Anda di halaman 1dari 4

REMEDIASI UKDI BAGIAN THT

KASUS UNTUK SOL NO 1-10


Seorang laki laki berusia 40 tahun, datang ke dokter karena mengeluh kurang jelas apabila diajak bicara oleh kawan
sepabrik. Pasien adalah pegawai maintenance mesin pabrik tekstil di kawasan industri, telah bekerja selama 10
tahun. Setiap hari bekerja selama 8 jam sehari di ruang mesin pabrik. Selama 5 tahun terakhir tidak pernah
menggunakan ear plug. Dokter perusahaan memeriksa canalis auditorius eksternus pasien tersebut, ternyata tidak
didapatkan sumbatan apapun, membrane timpani terlihat utuh.
1. Apa nama pemeriksaan yang dilakukan dokter perusahaan tersebut?
A. Weber
B. Otoscopy
C. Ewing test
D. Audiometri
E. Pneumatoscopy

2. Lalu dokter melakukan pemeriksaan fungsi pendengaran. Apakah nama pemeriksaan tersebut?
A. Otoscopy
B. Tympanometri
C. Pneomatoscopy
D. Politzerisation test
E. Tes penala/garpu tala

3. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini?
A. Normal
B. Tuli Konduksi
C. Tuli perseptif
D. Tuli Campur
E. Tuli berat

4. Pasien ingin mengetahui berat atau ringan derajat ketuliannya, Pemeriksaan apakah yang dianjurkan?
A. Weber
B. Wing test
C. Otoscopy
D. Pneumatoscopy
E. Tone audiometri

5. Dimanakah lokasi kelainan pada pasien ini?
A. Telinga luar
B. Telinga tengah
C. Telinga dalam
D. Telinga luar dan telinga tengah
E. Telinga tengah dan telinga dalam

6. Apakah organ yang mungkin rusak pada pasien ini?
A. Membran tympani
B. Ossicula auditiva.
C. Tuba eustachius
D. Cochlea
E. Utriculus

7. Apakah penyebab ketulian terjadinya ketulian pada pasien ini?
A. Rusaknya utriculus
B. Rusaknya tuba eustachius
C. Kekakuan ossicula auditiva
D. Paparan bising mesin pabrik
E. Kekakuan membrane tympani

8. Manakah pernyataan yang benar sesuai dengan pasien tersebut?
A. Ketulian pada kasus di atas menurut teori bersifat reversible
B. Terapi yang paling tepat adalah alat bantu dengar
C. Obat yang paling tepat adalah obat anti radang
D. Menular kepada kawan kerja sepabrik
E. Termasuk penyakit infeksi

9. Apa saran yang paling tepat untuk pasien tersebut?
A. Segera lakukan operasi tympanoplasty
B. Menganjurkan pasien keluar dari pekerjaan
C. Diberikan surat istirahat maksimal 3 hari, akan sembuh sendiri
D. Asalkan immunitas tubuh baik, ketulian tidak akan bertambah berat
E. Menganjurkan kepada pasien untuk pindah bagian selain di ruang mesin

10. Manakah pernyataan yang benar sesuai dengan pasien tersebut?
A. Prognosis kasus di atas adalah ad malam
B. Kasus di atas hanya terjadi pada usia lanjut
C. Diagnosis kasus di atas adalah Noise Induce hearing Loss
D. Penggunaan alat bantu dengar hanya boleh diberikan pada tuli konduksi
E. Ketulian seperti pada kasus di atas selalu terjadi pada frekwensi di bawah 2000 Hz

KASUS UNTUK SOAL NO 11-13
Seorang anak laki-laki berusia 3 tahun, dibawa ibunya ke dokter dengan keluhan pilek, batuk dan demam sejak 3
hari yang lalu. Keluhan disertai nyeri telinga. Setelah diperiksa didapatkan membrane tympany hiperemis dan
bulging.
11. Apakah diagnosis yang paling mungkin?
A. OMA
B. Otomycosis
C. Otitis Eksterna
D. OMSK Benigna
E. OMSK Maligna

12. Bagaimanakah penyebab awal timbulnya kelainan pada pasien ini?
A. Cholesteatoma
B. Sumbatan hidung
C. Edema membran tympani
D. Sumbatan pada tuba eustachius
E. Hiperemis mukosa cavum tympani

13. Apakah penatalaksanaan yang tepat untuk pasien ini?
A. Antibiotik
B. Anti alergi
C. Miringotomi
D. Parasintesis
E. Tak perlu diobati (self limiting disease)

KASUS UNTUK SOAL NO 14-15
Seorang laki-laki berusia 35 tahun, datang ke dokter dengan keluhan gangguan pendengaran. Pasien bekerja di
pabrik sebagai pengawas kerja mesin pabrik. Pada pemeriksaan dengan garpu tala, hasil pemeriksaan telinga
sebelah didapatkan: test Rinne (+), Weber lateralisasi ke kiri dan Schwabach normal. Hasil pemeriksaan telinga
kanan :Rinne (-), Weber lateralisasi kanan dan schwabach memanjang.
14. Apakah diagnosis yang paling mungkin?
A. Telinga kanan normal
B. Telinga sebelah kiri tuli perseptif
C. Telinga sebelah kiri tuli konduktif
D. Telinga sebelah kanan tuli perseptif
E. Telinga sebelah kanan tuli konduktif

15. Pada kasus di atas, apabila telinga kanan diberikan efek masking dengan menggunakan kapas, apakah hasil
pemeriksaan yang akan muncul?
A. Test Rinne tetap positip
B. Schwabach memendek
C. Weber lateralisasi ke kanan
D. Hantaran udara lebih baik dari hantaran tulang
E. Hantaran tulang telinga kiri lebih baik dari kanan

16. Seorang wanita berusia 60 tahun mengeluh pendengarannya kurang jelas pada telinga kiri sejak 1 bulan yang
lalu. Keluhan tidak disertai dan tidak mengeluarkan cairan. Hasil Pemeriksaan dengan menggunakana
audiometri menunjukan adanya penurunan hantaran udara untuk suara dengan frekuensi 2000 Hz pada telinga
sebelah kiri. Apakah penyebab paling mungkin kondisi tersebut?
A. Adanya otosclerosis
B. Tuba eustachii terbuka
C. Membran tymphani rusak
D. Reseptor membrane basilaris daerah apeks rusak
E. Perbedaan tekanan antara telinga luar dan dalam

KASUS UNTUK SOAL NO 17-18
Seorang perempuan berusia 19 tahun, datang ke dokter dengan keluhan pilek disertai sedikit batuk. Bersamaan
dengan pileknya ia merasa tidak dapat menghidu serta mulut terasa pahit sehingga ia tidak mau makan. Akibatnya
ia merasa perutnya sakit dan sering rasa ingin muntah.
17. Apakah penyebab gangguan menghidu pada pasien ini?
A. Rusak nya N Olfaktorius
B. Rusaknya bulbus olfaktorius
C. Zat yang dihidu bukan berupa gas
D. Rusaknya pusat penghidu di thalamus
E. Reseptor mukosa hidung tertutup lendir

18. Disebut apakah kondisi tersebut?
A. Ageusia
B. Anosmia
C. Algesia
D. Hiposmia
E. Disosmia

Kasus untuk soal no 19-23
Seorang laki laki berusia 25 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan batuk, pilek dengan lebih banyak ingus
keluar di pagi hari. Keluhan disertai demam, nyeri menelan dan hidung merasa bau busuk. Keluhan bau busuk ini
menetap sejak 6 hari yang lalu. Sejak tiga tahun yang lalu, pasien sering bersin dipagi hari disertai hidung gatal,
kadang disertai hidung tersumbat satu sisi. Awalnya sumbatan hilang, tetapi sekitar 6 bulan terakhir sumbatan tidak
hilang. Pada pemeriksaan fisik: didapatkan, rinore mucopurulent, kental, warna sekret kekuningan, disertai foetor ex
nasal. Mukosa cavum nasi berwarna pucat, konka membesar, nyeri pipi kanan, pusing, discharge mukopurulent
berasal dari meatus medius kanan.
19. Apakah diagnosis yang paling mungkin?
A. Stomatitis
B. Larinngitis
C. Rhinitis alergika
D. Rhinitis diphterica
E. Sinusitiis etmoidalis

20. Apakah komplikasi yang dapat timbul pada pasien tersebut?
A. Sinusitis
B. Meningitis
C. Mastoiditis
D. Septum deviasi
E. Rhiniitis alergika

21. Apakah yg dapat menyebabkan sumbatan pada hidung sesuai kasus di atas?
A. Polip nasi
B. krista septi nasi
C. Septum deviasi
D. Hipertrofi konka
E. Sinusitis maksilaris

22. Manakah pernyataan yang sesuai dengan kasus tersebut di atas?
A. Komplikasi OMA dapat terjadi
B. Rontgen foto tidak perlu dilakukan
C. Wing test perlu dilakukan pada pasien tersebut
D. Underlying disease-nya adalah rinitis vasomotor
E. Prick test tidak perlu dilakukan pada pasien di atas

23. Dimanakah letak kelainan pada kasus tersebut di atas?
A. Choana
B. Cavum nasi
C. Septum nasi
D. Ostium sinus
E. Vestibulum nasi