Anda di halaman 1dari 9

BAB I

PENDAHULUAN

I.1 LATAR BELAKANG

Sistem distribusi air bersih umumnya merupakan suatu jaringan pemipaan

yang tersusun atas sistem pipa, pompa, reservoir dan perlengkapan lainnya. Sistem

penyediaan air bersih yang kompleks sering sekali bermasalah dalam distribusi debit

dan tekanan yang berkaitan dengan kriteria hidrolis yang harus terpenuhi dalam

sistem pengaliran air bersih.

Sistem penyediaan air bersih di Kota Lubuk Pakam di kelolah oleh PDAM

Tirtanadi cabang Deli Serdang. Air diproses di WTP dan didistribusikan kepada

pelanggan-pelangggan PDAM. Pada proses pendistribusiannya dilakukan

pengukuran terhadap penggunaan air pada tiap-tiap rumah di seluruh area perumahan

tersebut, sehingga dapat ditentukan kebutuhan air pada tiap-tiap titik layanan di area

tersebut.

Oleh karena sistem pendistribusian air bersih kepada pelanggan merupakan

hal yang penting, dan kita sebagai manusia tidak lepas dari kebutuhan akan air bersih

maka diperlukan evaluasi terhadap jaringan sistem penyediaan air bersih yang ada di

Kota Lubuk Pakam, terutama sistem jaringan pipa distribusinya. Hal ini dilakukan

untuk mengetahui kendala-kendala yang terjadi pada jaringan pipa distribusinya

dalam rangka untuk optimalisasi pasokan air ke konsumen.

Universitas Sumatera Utara


Suatu model sistem jaringan pipa distribusi air melibatkan pengetahuan yang

menyangkut persamaan-persamaan dalam hidrolika saluran tertutup. Persamaan

dasar yang terkait dengan hidrolika ini adalah persamaan kontinuitas, kekekalan

energi dan kehilangan tekanan (headloss). Untuk menganalisa sistem jaringannya

dapat diselesaikan dengan manual, namun untuk jaringan yang kompleks perangkat

lunak seperti ALEID X 2004 dan EPANET akan sangat membantu.

Dalam penelitian ini digunakan software ALEID X 2004 untuk menganalisa

sistem jaringan pemiipaan distribusi air bersih. Program ALEID X 2004 digunakan

karena mempunyai hasil visualisasi yang lebih baik dari program EPANET yang

biasa digunakan, selain itu juga penulis ingin memperkenalkan suatu software baru

di bidang air dalam sistem jaringan pipa.

Untuk mendapatkan hasil yang akurat dan dapat diterima untuk perhitungan-

perhitungan hidrolika tertutup pada pipa, penulis akan membandingkan hasil ALEID

X 2004 ini dengan EPANET sebagai perwakilan dari suatu software dan perhitungan

Hardy Cross sebagai perwakilan dari perhitungan manualnya dengan mengambil

suatu sampel loop jaringan pipa yang mewakili jaringan lainnya.

Universitas Sumatera Utara


I.2 TUJUAN PENULISAN

Tujuan dari penulisan ini adalah mengevaluasi jaringan sistem penyediaan air

bersih di PDAM Kota Lubuk Pakam. Parameter utama yang perlu dievaluasi adalah

debit, tekanan, dan headloss.

I.3 MANFAAT PENULISAN

Dengan adanya penelitian ini diharapkan menambah pengetahuan dan

wawasan akan jaringan pipa air bersih bagi mahasiswa teknik sipil dan pembaca.

Tugas Akhir ini diharapkan dapat memberikan masukan kepada pihak PDAM Kota

Lubuk Pakam dalam hal pengelolaan air bersih yang lebih baik.

I.4 BATASAN MASALAH

Agar pembahasan tidak terlalu luas sehingga dapat mengaburkan masalah

yang sebenarnya maka perlu dibuat batasan masalah. Adapun permasalahan yang

akan dibahas antara lain:

1. Jaringan pipa yang dianalisa adalah jaringan pipa utama atau primer.

2. Jumlah pelanggan dihitung berdasarkan wilayah distribusi. Ada 11

wilayah distribusi di Lubuk Pakam.

Universitas Sumatera Utara


3. Analisa jaringan pipa menggunakan program ALEID X 2004 yang dicek

kembali dengan EPANET dan metode Hardy Cross (pada contoh jaringan

yang mewakili).

4. Parameter utama yang dianalisa adalah debit rata-rata, tekanan dan

headloss.

I.5 METODOLOGI PENELITIAN

Metodologi yang digunakan untuk mengolah data dalam penulisan ini adalah

metode kuantitatif deskriptif, yaitu metode perhitungan dan penjabaran hasil

pengolahan data lapangan dari lokasi yang ditinjau. Penelitian dilakukan sesuai

urutan di bawah ini:

1. Studi Literatur

Rumusan-rumusan serta konsep-konsep teoritis dari berbagai literatur

dipelajari dan dipahami agar landasan teoritis terpenuhi dalam

mengembangkan konsep penelitian evaluasi jaringan sistem penyediaan

air bersih di PDAM Kota Lubuk Pakam. Hal ini akan memudahkan untuk

mengidentifikasi faktor-faktor yang menentukan dari masalah air bersih

dan pemipaan.

Universitas Sumatera Utara


2. Pengumpulan Data

Pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi:

A. Data Primer

Data Primer adalah data yang diperoleh dengan pengamatan

langsung di lapangan seperti tinjauan ke sumber air yaitu sungai,

intake, operasional pompa dan pipa.

Secara umum pengertian data primer adalah data yang diperoleh

dari sumber pertama/sumber data atau data yang dikumpulkan

peneliti secara langsung melalui obyek penelitian dan data ini

biasanya belum diolah seperti tinjauan ke sumber air yaitu sungai.

Disini peneliti melihat keadaan sungai, intake, pompa dan pipa

pada waktu beroperasi dalam mengalirkan air bersih ke pipa-pipa

masyarakat. Serta mengetahui cara kerja dari operasional pompa

dan pipa. Untuk jaringan pipa, peneliti didampingi mentor

lapangan melihat jalur pipa air bersih.

B. Data Sekunder

Data sekunder adalah data yang mendukung penelitian dan

memberikan gambaran umum tentang hal-hal yang mencakup

penelitian. Pengumpulan data sekunder didapatkan melalui

instansi-instansi yang terkait dalam permasalahan ini, seperti

jurnal, buku literatur, internet dan PDAM Kota Lubuk Pakam.

Secara umum pengertian data sekunder adalah data yang diperoleh

dari pihak kedua, data ini biasanya sudah dalam keadaan diolah.

Universitas Sumatera Utara


Dari PDAM Kota Lubuk Pakam peneliti mendapatkan data berupa

antara lain dari laporan informasi, jumlah pelanggan, rata-rata

pemakaian, tekanan air, sumber air masuk, pemakaian air pada

jam puncak, panjang pipa, diameter pipa dan skema jaringan pipa.

Serta data-data lain jika diperlukan.

3. Pengolahan Data

Setelah semua data yang dibutuhkan diperoleh, langkah selanjutnya

adalah pengolahan data. Data-data yang diperoleh dari hasil survei

lapangan di PDAM Kota Lubuk Pakam akan dievaluasi sistem jaringan

pipa distribusi air bersihnya dengan menggunakan persamaan rumus dari

Darcy Weisbach untuk perhitungan kehilangan air, dan untuk analisa

jaringan pipa menggunakan program ALEID X 2004. Persamaan Darcy

Weibach adalah

......................................................1.1

di mana: hf adalah kehilangan head akibat gesekan (m), f adalah faktor


gesekan, d adalah diameter dalam pipa (m), L adalah panjang
pipa (m), v adalah kecepatan aliran fluida dalam pipa (m/dtk),
dan g adalah percepatan gravitasi (m/dtk2).
Faktor gesekan (f) dapat dicari dengan menggunakan diagram Moody.
Penjelasan lainnya dapat dilihat dalam penelitian ini.

Universitas Sumatera Utara


4. Analisa Data

Dari hasil pengolahan, akan dilakukan analisa data sehingga dapat

diperoleh kesimpulan akhir yang berarti. Beberapa analisa tersebut

berupa:

a. Debit yang dibutuhkan

Data ini berguna untuk mengetahui berapa jumlah air bersih yang

dibutuhkan konsumen pada saat ini.

b. Debit yang dibutuhkan berdasarkan pola jam-jaman

Data ini berguna untuk mengetahui jumlah air bersih yang dibutuhkan

konsumen pada jam-jam tertentu.

c. Arah dan kecepatan aliran

Data arah dan kecepatan aliran ini berguna untuk perencanaan ulang

pipa.

d. Analisa jaringan

Data ini dibuat dengan program ALEID X 2004 dan dilakukan

evaluasi dengan mengambil satu sampel yang membentuk loop pada

jaringan yang mewakili keseluruhan jaringan pipa distribusi dengan

EPANET dan metode Hardy Cross.

5. Kesimpulan dan Rekomendasi

Penarikan kesimpulan dapat dilakukan setelah hasil pengolahan data

diperoleh, ditambah dengan uraian dan informasi yang diperoleh di

lapangan.

Universitas Sumatera Utara


I.6 SISTEMATIKA PENULISAN

Adapun sistematika penulisan Tugas Akhir ini adalah:

1. Pendahuluan

Pada bab ini akan dibahas latar belakang masalah, maksud dan tujuan

penelitian, ruang lingkup atau batasan pembahasan, metodologi penulisan

serta sistematika penulisan tugas akhir ini.

2. Tinjauan Pustaka

Pada bab ini akan diuraikan berbagai literature yang berkaitan dengan

penelitian/pembahasan. Di dalamnya termasuk paparan tentang air bersih,

pemipaan, pompa serta rumus-rumus yang berkaitan dengan judul tugas akhir

ini.

3. Metodologi Penelitian

Bab ini akan menguraikan apa dan bagaimana metode yang akan digunakan

dalam penelitian ini.

4. Gambaran Umum Lokasi Penelitian

Bab ini mendeskripsikan tentang gambaran umum lokasi penelitian, kondisi

umum dari lokasi penelitian yang meliputi batas dan letak administratif,

kependudukan, perekonomian, kondisi topografi, klimatologis, kondisi umum

pelayanan air bersih.

5. Data dan Pembahasan

Bab ini akan memaparkan hasil penelitian dan analisa tentang hasil

pemodelan ALEID X 2004 pada jaringan sistem penyediaan air bersih di

lokasi penelitian.

Universitas Sumatera Utara


6. Kesimpulan dan Saran

Pada bab ini akan ditampilkan kesimpulan dari penelitian yang dilakukan

penulis di dalam Tugas Akhir ini, serta saran-saran yang diharapkan dapat

menjadi poin tambahan bagi proses pengelolahan air bersih yang lebih baik.

Universitas Sumatera Utara