Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PRAKTIKUM KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN BERPOTENSI SEBAGAI TANAMAN OBAT DI TAMAN JAMU NYONYA MENEER SEMARANG

Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah Biodiversitas

DISUSUN OLEH :

1. DEDI SAPUTRA

2. HAZAMI

3. SUPADMI

4. TUTIK AFIFAH

5. ZAKKI ICHWAN

(0402513150)

(0402513138)

(0402513158)

(0402513109)

(0402513141)

PENDIDIKAN IPA (S2) KONSENTRASI BIOLOGI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG SEMARANG

2014

BIOLOGI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG SEMARANG 2014 Laporan Praktikum Biodiversitas_Keanekaragaman Tanaman Obat
BIOLOGI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG SEMARANG 2014 Laporan Praktikum Biodiversitas_Keanekaragaman Tanaman Obat

KATA PENGANTAR

Puji syukur ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karuniaNya sehingga penyusunan Laporan Praktikum Keanekaragaman Tumbuhan Berpotensi Sebagai Tanaman Obat di Taman Jamu Nyonya Meneer Semarangini dapat terselesaikan. Laporan praktikum ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat dalam mata kuliah Biodiversitas di Program Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Penulis menyampaikan terima kasih kepada :

1. Ibu Sri Ngabekti dan Ibu Margaretta Rahayuningsih selaku dosen pengampu mata kuliah

2. Teman-teman Biologi Kemenag PPs UNNES 2013

3. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebut satu per satu

penyusunan

laporan praktikum ini. Untuk itu kritik dan saran yang membangun penulis harapkan. Harapan penulis semoga laporan praktikum ini dapat memberikan

manfaat bagi pembaca.

Penulis

menyadari

bahwa

masih

banyak

kekurangan

dalam

Semarang, Juni 2014

Penulis,

masih banyak kekurangan dalam Semarang, Juni 2014 Penulis, Laporan Praktikum Biodiversitas_Keanekaragaman Tanaman Obat
masih banyak kekurangan dalam Semarang, Juni 2014 Penulis, Laporan Praktikum Biodiversitas_Keanekaragaman Tanaman Obat

DAFTAR ISI

Halaman Sampul

i

Kata Pengantar

ii

Daftar isi

iii

Sekilas tentang Taman Jamu Nyonya Meneer Semarang

vii

1. Agave (Agave americana L.)

1

2. Akar Wangi (Vetiveria zizanoides)

3

3. Akasia (Acacia cathecu)

5

4. Asam Jawa (Tamarindus indica L.)

7

5. Bambu Air (Equisetum hyemale)

10

6. Bandotan (Ageratum conyzoides L.)

12

7. Bawang Dayak (Phaius thankervillae (Ait) B.I.)

15

8. Bawang Merah (Allium cepa L.)

17

9. Bawang Putih (Allium sativum L.)

20

10. Belimbing Buah (Averrhoa carambola L.)

23

11. Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.)

25

12. Beluntas (Pluchea indica Less.)

27

13. Bidara Pahit (Strychnos ligustrina Bl.)

30

14. Brotowali (Tinospora crispa (L.) Miers)

32

15. Buah Merah (Pandanus conoideus Lam.)

35

16. Cabe Jawa Merah (Piper retrofractum Vahl.)

37

17. Cabe Jawa Putih (Piper logum)

39

18. Camcau Rambat (Mesona palustris Bl.)

41

19. Cendana (Santalum album Linn.)

43

20. Cengkeh (Syzygium aromaticum, (L.) Merr. & Perry.)

45

21. Ceremai (Phyllanthus acidus [L.] Skeels.)

48

22. Cocor Bebek (Kalanchoe pinnata Syn.)

51

23. Daun Dewa (Gynura segetum (Lour.) Merr.)

53

24. Daun Dolar (Ficus pumila L.)

55

25. Daun Gamal (Glirisidia sepium)

57

26. Daun Kentut (Paederia foetida L.)

59

27. Daun Salam (Eugenia polyantha Wight.)

62

28. Daun Ungu (Graptophyllum pictum Griff.)

65

29. Delima (Punica granatum L.)

67

Griff.) 65 29. Delima ( Punica granatum L.) 67 Laporan Praktikum Biodiversitas_Keanekaragaman Tanaman Obat
Griff.) 65 29. Delima ( Punica granatum L.) 67 Laporan Praktikum Biodiversitas_Keanekaragaman Tanaman Obat

30. Gandarusa Hijau (Justicia gendarussa BURM. F.)

70

31. Iler (Coleus scutellarioides Lin. Benth.)

72

32. Jambu Biji (Psidium guajava L.)

75

33. Jarak Pagar (Jatropha curcas L.)

77

34. Jati Belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.)

79

35. Jengger Ayam (Celosia cristata L.)

81

36. Jeruju (Acanthus ilicifolius L.)

83

37. Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia Swingle.)

85

38. Jeruk Purut (Citrus hystrix DC.)

88

39. Kacang-Kacangan (Arachis pintoi Krapov. & W.C.Greg)

90

40. Kamboja Bali (Plumiera acuminata Aft.)

92

41. Kana (Canna hybrida)

94

42. Kapulaga (Amomum cardamomum Willd.)

96

43. Kapulaga Sabrang (Elettaria cardamomum (L.) Maton.)

98

44. Kayu Angin (Usnea misaminensis Vain.)

101

45. Kayu Manis (Cinnamomum burmannii (Ness.) Bl)

103

46. Kayu Putih (Eucalyptus alba Reinw.)

106

47. Kayu Ules ( Helicteres isora L )

108

48. Kedondong Laut (Nothopanax fruticosum (L.) Miq)

110

49. Keji Beling (Sericocalyx crispus L.)

112

50. Kelapa (Cocos nucifera L.)

114

51. Kelapa sawit (Elaeis guinensis Jack)

117

52. Kelor (Moringa oleifera Lam.)

119

53. Kembang Kertas (Zinnia elegans Jacq.)

122

54. Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.)

124

55. Kemiri (Aleurites moluccana (L.) Willd)

127

56. Kemloko (Phyllanthus emblica)

129

57. Kemuning (Murraya paniculata L. Jack)

131

58. Kenanga (Canangium odorata Baill.)

133

59. Kenikir (Tagetes erecta L.)

135

60. Kepel (Stelechocarpus burahol (Blume) Hook.f & Thomson)

137

61. Kepuh (Sterculia foetida L.)

139

62. Kersen (Muntingia calabura L.)

141

63. Ketepeng (Cassia tora L.)

143

64. Kola (Cola accuminata Schott et Endl.)

145

65. Krangean (Litsea cubeba Pers.)

147

66. Krismen (Mentha merdinah Back)

149

147 66. Krismen ( Mentha merdinah Back) 149 Laporan Praktikum Biodiversitas_Keanekaragaman Tanaman Obat
147 66. Krismen ( Mentha merdinah Back) 149 Laporan Praktikum Biodiversitas_Keanekaragaman Tanaman Obat

67. Kumis Kucing (Orthosiphon spicatus B. B. S.)

151

68. Kunyit (Curcuma domestica Val. )

154

69. Lavender (Lavandula latifolia Chaix)

157

70. Lempuyang Wangi (Zingiber aromaticum Val.)

159

71. Lerak (Sapindus rarak DC.)

161

72. Lidah Buaya (Aloe vera L )

163

73. Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl)

166

74. Maja (Aegle marmelos (L.) Correa.)

169

75. Manggis (Garcinia mangostana L. )

171

76. Mangkokan (Nothopanax scutellarium Merr.)

173

77. Melati (Jasminum sambac (L) W. Ait.)

175

78. Melati Kosta (Brutisfelsia uniflora (Pohl.) D. Don.)

178

79. Melati Paris (Jasmine officinalle)

180

80. Mengkudu (Morinda citrifolia L.)

182

81. Mimba (Azadirachta indica A. Juss)

185

82. Mrambos Merah (Hibiscus radiatus Cav.)

187

83. Nagasari (Messua ferrea)

189

84. Nampu (Homalomena javanica V. A. V. R.)

191

85. Ngokilo (Strobilanthes laevigatus Clarck.)

193

86. Pacar Air (Impatiens platypletala Linn.)

196

87. Pacar Cina (Aglaia odorata Lour.)

198

88. Paliasa (Kleinhovia hospita Linn.)

200

89. Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.)

202

90. Patikan Kebo (Euphorbia hirta L.)

204

91. Pecut Kuda (Stachytarpheta jamaicensis [L.] Vahl.)

207

92. Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban)

209

93. Pepaya (Carica papaya Linn.)

212

94. Peppermint (Mentha piperita)

214

95. Pinang (Areca catechu L.)

216

96. Poko (Mentha arvensis L.)

219

97. Pulai Putih (Alstonia scholaris R.Br.)

221

98. Pule Pandak (Rauvolfia verticilata LOUR.)

223

99. Rosemeri (Rosemarynus officinalis)

225

100. Saga (Abrus precatorius L.)

227

101. Sambang Colok (Aerva sanguinolenta Bl.)

229

102. Sambiloto (Andrographis paniculata (Burn.f) Ness )

231

103. Selasih Hitam (Ocimum basilicum L.)

235

231 103. Selasih Hitam ( Ocimum basilicum L.) 235 Laporan Praktikum Biodiversitas_Keanekaragaman Tanaman Obat
231 103. Selasih Hitam ( Ocimum basilicum L.) 235 Laporan Praktikum Biodiversitas_Keanekaragaman Tanaman Obat

104. Seruni (Wedelia calendulacea Less.)

237

105. Sidaguri (Sida rhombifolia L.)

239

106. Simbar Menjangan (Platycerium bifurcatum)

241

107. Sintok (Cinnamomum sintok (BL.) Lignum.)

243

108. Sirih (Piper betle L.)

245

109. Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.)

249

110. Sirih-Sirihan (Peperomia pellucida L.)

251

111. Sirsat (Annona muricata)

253

112. Siwak (Salvadora persica)

255

113. Siwalan (Khaya sinegalensis L.)

257

114. Soka (Ixora coccinea L.)

260

115. Som Jawa (Talinum triangulare (Jacq.) Willd.)

262

116. Srigading (Nyctanthes arbor-tristis L.)

264

117. Stevia (Stevia rebaudiana Bertonii M.)

266

118. Taiwan Beauty (Cuphea hyssopifolia H. B. K.)

268

119. Tapak Liman (Elephantopus scaber L.)

270

120. Tapak Dara (Catharantus roseus (L.) G. Don.)

272

121. Tembelekan (Lantana camara Linn.)

274

122. Temu Hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.)

276

123. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.)

278

124. Teratai (Nymphaea nouchali Brum F.)

281

125. Vanili (Vanilla planifolia Andrews)

284

DAFTAR PUSTAKA

286

Biodata Penulis

291

284 DAFTAR PUSTAKA 286 Biodata Penulis 291 Laporan Praktikum Biodiversitas_Keanekaragaman Tanaman Obat
284 DAFTAR PUSTAKA 286 Biodata Penulis 291 Laporan Praktikum Biodiversitas_Keanekaragaman Tanaman Obat

SEKILAS TENTANG TAMAN JAMU NYONYA MENEER SEMARANG

Jamu adalah sebutan orang Jawa terhadap obat hasil ramuan tumbuh- tumbuhan asli dari alam yang tidak menggunakan bahan kimia sebagai aditif. Konotasi tradisonal selalu melekat pada Jamu sebab Jamu memang sudah dikenal lama sejak jaman nenek moyang sebelum farmakologi modern masuk ke Indonesia. Oleh karena itu, banyak resep racikan Jamu sudah berumur ratusan tahun dan digunakan secara turun temurun sampai saat ini. Sebutan ini diperkenalkan pada publik oleh 'dukun' atau 'tabib', ahli pengobatan tradisional jaman dulu. Dari sinilah tradisi minum jamu memasyarakat. Dan sekarang, diperkirakan 80% penduduk Indonesia pernah menggunakan Jamu. Sebagaimana masyarakat barat mengenal susu, Jamu sangat popular bagi masyarakat Indonesia. Nyonya Meneer adalah salah satu ikon produsen jamu yang terkenal di Indonesia hingga sekarang. Bertempat di jalan Raya Kaligawe Semarang, Taman dan Museum Jamu Nyonya Meneer didirikan. Tempat ini sangat strategis karena berada di jalan utama yang menghubungkan kota Semarang dengat kota-kota sekitarnya. Taman dan Museum ini berdiri di areal seluar ± 2 hektar dan memiliki koleksi tanaman jamu ± 600 jenis tanaman. Taman dan Museum Jamu Nyonya Meneer dibuka setiap hari Senin sampai dengan Jumat mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Biaya masuk museum pun relatif murah. Selain bisa sebagai sarana rekreasi dan wisata, keberadaan Musem dan Taman Jamu Nyonya Meneer ini juga bisa menjadi sarana pembelajaran bagi anak-anak ataupun masyarakat luas yang ingin mengenal lebih jauh tentang seluk beluk tanaman jamu.

ingin mengenal lebih jauh tentang seluk beluk tanaman jamu. Laporan Praktikum Biodiversitas_Keanekaragaman Tanaman Obat
ingin mengenal lebih jauh tentang seluk beluk tanaman jamu. Laporan Praktikum Biodiversitas_Keanekaragaman Tanaman Obat