Anda di halaman 1dari 1

Pembahasan jenis kelamin

Jenis kelamin merupakan suatu sifat yang dijadikan dasar untuk mengidentifikasi
perbedaan antara laki laki dan perempuan berdasarkan perilaku, mental dan emosi. (mulia,
2004) Di panti wredha harapan ibu semarang, lansia yang berada di panti semua berjenis
kelamin perempuan. Menurut bandiyah tahun 2009 jenis kelamin memiliki pengaruh untuk
perubahan fungsi kognitif dan perempuan yang memasuki usia lanjut memiliki resiko terkena
kepikunan sebesar 1.393 kali atau 3 kali lipat dibandingkan laki laki. Kepikunan lebih
beresiko pada perempuan karena usia harapan hidup lebih tinggi daripada laki laki.
Semakin tinggi usia harapan hidup lansia perempuan maka semakin lama lansia untuk hidup
dan semakin besar kemungkinan mengalami penurunan fungsi kognitif. menurut penelitian
hesti tahun 2008 menyatakan bahwa perempuan memiliki resiko lebih tinggi terhadap
penurunan fungsi kognitf karena adanya penurunan hormon estrogen pada saat fase
menopouse, sehingga meningkatkan resiko penyakit neuro degeneratif. Hormon ini
memegang peran penting dalam memelihara fungsi otak. Pada perempuan terdapat peranan
level hormon seks endogen yang mempengaruhi penurunan fungsi kogitif. Reseptor estrogen
pada otak berperan dalam fungsi belajar dan memori, seperti hipokampus. Level estradol
yang rendah akan dikaitkan dengan fungsi kognitif yang turun dan memori verbal. (Heni dkk
2013)
1; Mulia, S. Musdah . 2004. Sex and gender ed. 1. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama
2; Bandiyah, Siti. 2009. Lanjut usia dan keperawatan gerontik. Yogyakarta. Nuha

Medika
3; Hesti, Harris, S. Mayza A & Prihartono ,J. 2008. Pengaruh Gangguan Kognitif

Terhadap Gangguan Keseimbangan Pada Lanjut Usia. Artikel Penelitian Neurono Vol.
25 no. 3 April 2008, 26 31
4; Heni M,. Dwi S,. Mumpuni. D. 2013. Gambaran Fungsi Kognitif pada Lansia di UPT
Panti Werdha Mojopahit Kabupaten Mojokerto. Program Studi D- 3 Keperawatan
Stikes Pemkab Jombang