Anda di halaman 1dari 2

Tumbuhan jamur yang sering kita temui ketika musim penghujan datang ternyata tidak hanya

dapat tumbuh pada merang, tembok dan makanan yang sudah busuk, tapi juga pada kuku
manusia. Meskipun keduanya mempunyai nama yang sama yaitu jamur, akan tetapi memiliki
perbedaan makna didalamnya.
Tumbuhan jamur yang biasa ditemukan pada musim penghujan tersebut dapat dikonsumsi
manusia, sedangkan untuk jamur yang tumbuh pada kuku manusia dianggap sebagai penyakit
kulit yang perlu di obati. Jamur kuku, yang menurut kebanyakan dokter kulit mempunyai nama
latin onychomycosis atau Tinea Unguium, sebagian besar menyerang pada kuku kaki manusia
mulai dari tepi atau bagian bawah kuku.
Untuk mengetahui tanda-tanda atau gejala dari jamur kuku adalah biasanya mengalami
perubahan warna menjadi agak kekuningan atau keputihan. Selanjutnya, kuku akan menjadi
rapuh, mudah mengelupas, berbau, dan biasanya warnanya menjadi lebih kusam atau bahkan
kehitaman. Kadang-kadang terjadi infeksi, dan lama kelamaan menimbulkan rasa nyeri,
bengkak, dan bernanah.
Seperti halnya jamur lain yang menyerang anggota tubuh laninnya, jamur kuku juga dapat
menular. Penularan tidak hanya terjadi melalui hubungan antara kuku penderita dengan kuku
orang lain, terutama jika orang tersebut menggunakan gunting kuku, kaos kaki, atau sepatu dari
penderita jamur kuku.
Untuk menghindari dan mencegah terhadinya jamur kuku beberapa dokter kulit berpendapat
sebaiknya pelihara kuku dan bersihkan setiap hari, hindari mengorek-ngorek pinggir kuku karena
dapat menyebabkan masuknya jamur, gunakan kaos kaki yang bersih, dan ganti jika lembab, dan
cuci tangan setelah menyentuh kuku kaki yang terkena jamur agar tidak menyebar.
Selain pola hidup yang bersih yang kita terapkan sehari-hari dan merujuk kepada dokter kulit,
penderita jamur kuku tidak perlu khawatir akan penyakit tersebut. Karena saat sekarang ini sudah
banyak hadir obat jamur yang bisa dikonsumsi antara lain, intrakonazol.
Biasanya obat jamur ini diminum dalam jangka waktu yang lama, karena untuk sebuah
kesembuhan tidak bisa terjadi dalam hitungan detik. Selain obat jamur yang diminum, dunia
kesehatan khsusnya dokter kulit memberikan solusi lain untuk jamur kuku yaitu obat jamur oles
yang digunakan bersamaan dengan obat jamur minum, karena jika hanya menggunakan obat
jamur oles tidak dapat menyembuhkan jamur kuku sampai tuntas. Dengan keterbatasan obat
jamur oles yang tidak bisa mencapai ke akar jamur yang sudah mengendap didalam tubuh
manusia.

Jika kita tidak terbaisa dengan obat jamur oles dan minum bisa dengan cara pengobatan
tradisional, ambil 1 rimpang lengkuas, cuci sampai bersih, belah dan gosokkan pada kulit yang
terkena jamur. Lakukan secara rutin setiap malam sebelum tidur.
Tak banyak dari kita yang meyadari bahwa jamur dapat tumbuh di daerah kuku dan
sekitarnya. Jika ada kulit kita yang terinfeksi jamur, kadang secara tidak sengaja
ingin rasanya jari ini menggaruknya sekedar untuk menghilangkan perasaan gatal
tersebut. Hal itu justru akan membuat jamur itu menempel di bawah kuku kita dan
mulai menginfeksi jaringan di bawah kuku, bahkan memindahkan infeksi jamur itu
ke tempat atau kulit di daerah lain tubuh kita.