& Fleh :arena itu, pemantauan :onsentrasi parti:ulat di udara henda:n"a dilen%:api den%an penelitian terhadap :omposisi :imia "an% di:andun%n"a& Pemantauan terhadap :ualitas udara dituAu:an untu: men%ontrol sumber pencemar sehin%%a dapat men%uran%i :onsentrasi pencemaran udara ambien dan tida: membaha"a:an lin%:un%an& Sesuai den%an Peraturan Pemerintah 1o& .1 tahun 1///, pemantauan :onsentrasi parti:ulat di udara di:elompo::an atas (, "aitu Total Suspended Particulate (TSP), Particulate Matter 10 (PM10, dan PM2,5&

7ampus

ni!ersitas Andalas ( nand) "an% terleta: di 7elurahan #imau

Manis, 7ecamatan Pauh, 7ota Padan%, merupa:an daerah perbu:itan "an% dilin%:upi oleh hutan& Populasi :ampus "an% cu:up besar men"ebab:an a:ti!itas manusia dan :endaraan di :a'asan :ampus cu:up tin%%i sehin%%a emisi parti:ulat :e udara ambien Au%a besar& 9i sebelah ten%%ara :ampus terdapat industri PT Semen Padan% "an% san%at berpotensi men%hasil:an debu "an% pen"ebarann"a :e lin%:un%an sulit diela::an& Sehubun%an den%an terdapatn"a fa:torCfa:tor pemicu penin%:atan :onsentrasi parti:ulat di :a'asan ini, ma:a diperlu:an suatu penelitian untu: menentu:an :onsentrasi parti:ulat dan :omposisi :imia "an% di:andun%n"a& )al ini san%at pentin% untu: men%etahui tinda:an pen%elolaan lin%:un%an "an% ter:ait den%an :ualitas udara pada :a'asan 7ampus se:itarn"a& 1+2+ 1& 2& (& .& T2"2 4 ! 4 M 49 7 Pe4el(7( 4 nand #imau Manis dan

TuAuan "an% in%in dicapai dalam penelitian ini adalah8 Men%etahui :onsentrasi dan :omposisi :imia PM2,5, PM10, dan TSPG Men%etahui pen%aruh meteorolo%i terhadap :onsentrasi parti:ulat pada sian% dan malam hariG Memper:ira:an sumber pencemar parti:ulatG Men%etahui :orelasi antara :onsentrasi TSP den%an Aumlah :endaraan& Manfaat dari penelitian ini adalah untu: men%etahui :ualitas udara di lin%:un%an 7ampus nand #imau Manis dan se:itarn"a& 1+-+ 1& B 7 3 4M 3 l h 3atasan masalah pada penelitian ini adalah8 Penelitian dila:u:an pada udara ambien di :a'asan 7ampus lo:asi di dalam 7ampus nandG 2& Men%etahui :onsentrasi parti:ulat pada 'a:tu sian% dan malam hari untu: men%etahui pen%aruh :ondisi meteorolo%i terhadap pen"ebaran parti:ulatG nand #imau Manis dan se:itarn"a, "aitu daerah Pasar 3aru, 7epala 7oto, dan ti%a

(&

Men%etahui :omposisi :imia "an% ter:andun% dalam parti:ulat meliputi :andun%an lo%am (2a, Si, Al, =e, Pb, Hn, 1a, dan M%), 2l, serta sen"a'a amonium (1).I), sulfat (SF.2C), dan nitrat (1F(C)G

.& II+ 2+1

Men%etahui :orelasi antara :onsentrasi TSP den%an Aumlah :endaraan& METODOLO$I PENELITIAN S72!( L(7e# 72# Studi literatur perlu dila:u:an untu: memahami halChal "an% berhubun%an

den%an ruan% lin%:up penelitian& )al ini san%at pentin% a%ar dasar dan tuAuan a'al penelitian dapat diperoleh& #iteratur tersebut meliputi bu:uCbu:u ter:ait, AurnalCAurnal penelitian, dan lainClain& 2+2+ Pe46 &'(l 4 D 7 Se524!e# 9ata se:under "an% diperlu:an adalah peta lo:asi penelitian dari instansi ter:ait dan data meteorolo%i 7ota Padan% 5 tahun tera:hir (2000C200.) dari 3M0 7ota Padan%, meliputi arah dan :ecepatan an%in "an% diper%una:an untu: menentu:an indrose 7ota Padan% pada 3ulan Maret& 9indrose diperlu:an untu: menentu:an arah perleta:an alat :eti:a samplin% dila:u:an& 2+-+ Pe46 &'(l 4 D 7 P#(&e# Pada penelitian ini, samplin% dila:u:an pada 5 titi: pen%u:uran di :a'asan 7ampus nand #imau Manis dan se:itarn"a meliputi samplin% parti:ulat, :ondisi meteorolo%i, dan Aumlah :endaraan& Pen%ambilan sampel dila:u:an pada sian% dan malam hari& Peralatan samplin% untu: :ondisiu meteorolo%i adalah anemomoter, hygrothermometer, :ompas, bendera, dan barometer& Samplin% Aumlah :endaraan "an% dibeda:an atas sepeda motor, mobil berbahan ba:ar bensin, dan mobil berbahan ba:ar solar den%an men%%una:an tra44ic counter& Peralatan samplin% parti:ulat untu: TSP adalah (igh )olume Sampler ()*S) den%an laAu aliran 1,1(C1,+ m(-menit& Peralatan samplin% untu: PM10
dan

PM2,5 adalah %o )olume Sampler (#*S) den%an laAu aliran untu: PM10

sebesar 20l-menit dan PM2,5 sebesar (,5 l-menit& Sampel :emudian dianalisis di laboratorium dan dilanAut:an den%an analisis data& )asil a:hir dari penelitian ini meliputi :onsentrasi dan :omposisi :imia TSP, PM 2,5, dan PM10 pada asin%C

masin% titi:

pen%u:uran sian% dan malam hari& 3erdasar:an hasil tersebut

dila:u:an identifi:asi terhadap per:iraan sumber parti:ulat dan :orelasin"a den%an Aumlah :endaraan& 2+-+1 P#%3e!2# S &:l(46 P #7(52l 7

Prosedur samplin% parti:ulat8 1& =ilter dibersih:an, di:ondisi:an dalam desi:ator minimal 2. AamG 2& Timban% filter beberapa :ali den%an neraca analiti: sampai berat filter stabil (J0)G (& Pasan% filter pada 4ilter holder #*S dan )*S, atur :ecepatan pen%hisapan (4lo meter) sesuai den%an u:uran parti:ulat "an% a:an diu:urG .& Setelah samplin% selesai, filter :embali di:ondisi:an dalam desi:ator selama 2. AamG 5& Timban% :embali filter den%an neraca analiti: sampai berat filter stabil (Jt)& 2+-+2 P#%3e!2# 4 l(3(3 Ele&e4 K(&( Prosedur destru:si dila:u:an untu: men%analisis :andun%an lo%am dalam sampel, sedan%:an untu: men%analisis :andun%an sen"a'a dan 2l dila:u:an proses reflu:& 2+-+2+1 1& P#%3e!2# De37#253( 3a%i filter menAadi . ba%ian untu: )*S dan 2 ba%ian untu: #*S& Poton%Cpoton% satu ba%iann"a menAadi halusG

Prosedur 9estru:si Sampel8

(a)

(b)

$ &' # 2+1 F(l7e# ( ) F(l7e# LVS (') F(l7e# HVS 2& Masin%Cmasin% strip sampel dimasu::an :e dalam be:er p"reK 120 ml lalu tambah:an Asam 1itrat ()1F() pe:at seban"a: 50 ml, asam nitrat ini dapat melarut:an lo%am "an% ada pada sampel dan men%hilan%:an materi or%ani:G (& Sampel dipanas:an di dalam hot plate selama 2C( Aam hin%%a seluruh lo%am "an% ter:andun% di dalam parti:ulat terlarut seluruhn"a :e dalam larutan asam

dan filter men%alami peromba:an& Selama pemanasan dapat dila:u:an penambahan )1F( secu:upn"aG .& #arutan didin%in:an dan :emudian diencer:an den%an )1F( encer atau dapat di%anti den%an a:uades "an% dipanas:an sampai !olume 50 ml& #arutan disarin% den%an men%%una:an coron% :aca mesir "an% telah di:ondisi:an terlebih dahuluG 5& #arutan tersebut dimasu::an :e dalam botol polyethylene "an% bersih dan disimpan dalam lemari es untu: selanAutn"a diperi:sa den%an SSA untu: mendapat:an nilai absorbansi lo%am 2a, =e, Pb, Hn, 1a, dan M% dan 4lame photometer untu: mendapat:an nilai absorbansi lo%am 1a& 2+-+2+2 P#%3e!2# Re9l25 Analisis terhadap sulfat, nitrat, amonium, dan 2l den%an men%%una:an spe:trofotometer men%harus:an sampel parti:ulat berada dalam bentu: cair sehin%%a perlu dila:u:an reflu:s terhadap sampel& Reflu:s merupa:an suatu proses pendidihan dan atau destilasi den%an suatu :olom fra:sinasi, dimana uap "an% terbentu: a:an ter:ondensasi dan men%alir la%i :e ba'ah sehin%%a terAadi proses alir bali: secara :ontinu& Prosedur reflu: seba%ai beri:ut8 1& Strip sampel dimasu::an :e dalam labu u:ur 100 ml dan tambah:an a:uades 50 mlG 2& #a:u:an reflu:s men%%una:an re4lu:+ing apparatus selama /0 menitG (& Setelah didin%in:an, :emudian dila:u:an pen"arin%an den%an :ertas filter 'hatman .2G .& Encer:an den%an a:uades sampai tepat 100 mlG 5& Tambah:an rea%en "an% berbeda untu: masin%Cmasin% parameter "an% a:an dianalisisG 6& 7emudian u:ur den%an spe:trofotoCmeter pada panAan% %elomban% tertentu& + A4 l(3(3 K 4!246 4 S2l9 7 1& 7e dalam 5 ml sampel ditambah:an 2 ml larutan )2l .1 dan 2 ml rea%en campuran& Rea%en campuran terdiri dari 50 ml 3a2l 10L dan 20 ml T een 50 "an% di stirer selama 2 Aam, :oco: larutan dan biar:an (0 menitG

2& (&

Tentu:an absorbansi sampel den%an men%%una:an alat spe:trofotometer pada panAan% %elomban% (+0 nmG Tentu:an absorbansi larutan standar den%an men%%una:an alat spe:trofotoCmeter pada panAan% %elomban% (+0 nm&

'+ A4 l(3(3 K 4!246 4 N(7# 7 1& 7e dalam 5 ml sampel tambah:an 0,05 ml brucin hydrochloride (2)2l() dan 5 ml )2SF. pe:at lalu di:oco: dan didiam:an selama (0 menitG 2& Setelah din%in u:ur intensitas 'arna "an% terAadi den%an alat spe:trofotometer pada panAan% %elomban% .10 nm& )+ A4 l(3(3 K 4!246 4 A&%4(2& 1& 7e dalam 5 ml sampel ditambah:an 0,2 ml 7 1a Tartarat 50 L dan 0,1 ml rea%en 1esler lalu di:oco: dan biar:an (0 menit& Rea%en 1esler terdiri atas 2,5 % )%<2, 1,5 % 7< dan (,5 % 1F) "an% diencer:an dalam labu u:ur 25 ml dan dibiar:an selama 1 malam :emudian disarin%G 2& <ntensitas 'arna "an% terAadi diu:ur den%an alat spe:trofotometer pada panAan% %elomban% .25 nm& !+ A4 l(3(3 K 4!246 4 1l 1& 2 ml sampel ditambah:an den%an 2 ml rea%en campuran 2l "an% terdiri dari 22 ml A%1F( 0,1 1, 5 ml )1F( pe:at dan 20 ml amilum 0,5 L "an% disimpan dalam botol %elapG 2& <ntensitas 'arna "an% terAadi diu:ur den%an alat spe:trofotometer pada panAan% %elomban% 5(5 nm& III+ -+1+ HASIL DAN PEMBAHASAN K%4!(3( Me7e%#%l%6( )asil pen%u:uran :ondisi meteorolo%i di :a'asan 7ampus perlihat:an bah'a arah an%in dominan pada :a'asan 7ampus nand #imau nand #imau

Manis dan se:itarn"a dapat dilihat pada Tabel (&1& 9ari Tabel (&1 memC Manis dan se:itarn"a adalah dari timur laut dan barat da"a den%an :ecepatan rataCrata sian% hari 1,0.. m-dt dan malam hari 1,((5 m-dt& Suhu udara rataCrata

sian% hari adalah (0,1. o2 sedan%:an malam hari 2.,52 o2& Te:anan udara rataC rata D1atm (1atm M +60 mm)%), sedan%:an :elembapan relatif cu:up tin%%i ber:isar 61,/5C/0,66L& )al ini disebab:an :arena lo:asi penelitian berada pada daerah :etin%%ian& T 'el -+1+ D 7 Me7e%#%l%6( H 3(l Pe46252# 4
N% 1 L%5 3( , ; 572 S &:l(46 0ardu listri: nand PascasarAa na MesAid 1urul <lmi 7epala 7oto Pasar 3aru 0 & S &:l(46 06&00C 1+&00 15&00C 06&00 0/&00C 16&00 00&00C 05&00 0+&00C 1+&00 15&00C 06&00 0+&00C 1+&00 15&(0C 06&15 06&.5C 15&00 1+&(0C 01&(0 S2h2 R 7 . #% 7 ( 1) (1,+0 2.,6( 25,20 22,00 2+,56 2.,50 (2,.1 25,0/ (0,5( 26,05 Te5 4 4 R 7 . # 7 (&&H6) +(.,/1 +(.,.5 +(6,(. +(6,50 +(5,16 +(/,15 +..,50 +..,+5 +.+,0. +.+,05 Ke)e: 7 4 A46(4 R 7 .# 7 (&,!e7(5) 0,+/2 2,215 (,0.0 1,500 0,650 2,220 0,12+ 0,(1+ 0,611 0,1(5
M tara S M Selatan

A# h A46(4 D%&(4 4 T# N 39 39 39 N T# N T#, 39, 3, S T#, 39, T# T# T# N 39 T# N 39

Kele&' : 4 Rel 7(9 (<) 61,/5 52,50 6/,20 5+,00 6.,00 +5,00 6.,(+ /0,66 +0,0( 5(,51

Sumber7 ;ata hasil pengukuran di lapangan 7eteran%an8 T# M Timur laut 3# M 3arat #aut 39 M 3arat 9a"a 3 M 3arat

-+2+

K%43e47# 3( P #7(52l 7 )asil perhitun%an :onsentrasi PM2,5, PM10, dan TSP di :a'asan 7ampus

nand #imau Manis dan se:itarn"a dapat dilihat pada Tabel (&2 dan 0ambar (&1& 7onsentrasi sian% dan malam hari diperoleh lan%sun% dari hasil pen%u:uran di lapan%an dan perhitun%an, sedan%:an :onsentrasi untu: 'a:tu 2. Aam merupa:an hasil pende:atan matematis& T 'el -+2+ K%43e47# 3( PM2,5, PM10, ! 4 TSP
N % 1 2 ( . 5 L%5 3( 0ardu #istri: PascasarAana MesAid 1urul <lmi Pasar 3aru 7epala 7oto R 7 .# 7 K%43e47# 3( PM2,5 (=6,&-) 2* S( 46 M l & " & 2/,(0 25,6/ 1/,1. (2,(0 (+,0. 2>,?0 2+,(. (,(1 /,6( 2+,+( 2(,.2 1>,2@ 25,(2 1.,50 1.,(/ (0,02 (0,2( 2-,*@ K%43e47# 3( PM10 (=6,&-) S( 46 M l & "2* & .1,(1 .0,.+ 2(,.5 61,6. 5(,55 **,0> (5,(5 5,+/ 11,50 (0,11 (5,.( 2*,@0 (/,5( 2(,1( 1+,62 .5,55 .5,// -*,*@ K%43e47# 3( TSP (=6,&-) 2* S( 46 M l & " & /1,51 55,0/ 5/,62 1(6,/ + 11/,0 1 @@,10 55,2( 15,65 20,55 66,/2 55,.0 55,-/ 55,52 5(,(+ .0,10 101,/5 102,21 ??,2-

Sumber7 ;ata dan perhitungan, 2006

7 o n sen trasi 1 . 0 (,% -m ) 120


(

100

50

60

.0

20

0 0ard u #istri: Pascasar Aan a MesAid 1 u ru l <lmi Pasar 3aru 7ep ala 7o to RataCrata #o : asi

K onsentrasi TSP Siang K onsentrasi P M10 malam

K onsentrasi TS P malam K onsentrasi PM2,5 siang

Konsentrasi PM10 siang Konsentrasi PM2,5 malam

$ &' # -+1+ K%43e47# 3( PM2,5, PM10, ! 4 TSP S( 46 ! 4 M l & h #( !( K A 3 4 K &:23 U4 4! L(& 2 M 4(3 ! 4 Se5(7 #4B 9ari Tabel (&2 dan 0ambar (&1 dapat di:etahui bah'a :onsentrasi sian% hari rataCrata 1,+ :ali lebih besar dari :onsentrasi malam hari& )al ini terutama disebab:an :arena pada sian% hari a:ti!itas manusia lebih ban"a:& Perbandin%an :onsentrasi parti:ulat den%an ba:u mutu dapat dilihat pada 0ambar (&2& 3a:u mutu "an% di%una:an adalah Peraturan Pemerintah 1o& .1 tahun 1/// tentan% Pen%endalian Pencemaran dara, "aitu 65 ,%-m( untu: PM2,5, 150 ,%-m( untu: PM10, dan 2(0 ,%-m( untu: TSP&
250

200
(

) 7onsentrasi (,%-m 150 100 50 0 0ardu #istri: PascasarAana MesAid 1urul <lmi 7onsentrasi TSP ba:u mutu TSP Pasar 3aru 7epala 7oto RataCrata #o:asi

7onsentrasi PM10 ba:u mutu PM10

7onsentrasi PM2,5 ba:u mutu PM2,5

$ &' # -+2+ Pe#' 4!(46 4 K%43e47# 3( PM2,5, PM10, ! 4 TSP !e46 4 B 52 M272

0ambar (&2 menunAu::an bah'a :onsentrasi parti:ulat di :a'asan 7ampus nand #imau Manis dan se:itan"a berada Aauh di ba'ah ba:u mutu& )al ini dapat disebab:an :arena curah huAan "an% tin%%i dan ban"a:n"a terdapat pepohonan "an% memun%:in:an terAadin"a redu:si parti:ulat "an% tersuspensi di udara melalui proses Aerapan dan serapan& Seba%ian parti:ulat a:an terAerap (menempel) pada permu:aan daun, dan seba%ian la%i terserap masu: :e dalam ruan% stomata daun& Ada Au%a parti:ulat "an% memempel pada :ulit pohon, caban%, dan rantin%& -+-+ K%&:%3(3( K(&( P #7(52l 7 7omposisi :imia rataCrata PM2,5, PM10, dan TSP sian% dan malam hari pada :a'asan 7ampus nand #imau Manis dan se:itarn"a didapat:an dari perhitun%an :onsentrasi dan :ontribusi rataCrata 5 elemen lo%am, 2l, sulfat, nitrat, amonium, serta elemen lain "an% tida: teru:ur pada penelitian ini& Secara rinci, :onsentrasi 12 elemen :imia "an% teru:ur dapat dilihat pada 0ambar (&(, (&., dan (&5& 7omposisi :imia rataCrata PM2,5, PM10, dan TSP menunAu::an bah'a elemen "an% palin% dominan adalah lo%am 2a dan M%, dan "an% palin% :ecil adalah lo%am Al dan Pb& Elemen lain "an% tida: teru:ur rataCrata sebesar (6,202L, "an% antara lain meliputi material or%ani:, unsur lo%am lain seperti temba%a (2u), :alium (7), serta o:si%en "an% beri:atan den%an lo%amClo%am tersebut seperti 2aF, SiF2, Al2F(, =e2F(, dan seba%ain"a&
Elemen #ain (.,565/L 2a 2(,2++5L

M% Pb 0,0000L Al 0,01(0L Amonium 0,2+52L 2l Si 1,++5/L Hn 2,5.5.L 1itrat .,25(2L Sulfat .,/(/.L =e +,.526L 1a 5,(+25L 10,+(..L

1,.255L

+ PM2,5

10

Elemen #ain 2.,55..L Al 0,01(6L Pb 0,656/L Amonium 0,../0L 2l 1,/615L Si 2,1/51L Hn .,06.+L

2a 25,/2.(L

M% 11,.602L

Sulfat .,65+(L

1itrat .,5.52L

=e +,+6+5L

1a 11,(56/L

'+ PM10
2a 20,0+2/L Elemen #ain ./,156+L M% 5,/.50L

1a 6,5++2L =e Al 0,005.L Sulfat 2,+2/6L Amonium 0,261.L Hn Pb 0,(550L 2l 1,(2(5L Si 2,(.56L 1,500.L 1itrat 2,6625L (,+(.6L

)+ TSP $ &' # -+-+ K%&:%3(3( K(&( R 7 .# 7 P #7(52l 7 !( K A 3 4 K &:23 U4 4! L(& 2 M 4(3 ! 4 Se5(7 #4B -+*+ K%#el 3( K%43e47# 3( TSP !e46 4 02&l h Ke4! # 4 Analisis :orelasi pada penelitian ini bertuAuan untu: men%u:ur deraAat hubun%an antara :onsentrasi TSP den%an Aumlah :endaraan& S:ala :ede:atan atau :eter:aitan antara :edua !ariabel tersebut din"ata:an den%an :oefisien :orelasi (r), rentan% nilai r dan interpretasin"a dapat dilihat pada Tabel (&( beri:ut& T 'el -+-+ I47e#:#e7 3( N(l ( #
N(l ( # 0,5C1 0,6C0,5 0,.C0,6 0,2C0,. 0,0C0,2 I47e#:#e7 3( Tin%%i 2u:up A%a: rendah Rendah San%at rendah (ta: ber:orelasi)

Sumber7 $rikunto, 100,

11

)asil samplin% Aumlah :endaraan pada lo:asi penelitian dapat dilihat pada 0ambar (&. beri:ut&
;um lah .000 7endaraan (500

(000

2500

2000

1500

1000

500

0 Solar Sian% Solar Malam Mobil 3ensin Sian% Mobil 3ensin Malam Sepeda Motor Sian% Sepeda Motor malam

0ardu #istri: .2 11 ( 0 6 0

Pasca sarA ana 155 1 21/ 6 (++1 +1

MesAid 1urulO<lm i 2/. 12 61. 1+ 616 2/

Pasar 3aru 1+61 (+2 1/15 (/+ (.51 1102

7epala 7otp 5+ 12 5/ 2/ 2.6 512

#o:asi

$ &' # -+*+ H 3(l S &:l(46 02&l h Ke4! # 4 !( K A 3 4 K &:23 U4 4! L(& 2 M 4(3 ! 4 Se5(7 #4B 3erdasar:an hasil samplin% Aumlah :endaraan pada lima lo:asi tersebut dapat dihitun% :oefisien :orelasi antara Aumlah :endaraan den%an :onsentrasi TSP, metode "an% terpilih adalah polynomial :arena men%hasil:an nilai terbesar untu: semua Aenis :endaraan&& Re:apitulasi Aumlah :endaraan den%an :oefisien r dapat dilihat pada tabel beri:ut& T 'el -+*+ Re5 :(72l 3( K%e9(3(e4 K%#el 3( 02&l h Ke4! # 4 !e46 4 K%43e47# 3( TSP
Me7%!e K%#el 3( #inear %ogarithmi c Polynomial <:ponential K%e9(3(e4 K%#el 3( !e46 4 K%43e47# 3( TSP Ke4! # 4 M%'(l Se:e! Ke4! # 4 3%l # Be43(4 M%7%# T%7 l 0,.655 0,(65/ 0,151+ 0,(150 0,1(60 0,/.0/ 0,.152 0,0..+ 0,5562 0,(05/ 0,022. 0,50(/ 0,1++5 0,01.1 0,+.26 0,(5+1

Sumber7 ;ata dan perhitungan

12

Tabel (&. di atas menunAu:C:an hasil perhitun%an :oefisien :orelasi den%an men%%una:an . metode& #ebih Aelasn"a dapat dilihat pada Tabel (&5 beri:ut& T 'el -+5+ K%e9(3(e4 K%#el 3( ! 4 I47e#:#e7 3(4B 'e#! 3 #5 4 Me7%!e Polynomial
N% 1 2 ( . 0e4(3 Ke4! # 4 Mobil Solar Mobil bensin Sepeda motor 7endaraan total K%e9(3(e4 K%#el 3( 0&/.0/ 0&5562 0&50(/ 0&+.26 I47e#:#e7 3( Tin%%i Tin%%i A%a: rendah 2u:up

7endaraan berba:ar solar men%hasil:an tin%:at pencemaran tertin%%i mes:ipun Aumlahn"a palin% :ecil, hal ini disebab:an :arena :endaraan tersebut men%hasil:an SF2, parti:ulat, dan nilai opasitas "an% lebih besar dibandin%:an bahan ba:ar bensin, sedan%:an Aenis :endaraan "an% men%%una:an bahan ba:ar bensin a:an men%eluar:an 2F, 1oK, 1F, dan 1F2 "an% lebih tin%%i dibandin%:an :endaraan den%an bahan ba:ar solar& 3esarn"a emisi parti:ulat "an% dihasil:an oleh :endaraan solar tersebut Au%a dipicu oleh :ecepatan :endaraan "an% cu:up tin%%i, :endaraan serin% berhentiCAalan, dan ban"a:n"a :endaraan den%an umur mesin "an% cu:up tua, terutama bus :ota& Tin%:at pencemaran "an% dihasil:an sepeda motor palin% rendah mes:ipun Aumlahn"a palin% besar& )al ini disebab:an :arena :apasitas mesin :endaraan "an% :ecil sehin%%a emisi parti:ulat "an% dihasil:an Au%a :ecil& 7oefisien :orelasi antara Aumlah :endaran total den%an :onsentrasi TSP men%%ambar:an efe: resuspensi debu tanah atau debu Aalanan :e udara "an% ditimbul:an a:ti!itas :endaraan& -+5+ I!e47(9(5 3( S2&'e# P #7(52l 7 Sumber lo%am 2a, M%, Si, Al terutama didu%a dari debu tanah dan debu Aalanan "an% men%alami resuspensi :e udara, selain itu dapat Au%a berasal dari a:ti!itas PT Semen Padan% "an% terleta: di ba%ian ten%%ara 7ampus den%an Aara: "an% relatif de:at& #o%am 1a dan 2l dapat berasal dari debu tanah dan a:ti!itas sea spray (semburan air laut) "an% men"ebab:an parti:ulat di daerah se:itar laut memili:i :andun%an 1a& Parti:ulat tersebut :emudian a:an men%alami resuspensi :e udara nand

1(

:arena pen%aruh :e%iatan transportasi dan a:ti!itas manusia lainn"a, lalu terdispersi :e :a'asan 7ampus nand dan se:itarn"a :arena pen%aruh an%in& #o%am =e dan Hn terutama berasal dari a:ti!itas :endaraan bermotor, bai: dari emisi :nalpot :endaraan maupun dari elemen dalam :endaraan seperti ban, :oplin%, dan rem& #o%am Pb didu%a terutama berasal dari emisi :endaraan bermotor dan a:ti!itas pemba:aran sampah& Sumber utama sulfat dan nitrat didu%a dari hasil rea:si antara )2SF. dan )1F( den%an debu tanah, parti:el %aram laut seperti natrium, dan amonia, sedan%:an )2SF. dan )1F( berasal dari rea:si SF2 dan 1F2 "an% diemisi:an :endaraan bermotor dan dapat Au%a berasal dari pema:aian batu bara seba%ai bahan ba:ar di PT Semen Padan%& Amonium didu%a berasal dari rea:si ) 2SF. dan )1F( den%an amonia (1)(), SF2, dan 1F2& 0as amonia seba%ian besar dihasil:an dari proses biolo%is seperti :otoran manusia dan he'an, proses amonifi:asi, humus "an% diemisi:an tanah, dan proses industri& IV+ *+1+ KESIMPULAN DAN SARAN Ke3(&:2l 4 9ari hasil penelitian terhadap parti:ulat "an% dila:u:an di :a'asan 7ampus nand #imau Manis dan se:itarn"a dapat disimpul:an bah'a nand #imau Manis dan se:itarn"a :onsentrasi parti:ulat di :a'asan 7ampus

berada Aauh di ba'ah ba:u mutu sesuai Peraturan Pemerintah tahun 1/// tentan% Pen%endalian Pencemaran dara& 7omposisi :imia rataCrata parti:ulat didominasi oleh lo%am 2a dan M%& ElemenCelemen :imia "an% di:andun% parti:ulat tersebut diper:ira:an berasal dari sumber alami seperti debu tanah dan a:ti!itas sea spray serta sumber antropo%eni: seperti a:ti!itas transportasi dan industri "an% terdispersi :e lo:asi penelitian :arena pen%aruh an%in& )asil analisis :orelasi menunAu::an bah'a terdapat hubun%an "an% :uat antara :onsentrasi parti:ulat tersebut den%an Aumlah :endaraan "an% beroperasi di lo:asi penelitian& *+2+ S # 4 ntu: mendapat:an %ambarCan "an% Aelas tentan% :ualitas udara ambien :a'asan 7ampus nand #imau Manis dan se:itan"a ma:a perlu dila:u:an

1.

monitorin% secara ber:ala a%ar pen%ambil :eputusan dapat men%ambil :ebiAa:an "an% ter:ait den%an :ualitas udara ambien& DAFTAR PUSTAKA Alle", =2 N 2ooper, 29& 1//.& $ir Pollution 2ontrol& <llinois8 Ja!eland Press <nc& Anon& 2001& Sistem Pendidikan Tinggi "ni#ersitas $ndalas& Padan%8 Andalas& ni!ersitas

Ari:unto, S& 1//+& Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek& <disi =e#isi *& ;a:arta8 Rine:a 2ipta& 2ho', ;2& 1//5& Measurement Methods to ;etermine 2ompliance ith $mbient $ir >uality Standard 4or Suspended Particles& ni!ersit" and 2ommunit" 2olle%e S"stem of 1e!ada, Reno& =ardia4, S&1//2& Polusi $ir dan "dara& Po%"a:arta8 7anisius& 7ristanto, P& 2002& <kologi ?ndustri& Po%"a:arta8 Andi Po%"a:arta& #estari, P& 1///& Pengantar Pencemaran "dara serta Pengelolaannya& 3andun%8 #aboratorium 7ualitas dara <T3 1e!ers, 19& 1//5& Air Pollution Sin%apore8 Mc0ra'C)ill& 2ontrol <ngineering, ?nternational <ditions&

Pea!", )S& N Ro'e, 9R& 1/55& <n#iromental <ngineering& Sin%apore8 Mc0ra'C )ill& Pitts N Pitts& 1/56& $tmospheric 2hemistry7 @undamentals and <:perimental TechniAues& 1e' Por:8 ;ohn Jille" N Sons& Rahma'ati, <& 200(& Pengukuran !onsentrasi Massa =ata+rata dan !ontribusi <lemen %ogam pada @ine dan 2oarse Particles "dara $mbien 3andung& Tugas $khir& 3andun%8 <nstitut Te:nolo%i 3andun%& Seinfeld& 1/56& $tmospheric, 2hemistry and Physics o4 $ir Pollution & 1e' Por:8 ;ohn Jille" N Sons& Soedomo M& 2001& !umpulan !arya ?lmiah Mengenai Pencemaran "dara& 3andun%8 <T3& SudAana& 1//6& Metode Statistika& <disi !e&6& 3andun%8 Tarsito& Jalpole ER& 1//5& Pengantar Statistika& <disi !e&'& ;a:arta8 0ramedia Pusta:a tama& Jar: N Jarner& 1/51& $ir Pollution7 ?ts Brigin and 2ontrol, Second <dition& 1e' Por:8 )arper N Ro' Publisher&

15