Anda di halaman 1dari 12

5 Alat Indera Manusia dan Fungsinya

Oleh: Linda Ayu | Diperbaharui: 18 July, 2016

Tubuh kita dilengkapi dengan organ penerima rangsangan dari luar berupa sistem indra. Setiap
indra terdiri atas alat penerima rangsangan dan urat saraf yang membawa rangsangan tersebut
ke pusat saraf.

Advertisement

Indra hanya dapat berfungsi dengan sempurna bila tidak ada gangguan pada alat penerima
rangsangan, urat saraf penghubung dengan pusat saraf, dan pusat saraf diotak. Manusia
mempunyai 5 macam indra, yaitu indra penglihatan (mata), indra pendengaran (telinga), indra
peraba (kulit), indra pembau (hidung), indra pengecap (lidah).

1. Mata
Bola mata terletak didalam rongga mata dan beralaskan lapisan lemak. Mata terdiri atas
bagian-bagian sebagai berikut.

a. Kornea (selaput bening)

Kornea adalah lapisan bening dan transparan yang berfungsi menerima cahaya yang masuk ke
mata. kornea dilindungi oleh selaput tipis yang disebut konjungtiva. Pada bagian samping dan
belakang bola mata terdapat selaput yang berwarna putih. Selaput ini disebut selaput putih
(sklera). Fungsi dari selaput ini adalah melindungi struktur mata yang sangat halus dan
membantu mempertahankan bentuk biji mata.

Advertisement

b. Iris (selaput pelangi)

Iris merupakan selaput yang memberi warna pada mata karena mengandung pigmen. Iris
berfungsi untuk mengatur banyak sedikit nya cahaya yang masuk ke dalam mata.

c. Pupil (anak mata)


Pupil merupakan bagian tengah dari selaput iris yang berlubang, berbentuk bulat, dan berwarna
gelap. Pupil dapat membesar dan mengecil, berfungsi sebagai tempat masuk nya cahaya ke
mata.

d. Lensa mata

Lensa mata terletak di belakang iris. Lensa mata dapat berakomodasi (mencembung dan
mempipih) yang berguna untuk mengatur bayangan benda tepat jatuh pada bintik kuning.
Kemampuan lensa mata untuk mencembung dan mempipih disebut daya akomodasi.

e. Retina (selaput jala )

Retina merupakan selaput tipis dan membatasi bagian mata.fungsinya sebagai penangkapan
bayangan karena mengandung sel-sel penglihat yang peka terhadap rangsang cahaya .
terdapat dua macam sel perangsang cahaya , yaitu sel batang (basilus )dan sel kerucut
(konus). Sel batang berfungsi menerima rangsang cahaya yang redup dan tidak berwarna,
sedangkan sel kerucut berfungsi menerima cahaya kuat dan berwarna.

f. Bintik kuning.

Bintik kuning merupakan bagian yang paling peka terhadap cahaya karena banyak
mengandung sel-sel penglihat.

g. Bintik buta

Bintik buta merupakan tempat masuk dan membeloknya berkas saraf menuj otak. Bintik buta
tidak memiliki sel-sel penglihat sehingga tidak bisa menanggapi rangsangan cahaya.

2. Telinga
Telinga merupakan indra pendengar yang peka terhadap rangsang yang
berupa gelombang suara sebab telinga memiliki sel-sel reseptor yang berupa fonoreseptor.
Telinga manusia dapat menerima suara dengan frekuensi antara 20 sampai 20.000 hz.

a. Bagian-bagian telinga

Telinga terdiri atas tiga bagian utama, yaitu :

1) Bagian luar terdiri atas daun telinga dan saluran pendengaran. Daun telinga berfungsi untuk
enerima dan mengumpulkan getaran suara yang masuk.

2) Bagian tengah terdiri atas selaput gendang dan tiga tulang kecil, yaitu tulang-tulang osikula
(malleus,inkus, dan stapes) telinga tengah berfungsi untuk meneruskan getaran bunyi dari
telinga luar ke telinga dalam. Pada telinga tengah terdapat saluran Eustachius yang
menghubungkan ruang telinga dengan faring.

3) Bagian dalam terdiri atas kokle yang berbentuk rumah sifut, saluran setengah lingkaran, dan
rongga-ronggalain yang berisi cairan.

b. Mekanisme pendengaran .daun telinga menangkap getaran suara.


Getaran suara masuk melalui saluran telinga melalui selaout gendang sehingg selaput gendang
bergetar. Getaran tersebut diteruskan oleh tulang-tulang pendengaran ketingkap jorong dan di
teruskan ke rumah siput.didalam rumah siput terdapat cairan yang dapat bergetar bila ada
getaran suara. Getaran tersebut menyebabkan rangsangan pada ujung-ujung saraf pendengar
dan menimbulkan impuls saraf yang kemudian diteruskan ke otak. Selanjutnya, otak
mengolahnya sehingga kita mengenal atau mendengar bunyi tersebut . berikut skema
mekanisme pendengaran manusia:

Bunyi -> daun telinga -> gendang telinga -> martil -> landasan -> sanggurdi -> tingkap jorong ->
cairan limfa dirumah siput ber getar -> ujung saraf terangsang -> urat saraf pendengaran -> ke
otak (otak besar ) -> diolah -> kita mengenali bunyi.

Pada telinga bagian dalam terdapat organ berupa tiga saluran setengah lingkaran. Pda organ
tersebut terdapat keseimbangan . alat keseimbangan terdiri atas saluran gelung (semi sirkular
atau sluran setengah lingkaran )yang ber isi cairan dan dua duah kantong kecil (sakula dan
utikula.

3. Hidung

Bau dapat dikenali melalui indra penciuman, di dalam rongga hidung.


Bau yang terhirup kedalam rongga hidung akan diterima ujung-ujung saraf pencium (epithelium
olpaktori )yang di lapisi oleh mucus (lendir bening). Sel saraf penciuman memiliki rambut-
rambut getar (silia) yang menjulur ke dalam mukus untuk menerima rangsang bau. Mukus
berfungsi melarutkan molekul bau sehingga dapat diterima oleh rambut-rambut getar.

4. Kulit

struktur kulit manusia


Melalui kulit kita dapat merasakan suatu benda kasar, halus, panas, atau dingin. Kulit memiliki
kemampuan tersebut karena kulit memiliki jutaan indra peraba atau sel-sel reseptorberupa
mekanoreseptor atau termoreseptor.

Secara umum indra peraba peraba kita peka terhadap lima macam rangsangan, yaitu berupa
sentuhan, panas, dingin, tekanan, dan nyeri (sakit). Masing-masing indra peraba hanya
mendeteksi rangsangan tertentu sesuai dengan struktur atau susunan saraf indra peraba,
terutama susunan bagian ujung saraf. Susunan ujung saraf indra pertaba ada dua macam,
yaitu:

a. Ujung saraf bebas ,yaitu indra peraba yang bertanggung jawab atas rasa nyeri atau sakit ;
b. Ujung saraf yang berselaput (berpapila), yaitu korpuskulu pacini (reseptor bertekanan kuat);
Korpuskulu ruffini (ujung saraf peraba dan reseptorpanas);ujung saraf Krause(reseptor dingin);
korpuskuluer (reseptor sentuhan).

5. Lidah

Bagian-bagian lidah

Indra pengecap merupakan stuktur berupa kuncup atau tonjola yang umumnya terdapat pada
permukaan lidah . sel-sel reseptor pada lidah paka terhadap zat-zat kimia sehingga disebut
komoreseptor. Kehadiran zat-zat kimia merangsang sel-sel reseptor pada permukaan lidah dan
mwnimbulkan impuls-impuls saraf.selanjutnya impuls saraf dikirim ke otao dan otak
mengolahnya sehingga kita dapat mengenal rasa.

Advertisement
Pengertian, Fungsi Dan 5 Jenis Panca Indera Manusia Beserta Bagiannya
Secara Lengkap Setiap manusia sudah dianugrahi panca indera oleh maha
pencipta, agar kita dapat melakukan kegiatan sehari-hari dengan menggunakan
panca indera yang telah dianugrahi oleh maha pencipta. Pada Kesempatan kali ini
disini akan mengulas tentang Panca Indera Secara Lengkap. Untuk itu marilah
simak ulasan yang ada dibawah berikut ini.

Pengertian Panca Indera


Panca indra adalah alat-alat tubuh yang mempunyai fungsi untuk mengetahui
keadaan luar. Alat indra manusia sering disebut juga dengan panca indra, karena
terdiri dari lima indra yakni indra penglihat (mata), indra pendengar (telinga), indra
pembau/pencium (hidung), indra pengecap (lidah) dan indra peraba (kulit).

Indra atau indria yaitu sebuah antarmuka, kontak antara jiwa dalam bentuk spiritual
kesadaran diri dengan materi lingkungan. Didalam agama Hindu ada jenis sebelas
rasa dan disebut sebagai eka dasa indriya.

1. Mata
Mata ialah indera yang yang fungsinya untuk melihat lingkungan sekitarnya dalam
bentuk gambar, sehingga dengan mata bisa mengenali benda-benda yang ada di
sekitarnya dengan cepat.
Mata adalah indra penglihat yang menerima sebuah rangsang berupa
cahaya (fotooreseptor) . Mata tersusun dari alat tambahan mata, bola mata, otot
bola mata, dan saraf optik II.
Alat tambahan mata ini mempunyai fungsi untuk melindungi mata dari gangguan
pada lingkungan. Alis mata ini fungsinya untuk melindungi mata dari keringat,
sedangkan pada kelopak mata untuk melindungi mata dari benturan dan pada bulu
mata berfungsi untuk melindungi mata dari cahaya yang kuat, debudan kotoran.

Adapun bagian-bagian mata beserta fungsinya, yaitu sebagai brikut :


1. Kornea mata, mempunyai fungsi untuk menerima sebuah rangsangan
cahaya dan meneruskannya pada bagian mata yang lebih dalam.
2. Lensa mata mempunyai fungsi untuk meneruskan dan memfokuskan pada
cahaya agar bayangan benda jatuh ke lensa mata.
3. Iris mempunyai fungsi untuk mengatur banyak sedikitnya sebuah cahaya
yang masuk ke mata.
4. Pupil mempunyai fungsi sebagai saluran masuknya sebuah cahaya.
5. Retina mempunyai fungsi untuk membentuk sebuah bayangan benda yang
kemudian dikirim oleh saraf mata ke otak
6. Otot mata mempunyai fungsi untuk mengatur suatu gerakan bola mata.
7. Saraf mata, mempunyai fungsi untuk meneruskan sebuah rangsangan
cahaya dari retina ke otak.
Cara kerja mata adalah sebagai berikut :
Cahaya menuju ke aqueous humor lalu menuju pupil terus menuju lensa lalu
menuju vetreous humor lalu menuju retina lalu menuju saraf optik dan yang terakhir
menuju otak
2. Telinga
Telinga merupakan alat indra yang berfungsi untuk mendengar suara yang ada di
sekitar kita. Telinga ialah indra pendengaran yang menerima sebuah rangsangan
berupa suara (fonoreseptor) . fungsi lain dari telinga yaitu telinga berfungsi sebagai
alat keseimbangan.

Bagian-Bagian Telinga, Yaitu sebagai berikut :


Telinga bagian luar yakni terdiri dari daun telinga, lubang telinga dan liang
pendengaran.
Telinga bagian tengah yakni terdiri dari gendang telinga, 3 tulang
pendengar ( martil, landasan dansanggurdi) dan saluran eustachius.
Telinga bagian dalam yakni terdiri dari alat keseimbangan tubuh, tiga
saluran setengah lingkaran, tingkap jorong, tingkap bundar dan rumah siput
(koklea)
Fungsi bagian-bagian indra pendengar :
Daun telinga , lubang telinga dan liang pendengaran mempunyai fungsi
untuk menangkap dan mengumpulkan suatu gelombang bunyi.
Gendang telinga ini mempunyai fungsi untuk menerima sebuah rangsang
bunyi dan meneruskannya ke bagian yang lebih dalam.
Tiga tulang pendengaran ( tulang martil, landasan dan
sanggurdi) mempunyai fungsi untuk memperkuat sebuah getaran dan
meneruskannya ke koklea atau rumah siput.
Tingkap jorong, tingkap bundar, tiga saluran setengah lingkaran dan
koklea (rumah siput) mempunyai fungsi untuk mengubah impuls dan
diteruskan ke otak. pada Tiga saluran setengah lingkaran juga mempunyai
fungsi untuk menjaga keseimbangan tubuh.
Saluran eustachius fungsi nya untuk menghubungkan suatu rongga mulut
dengan telinga bagian luar.
Cara kerja telinga adalah sebagai berikut .
Getara suara menuju daun telinga lalu menuju saluran telinga lalu menuju gendang
telinga lalu menuju tiga tulang pendengaran lalu menuju rumah siput lalu menuju
sel-sel rambut dalam organ korti lalu menuju sel saraf audiotori dan yang terakhir
menuju otak.

3. Indra Pembau (Hidung)


Hidung ialah indera yang kita gunakan untuk mengenali suatu lingkungan sekitar
atau sesuatu dari aroma yang dihasilkan.
Serabut-serabut pada saraf penciuman terdapat pada bagian atas selaput lendir
hidung. Serabut-serabut olfaktori ini mempunyai fungsi untuk mendeteksi rangsang
zat kimia dalam bentuk gas di udara (kemoreseptor).

Bagian bagian hidung, yaitu sebagai berikut :


Lubang hidung mempunyai fungsi untuk keluar masuknya sebuah udara
Rambut hidung mempunyai fungsi untuk menyaring sebuah udara yang
masuk ketika bernapas
Selaput lendir mempunyai fungsi sebagai tempat menempelnya sebuah
kotoran dan sebagai indra pembau.
Serabut saraf ini mempunyai fungsi untuk mendeteksi zat kimia yang ada
pada udara pernapasan
Saraf pembau ini mempunyai fungsi untuk mengirimkan bau-bauan ke
bagian otak.
Cara kerja hidung adalah sebagai berikut.
Rangsang (bau) menuju ke lubang hidung lalu menuju ke epitelium olfaktori lalu
menuju ke mukosa olfaktori lalu menuju ke saraf olfaktori lalu menuju ke talamus
lalu menuju ke hipotalamus dan terakhir menuju ke otak.

4. Indra Pengecap (Lidah)


Lidah yaitu salah satu jenis indera yang mempunyai fungsi untuk merasakan
rangsangan rasa dari makanan yang masuk ke dalam suatu mulut kita.Lidah bisa
merespon berbagai jenis dan berbagai macam rasa seperti rasa manis, rasa pahit,
rasa asam dan rasa asin.Pada lidah terdapat dua kelompok otot, yakni otot intrinsik
(melakukan sebuah gerakan halus) dan otot ekstrinsik (melakukan sebuah gerakan
kasar saat mengunyah dan menelan serta mengaitkan lidah pada bagian
sekitarnya).

Pada bagian lidah yang berbintil-bintil disebut dengan papila yaitu ujung saraf
pengecap. Setiap bintil-bintil saraf pengecap tersebut memiliki kepekaan terhadap
rasa tertentu yang berdasarkan letaknya pada lidah. Pada Pangkal lidah dapat
mengecap rasa pahit, pada tepi lidah untuk mengecap rasa asin dan asam serta
pada ujung lidah fungsiny untuk mengecap rasa manis.
Pada permukaan lidah yang ditutupi oleh tiga macam papila yaitu sebagai berikut.

Papila sirku valata


Papila filiformis
Papila Fungiformis
Cara kerja lidah sebagai berikut :
Makanan/larutan berasa menuju ke papila lidah lalu menuju ke saraf gustatori lalu
menuju medula oblongata lalu menuju talamus dan yang terakhir menuju otak.

5. Indra Peraba (Kulit)


Kulit ialah salah satu alat indera yang mampu untuk menerima sebuah rangsangan
temperatur suhu, sentuhan,rasa sakit, tekanan, tekstur, dan lain sebagainya.
Pada kulit terdapat sebuah reseptor yang peka terhadap sebuah rangsangan
fisik (mekanoreseptor) . Contohnya yaitu pada sentuhan, tekanan, panan, dingin,
dan nyeri. Reseptor ini juga berupa ujung saraf yang bebas ataupun ujung saraf
yang diselubungi sebuah kapsul jaringat ikat. Umumnya pada setiap jenis reseptor
hanya bisa menerima satu jenis rangsang saja.
Kulit mempunyai fungsi sebagai alat pelindung bagian dalam, misalnya pada otot
dan tulang, dan sebagai alat peraba dengan dilengkapi berbagai macam reseptor
yang peka terhadap berbagai suatu rangsangan yaitu sebagai alat ekskresi serta
untuk pengatur suhu tubuh.
Bagian-Bagian Kulit Beserta Fungsinya :
Kulit ari mempunyai fungsi untuk mencegah masuknya sebuah bibit penyakit
dan untuk mencegah penguapan air dari dalam tubuh.
Kelenjar keringat mempunyai fungsi untuk menghasilkan suatu keringat
Lapisan lemak mempunyai fungsi untuk menghangatkan suatu tubuh
Otot penggerak rambut mempunyai fungsi untuk mengatur sebuah gerakan
rambut
Pembuluh darah mempunyai fungsi untuk mengalirkan darah keseluruh
tubuh.
Panca indera merupakan salah satu anugrah dari Tuhan untuk manusia. dan
mempunyai kelebihan nya masing-masing dari makhluk hidup lainnya.