Anda di halaman 1dari 3

Teori Permainan : Dalam Oligopoli

Aris Anindito, Asih Lestari, , Ni Luh Made Manasaputri Sri Autami, Nur Ariefin Addinpujoartanto
Magister Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada

ABSTRAK

Teori Permainan adalah metode spesifik untuk menganalisis proses dan perilaku sosial. Teori ini
merupakan salah satu cara yang mungkin untuk menginterpretasikan perilaku dan
pilihan/keputusan seseorang di dalam suatu konflik atau permasalahan. Konflik atau
permasalahan di sini melingkupi situasi dimana keputusan akhir tidak hanya bergantung pada
salah satu pihak tetapi juga keputusan dari pihak lain. Salah satu bentuk struktur pasar yaitu
oligopoli. Pasar oligopoli adalah pasar dimana ada beberapa perusahaan yang berkompetisi
dengan produk yang dijual bisa identik atau terdiferensiasi. Dalam oligopoli, keputusan seorang
manajer suatu perusahaan bergantung kepada keputusan dari manajer perusahaa saingan. Teori
permainan dapat digunakan untuk menganalisis keputusan dalam perusahaan seperti yang terkait
dengan pemantauan strategi perusahaan rival atau tawar-menawar dengan pekerja dari suatu
perusahaan.

Simultaneous-Move, One Shot Game terjadi kesepakatan bahwa pada setiap
Kasus : Iklan Rokok di Televisi bungkus rokok harus memiliki label
Kasus terjadi pada rentang tahun 1960 – peringatan dan pemberhentian iklan di
1970 di Amerika Serikat. Pasar rokok di televisi mulai berlaku. Sebelum periode ini,
rentang tahun tersebut termasuk jenis pasar perusahaan bisa memilih apakah beriklan di
oligopoli dimana kompetisi terjadi di antara televisi atau tidak. Kondisi normal-form
empat perusahaan tembakau terbesar di game diterapkan dalam kasus ini dengan
Amerika Serikat, yaitu American Brands, diambil dua perusahaan saja.
Reynolds, Philip Morris, dan Company B
Liggett&Myers. Kompetisi di antara empat Tidak
Strategi Beriklan
perusahaan besar tersebut terutama beriklan
Compan Tidak
dilakukan di sektor periklanan bukan dari 50,50 -60, 20
yA beriklan
segi harga produk. Pada tahun 1964, Beriklan 20, -60 -27, -27
terdapat peringatan resmi pertama bahwa
merokok dapat berbahaya bagi kesehatan
dikeluarkan. Pada tanggal 1 Januari 1970

-30 jika perusahaan A memilih tidak beriklan Perusahaan Rendah Manjur Harga sementara perusahaan B memilih beriklan. begitu juga jika trigger strategy. Contohnya. Harga 0. . satupun pernah curang di masa lalu.Analisis : Infinitely Repeated Game Dalam kasus ini terdapat strategi aman.0 45. Karena jika kedua laba Perusahaan Bejo.45 10. tidak beriklan. perusahaan yang dampaknya? beriklan justru mendapatkan profit yang Jawaban: 1. dengan menggunakan laba sebesar 20%. PV Curang Perusahaan BEJO =$ 45+ 0+0+0+ 0+… Curang jika kedua perusahaan sama-sama beriklan PV Perusahaan BEJO=$ 45 justru masing-masing akan mengalami kerugian sebesar 27% karena adanya kebijakan pemerintah dalam hal periklanan rokok di televisi. Jika Perusahaan Bejo melakukan Perusahaan A akan memperoleh profit 20% kecurangan/melanggar perjanjian sementara perusahaan B akan rugi 60%. berapa untuk berkolusi. Jika Perusahaan Bejo melakukan lebih rendah dibandingkan ketika tetap pada kecurangan. Jika Perusahaan Bejo tidak Dalam kasus ini tidak ada kecenderungan melanggar perjanjian kolusi. Perusahaan Manjur dan Perusahaan Bejo yaitu ketika kedua perusahaan sama-sama bergerak pada produksi botol air mineral. Bagaimana analisis jika Perusahaan beriklan tetapi ada perusahaan yang Bejo melakukan kecurangan dan apa mencurangi kesepakatan. Kedua perusahaan saling menghadapi tabel Jika salah satu perusahaan beriklan matriks berikut: sementara perusahaan yang lain tidak Perusahaan Bejo Strategi Harga Harga beriklan akan menghasilkan profit yang Rendah Tinggi berbeda bagi kedua perusahaan. Isi dari perjanjian tersebut adalah kedua perusahaan sama-sama perusahaan A memilih beriklan sementara menggunakan harga tinggi dan tidak ada perusahaan B memilih tidak beriklan. kolusi. maka keputusan untuk tidak beriklan. -30.10 Tinggi Perusahaan A akan rugi sebesar 60% Perusahaan Manjur dan Perusahaan Bejo diam-diam bertemu dan setuju melakukan sementara perusahaan B akan mendapatkan perjanjian kolusi. berapa laba perusahaan Bejo? 2. dengan tingkat bunga 30%? perusahaan setuju untuk sama-sama tidak 3. 1. Selain itu.

Dengan adanya trigger strategy . Administration – International Management. Sciences. sedangkan Perusahaan Manjur mengalami kerugian sebesar $30. $ 10 $ 10 $ 10 $ 10 ( 1+i ) ¿ $ 10+ + + +…= Finitely Repeated Game 1+i ( 1+i ) ( 1+i ) 2 3 i $ 10(1+0. maka perusahaan masing-masing tidak PV Kerja Sama Perusahaan BEJO mendapatkan keuntungan atau sama dengan 0.3 Referensi 3.3) PV Kerja Sama Perusahaan BEJO = =$ 23.33 0. Perusahaan Manjur menghukum Perusahaan Bejo dengan menurunkan harganya ke harga .2.. Ioana. sehingga kedua melakukan kecurangan. Business dengan Perusahaan Manjur dengan menurunkan menjadi harga rendah. Cooperation in business – kecurangan dalam perjanjian kolusi an application of game theory. Jika Perusahaan Bejo melakukan Firescu. 2012. JIka Perusahaan Bejo tidak rendah juga. maka Perusahaan Bejo akan Aarhus School of Business and Social mendapat keuntungan $45.