Anda di halaman 1dari 3

DAFTAR PUSTAKA

Andarwulan, Nuri dan RH Fitri Faradilla. (2012). Pewarna Alami untuk Pangan. Bogor:
SEAFAST Center IPB
Anonim, (2006). (ACM) Asean Cosmetic Methtods SIN 02, halaman: 02 (dalam Asean
Cosmetic

Methtods

(ACM)

http/:D-Identifikasi-Pewarna-yang-Dilarang-pada-

Kosmetik-secara-tlc-klt.html di akses 05 November 2014.


Anonim,

(2010).

Bahan

Berbahaya.

http:/dinkesbonebolango.org/index.

php?

option=com_content&task=view&id=487&itemid=1 di akses 02 Oktober 2014.


Azmi, A.N., Yunianta. (2014). Ekstraksi Antosianin dari Buah Murbei (Morus Alba L.)
Metode Microwave Assisted Extraction (Kajian Waktu Ekstraksi dan Rasio Bahan :
Pelarut). Malang : Universitas Brawijaya. Vol. 3 hal 835-846.
Badan POM. (2014). Penggunaan Rhodamin B pada Kosmetik.Jakarta: Badan Pengawas Obat
dan Makanan Republik Indonesia. Hal: 3.
Badan Standar Nasional. (2006). Petunjuk Pengujian Organoleptik dan atau Sensori. Diakses
tanggal 16 Januari 2012. http://www.scribd.com/doc/65447618/SNI-01-2346-2006
Balsam, M.S. (1972). Cosmetic Science and Technology. Edisi Kedua. London: Jhon Willy
and Son, Inc. Hal. 64, 371, 372, 374, 375, 388.
BPS. 2014. Statistik Indonesia 2007 (Produksi Umbi-umbian di Indonesia). Surabaya.
Deighton, N., & Troung, V. (2010). Characterization of Anthocyanins and Anthocyanidins in
Purple Fleshed Sweet Potatoes by HPLC-DAD/ESI-MS/MS. North Carolina : North
Carolina State University. Vol : 58, 404-410.
Departemen Kesehatan RI. 1998. Pedoman Pengujian Mutu Sediaan Rias; Jakarta
Ditjen POM. (1979). Farmakope Indonesia. Edisi Ketiga. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.
Hal: 9, 63.
Ditjen POM. (1985). Formularium Kosmetika Indonesia. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.
Hal: 86, 96, 195-197.
Ditjen POM. (1998). Permenkes RI No445/Menkes/Per/V/1998 tentang Bahan, Zat Warna,
Substratum, Zat Pengawet dan Tabir Surya pada Kosmetik.Jakarta: Departemen
Kesehatan RI.
Farida, Rita., Nisa, Fithri Choirun. (2014). Ekstraksi Antosianin Limbah Kulit Manggis
Metode Micorwave Assisted Extraction (Lama Ekstraksi dan Rasio Bahan : Pelarut).
Malang: Universitas Brawijaya. Vol. 3 hal 362-373.
7

Jellinek, J.S. (1976). Formulation and Function of Cosmetics. New York: Wiley Interscience.
Hal. 428, 429.
Juanda, D. dan B. Cahyono, 2000. Ubi Jalar : Budi Daya dan Analisis Usaha Tani. Kanisius,
Yogyakarta.
Jusuf, M; St. A. Rahayuningsih; dan Erliana Ginting. 2008. Ubi Jalar Ungu. Balai Penelitian
Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian, Malang. Warta Penelitian dan
Pengembangan Pertanian Vol. 30, No. 4.
Keithler. (1956). Formulation of Cosmetic and Cosmetic Specialities. New York: Drug and
Cosmetic Industry. Hal. 153-155.
Kerem,Z,2005, Microwave Assisted Extraction of Saponin J.Food Science
Kurniasari, L., dkk. 2008. Kajian Ekstraksi Minyak Jahe menggunakan Metode Microwave
Assisted Extraction (MAE). Momentum Vol 4 No.2
Lucchesi, M. E.; Chemat, F.; Smadja, J. 2004,Solvent-free microwave extraction ofessential
oil from aromatic herbs: comparison with conventional hydro-distillation. J.
Chromatography
Mandal , V., Yogesh, M., & Hemalatha, S. (2007). Microwave assisted extraction-An
innovative

and

promising

extraction

tool

for

medicinal

plant

research.

Pharmacognosy review, 7-18.


Mattina, M. J. I., Berger, W. A. I., and Denson, C. L.(1997). Microwave-assisted extraction
of taxanes fromTaxus biomass Journal of Agricultural & Food Chemistry 45, 46914696.
McCabe, W. L., Julian C. S., and Harriot P. 1993. Unit Operations of Chemichal
Engineering, 5th edition. New York : McGraw Hill Book Company.
Pan,N 2003 Microwave Assisted Extraction of Caffein and Polyphenol of Camelia Sinensis
Ind.Eng.ChemMingos, D. M. P., and Baghurst, D. R. (1991).Application of
microwave dielectric heating effects to synthetic problems in chemistry.Chem. Soc.
Rev. 20, 1-47.
Poucher, J. (2000). Pouchers Perfumes, Cosmetics and Soaps. Edisi Kesepuluh. London:
Kluwer Academic Publisher. Hal. 206, 210.
Rachdie. 2006. Mikrobiologi Pangan. www.rachdie.blogsome.com. Diakses 17 November
2014
Rawlins, E.A. (2003). Bentleys Textbook of Pharmaceutics. Edisi Kedelapan belas. London:
Bailierre Tindall. Hal. 355.
8

Reifa. 205. Ubi Jalar Sehatkan Mata dan Jantung, serta Mencegah Kanker. Majalah Kartini
Nomor: 2134 Hal.148.
Senzel, A. (1977). Newburgers Manual of Cosmetic Analysis. Edisi Kedua. Washington DC:
Association of Official Analytical Chemists, Inc. Hal.50.
Simanjuntak, L., Sinaga, C., &Fatimah. (2014). Ekstraksi Pigmen Antosianin dari Kulit Buah
Naga Merah (Hylocereus polyrhizus). Medan: Jurnal Teknik Kimia USU. Hal : 1
Suismono, 2001. Teknologi pembuatan tepung dan pati ubi-ubian untuk menunjang
ketahanan pangan. Di dalam: Majalah Pangan Vol. X No. 37:37-49. Puslitbang
Bulog, Jakarta.
Treyball, Robert E. 1981. Mass Transfer Operations. USA: Mc.GrawHill Book Company.
Vishwakarma, B. Sumeet, D. Kushagra, D. dan Heman, J. (2011). Formulation and
evaluation of herbal lipstick . International Journal Of Drug Discovery And Herbal
Research (IJDDHR). India: Ujjain Institute of Pharmaceuti cal Sciences, Ujjain,
(M.P.).
Wasitaatmadja, S.M. (1997). Penuntun Ilmu Kosmetik Medik. Jakarta: UI-Press. Hal: 26-30,
47-48, 122, 124-125.
Weerachai Phutdhawong , Microwave-Assisted Isolation of Essential oil of Cinnamomum
iners Reinw. ex Bl.: Comparison with Conventional Hydrodistillation , Molecules
Journal
Widjanarko, S.208. Efek Pengolahan terhadap Komposisi Kimia & Fisik Ubi Jalar Ungu dan
Kuning. http:/simonbwidjanarko.wordpres.com(diakses 3 Desember 2014).
Widodo, J. (1986). Penampilan Agronomi Ubi jalar Pada Cara Tanam yang Berbeda. Dalam
Penelitian Palawija Vol I. Bidang Litbang, Balai Penelitian Tanaman Pangan
Malang.
Young, A. (1974). Pratical Cosmetic Science. London: Mills & Boon Limited. Page: 86