Anda di halaman 1dari 2

Muhammad Eric Cantona

111.140.171

Endapan Mineral

Kelas F

Geology and Origin of Supergene Ore at the Lavrion


Pb-Ag-Zn Deposit, Attica, Greece

Endapan Lavrion Pb-Ag-Zn terletak di tenggara Attica, Yunani. Kumpulan mineral


supergen menempati ruang terbuka sekunder dan hadir sebagai pengganti marmer. Daerah
Lavrion adalah bagian dari sabuk Attic-Cycladic crystal-line, di mana adalah polymetamorfik
dari orogenesa Alpine dari Hellenides. Perkembangan dari polimetamorfik pada sabuk ini saat
oligosen-miosen, metamorfisme tekanan tinggi/suhu rendah dengan skis hijau hingga overprint
fasies amfibolit. Studi sebelumnya pada metamorf yang terekspos di Cyclades mengindikasikan
unit skis biru akibat dari back-arc extension. Mineralisasi di Cyclades berasosiasi dengan evolusi
tekto-plutonik dan berhubungan dengan extensional faulting. Geology dari tenggara Attica di
domiasi oleh batuan metamorf dan batuan beku.

Metode analisanya dengan menggunakan sampel yang diuji dengan menggunakan aqua
regia digestion dan inductively coupled plasma-optical emission spectrometry (ICP-OES).
Timah dianalisa dengan fusi iodide/ICP. Konsentrasi smitsonit dianalisa dengan X-ray
diffraction.

Tubuh bijih sulfide massif di Lavrion teroksidasi dengan intens karena hasil dari uplift
dari sabuk Attic-Cycladic, erosi yang progresif, perkembangan dari sesar (tension gashes)
dibawah kondisi extension dan pelapukan. Pada daerah tersebut juga terdapat gossan. Mineral
supergen pada gossan dan bijih sulfide massif yang lapuk sebagian diklasifikasikan ke dalam
kelompok oksida, hidroksida, sulfat, karbonat dan hidroxkarbonat, arsenat, fosfat, silikat dan
native metals. Yang paling berlimpah adalah goethite, hematite, cerussite, anglesite, jarosite,
smithsonite, hemimorphite, hydrozincite, plumbojarosite, adamite, azurite, malachite,
annabergite, gypsum, scorodite, covellite, beudantite, olivenite, hetaerolite, hydrohetaerolite,
Mg-calcite, aragonite, ankerite, ktenasite, cyanotrichite, chalcanthite, brochanthite, chrysocolla,
cuprite, and beudantite. Gypsum menggantikan marmer, khusunya pada bagian bawah kontak
dari tubuh bijih di mana terbentuk aggregate kristal massif. Gypsum terbentuk dari marmer yang
terkena ari meteoric yang asam dan kaya SO4 selama pelapukan. Terbentuk juga supergene non-
sulfide iron and zinc ore.

Metode analisanya dengan geokimia, X-ray diffraction, Scanning Electron Microscopy


(SEM).