Anda di halaman 1dari 1

BAB III

KESIMPULAN
3.1 Kesimpulan
Cedera kepala atau trauma kapitis adalah cedera mekanik yang secara
langsung atau tidak langsung mengenai kepala yang mengakibatkan luka di kulit
kepala, fraktur tulang tengkorak, robekan selaput otak dan kerusakan jaringan
otak itu sendiri, serta mengakibatkan gangguan neurologis.
Suatu keadaan cedera kepala erat kaitannya dengan peningkatan tekanan
intrakranial, dan aliran darah otak. Doktrin monroe-Kellie merupakan suatu
konsep sederhana tetapi penting untuk memahami dinamika tekanan intrakranial
(TIK). Konsep utamanya adalah bahwa volume intrakranial harus selalu konstan,
karena rongga kranium pada dasarnya merupakan rongga yang kaku, tidak
mungkin melebar. Darah didalam vena dan cairan cerebrospinal (CSS) dapat
dikeluarkan/dipindahkan dari rogga tengkorak, sehingga tekanan intrakranial tetap
normal. Sehingga segera setelah cedera otak, suatu massa seperti perdarahan dapat
terus bertambah dengan TIK masih tetap normal. Namun, sewaktu batas
pemindahan/pengeluaran CSS dan darah intravaskuler tadi terlewati maka TIK
secara cepat akan meningkat.
Pada cedera kepala berat penanganan awal di instalasi gawat darurat
meliputi primary survey dan resusitasi yaitu memperbaiki airway, breathung dan
circulation pada pasien serta pemeriksaan neurologis. Kemudian dilakukan
secondary survey dan riwayat AMPLE pada pasien. Terapi medikamentosa yang
dapat diberikan berupa cairan intravena ringer laktat atau garam fisiologis,
hiperventilasi sedang, pemberian manitol untuk menurunkan TIK, dan diberikan
antikonvulsan.

36