Anda di halaman 1dari 1

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang
Bumi merupakan salah satu planet di tata surya dimana memiliki kemungkinan adanya

kehidupan terbesar, sesuai firman Allah Taala surat al-Baqarah aya 22 yang maknanya,
Dia-lah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap,
dan Dia menurunkan air(hujan) dari langit,lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala
buah-buahan sebagai rizki bagi untukmu; karena itu, janganlah kamu mengadakan sekutusekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.
Pada masa awal pembentukannya, diperkirakan ada makhluk hidup mikroskopik yang pertama
kali muncul. Makhluk hidup ini hidup di lingkungan yang ekstrem dan disebut sebagai
archaebacteria. Hal ini membuka peluang bagi makhluk hidup lainnya di masa selanjutnya
dimana bumi lebih stabil dan sangat menunjang adanya kehidupan. Dalam pandangan Islam,
manusia pertama yang ada di bumi ialah Adam As., hal tersebut tertera dalam surat al
Baqarah:30. Dalam ayat tersebut menyatakan bahwa Allah Azza wa Jalla akan menjadikan
khalifah di muka bumi. Khalifah disini adalah seseorang yang menjadi pemimpin atas suatu
golongan umat. Manusia mulia tersebut adalah Adam As. Dari keturunan Adam Alaihissalam
muncullah umat manusia sebagai bagian dari kebesaran Allah. Manusia diberi akal dan nafsu
sebagai pembeda dari makhluk yang lain. Akal dapat digunakan sebagai pengendali nafsu dalam
diri manusia. Tetapi, realita yang terjadi mulai pada masa Adam Alaihissalam sampai sekarang
adalah manusia lebih cenderung menuruti hawa nafsunya sesukanya. Manusia berbicara dan
berbuat sesukanya tanpa memperhitungkan dampak yang akan menimpanya baik di dunia
maupun di akhirat. Allah akan meng-hisab diri mereka terhadap apa-apa yang telah manusia
lakukan di dunia. Allah akan menghadirkan saksi-saksi yang dulu ada di dunia, baik makhluk
Allah yang bernyawa maupun yang tidak bernyawa. Semuanya akan memberikan kesaksian yang
sebenarnya terhadap yang telah manusia lakukan,firman Allah taala surat az-Zalzalah ayat 4