Anda di halaman 1dari 8

ABSTRAKSI

Setiap manusia selalu terlibat dengan kegiatan kegiatan apakah itu


bekerja atau pun bergerak yang memerlukan tenaga dimana tenaga itu sendiri
diperoleh karena adanya proses metabolisme dalam otot, berupa kumpulan dari
proses kimia yang mengubah bahan makanan menjadi kerja mekanis dan panas.
Sebagaimana diketahui, kerja manusia itu ada yang bersifat mental maupun
fisik dan masing masing mempunyai tingkat yang berbeda.
Cara menggunakan pulse meter sebagai alat ukur kerja dengan metode
fisiologi adalah dengan cara letskkan alat tersebut pada denyut nadi kita atau
dipergelangan tangan kemudian ON kan alat tersebut untuk mendeteksi
Arteri,Vena dan detak Jantung anda, lakukan aktivitas jika itu diperlukan,
tunggu hingga angka hasil itu akurat, catat hasil sebagai hasil dari Praktikum.
Dengan data kelompok kami, maka hasil perhitungan adalah dengan
denyut nadi 101 mmHg dapat menempuh jarak 500 m, dengan denyut nadi
103 mmHg dapat menempuh jarak 1000 m,dan denyut nadi 99 mmHg dapat
menempuh jarak 1500m.
Kata Kunci: Cardiovasculair Load, Metode Fisiologi, Regresi Linier

Teknik Industri Universitas Muhamadiyah Gresik |


Laporan Praktikum Ergonomi (Kelompok 5 Angkatan 2013)

BAB I
PENDAHULUAN
1

Latar Belakang
Tubuh manusia

dianggap

suatu

sistem,

dimana

untuk

melaksanakan kegiatannya dibatasi oleh serangkaian hukum hukum alam.


Kemampuan manusia untuk melaksanakan bermacam kegiatannya
tergantung pada struktur fisik dari tubuhnya yang terdiri dari struktur
tulang, otot otot rangka, sistem syaraf dan proses metabolisme. Setiap manusia
selalu terlibat dengan kegiatan kegiatan apakah itu bekerja atau pun bergerak
yang memerlukan tenaga dimana tenaga itu sendiri diperoleh karena adanya
proses metabolisme dalam otot, berupa kumpulan dari proses kimia yang
mengubah bahan makanan menjadi kerja mekanis dan panas. Sebagaimana diketahui,
kerja manusia itu ada yang bersifat mental maupun fisik dan masing masing
mempunyai tingkat yang berbeda.
Tingkat intensitas y a n g

tinggi

mengakibatkan

pemakaian

t e n a g a y a n g t i n g g i p u l a , s e b a l i k n y a intensitas yang terlalu rendah


akan mengakibatkan kejenuhan.
2

Tujuan Praktikum
1. Memahami Bahwa perbedaan beban kerja /cara kerja dapat
berpengaruh terhadap aspek fisiologi.
2. Mampu melakukan pengukura kerja dengan menggunakan metode
fisiologi.
3. Menetukan besar beban kerja, berdasarkan kriteria fisiologi.
4. Merancang sistem kerja, dengan memanfaatkan hasil pengukuran kerja
dengan metode fisiologi.
5. Mampu menggunakan pulsa meter sebagai alat ukur kerja dengan
metode fisiologi.
6. Mampu membuat grafik yang menghubungkan antara intensitas beban
kerja (lari pada kecepatan kerja tertentu untuk menempuh jarak
tertentu) dengan hearth rate.
7. Mampu membuat persamaan antara heart rate dengan laju kecepatan
dan jarak.

Teknik Industri Universitas Muhamadiyah Gresik |


Laporan Praktikum Ergonomi (Kelompok 5 Angkatan 2013)

8. Mampu menghitung besar energy expenditure pada suatu pekerjaan


tertentu berdasarkan intensitas hearth rate.
9. Mempu menghitung %CVL dan regresi linear.
3

Obyek Praktikum
a. Peralatan yang digunakan:
- Stopwatch
- Work sheet (lembar Pengamatan)
- Peralatan Tulis
- Alat Pengukur Denyut Nadi
b. Deskkripsi Pekerjaan
1. Pertama kali yang dilakukan dalam melakukan praktikum ini adalah
menyiapkan perlengkapan praktikum.

Bagi tugas dalam kelompok

menjadi :
1 orang bertugas sebagai operator
1 orang bertugas sebagai pengamat dan pencatat data
2. Ukur denyut nadi operatorMulai
sebelum melakuakn Praktikum, kemudian
catat, setelah itu baru operator baru mulai Praktikum.
3. Catat denyut nadi operator yang muncul selama menempuh jarak (500
meter, 1 Km, dan 1,5 Km) untuk menghitung denyut nadi kerja
Identifikasi Pekerjaan
4. Setelah mencapai jarak tempuh operator istirahat dan ukur denyut
nadinya
4

Pengumpulan Data

Rumusan Masalah
Ukur Denyut nadi sebelum bekerja

Berdasarkan Tujuan yang kami jabarkan diatas maka kami dapat merumuskan
Rumusan Masalah sebagai berikut:

Jarak tempuh 500 m

Jaraj tempuh 1000 m

Jarak tempuh 1500 m

1. Berapakah nilai Cardiovascular load pada Operator?


2. Apakah pekerjaan tersebut layak dilakukan jika dilihat dari Klasifikasi

Ukur denyut nadi setelah bekerja


%CVL?
3. Bagaimanakah cara melakukan pengukura kerja dengan menggunakan
Pemrosesan data
metode fisiologi.
4. Berapakah hasil menghitung besar energy expenditure pada suatu

pekerjaan tertentu berdasarkan


Interpolsi
intensitas hearth rate?
5

Flow Chart

Menghitung % CVL
Menghitung Regresi Linier

Analisis Data
Kesimpulan dan saran
Teknik Industri Universitas Muhamadiyah Gresik |
Laporan Praktikum Ergonomi (Kelompok 5 Angkatan 2013)
Selesai

BAB II
PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
2.1 Pengumpulan Data
Data Operator
Nama
: Carlos Ardo Juan
Nim
:13612052
Jenis kelamin : Laki Laki
Umur
: 23
Suku Bangsa : Indonesia
No

Jarak
(meter)

500

1000

1500

Keterangan
Arteri (SYS)
Vena (DIA)
Jantung (Pulse)
Arteri (SYS)
Vena (DIA)
Jantung (Pulse)
Arteri (SYS)
Vena (DIA)
Jantung (Pulse)

Sebelum
Bekerja
115
86
95
115
86
95
102
62
96

Saat
Bekerja
81
42
125
146
75
97
155
65
116

2.2 Pengolahan Data

Teknik Industri Universitas Muhamadiyah Gresik |


Laporan Praktikum Ergonomi (Kelompok 5 Angkatan 2013)

Setelah
Bekerja
125
78
85
126
73
80
130
58
102

2.2.1 Analisis regresi liner


Regresi linier didasarkan pada hubungan fungsional ataupun kausal satu
variabel independen dengan satu variabel dependen. Persamaan umum
dari regresi linier adalah :
Y= +x
Y = 53.333 + ( 0.074 ) X
Dimana :
Y = Variabel dependen yang diprediksikan
= konstanta

= koefisien regresi X terhadap Y


X = variabel independen yang mempunyai nilai tertentu
Analisis regresi linier digunakan untuk mengetahui nilai nadi kerja
(Y) bila diketahui jarak yang ditempuh (X). Cara perhitunganya dilakukan
pada saat operator menempuh jarak 0,5 km, 1 km ,1,5 km(operatornya
sama).

No

X=
Jarak
(mete
r)

Y = Arteri
Kerja
(Pulse
mmHg)

500

81

1000

146

1500

155

TOTA
L

3000

382

n Xi
2

t 1

XY

40500
14600
0
23250
0
4190
00

25000
0
10000
00
22500
00
35000
00

[ ]
n

Xi

t1

t1

t 1

XiYi Xi Yi
t1

3 ( 419000 )3000 x 382


3 x 350000030002

12570001146000
105000009000000

Teknik Industri Universitas Muhamadiyah Gresik |


Laporan Praktikum Ergonomi (Kelompok 5 Angkatan 2013)

111000
1500000

= 0.074

x1

x1

Yi Xi

n
382 (0.074)3000
3

= 53.333

2.2 Analisis Beban Kerja


Perhitungan Cardiovasculair Load dengan menggunakan rumus
Manuaba &Vanwonterghem :

% CVL =

100 x (DenyutnadakerjaDenyutnadiistira h at )
DenyutnadimaksimumDenyutnadiistira h at

2.3 Analis Data


2.3.1 Rumus Persamaan Regresi Linear
2.3.2 Cardiovascular Load
Disini kita akan menghitung besarnya perhitungan prosentase
Cardiosvascular load. Klasifikasi % CVL sebagai rekomendasi untuk
perbaikan sistem kerja ( Menghitung % untuk operator saat menempuh
jarak 1000m,2000m,& 5000m)
Menghitung % CVL untuk menempuh jarak 1000 m :

Teknik Industri Universitas Muhamadiyah Gresik |


Laporan Praktikum Ergonomi (Kelompok 5 Angkatan 2013)

Penentuan Cardioviscular load (%CVL) untuk masing masing jarak


tempuh
denyut nadi maksimum = 220 Umur
= 220 23 = 197
%CVL (pada jarak 500 meter) =

100 x (denyut nadi kerja - denyut nadi istirahat)


(denyut nadi maksimum - denyut nadi istirahat)
= 100 x (125- 95) = 29.41%
(197- 95)
%CVL (pada jarak 1000 meter)
100 x (denyut nadi kerja - denyut nadi istirahat)
(denyut nadi maksimum - denyut nadi istirahat)
= 100 x (97- 95) = 1.96%
(197- 95)
%CVL (pada jarak 1500 meter )
100 x (denyut nadi kerja - denyut nadi istirahat)
(denyut nadi maksimum - denyut nadi istirahat)
= 100 x (116-96) = 19.80%
(197-96)

BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
1.1 Kesimpulan
Tingkat
Pekerjaan
Undully Heavy
Very heavy
Heavy
Moderate
Light
Very light

Energi Expediture
Kkal/menit
> 12,5
10,0 -12,5
7,5 - 10,0
5,0 -7,5
2,5 - 5,0
< 2,5

Kkal/8 jam
> 6000
4800 - 6000
3600 - 4800
24000 - 3600
1200 - 24000
< 1200

Detak jantung

Konsumsi O2

Detak/menit
> 175
150 - 175
125 - 150
100 - 125
60 -100
<60

Liter/menit
> 2,5
2,0 - 2,5
1,5 - 2,0
1,0 - 1,5
0,5 - 1,0
< 0,5

Teknik Industri Universitas Muhamadiyah Gresik |


Laporan Praktikum Ergonomi (Kelompok 5 Angkatan 2013)

Cara menggunakan pulse meter sebagai alat ukur kerja dengan


metode fisiologi adalah dengan cara letskkan alat tersebut pada denyut nadi
kita atau dipergelangan tangan kemudian ON kan alat tersebut untuk
mendeteksi Arteri,Vena dan detak Jantung anda, lakukan aktivitas jika itu
diperlukan, tunggu hingga angka hasil itu akurat, catat hasil sebagai hasil
dari Praktikum.
Dengan data kelompok kami, maka hasil perhitungan adalah
dengan denyut nadi 101 mmHg dapat menempuh jarak 500 m, dengan
denyut nadi 103 mmHg dapat menempuh jarak 1000 m,dan denyut nadi 99
mmHg dapat menempuh jarak 1500m.
1.2 Saran
Kami memberikan saran untuk membangun yang lebih baik lagi untuk
menjalankan tugas atau kegiatan Praktikum ini dibutuhkan kekompakan
pada setiap anggotanya,serta dapat berjalannya Praktikum harus dengan
prosedur yang sudah dicantumkan jika menggunakan data acak tanpa
praktikum hasil yang diperoleh kurang akurat dan tidak bisa memperbaiki
Sistem kerja tersebut.

Teknik Industri Universitas Muhamadiyah Gresik |


Laporan Praktikum Ergonomi (Kelompok 5 Angkatan 2013)